Rabu, 08 November 2017

Kepada Investor, Menaker Tekankan Pengembangan SDM

Jakarta, Fans Gus Dur. Pemerintah mengajak investor asing tak hanya berinvestasi pada sektor industri, namun juga di sektor pengembangan sumber daya manusia (SDM). Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri saat menerima kunjungan perwakilan US-ASEAN Business Council’s 2017 di Kantor Kemnaker, Kamis, (3/8).

“Kami mengapresiasi kepada investor asing yang telah berinvestasi di sektor industri. Namun investasi sektor SDM juga sangat penting untuk meningkatkan kompetensi pekerja Indonesia,” ujar Menteri Hanif.

“Bagi perusahaan asing yang telah memiliki vocational training, hendaknya juga bisa diakses publik secara lebih luas,” lanjutnya.

Kepada Investor, Menaker Tekankan Pengembangan SDM (Sumber Gambar : Nu Online)
Kepada Investor, Menaker Tekankan Pengembangan SDM (Sumber Gambar : Nu Online)

Kepada Investor, Menaker Tekankan Pengembangan SDM

Menurut Wakil Ketua Lakpesdam PBNU ini, Indonesia saat ini dihadapkan pada tantangan meningkatkan kompetensi pekerja. Tenaga kerja yang terampil menjadi syarat Indonesia sukses memanfaatkan bonus demografi antara tahun 2025-2030.?

Merujuk riset ? McKinsey Global Institute, Indonesia akan menjadi negara ekonomi terbesar ke-7 di dunia pada tahun 2030 dengan kebutuhan 113 juta tenaga kerja terampil. Padahal, Badan Pusat Statistik menyebutkan, pada tahun 2015 Indonesia baru memiliki 56 juta tenaga kerja terampil. Dengan demikian, hingga tahun 2030, tiap tahun dibutuhkan 3.7 juta tenaga terampil baru.?

Ditambahan Menaker, keberadaan tenaga kerja terampil tak hanya menguntungkan ketenagakerjaan nasional, namun juga memudahkan investor asing mendapatkan tenaga kerja yang kompten, sesuai standar produksi yang dibutuhkan investor asing.?

Fans Gus Dur

?

Fans Gus Dur

Untuk mendorong kontribusi investor asing berinvestasi di sektor SDM, Menteri Hanif mengaku sudah membicarakanhal ini dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani, agar ada insentif bagi perusahaan yang membuka pelatihan vokasi.

Tantangan peningkatan kompetensi pekerja tak hanya dihadapi Indonesia. Seluruh negara, terutama negara berkembang juga perkembangan teknologi digital yang akrab disebut Industri 4.0, atau revolusi industri ke-4. Perkembangan teknologi digital dan otomatisasi mesin industri ? berpengaruh terhadap karakter dunia kerja. Teknologi banyak menghilangkan jenis pekerjaan, namun pada saat yang sama, teknologi digital juga menghadirkan jenis pekerjaan baru. Peningkatan skill pekerja menjadi salah satu kata kunci untuk menghadapinya. ? (Red-Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Ubudiyah, Anti Hoax, Santri Fans Gus Dur

Fans Gus Dur.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock