Senin, 11 Desember 2017

RMINU Jateng Jalin Kemitraan dengan Sulaimaniyyah Turki

Semarang, Fans Gus Dur. Pengurus Wilayah Rabithah Maahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jawa Tengah menerima kunjungan dari Pengasuh Pesantren Sulaimaniyyah Turki Ustadz Ali Dede di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (26/12).

Silaturahim ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan RMINU Jawa Tengah ke Pesantren Sulaimaniyah Turki di Jakarta 2 Desember lalu guna pengembangan pesantren di Jawa Tengah.

RMINU Jateng Jalin Kemitraan dengan Sulaimaniyyah Turki (Sumber Gambar : Nu Online)
RMINU Jateng Jalin Kemitraan dengan Sulaimaniyyah Turki (Sumber Gambar : Nu Online)

RMINU Jateng Jalin Kemitraan dengan Sulaimaniyyah Turki

"Kita perlu belajar kepada Pesantren Sulaimaniyah di antaranya pada manajemen tata ruang yang efektif, manajemen lingkungan dan kebersihan berbasis santri, dan tentu saja pada terobosan metode tahfidh-nya (hafalan Al-Quran)," kata Mandzur Labib, Sekretaris PW RMINU Jawa Tengah.

Fans Gus Dur

Pesantren Sulaimaniyah dinilai berhasil menyiasati tata ruang. Dengan jumlah luas tanah yang terbatas, pesantren ini bisa mewujudkan ruang yang berfungsi maksimal. Sulaimaniyah juga mampu menghadirkan sistem kebersihan yg yang baik dengan tetap melibatkan santri sebagaimana umumnya pesantren, bukan tenaga khusus. Sedangkan dalam metode tahfidh, Pesantren Sulaimaniyah memiliki metode khusus "Turki Usmani".

"Kita bisa membuat tata ruang yang efektif dan efesien untuk pesantren yang kita miliki," ungkap Abu Choir, anggota Departemen Pengembangan Ekonomi RMINU Jateng.

Fans Gus Dur

Menurutnya, tata ruang yang sedemikian rupa bisa menghemat biaya dan luas tanah. Sehingga, asumsi bahwa mendirikan pesantren harus memiliki tanah luas bisa bergeser dengan menejemen yang seperti ini.

"Kita juga sedang merencanakan untuk membuat gerakan pesantrenku bersih pesantrenku keren (PBPK)," tambah Abu Choir yang dipercaya RMINU Jateng menjadi ketua program PBPK.

Pengurus RMINU Jateng berharap, jalinan silaturahim yang baik dengan Pesantren Sulaimaniyyah ini akan memperluas kerja sama di sektor lain. Ustadz Ali dengan tangan terbuka menyambut baik berbagai bentuk kerja sama dengan pesantren di bawah naungan RMINU Jateng.

Pesantren Sulaimaniyyah berada di bawah Yayasan Pusat Persatuan Islam di Indonesia atau United Islamic Cultural Center of Indonesia (UICCI). Pesantren Sulaimaniyyah yang berpusat di Turki ini telah memiliki 6000 cabang di dunia. Sementara di Indonesia, pesantren ini mempunyai lebih dari 22 cabang, mulai di Jakarta, Yogjakarta, Medan, Bogor, Bandung, Surabaya, Semarang, Aceh, Klaten, Sukabumi, Temanggung, dan Pangkalan Bun. (Zulfa/Mahbib)

?

Foto: Ustadz Ali Dede (dua dari kiri) berada di tengah pengurus RMINU Jateng

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Budaya, Olahraga Fans Gus Dur

Fans Gus Dur.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock