Kamis, 27 April 2017

Munajat Ramadhan GP Ansor Bersama Habiburrahman El-Shirazy

Semarang, Fans Gus Dur. Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Genuk, Semarang, menyelenggarakan kegiatan Amalan Ramadhan yang bertajuk "Munajat Ramadhan Bersama Habiburrahman El-Shirazy", penulis novel Ayat-Ayat  Cinta.

Habiburrahman menyampaikan tausiah ramadhan dengan tema “Mendidik Karakter Pemuda Islam dengan Ramadhan” yang bertempat di Aula Kecamatan Genuk Jl. Dongbiru Rt 3 Rw 3 Semarang, Ahad  (14/7) lalu.

Munajat Ramadhan GP Ansor Bersama Habiburrahman El-Shirazy (Sumber Gambar : Nu Online)
Munajat Ramadhan GP Ansor Bersama Habiburrahman El-Shirazy (Sumber Gambar : Nu Online)

Munajat Ramadhan GP Ansor Bersama Habiburrahman El-Shirazy

Para jamaah baik dari masyarakat, MWC NU, Fatayat, Muslimat dan IPNU-IPPNU dan para kiai sepuh memadati aula kecamatan meski hujan menguyur kota Semarang, namun antusias jamaah semakin bersemangat saat group shalawat melantunkan syair dan pujian shalawat yang menghiasi seisi aula.

Fans Gus Dur

Muhammad Sodri, Ketua GP Ansor Genuk mengatakan Kegiatan Amalan Ramadhan merupakan kegiatan rutin tahunan dan Munajat Ramadhan dengan menghadirkan Habiburrahman El-Shirazy selayaknya menjadi pemicu semangat bagi pemuda khususnya warga Genuk untuk mengambil pengalamannya karena dia terlahir di desa yang bisa melambung namanya hingga dunia.

Habiburrahman El-Shirazy menyampaikan pesan kepada para jamaah untuk kembali belajar tentang Islam dan kedirian, adakah yang salah pada umat Islam sehingga peradaban Islam semakin lama semakin tergerus. Ketika orang-orang barat di tengah malam asyik membaca, kita umat Islam enak nonton bola.

Fans Gus Dur

Sebagai sastrawan Habiburrahman tak lupa membacakan puisinya yang berjudul Al-Qur’an Bernyawa. “Di Jabal Nur dalam Kepasrahan hampa, tubuhnya bercahaya, Jibril mengokohkan seruanya, bacalah,” salah satu bait puisi yang patut menjadi renungan bagi kita, bahwa kita harus mampu untuk kembali dengan cara “Iqra” atau bacalah. Sebagaimana Nabi Muhammad diperintahkan untuk membaca, bukan hanya membaca buku tapi membaca kehidupan ini, tutur Habiburrahman.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Lukni Maulana

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Ubudiyah, Nahdlatul Ulama Fans Gus Dur

Fans Gus Dur.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock