Rabu, 03 Januari 2018

Di Pesantren Arjawinangun Cirebon, Menteri Marwan Yakinkan Komitmen Pemerintah Bangun Desa

Cirebon, Fans Gus Dur. Komitmen Presiden Joko Widodo membangun Indonesia dari desa ke desa sesuai Nawacita ditegaskan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar. Marwan melakukan sosialisasi dana desa dihadapan ribuan masyarakat umum, para alumni pesantren dan santri Pondok Pesantren Dar Al Tauhid Arjawinangun, Cirebon, Ahad (29/5).

Di Pesantren Arjawinangun Cirebon, Menteri Marwan Yakinkan Komitmen Pemerintah Bangun Desa (Sumber Gambar : Nu Online)
Di Pesantren Arjawinangun Cirebon, Menteri Marwan Yakinkan Komitmen Pemerintah Bangun Desa (Sumber Gambar : Nu Online)

Di Pesantren Arjawinangun Cirebon, Menteri Marwan Yakinkan Komitmen Pemerintah Bangun Desa

Marwan menegaskan, kenaikan anggaran dana desa setiap tahun menjadi bukti bahwa pemerintah sangat memprioritaskan desa sebagai salah satu program utama pembangunan.

Fans Gus Dur

"Membangun dan memberdayakan desa menjadi perhatian pemerintah. Ini dibuktikan dengan kenaikan dana desa hingga 125 persen pada tahun ini. Tahun lalu, pemerintah memberikan dana desa sekitar Rp 300 juta per desa. Tahun ini menjadi 600 juta hingga 800 juta per desa," tandas Marwan.

Fans Gus Dur

Masyarakat umum dan para alumni pesantren diminta aktif mengawasi penggunaan dana desa agar tepat sasaran. Marwan mengingatkan bahwa dana desa digunakan untuk tiga hal. Pertama, pembangunan infrastruktur desa semisal irigasi desa, talud dan drainase. Kedua, pembangunan sarana dan prasarana desa seperti ? Posyandu dan PAUD.?

"Ketiga, pengembangan kapasitas ekonomi desa. Contohnya mengembangkan koperasi, peternakan desa, pertanian desa dan Badan Usaha Milik Desa. Perlu dicatat, dana desa tidak boleh digunakan untuk membangun kantor desa atau hal lain di luar tiga hal tersebut," tegas Marwan.

Atas nama pemerintah, Marwan mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala desa, masyarakat dan kalangan pesantren yang terus berpartispasi dalam pembangunan dan pemberdayaan desa serta menyukseskan program-program pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Pada kesempatan itu, Marwan juga mengingatkan bahaya narkoba. Narkoba tidak mengenal status sosial. Narkoba bisa menyasar siapa saja, tidak pandang bulu. Para santri wajib menjauhi narkoba.

"Korban penyalahgunaan narkoba semakin meningkat. Narkoba sudah sangat jelas dan nyata adalah musuh bersama. Harus kita cegah agar korban tidak semakin banyak. Ini salah satu bentuk perjuangan dan khidmah (pengabdian) kita bagi masyarakat, bangsa dan negara," ujar Marwan. (Red-Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Bahtsul Masail, Anti Hoax Fans Gus Dur

Fans Gus Dur.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock