Jakarta, Fans Gus Dur. Pesantren menyimpan keunggulan dalam etos pendidikan. Tanpa jaminan ijazah atau gelar formal apapun, para santri terbukti tetap giat menimba ilmu.
| Perguruan Tinggi Jangan Sungkan Tiru Kearifan Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online) |
Perguruan Tinggi Jangan Sungkan Tiru Kearifan Pesantren
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengungkapkan hal itu saat berbicara di hadapan para pimpinan perguruan tinggi NU dari berbagai daerah di kantor PBNU, Jakarta, Senin (16/3)."Menghafal alfiyah Ibnu Malik 1000 bait, menghafal al-Quran, jalan saja, meskipun enggak ada sertifikat. Saat jadi ketua Majelis Wali Amanat UI saya selalu katakan, perguruan tinggi jangan sungkan meniru kearifan pesantren," ujarnya.
Fans Gus Dur
Kang Said, sapaan akrabnya, juga mendorong fungsi perguruan tinggi sebagai institusi yang mampu menjaga dan menggali khazanah keindonesiaan. Ia optimis, semakin banyaknya perguruan tinggi di NU akan turut memperkokoh eksistensi Islam Nusantara yang moderat dan menghargai budaya lokal.Fans Gus Dur
Sikap moderat atau tawasuth, menurutnya, membutuhkan topangan sekaligus menghasilkan ilmu pengetahuan. Hal ini baginya lebih sulit ketimbang sekadar ikut kelompok ekstrem kanan maupun kiri. Karena itu, peran perguruan tinggi cukup strategis."Tawasuth dalam akidah melahirkan ilmu kalam. Tawasuth dalam syariah melahirkan fiqih dan ushul fiqih. Tawasuth dalam tasawuf menghasilkan keharmonisan antara hakikat dan syariah," paparnya. (Mahbib)
Dari Nu Online: nu.or.id
Fans Gus Dur Amalan, Hadits Fans Gus Dur
