Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Maret 2018

Tangani Penyakit TB, LKNU Gandeng Pelbagai Pihak

Jakarta, Fans Gus Dur - Tidak semua orang menyadari penyakit menular Tuberkolosis (TB) masih mengancam Indonesia. Bahkan banyak yang mengira bahwa penyakit yang dulunya bernama TBC ini sudah tidak ada lagi di Indonesia. Untuk itu Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) bersama sejumlah pihak terus mengupayakan pemberantasan TB.

Demikian disampaikan Ketua LKNU pada pengantar diskusi bersama media di Lantai 8 Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (8/3).

Tangani Penyakit TB, LKNU Gandeng Pelbagai Pihak (Sumber Gambar : Nu Online)
Tangani Penyakit TB, LKNU Gandeng Pelbagai Pihak (Sumber Gambar : Nu Online)

Tangani Penyakit TB, LKNU Gandeng Pelbagai Pihak

Dalam rangka mengentaskan penyakit TB ini, LKNU berkolaborasi dengan Forum Stop TB Partnership Indonesia (FSTPI) dan Johnson & Johnson Indonesia.

Fans Gus Dur

Ia berharap agar masyarakat lebih meningkatkan kesadarannya terhadap penyakit Tuberkolosis ini. Menurutnya, apa yang dianggap oleh masyarakat itu tidak sesuai dengan kenyatannya. Indonesia justru menempati kasus TB nomor dua di dunia.

Fans Gus Dur

Ia berharap, lewat acara diskusi pada temu pers siang hari ini bisa menjadi sarana  untuk menyebarluaskan kepedulian masyarakat terhadap penyakit yang satu ini.

Narasumber diskusi ini adalah Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Vice President GFO, OTC, Johnson & Johnsos Asia Pasific Lakish Hatalkar, dan Ketua Forum Shop TB Partnership Indonesia (FSTPI) Arifin Panigoro. (Husni Sahal/Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Nasional, Makam Fans Gus Dur

Jumat, 23 Februari 2018

Membumikan Shalawat oleh PC Fatayat NU Karawang

Kerawang, Fans Gus Dur. Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Karawang selalu mempunyai cara yang unik dalam methode dakwahnya. Ahad, 26 Februari 2012 bertempat di Masjid Raya Al-Amien Perumnas Bumi Telukjambe Karawang jajaran PC Fatayat NU Karawang menyelenggarakan Festival Barzanji.

Membumikan Shalawat oleh PC Fatayat NU Karawang (Sumber Gambar : Nu Online)
Membumikan Shalawat oleh PC Fatayat NU Karawang (Sumber Gambar : Nu Online)

Membumikan Shalawat oleh PC Fatayat NU Karawang

Acara yang bertemakan “Membumikan Shalawat sebagai wujud cinta kepada Rasulullah SAW dengan Mentradisikan Al-Barzanji” diikuti oleh 12 Tim yang berasal dari berbagai kecamatan di seantero wilayah Kabupaten Karawang.

Perhelatan Festival Al-Barzanji ini dimulai tepat pukul 09.00 dan berakhir pukul 14.00 WIB dengan diselingi jeda istirahat untuk Shalat Dhuhur dan makan siang.

Fans Gus Dur

“Kita adalah generasi penghubung antara para pendahulu dengan generasi anak-anak kita, untuk itu maka kami berusaha mentradisikan Al-Barzanji ini sebagai wujud rasa cinta kita kepada Kanjeng Nabi SAW, menjaga amanah dari generasi pendahulu dan siap mewariskannya kepada generasi penerus kita” ujar Ustadzah Hj Yani Suryani Mustari selaku Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bekasi.

Fans Gus Dur

Masing-masing tim begitu antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Masing-masing tim berusaha menunjukkan kemampuannya sebagai yang terbaik.Acara ditutup dengan pemberian penghargaan secara simbolik kepada Tim dari PC Muslimat NU Karawang.

”Semua tim perform dengan sangat baik, dalam festival ini tidak ada juaranya, semuanya kami berikan penghargaan sebagai apresiasi terhadap partisipasinya, semua tim adalah Sang Pemenang” sahut Ustadzah Hj. Yani Suryani Mustari. Methode dakwah yang indah. Shalawat begitu membumi dan merasuk dalam relung-relung hati kami.

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Arief Widhiharto

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Fragmen, Bahtsul Masail, Nasional Fans Gus Dur

Rabu, 14 Februari 2018

Muslimat Probolinggo Susun Program Kerja 2016

Probolinggo, Fans Gus Dur - Bertepatan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) Pesantren An-Nur di Kelurahan Sumbertaman Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo, Pimpinan Cabang Muslimat NU Kota Probolinggo menggelar rapat kerja (raker), Ahad (31/1) siang.

Raker yang dipusatkan di halaman Pesantren An-Nur tersebut diikuti oleh 100 undangan terdiri atas jajaran pengurus Muslimat NU, Fatayat NU dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) se-Kota Probolinggo. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua PCNU Kota Probolinggo H Muhammad.

Muslimat Probolinggo Susun Program Kerja 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat Probolinggo Susun Program Kerja 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat Probolinggo Susun Program Kerja 2016

Ketua Muslimat NU Kota Probolinggo Hj Siti Aminah menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan acara raker. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada jajaran pengurus PCNU Kota Probolinggo dengan harapan bisa memberikan dukungan terhadap seluruh program Muslimat NU di Kota Probolinggo.

“Muslimat NU Kota Probolinggo memunyai tugas berat dalam rangka membesarkan dan menjadikan Muslimat jaya. Apalagi program Muslimat tidak didukung oleh Wali Kota Probolinggo. Tetapi hal itu tidak menyurutkan semangat pengurus Muslimat untuk tetap eksis,” katanya.

Fans Gus Dur

Menurut Siti Aminah, raker ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahun 2015 sekaligus menyusun program kerja Muslimat NU Kota Probolinggo untuk tahun 2016.

Fans Gus Dur

“Mudah-mudahan program kerja yang kami susun bisa bermanfaat bagi masyarakat, terutama kaum perempuan. Meskipun program ini murni swadaya dari pengurus dan tidak ada dukungan dari pemerintah daerah,” jelasnya.

Sementara H Muhammad berpesan untuk tetap menjaga kekompakan, kekeluargaan, dan kebersamaan di antara seluruh pengurus, walau program Muslimat tidak didukung oleh Pemerintah Daerah.

Jangan pernah patah semangat, jadikan semua ini sebagai cambuk dan motivasi untuk tetap semangat dalam menjalankan program kerjanya. “Tunjukkan bahwa Muslimat itu besar dan mampu berkarya walaupun tidak ada dukungan dari Pemerintah Daerah,” katanya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Nasional, Lomba Fans Gus Dur

Selasa, 06 Februari 2018

Kunjungi Posko Banjir, Sekjen PBNU Tekankan Sikap Optimis kepada Warga

Jakarta, Fans Gus Dur. Sekjen PBNU HA Helmy Faishal Zaini hadir memberikan motivasi kapada korban bencana banjir di kampung Cipinang Muara Jakarta Timur. Di hadapan anak-anak dan keluarga korban pria kelahiran Cirebon ini mengatakan bahwa kesabaran adalah kunci utama untuk menghadapi musibah.

"Kita harus sabar namun tetap optimis bahwa semua ada hikmahnya. Yang penting jangan putus asa," jelasnya, Rabu.

Kunjungi Posko Banjir, Sekjen PBNU Tekankan Sikap Optimis kepada Warga (Sumber Gambar : Nu Online)
Kunjungi Posko Banjir, Sekjen PBNU Tekankan Sikap Optimis kepada Warga (Sumber Gambar : Nu Online)

Kunjungi Posko Banjir, Sekjen PBNU Tekankan Sikap Optimis kepada Warga

PBNU, lanjut Helmy, telah mengirimkan relawan yang dimotori oleh Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBINU). Sebanyak puluhan personil diturunkan ke lokasi yang tersebar di beberapa titik sejak Ahad (19/2).

"PBNU memprioritaskan program-program kemanusiaan. Beberapa waktu lalu di Pidie Jaya, Aceh dan juga Brebes. Sekarang kita di Jakarta," jelas Helmy.

Saat dikonfirmasi, Ketua PP LPBI NU, Ali Yusuf mengatakan bahwa LPBI NU pusat dibantu oleh LPBI NU DKI Jakarta yang memiliki Tenaga relawan yang dari kalangan santri (Santri Siaga Bencana).

Fans Gus Dur

"Kami sudah turun sejak hari minggu. Kami dibantu oleh realawan Sntri Siaga Bencana yang merupakan bagian dari LPBINU DKI Jakarta," jelas Ali.

Jenis bantuan yang diberikan oleh LPBINU adalah sembako dan juga kebitujan sekolah. "Kami prioritaskan sembako san juga alat-alat sekolah," pungkas Ali. (Fariz Alniezar/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur

Fans Gus Dur Nasional, PonPes, Pahlawan Fans Gus Dur

Kang Said: Islam Membela Non Muslim

Jakarta, Fans Gus Dur. Bukti bahwa Islam sangat menghormati dan melindungi non Muslim banyak terekam dalam al Quran. Banyak kisah-kisah non Muslim yang justru ada dalam al Quran dan tidak tersebut di kitab suci mereka. Demikian penjelasan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam Refleksi Awal Tahun PBNU, Selasa, 4 Desember 2011.

"Ketika terjadi Perang antara Romawi (Katolik) melawan Persia (Majusi) Rasulullah berharap Romawi menang, namun nyatanya Romawi kalah dan turunlah surat ar Rum yang menghibur. Dan ini diabadikan dalam al Quran," kata pria yang akrab disapa Kang Said ini.

Kang Said: Islam Membela Non Muslim (Sumber Gambar : Nu Online)
Kang Said: Islam Membela Non Muslim (Sumber Gambar : Nu Online)

Kang Said: Islam Membela Non Muslim

Dalam surat ar Rum disebutkan bahwa tidak lama lagi Romawi akan segera menang dan di saat itulah kaum Mumin harus ikut bergembira menyambut kemenangan Romawi.

Fans Gus Dur

Kang Said bercerita, suatu saat Rasulullah menerima hadiah dari Gubernur Mesir, yakni Mariah yang kemudian menjadi istri Rasulullah. Mariah adalah seorang wanita yang beragama Ortodok Koptik. Rasulullah berkata kepada Khalifah Umar, "Nanti Mesir akan berjaya melalui tanganmu (kekuasaanmu), saya titipkan keluarga Mariah kepadamu."

Fans Gus Dur

Kang Said menjelaskan bahwa Rasulullah menitipkan keluarga Mariah adalah untuk menjaga agama Mariah sebelumnya yakni Ortodok Koptik. "Dan akhirnya terbukti, ketika Perang Salib, tidak satupun orang Ortodok Koptik yang diserang. Dan hingga saat ini Ortodok Koptik tetap eksis di Alexandria," jelas Kang Said.

Kisah pembantaian Nasrani Najran diabadikan oleh al Quran dalam surah al Buruj. Saat itu Raja Dzu Nuwas dengan kejam membantai Nasrani Najran dan kemudian dimasukkan dalam lubang dan dibakar hidup-hidup. "Kisah ini terekam jelas dalam al Quran yang justru tidak disebutkan oleh Injil," jelas Kang Said.

"Jadi jangan dikira bahwa dalam kisah itu adalah cerita orang Islam, itu adalah kisah Nasrani Najran," tegas pria yang akrab disapa Kang Said ini.

Korban yang terbunuh akibat kekejaman Dzu Nuwas ini hanya memiliki satu kesalahan, yakni beriman kepada Allah.

Cerita lain tentang pembelaan Islam terhadap non Muslim juga terjadi pada saat Khalifah Umar menerima kunci dan berkunjung ke gereja di Palestina. Saat itu masuk waktu ashar dan Khalifah Umar ingin bergegas melaksanakan salat. Kemudian Sofrinus, yang menyerahkan kunci, memersilakan Umar untuk salat di dalam gereja, namun Umar menolaknya.

Lalu Kang Said menjelaskan alasan penolakan Umar, "Khalifah Umar menolak bukan karena salat di dalam gereja. Namun beliau takut jika suatu saat nanti gereja tersebut akan direbut kaum Muslimin dengan alasan beliau pernah salat di sana."

Kisah-kisah perlindungan Islam terhadap non Muslim ini, menurut Kang Said, harus bisa dijadikan contoh teladan bagi kaum Muslimin agar tidak melakukan tindakan semena-mena terhadap non Muslim. (bil)Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Nasional, Tokoh Fans Gus Dur

Sabtu, 03 Februari 2018

PCINU Turki Gelar Konferensi Internasional Pertama

Istanbul, Fans Gus Dur. Pengurus Cabang Istimewa Nahdhatul Ulama (PCINU ) Turki menghelat konferensi internasional bertajuk “Reinventing Islamic Tradition in Indonesia and Turkey : Historical Roots, Presents Status and Future Projections”.

PCINU Turki Gelar Konferensi Internasional Pertama (Sumber Gambar : Nu Online)
PCINU Turki Gelar Konferensi Internasional Pertama (Sumber Gambar : Nu Online)

PCINU Turki Gelar Konferensi Internasional Pertama

Kegiatan yang berlangsung di Atakent Kultur Merkezi, Istanbul pada Ahad (18/5) ini merupakan konferensi internasional pertama PCINU Turki.

Hadir sebagai pembicara dalam konferensi ini Prof.Dr. Martin van Bruinessen ( Islamic Studies, Utrect University), Dr. Syafiq Hasyim ( Islamic Studies, Freie Universitaet Berlin) serta Prof. Dr. Sait Özervarl? (Ottoman Intelectual History, Y?ld?z Technical University).

Fans Gus Dur

Membuka acara konferensi ini GISBI (Gita Seni dan Budaya Indonesia) menampilkan tari Saman. Pada sesi pertama Duta Besar RI untuk Turki Nahari Agustini memaparkan kerjasama Indonesia dan Turki.“Kerjasama Indonesia dan Turki sudah dimulai sejak abad 16 ketika Turki mengirimkan bantuan perang untuk Aceh, ” kata Nahari Agustini.

Fans Gus Dur

Setelah itu Duta Besar RI untuk Aljazair Ahmad Ni’am Salim dan Ahmad Syaerozi  (Intelektual Muda NU) memaparkan pandangan mereka mengenai demokrasi dan Islam. Kemudian sesi yang dimoderatori oleh Zacky Khairul Umam ini dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang mendapatkan tanggapan cukup antusias dari ratusan peserta konferensi.

Untuk mengenalkan Nahdhatul Ulama ke masyarakat Turki sebelum sesi kedua dimulai, PCINU Turki menampilkan video profile organisasi yang didirikan di Surabaya 1926 tersebut dengan subtitle Bahasa Turki.

Sesi kedua konferensi serasa lebih hidup. Syafiq Hasyim, doktor yang juga Rais Syuriyah PCINU Jerman ini memaparkan pandangannya tentang demokrasi di Indonesia. Dimulai dari situasi terakhir Indonesia sejak jatuhnya Soeharto, modern Islam, dan kebebasan pers.

Kemudian Sait Ozervarli lebih memaparkan tentang sejarah Turki Usmani. Terakhir, Martin van Bruinessen peneliti Islam di Indonesia dan peneliti di berbagai negara ini membandingkan Islam di Indonesia dan Turki. Sesi kedua ini dimoderatori oleh Dr Altay Atl?. (Hari Pebriantok/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Nasional Fans Gus Dur

Rabu, 31 Januari 2018

Inggris Negara Favorit Bagi Pelajar Indonesia, Kenapa?

London, Fans Gus Dur. Dubes RI di London, Dr Rizal Sukma mengatakan Inggris selalu menjadi negara favorit tujuan belajar mahasiswa Indonesia karena Inggris menawarkan program pascasarjana yang cepat dan dapat diselesaikan dalam satu tahun, sehingga dari segi pembiayaan lebih rendah dibanding belajar di negara lain.?

Hal itu diungkapkan Dubes Rizal Sukma pada kuliah umum, Update on Indonesia di Universitas Edinburgh, yang dihadiri Wakil Rektor bidang Internasional dan Dekan Internasional bidang studi Asia Timur dan Asia Tenggara serta sejumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Edinburgh serta Atase Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. E. Amunudin Aziz, ? demikian Sekretaris Pertama KBRI London, Gita Loka Murti kepada Antara London, Sabtu (24/9).

Inggris Negara Favorit Bagi Pelajar Indonesia, Kenapa? (Sumber Gambar : Nu Online)
Inggris Negara Favorit Bagi Pelajar Indonesia, Kenapa? (Sumber Gambar : Nu Online)

Inggris Negara Favorit Bagi Pelajar Indonesia, Kenapa?

Dubes Rizal Sukma menjelaskan mengenai perkembangan kondisi dalam negeri Indonesia khususnya di bidang politik, ekonomi dan sosial kemasyarakatan, arah kebijakan luar negeri Indonesia dan beberapa aspek bidang kerjasama yang dapat dikembangkan antara Indonesia dan Inggris.?

Dikatakannya Pemerintah RI berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan mulai dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi dan perlunya perluasan kerjasama pendidikan antar kedua negara.

Fans Gus Dur

Dalam kesempatan itu Dubes Rizal Sukma mengundang dosen dan peneliti Skotlandia melakukan kerja sama riset dan pendidikan dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset Indonesia. Hal ini dalam upaya mensinergikan langkah bersama menuju perguruan tinggi Indonesia yang unggul sesuai dengan arah kebijakan pendidikan nasional Indonesia.?

Pada kesempatan bertemu dengan Pimpinan Univeraitas Edinburgh, Dubes Rizal Sukma menawarkan peluang untuk pengajaran bahasa dan budaya Indonesia di Universitas Edinburgh dengan fasilitasi dari KBRI London.

Sementara pada saat pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Skotlandia dan sekitarnya, Dubes Rizal Sukma menekankan pentingnya peran mahasiswa dan masyarakat lainnya sebagai duta bangsa yang membawa nama baik Indonesia. Dia juga mengajak para mahasiswa untuk terus mempromosikan capaian yang diraih Indonesia.?

Pada saat yang sama KBRI London membuka layanan kekonsuleran bagi warga Indonesia yang berdomisili di Skotlandia dan sekitarnya. Tercatat 132 orang menerima pelayanan kekonsuleran dari KBRI London, mulai dari lapor diri dan pembuatan paspor baru, hingga pencatatan kelahiran.?

Fans Gus Dur

Kebanyakan peserta yang memanfaatkan layanan ini tidak saja berasal dari Edinburgh tetapi juga masyarakat dari di sekitar, seperti York, Stirling dan Glasgow. (Antara/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Sholawat, Aswaja, Nasional Fans Gus Dur

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock