Selasa, 14 November 2017

Terima Penghargaan, Ketua PBNU Imam Aziz Terbang ke Korea

Jakarta, Fans Gus Dur. Ketua PBNU Imam Aziz memulai lawatannya ke Korea Selatan selama sepekan untuk menerima anugerah perdana istimewa dari Jeju Peace Foundation, Senin (30/3) malam. The Jeju 4.3 Peace Foundation (Yayasan Perdamaian Jeju 3 April) Korea menetapkan pria kelahiran Pati ini sebagai tokoh perdamaian.

“Saya malam ini jam 23:00 didampingi istri dan anak laki-laki serta asisten akan terbang ke Korea,” tutur Imam Aziz kepada Fans Gus Dur Senin malam di ruang lantai 2 gedung PBNU Jl Kramat Raya 164, Jakarta.

Terima Penghargaan, Ketua PBNU Imam Aziz Terbang ke Korea (Sumber Gambar : Nu Online)
Terima Penghargaan, Ketua PBNU Imam Aziz Terbang ke Korea (Sumber Gambar : Nu Online)

Terima Penghargaan, Ketua PBNU Imam Aziz Terbang ke Korea

Seperti diwartakan, aktivis yang juga Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-33 NU ini dua bulan lalu menerima kunjungan kehormatan lima orang tamu dari The Jeju 4.3 Peace Foundation Korea. Rombongan tamu tersebut diterimanya di lantai 4 gedung PBNU, Selasa, 27-1-2015.

Fans Gus Dur

Sejarah mencatat, peristiwa Jeju 3 April 1948 merupakan insiden tragis yang menimbulkan korban terbesar kedua pascaperang Korea dalam sejarah Korea modern. Saat itu, muncul kekacauan menyusul kemerdekaan dari penjajahan Jepang. Ya, penduduk Jeju mengalami kerugian yang mengerikan atas kehidupan dan properti mereka. Sayangnya, investigasi mendalam atas insiden itu tidak dilakukan selama lebih dari setengah abad.

Jeju merupakan satu dari sembilan provinsi di Korea Selatan. Pada tahun 1910, Jepang menduduki Korea, termasuk Jeju. Hal tersebut mengingatkan sebuah masa sulit dan paceklik bagi penduduk pulau tersebut. Banyak dari mereka terpaksa melakukan perjalanan ke daratan atau Jepang untuk bekerja.

Fans Gus Dur

Kepedulian Imam Aziz atas korban tragedi kemanusiaan di Indonesia menyusul pecahnya G30S/PKI menyebabkan ketertarikan salah satu lembaga nirlaba Korea kepada dirinya. Imam Aziz menginisiasi berdirinya “Syarikat (Masyarakat Santri untuk Advokasi Rakyat) Indonesia” untuk kepentingan rekonsiliasi masyarakat sipil.

Imam Aziz mengatakan, ia bersama rombongan akan tinggal selama sepekan di Korea. “Jumat siang, atau malam mungkin sudah kembali ke Jakarta setelah singgah sebentar di Bali,” tutur pria kelahiran Pati ini.

Setelah itu, lanjutnya, langsung tancap gas rapat-rapat persiapan dan mengawal agenda Muktamar NU. “Sepulang dari sana, saya langsung gelar rapat gabungan soal keamanan dan transportasi. Kemudian, tanggal 9-10 April ada rangkaian agenda pra-muktamar di Lombok Tengah, NTB,” pungkasnya. (Musthofa Asrori/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Kajian, AlaSantri, IMNU Fans Gus Dur

Fans Gus Dur.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock