Rabu, 21 Juni 2017

Agus Sunyoto: Perlawanan Diponegoro Dimulai dari Pesantren

Malang, Fans Gus Dur. Kemerdekaan Indonesia tidak bisa lepas dari cerita panjang perlawanan para pejuang, salah satunya peperangan Pengeran Diponegoro yang membuat Belanda kehabisan akal untuk menahan sang pejuang yang bernama asli Raden Mas Mustahal atau Raden Ontowiryo itu.

“Perang Diponegoro salah satu perang yang membuat Belanda rugi berat,” begitu kata Agus Sunyoto dalam Kajian rutin di Pesantren Global, Malang, Selasa (28/5). 

Agus Sunyoto: Perlawanan Diponegoro Dimulai dari Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Agus Sunyoto: Perlawanan Diponegoro Dimulai dari Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Agus Sunyoto: Perlawanan Diponegoro Dimulai dari Pesantren

Dalam kesempatan kali itu, ia menjelaskan Babad Diponegoro, Pupuh 1 pada para santri. Meski serat yang di pegang Romo adalah versi Surakarta namun dalam serat tersebut mengisahkan kisah hidup, perjuangan serta perjalanan ruhani sang pangeran, karena karya tulis Pangeran Diponegoro yang asli berada di London.

Fans Gus Dur

“Belanda tidak hanya menjajah Indonesia namun juga mencuri harta berharga miliki bangsa ini, dengan agenda besar yakni agar kita melupakan sejarah nenek moyang kita,” terang Agus Sunyoto yang oleh para santrinya kerap dipanggil Romo.

Fans Gus Dur

Dalam pupuh tersebut dijelaskan, bangsawan kraton ini hidup di kalangan rakyat jelata dalam cengkraman Belanda saat itu, melihat kesengsaraan masyarakat inilah Pangeran Diponegoro bangkit dan menimba ilmu di pesantren-pesantren.

Guru sang pangeran adalah Tabrazani, seorang mursyid thariqah syattariyah yang berguru pada Kiai Noer Iman, saudara kandung Sultan Hamengkubuwano I.

Tidak puas pada satu guru, Diponegoro muda nyantri di berbagai pesantren untuk memperkuat batin, olah pikir, dan olah kanuragan. Keingintahuan Diponegoro sangat tinggi, namun ketika kebangsawanannya tercium teman-teman santri yang lain Diponegooro hengkang dari pesantren tersebut.

Begitu dekat, sang pangeran dengan dunia pesantren yang menjadi jembatan Diponegoro berjalan menyusuri tanah jawa, berdiam di goa-goa untuk mengobati sakitnya akan tekanan-tekanan terhadap masyarakat yang dilihat jelas di sekitarnya.

Dalam dunia pesantren, pangeran Diponegoro di beri nama oleh sang guru “Seh Ngabdurakhim” (Syekh Abdul Rokhim), dalam perjalan menyepi sang Seh, datanglah Sunan Kali yakni Sunan Kali Jaga, yang memberi khabar bahwa She Ngabdurahim akan menjadi wasilah terusirnya Belanda dari Negeri Nusantara, meski jabatan sebagai Ratu Jawa hanya ngerang-erang nuli musna (sebentar dan kemudian sirna).

Namun dalam waktu yang singkat itu Pangeran Diponegoro akan membuat Belanda kocar-kacir.

Tak pelak, sang ramalan yang diwaskitakan sejak ia kecil pun terjadi, kebijakan-kebijakan Pangeran Diponegoro yang memihak rakyat adalah bentuk perlawanan beliau pada Belanda yang semena-mena.

Perang Diponegooro pun terjadi, dalam pupu tersebut disebutkan jika Belanda mengalami kerugian besar-besaran akibat melawan Pangeran Diponegoro, meski pada akhirnya Pangeran tertangkap dan diasingkan, namun peperangan ini adalah awal perlawanan yang sangat besar dan muncullah perlawanan-perlawanan selanjutnya oleh pejuang.

“Namun setelah itu, banyak sekali serat-serat, pustaka dan peninggalan-peninggalan kerajaan di Tanah Jawa dicuri oleh Belanda, tidak sedikit pustaka-pustaka itu yang diperjualbelikan,” papar penyusun Atlas Walisongo itu.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Diana Manzila

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pendidikan, Makam Fans Gus Dur

Fans Gus Dur.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock