Senin, 10 Oktober 2016

Usaha Cetak Kitab, Ketua MWCNU ini Raup Omset Puluhan Juta

Sidoarjo, Fans Gus Dur. Seorang pengusaha percetakan kitab salaf dan sejumlah buku nahwu sorof asal Sidoarjo, Jawa Timur, mempunyai trik tersendiri dalam mengembangkan usahanya. Dengan modal Rp 500 ribu rupiah, pengusaha percetakan ini mampu menghasilkan omset senilai Rp 90 juta rupiah per bulannya.

Usaha Cetak Kitab, Ketua MWCNU ini Raup Omset Puluhan Juta (Sumber Gambar : Nu Online)
Usaha Cetak Kitab, Ketua MWCNU ini Raup Omset Puluhan Juta (Sumber Gambar : Nu Online)

Usaha Cetak Kitab, Ketua MWCNU ini Raup Omset Puluhan Juta

Meskipun, banyak pengusaha percetakan di sejumlah wilayah Sidoarjo telah gulung tikar, akibat naiknya harga bahan baku kertas, namun usaha percetakan buku tersebut masih eksis dalam mengembangkan bisnisnya dengan dibantu 10 karyawan.

Usaha percetakan yang dikembangkan oleh Ahmad Kuzaemi (53) warga Dusun Magersari, Desa Kedungcangkring? RT 04 RW 02, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, itu mampu menyelesaikan 30 hingga 50 eksemplar lembar kertas kitab dan buku dalam sehari sesuai pesanan konsumen dari berbagai kalangan.

Fans Gus Dur

"Percetakan ini mencetak berbagai kitab salaf atau materi pembelajaran siswa Taman Pendidikan Al-Quran diantaranya, buku metode tartil tingkat satu hingga tingkat lima. Selain itu, percetakan ini juga mencetak kitab materi nahwu, sorof, khat naskhi, materi doa istiqhosah dan tahlil, undangan serta kalender yang kebanyakan pesanan dari Lembaga Pendidikan Maarif NU Sidoarjo," terang Kuzaemi, Jumat (5/2).

Ia menceritakan, usaha percetakannya mulai dibuka sejak tahun 1980. Saat itu, Kuzaemi masih menjabat sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda (PAC GP) Ansor Jabon, Sidoarjo. Dari amanah jabatan itu, ia mendapat kepercayaan penuh dari TK Muslimat NU dan LPM NU Sidoarjo untuk mengerjakan berbagai materi tartil TPQ dan TKQ.

Fans Gus Dur

Setelah sukses menjabat sebagai Ketua PAC GP Ansor Jabon, ia juga pernah menjabat Ketua Dewan Suro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan selanjutnya mendapatkan amanah menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah MWCNU Jabon selama dua periode hingga saat ini.

Selama 36 tahun, usahanya semakin berkembang. Meski banyak perusahaan percetakan yang gulung tikar akibat naiknya harga bahan baku kertas yang semakin tinggi. Bagi Kuzaemi, imbas dari naiknya harga kertas tersebut tidak menjadi masalah. Sebab, ia mampu mengemas dan mampu bertahan dan bersaing melalui harga serta kualitas hasil percetakan.

"Percetakan ini mempunyai pelanggan di tiga Kabupaten diantaranya, Kabupaten Pasuruan, Mojokerto dan Sidoarjo, Jawa Timur. Semua materi yang akan di cetak dari kalangan Nahdlatul Ulama. Sampai saat, saya belum pernah meminjam ke bank swasta maupun pendapat bantuan pinjaman dari pemerintah. Karena saya optimis mengembangkan usaha ini dengan modal sendiri dengan cara berdikari melalui organisasi Nahdlatul Ulama," paparnya. (Moh Kholidun/Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Daerah Fans Gus Dur

Fans Gus Dur.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock