Selasa, 18 Juli 2017

Syiar Agama-Budaya Tugas Keraton dan NU

Cirebon, Fans Gus Dur. Sebelum Nahdlatul Ulama (NU) berdiri, beberapa ulama di Nusantara melakukan syiar Islam melalui kelembagaan keraton, lebih tepatnya kesultanan. Sejumlah ulama dan kesultanan berupaya mensyiarkan agama Islam sekaligus mempertahankan budaya masyarakat.

Demikian disampaikan Pangeran Patih Keraton Kanoman Cirebon Pangeran Raja M Khodiran saat ditemui Fans Gus Dur di sela-sela acara pelatihan membatik yang digelar Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Cirebon di Keraton Kanoman, Cirebon Jawa Barat, Selasa (8/10) siang.

Syiar Agama-Budaya Tugas Keraton dan NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Syiar Agama-Budaya Tugas Keraton dan NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Syiar Agama-Budaya Tugas Keraton dan NU

Di antara ulama itu, tambah Patih M Khodiran, adalah Syekh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati di Cirebon. Maka tidak heran jika sampai kini keraton memiliki tradisi keagamaan yang sama dengan NU dan pesantren.

Fans Gus Dur

“NU, Pesantren dan Keraton memang memiliki hubungan persaudaraan yang dekat. Terutama sekali jika dibahas dari sisi sejarah dan garis keturunan, banyak di antara penyebar agama Islam di Jawa berasal dari lingkungan keraton,” ungkap Patih M Khodiran.

Lebih lanjut Pangeran Patih Khodiran menambahkan, kesamaan dan ikatan persaudaraan itu tidak hanya sebatas dari sisi sejarah dan tradisi, melainkan tugas yang diemban hinga sekarang pun memiliki kesamaan, yakni syiar agama dan budaya.

Fans Gus Dur

“Keraton tidak hanya menjalankan amanat dari Kanjeng Sunan Gunung Jati untuk tetap melakukan syiar Islam, tetapi juga sama seperti NU, melakukan syiar budaya dan mempertahankan tradisi. Betapa senang sekali karena hari ini anak-anakku dari IPPNU dan IPNU Cirebon turut berupaya mempertahankan tradisi membatik di sini,” tambah Pangeran Patih.

Kanoman merupakan salah satu keraton warisan kesultanan Cirebon yang pernah dipimpin Sunan Gunung Jati. Kanoman dibangun pada tahun 1678 Masehi oleh Pangeran Mohamad Badridin atau Pangeran Kertawijaya yang bergelar Sultan Anom I. Selain Keraton Kanoman, terdapat tiga keraton lain di Cirebon, yakni Keraton Kasepuhan, Keraton Kacirebonan, dan Keraton Keprabonan. (Sobih Adnan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Warta, Cerita Fans Gus Dur

Fans Gus Dur.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock