Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Februari 2018

Besok Subuh, Pengajian Tafsir Al-Quran di Masjid Menara Kudus Dimulai

Kudus, Fans Gus Dur

Pengurus Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK) mengumumkan pengajian kitab Tafsir Al-Quran yang diasuh Mustasyar PBNU KH Ahmadi Syaroni pada bulan Ramadhan ini akan dimulai Ahad (12/6) pagi. Kabar baik ini disambut gembira masyarakat setempat.

"Insya Allah, pengajian Tafsir Al-Quran bersama Mbah Syaroni akan mulai pada hari puasa ketujuh atau Ahad fajar (12/6) besok," kata Ketua YM3SK KH Najib Hasan dalam pembukaan acara Darusan Umum Masjid Menara Kudus, Rabu (8/6).

Besok Subuh, Pengajian Tafsir Al-Quran di Masjid Menara Kudus Dimulai (Sumber Gambar : Nu Online)
Besok Subuh, Pengajian Tafsir Al-Quran di Masjid Menara Kudus Dimulai (Sumber Gambar : Nu Online)

Besok Subuh, Pengajian Tafsir Al-Quran di Masjid Menara Kudus Dimulai

Para jamaah memendam kerinduan akan pencerahan pitutur ilmu agama dari kiai kharismatik ini. Lantaran sejak KH Syaroni Ahmadi jatuh sakit sepulang menunaikan ibadah umrah di Mekkah dua bulan lalu, pengajian rutin yang diasuhnya libur total.

Fans Gus Dur

"Alhamdulillah, saya senang sekali mendengar Mbah Syaroni akan mengisi pengajian lagi. Semoga beliau diberi kesehatan dan umur panjang," ujar salah satu jamaah asal Kudus, Ahmad Azizi.

Menurut Azizi, ceramah-ceramah pengajian mbah Syaroni sangat mencerahkan dan menyejukkan hati. Azizi selalu meluangkan waktu mengikuti pengajian tafsir rutin Jumat fajar di Masjid Menara Kudus.

Fans Gus Dur

"Selama tidak ada udzur, saya selalu datang mendengarkan pengajian beliau," imbuh pria yang juga aktivis GP Ansor kepada Fans Gus Dur.

Biasanya, pengajian tafsir Al-Quran di Masjid Menara rutin digelar setiap Jumat fajar. Untuk bulan Ramadhan, pengajian diadakan setiap? hari. Pengajian diikuti ribuan jamaah yang berasal dari Kudus, Jepara, Pati, Demak, dan daerah lainnya. (Qomarul Adib/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Hadits, Tokoh Fans Gus Dur

Selasa, 20 Februari 2018

Jama’ah Masjid Darussalam Pati Tahlilkan Ribuan Arwah

Pati, Fans Gus Dur. Ada yang menarik menjelang Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang dihelat di Masjid Darussalam Grogolan-Dukuhseti-Pati, Jawa Tengah, Selasa (19/5) malam. Pasalnya, sejak usai jamaah dzuhur terdengar nama ribuan arwah dibacakan oleh panitia.

Jama’ah Masjid Darussalam Pati Tahlilkan Ribuan Arwah (Sumber Gambar : Nu Online)
Jama’ah Masjid Darussalam Pati Tahlilkan Ribuan Arwah (Sumber Gambar : Nu Online)

Jama’ah Masjid Darussalam Pati Tahlilkan Ribuan Arwah

Menurut Ketua Panitia Isra’ Mi’raj M Anwar Syafi’i, pembacaan nama arwah dilakukan bergantian oleh sejumlah anggota panitia. “Nama-nama arwah tersebut sengaja kami bacakan pakai pengeras suara demi syiar. Paling tidak, ahli waris juga bahagia nama keluarganya yang telah wafat disebut dalam majlis tahlil ini,” ujarnya.

Tiap nama yang ditahlilkan, lanjut Anwar, keluarga menitipkan uang sebesar 2000 rupiah kepada panitia. “Hingga sore ini, dana yang masuk sudah 8 juta lebih. Kalau 2000 perorang, berarti ada empat ribuan arwah yang ditahlilkan. Seperti tahun lalu, menjelang Maghrib masih ada saja warga mengirim nama leluhurnya,” ungkap Anwar.

Fans Gus Dur

Anwar Syafii menambahkan, tahlil akbar ini telah dimulai sejak tiga tahun silam. “Ini tahun keempat. Tiap tahun selalu naik jumlahnya, baik arwah maupun keluarga yang mendaftarkannya,” ujar Anwar.

Fans Gus Dur

Selain tahlil akbar, lanjut Anwar, kegiatan tahunan tersebut juga memberikan santunan kepada para yatim piatu yang dikemas dalam pengajian umum. “Pengajian malam ini akan dihadiri KH Mahrus Ali dari Jepara,” katanya.

Di tempat terpisah, Imam Masjid Darussalam KH Ali Makhtum Salam menyatakan, kegiatan Isra Mi’raj diinisiasi Majlis Ta’lim Al-Istiqomah yang beranggotakan jamaah masjid Darussalam.

“Majlis ta’lim ini merupakan organisasi pengajian kitab tiap malam Selasa yang dirintis oleh Bapak (KH Abdussalam-red). Lalu, diteruskan Kiai Suyuthi A Hannan, kakak sepupu saya. Setelah beliau sakit-sakitan, saya diminta melanjutkan,” ujar Kiai Makhtum.

Pengajian kitab kuning, lanjutnya, telah dimulai saat Almaghfurlah KH Abdussalam masih hidup. Mbah Salamun, sapaan akrab Kiai Abdussalam, biasa memimpin pengajian dengan berbagai macam kitab, antara lain Majmuah al-Syariah al-Kafiyah li al-Awam karya KH Sholeh Darat Semarang.

Sementara itu, Koordinator Majlis Ta’lim Al-Istiqomah Masjid Darussalam Ahmad Ahsin mengatakan, nanti malam ada 35 anak yatim piatu yang akan diberi santunan. “Dana santunan, diambil dari sumbangan para donatur. Bukan dari dana pemasukan tahlil akbar,” tandasnya. (Musthofa Asrori/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Cerita, Nahdlatul Ulama, Tokoh Fans Gus Dur

Selasa, 06 Februari 2018

Kang Said: Islam Membela Non Muslim

Jakarta, Fans Gus Dur. Bukti bahwa Islam sangat menghormati dan melindungi non Muslim banyak terekam dalam al Quran. Banyak kisah-kisah non Muslim yang justru ada dalam al Quran dan tidak tersebut di kitab suci mereka. Demikian penjelasan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam Refleksi Awal Tahun PBNU, Selasa, 4 Desember 2011.

"Ketika terjadi Perang antara Romawi (Katolik) melawan Persia (Majusi) Rasulullah berharap Romawi menang, namun nyatanya Romawi kalah dan turunlah surat ar Rum yang menghibur. Dan ini diabadikan dalam al Quran," kata pria yang akrab disapa Kang Said ini.

Kang Said: Islam Membela Non Muslim (Sumber Gambar : Nu Online)
Kang Said: Islam Membela Non Muslim (Sumber Gambar : Nu Online)

Kang Said: Islam Membela Non Muslim

Dalam surat ar Rum disebutkan bahwa tidak lama lagi Romawi akan segera menang dan di saat itulah kaum Mumin harus ikut bergembira menyambut kemenangan Romawi.

Fans Gus Dur

Kang Said bercerita, suatu saat Rasulullah menerima hadiah dari Gubernur Mesir, yakni Mariah yang kemudian menjadi istri Rasulullah. Mariah adalah seorang wanita yang beragama Ortodok Koptik. Rasulullah berkata kepada Khalifah Umar, "Nanti Mesir akan berjaya melalui tanganmu (kekuasaanmu), saya titipkan keluarga Mariah kepadamu."

Fans Gus Dur

Kang Said menjelaskan bahwa Rasulullah menitipkan keluarga Mariah adalah untuk menjaga agama Mariah sebelumnya yakni Ortodok Koptik. "Dan akhirnya terbukti, ketika Perang Salib, tidak satupun orang Ortodok Koptik yang diserang. Dan hingga saat ini Ortodok Koptik tetap eksis di Alexandria," jelas Kang Said.

Kisah pembantaian Nasrani Najran diabadikan oleh al Quran dalam surah al Buruj. Saat itu Raja Dzu Nuwas dengan kejam membantai Nasrani Najran dan kemudian dimasukkan dalam lubang dan dibakar hidup-hidup. "Kisah ini terekam jelas dalam al Quran yang justru tidak disebutkan oleh Injil," jelas Kang Said.

"Jadi jangan dikira bahwa dalam kisah itu adalah cerita orang Islam, itu adalah kisah Nasrani Najran," tegas pria yang akrab disapa Kang Said ini.

Korban yang terbunuh akibat kekejaman Dzu Nuwas ini hanya memiliki satu kesalahan, yakni beriman kepada Allah.

Cerita lain tentang pembelaan Islam terhadap non Muslim juga terjadi pada saat Khalifah Umar menerima kunci dan berkunjung ke gereja di Palestina. Saat itu masuk waktu ashar dan Khalifah Umar ingin bergegas melaksanakan salat. Kemudian Sofrinus, yang menyerahkan kunci, memersilakan Umar untuk salat di dalam gereja, namun Umar menolaknya.

Lalu Kang Said menjelaskan alasan penolakan Umar, "Khalifah Umar menolak bukan karena salat di dalam gereja. Namun beliau takut jika suatu saat nanti gereja tersebut akan direbut kaum Muslimin dengan alasan beliau pernah salat di sana."

Kisah-kisah perlindungan Islam terhadap non Muslim ini, menurut Kang Said, harus bisa dijadikan contoh teladan bagi kaum Muslimin agar tidak melakukan tindakan semena-mena terhadap non Muslim. (bil)Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Nasional, Tokoh Fans Gus Dur

Senin, 05 Februari 2018

Gus Mus: Tertunda Berangkat Sama dengan Berhaji Dua Kali

Rembang, Fans Gus Dur. Masyarakat di Kabupaten Rembang akhirnya tidak memprotes setelah mendapat penjelasan tentang penundaan keberangkatan haji tahun ini. KH Mustofa Bisri membantu memberikan penjelasan kepada para calon jama’ah.

“Haji adalah panggilan Allah SWT, apabila kita tertunda dan berangkat pada tahun berikutnya, sama halnya kita berhaji dua kali,” kata Gus Mus saat memberikan bimbingan manasik haji. 

Gus Mus: Tertunda Berangkat Sama dengan Berhaji Dua Kali (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Mus: Tertunda Berangkat Sama dengan Berhaji Dua Kali (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Mus: Tertunda Berangkat Sama dengan Berhaji Dua Kali

Jama’ah pun akhirnya merasa senang ketika mendengar pernyataan Wakil Rais Aam PBNU tersebut. 

Fans Gus Dur

Kemenag memerlukan proses yang lama dalam memberikan pengertian terhadap masyarakat yang sudah berharap berangkat tahun ini. Kasi Haji dan Umroh, Drs. H. Atto’illah Muslim Kementrian Agama Kab. Rembang, mengalami pengurangan sebesar 14,5 %, Selasa (20/8). 

Salah satu calon jema’ah, Satibi menjelaskan, “Saya menerima segala keputusan dari Kementerian Agama Rembang, apabila harus mendapatkan jatah berangkat pada tahun yang akan datang. Saya juga senang, lanjut Satib jika pemerintah memberikan prioritas kepada para jama’ah dengan memberikan fasilitas apabila pelunasan pada tahun berikutnya naik. jama’ah tak perlu bayar jika turun jama’ah dapat kembalian.”

Fans Gus Dur

Redaktur   : Mukafi Niam

Kontributor: Ahmad Asmu’i

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Tokoh, Tegal, Pahlawan Fans Gus Dur

Jumat, 26 Januari 2018

Sekjen PBNU Resmikan Sekretariat IPNU NTB

Mataram, Fans Gus Dur - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Helmy Faisal Zaini menggunting pita sebagai tanda peresmian kantor sekretariat PW IPNU NTB di Jalan P nomor 44 Perumahan Lingkar Selatan Kota Mataram Kamis (24/3) siang. Peresmian ini dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti.

"Dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim ini saya resmikan kesekretariatan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat," kata H A Helmy Faishal sebelum memotong pita yang didampingi oleh Ketua PW IPNU NTB Syamsul Hadi.

Sekjen PBNU Resmikan Sekretariat IPNU NTB (Sumber Gambar : Nu Online)
Sekjen PBNU Resmikan Sekretariat IPNU NTB (Sumber Gambar : Nu Online)

Sekjen PBNU Resmikan Sekretariat IPNU NTB

Semoga ini semua, lanjutnya, bisa menjadi pusat belajar untuk melahirkan generasi-generasi Nahdlatul Ulama yang produktif.

Setelah itu dilanjutkan dengan pengarahan khusus bagi kader-kader IPNU NTB. Dalam pengarahan Sekjen PBNU ini banyak menyampaikan.seputar Islam, produk-produk NU yang hasil Muktamar NU.

Fans Gus Dur

Ia juga menyampaikan bahwa PBNU sudah bekerja sama dengan Bank Mandiri dalam membuat kartanu dan keunggulan kartanu.

Fans Gus Dur

Ia mengapresiasi pengurus IPNU NTB yang menurutnya sangat aktif dan produktif. "Hanya IPNU banom yang bisa saya kunjungi langsung dari sekian banom NU," katanya.

Tugas IPNU, lanjutnya,? mendata jumlah anggota di tiap-tiap kabupaten/kota dan perlu dibuatkan kartu anggota. "Kita pikirkan formulanya mudah-mudahan bisa korelasi dengan kartaNU," katanya. (Fauza Basri/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Tokoh Fans Gus Dur

Kamis, 25 Januari 2018

Aksi Donor Darah NU Pekalongan Pecahkan Rekor

Pekalongan, Fans Gus Dur

Sekali dayung, dua pulau terlewati. Dua manfaat dicapai dalam satu kegiatan. Pepatah lawas itu tampaknya mengilhami kegiatan donor darah yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pekalongan, Jawa Tengah, pada Jumat (25/1) kemarin.

Selain merupakan wujud kepedulian terhadap sesama, aksi sosial yang diselenggarakan untuk menyambut Hari Lahir (Harlah) ke-82 NU itu juga berhasil memecahkan rekor. Sebanyak 267 peserta dan 150 orang dinyatakan dapat mendonorkan darahnya. Demikian dilaporkan Kontributor Fans Gus Dur di Pekalongan, Abdul Muiz.

Aksi Donor Darah NU Pekalongan Pecahkan Rekor (Sumber Gambar : Nu Online)
Aksi Donor Darah NU Pekalongan Pecahkan Rekor (Sumber Gambar : Nu Online)

Aksi Donor Darah NU Pekalongan Pecahkan Rekor

PMI Kota Pekalongan mencatat, kegiatan hasil kerja sama PCNU Pekalongan, pemerintah kota setempat dan Alma Swalayan itu memecahkan rekor kegiatan serupa selama ini. Apalagi, pesertanya juga datang dari luar wilayah Kota Pekalongan.

Fans Gus Dur

“Biasanya, dalam sehari, kegiatan donor darah rata-rata diikuti sekitar 75 orang. Namun, di NU, kali ini diikuti dua kali lipatnya,” ujar Imron Rosyadi, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Pekalongan unit Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela.

Fans Gus Dur

Imron mengatakan, kegiatan itu sangat membantu PMI dalam penyediaan darah, tidak saja untuk keperluan warga Pekalongan, tetapi juga masyarakat Kabupaten Batang dan Pemalang.

“Saya berharap, dari kegiatan ini, NU memiliki bank data pendonor darah, sehingga sewaktu-waktu PMI memerlukan darah, secepatnya dapat diatasi dan kami siap membantu,” ujar Imron.

Ketua Panitia Pelaksana Harlah Kota Pekalongan, Abdul Basir, mengaku tidak menduga jika kegiatan ini dibanjiri peserta. Apalagi, kegiatan tersebut merupakan hal baru di lingkungan NU Pekalongan.

Masih dalam rangka menyambut Harlah ke-82 NU, pada Ahad (27/1) mendatang, akan digelar kegiatan pengobatan gratis di wilayah Pengurus Ranting NU Sokorejo, Pekalongan Timur, dan Banyurip Ageng, Pekalongan Selatan.

Sementara, pada puncak peringatannya nanti, akan diselenggarakan istighotsah kubro di Masjid Agung Al Jami’, Kauman, Kota Pekalongan. Dipastikan hadir pada acara tersebut Rais Aam Jam’iyyah Ahlit Thariqah Al-Mu’tabarah An Nahdliyyah, Habib Muhammad Luthfiy. (rif)Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Tokoh, Internasional, Pondok Pesantren Fans Gus Dur

Sabtu, 20 Januari 2018

Thariqat NU Gelar Dzikir Akbar dan Mawlid

Jakarta, Fans Gus Dur
Jamiyah Ahlith-Thariqah al-Mutabarrah an Nahdliyyah akan menggelar Dzikir akbar dan Mawlid bersama Ketua Majlis Tinggi Islam Amerika (ISCA) Shaykh Muhammad Hisham Kabbani.

Acara yang akan digelar Ahad, (17/7) pukul 07:30-10:30 WIB itu juga dihadiri oleh Rois Am Jamiyah Ahlith-Thariqah al-Mutabarrah an Nahdliyyah, Habib Luthfi bin Yahya, para Habaib serta Ulama Indonesia dan para pengikut thariqat Naqsyabandiyah yang ada di tanah air. Rencananya acara bertempat di Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia Jakarta.

Shaykh Hisham dikenal memiliki jutaan pengikut yang tersebar di beberapa negara. Ia seorang Ulama Ahl-sunnah wal jamaah dengan wawasan dan pengalaman luas, serta memiliki pengaruh dakwah yang signifikan baik di tempat asalnya Beirut, dan Internasional. Beliau adalah keturunan Nabi Muhammad SAW baik dari jalur Ayah ataupun Ibunya.

Di Indonesia Syaikh Hisyam dikenal sebagai pemimpin tinggi tharikat Nasqabandiah yang berpengaruh luas di Indonesia, Malaysia dan beberapa negara lainnya. Kedatangannya ke Indonesia bukan yang pertama kali, sebelumnya, dalam Acara seminar International Conference of Islamic Scholars (ICIS) yang digagas NU akhir Februari lalu, Hisyam Kabbani sempat memimpin doa bersama Prof. Wahbah Zuhaili (Syria) dan Ayyatullah Thaskiri (Iran).

"Istighotsah itu bukan kepentingan NU semata, namun akan mendoakan masyarakat dan negara Indonesia juga, bahkan untuk perdamaian dunia. Jadi, istighotsah bukan sekedar kepentingan NU, tapi bangsa, negara, dan dunia," kata panitia penyelenggara dalam siaran persnya yang dikirim ke Fans Gus Dur, Kamis, (14/7).

Ditambahkan panitia, acara ini terselenggara berkat kerjasama Jamiyah Ahlith-Thariqahal-Mutabarrah an Nahdliyyah, Manajemen Masjid Baitul Ihsan Jakarta, dan Yayasan Haqqani Indonesia.(cih)

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Kajian Islam, Amalan, Tokoh Fans Gus Dur

Thariqat NU Gelar Dzikir Akbar dan Mawlid (Sumber Gambar : Nu Online)
Thariqat NU Gelar Dzikir Akbar dan Mawlid (Sumber Gambar : Nu Online)

Thariqat NU Gelar Dzikir Akbar dan Mawlid

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock