Tampilkan postingan dengan label Habib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Habib. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Februari 2018

Doa Bersama, Pelajar NU Balen Refleksi Pendirian Nahdlatul Ulama

Bojonegoro, Fans Gus Dur - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Ke-90 Nahdlatul Ulama, Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU dan IPPNU Balen memanjatkan doa secara bersama-sama di aula Majelis Wakil Cabang (MWCNU) Balen, Sabtu (30/1) malam. Di sini mereka merenungkan kembali pendirian NU hampir 1 abad lalu.

Kegiatan ini diikuti pengurus anak cabang dan ranting IPNU-IPPNU di tingkat desa. Tampak hadir beberapa alumni anak cabang IPNU-IPPNU Balen.

Doa Bersama, Pelajar NU Balen Refleksi Pendirian Nahdlatul Ulama (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa Bersama, Pelajar NU Balen Refleksi Pendirian Nahdlatul Ulama (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa Bersama, Pelajar NU Balen Refleksi Pendirian Nahdlatul Ulama

Mereka menggelar istighotsah dan shalawat nabi. Mereka juga berbincang-bincang perihal sejarah pendirian NU dan perjalanannya sampai sekarang ini. "NU didirikan oleh orang-orang pilihan, termasuk Mbah Hasyim Asyari," kata Pembina IPNU Balen Muhtarul Anam.

Anam meminta seluruh kader NU, IPNU-IPPNU Balen untuk selalu mengadakan kegiatan. Pasalnya IPNU-IPPNU merupakan wadah kader sebagai penerus NU ke depan. "Kita semua ini nanti penerus NU, baik IPNU-IPPNU, maupun Ansor-Fatayat ke depannya menjadi penerus perjuangan NU," terangnya.

Fans Gus Dur

Sementara itu, Ketua IPNU Balen Irzami menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya mengadakan kegiatan ke depan. Termasuk mendirikan IPNU-IPPNU di seluruh ranting sebagai wadah kaderisasi NU di tingkat desa.

"IPNU-IPPNU tempat kita belajar bersama," jelasnya.

Fans Gus Dur

Tidak hanya di bidang keilmuan, tetapi keterampilan juga akan diajarkan. Sehingga kader-kader NU di Kecamatan Balen dapat terampil dan menjadi penerus NU yang amanah. (M Yazid/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Habib, Meme Islam, Nahdlatul Fans Gus Dur

Senin, 22 Januari 2018

PMII Kupang Minta PB PMII Perhatikan Pengurus di Wilayah Timur

Kupang, Fans Gus Dur. PC PMII Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta Ketua Umum PB PMII, Aminuddin Ma’aruf dan jajarannya hadir dalam pelantikan kepengurusan baru PMII Kupang yang akan berlangsung pada 25 Maret 2015 mendatang.  

PMII Kupang Minta PB PMII Perhatikan Pengurus di Wilayah Timur (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Kupang Minta PB PMII Perhatikan Pengurus di Wilayah Timur (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Kupang Minta PB PMII Perhatikan Pengurus di Wilayah Timur

“Pasalnya, sejak PMII Cabang Kupang berdiri tahun 2007, belum ada pengurus BPH PB PMII datang melantik kepengurusan Cabang Kupang, hanya anggota biro,” ungkap Ketua Demisioner PMII Kupang Tajudin M. Nur kepada Fans Gus Dur di Kupang, Rabu (18/3) di Kupang.

Pihaknya berharap PB PMII memberikan perhatian seperti cabang atau wilayah di pulau jawa, sumatera, sementara cabang yang berada di wilayah bagian timur tidak pernah disentuh.

Fans Gus Dur

Ketua Panitia Pelantikan PMII Kupang, Syamsul A. Rahman, mengatakan, sesuai informasi kemungkinan besar dalam pelantikan pengurus cabang kali tidak dihadiri oleh Ketua PB PMII. "Belum ada kepastian Aminudin Ma’ruf datang ke Kupang," ungkapnya. (Ajhar Jowe/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Habib, Daerah Fans Gus Dur

Fans Gus Dur

Minggu, 21 Januari 2018

Pelajar NU NTB Gelar Yasinan dan Tahlilan Kemerdekaan

Mataram, Fans Gus Dur. Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Nusa Tenggara Barat menggelar Yasinan dan Tahillan Kemerdekaan Ke-70 Republik Indonesia dengan tema "Bersama Pelajar Kita Wujudkan Islam Nusatara yang Ramah bukan Pemarah" di Aula Kantor PWNU NTB Jln Pendidikan Nomor 6 Kota Mataram, Kamis (20/8)

Agenda ini dimulai dari shalat maghrib berjamaah dan dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasin, tahillan, doa, kemudian arahan dari beberapa alumni IPNU yang hadir. Puluhan? pengurus baru IPNU NTB tampak antusias mengikuti acara ini.

Pelajar NU NTB Gelar Yasinan dan Tahlilan Kemerdekaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU NTB Gelar Yasinan dan Tahlilan Kemerdekaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU NTB Gelar Yasinan dan Tahlilan Kemerdekaan

"Acara seperti ini insyaallah akan kita lakukan minimal satu kali sebulan, di samping juga kita laksanakan program kaderisasi formal maupun nonformal yang sesuai dengan PO? IPNU," kata Syamsul Hadi, Ketua PW IPNU NTB dalam pengantarnya.

Fans Gus Dur

Lebih lanjut, menurut Syamsul, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturrahim dan kebersamaan sesama pengurus, dan juga cara pihaknya merayakan Kemerdekaan RI yang kini sudah mencapai usia ke-70 tahun.

"Kalau lembaga pendidikan formal dan instansi pemerintah melaksnakaan apel bendera dan sejenisnya maka kita di pimpinan wilayah (IPNU) merayakannya dengan cara yasinan, karena di sejumlah Pimpnan Komisariat (IPNU) yang ada di sekolah atau madrasah mereka melakukan apel bendera, bahkan ada PK yang merangkai acaranya dengan cara menggelar berbagai macam lomba," terangnya.

Fans Gus Dur

?

Lebih jauh, dia mengingatkan tentang bagaimana perjuangan para pendahulu dalam meraih kemerdekaan hingga kini bangsa Indonesia menuai hasilnya. “Oleh karena itu, kata syamsul, mari kita doakan bersama para pejuang, dan juga para tokoh-tokoh NU yang telah berkorban nyawa sekalipun dalam mempertahan bangsa. NU tetap jaya dengan prinsipnya dan juga bangsa Indoensia aman dari segala ancaman apapun yang membuat kita semua merugi,” harapnya.

Selain pengurus IPNU, tampak hadir Ketua PW GP Ansor NTB Suab Quri, dan wakil ketuanya, Akhdiansyah Yonqi dan Husni Abidin, Ketua PC GP Ansor Kota Mataram Hasan Basri. Mereka diberikan waktu sekitar 7-10 menit untuk berbicara seputar IPNU dan sejarah perjalalan IPNU selama ada IPNU di NTB. Ketua PW IPPNU NTB Bq. Maisyarah juga tampak hadir dalam kesempatan itu. (Idim/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Habib, AlaNu, Amalan Fans Gus Dur

Jumat, 19 Januari 2018

Dirikan Lembaga Pendidikan, Ketua IPNU Banjar 2011-2013 Jadi Nominator Pemuda Pelopor Jabar

Banjar, Fans Gus Dur - Mantan Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Banjar periode 2011-2013 Irfan Fauzi berhasil menjadi nominator pemuda pelopor tingkat Jawa Barat tahun 2017 mewakili Kota Banjar dari bidang pendidikan.

Berkat gagasan pendirian LP Maarif Pangandegan di Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman Kota Banjar sejak tahun 2010 silam, kini bangunan lembaga yang baru hanya dua ruangan itu sudah memiliki 40 santri Raudlotul Athfal (RA), 105 Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) dan 30 santri Diniyah Takmilyah Wustho (DTW).

Dirikan Lembaga Pendidikan, Ketua IPNU Banjar 2011-2013 Jadi Nominator Pemuda Pelopor Jabar (Sumber Gambar : Nu Online)
Dirikan Lembaga Pendidikan, Ketua IPNU Banjar 2011-2013 Jadi Nominator Pemuda Pelopor Jabar (Sumber Gambar : Nu Online)

Dirikan Lembaga Pendidikan, Ketua IPNU Banjar 2011-2013 Jadi Nominator Pemuda Pelopor Jabar

"Tahun 2013 kita mulai bangun tempat untuk belajar anak-anak dan itu semua swadaya masyarakat. Alhamdulillah ada yang mewakafkan seluas 125 meter persegi serta berbagai kebutuhan untuk membangun lembaga ini," kata Irfan kepada Fans Gus Dur, Jumat (21/7).

Fans Gus Dur

Ia menjelaskan, keberadaan LP Maarif Pangandegan di wilayahnya menjadi harapan besar masyarakat agar anak-anak mereka bisa mempelajari ilmu agama Islam. Bahkan, dengan bukti adanya swadaya itu masyarakat semakin yakin akan tekadnya yang benar-benar mengabdikan dirinya di bidang pendidikan bersama para pemuda setempat.

Tak hanya itu, kata Irfan lagi, dukungan dari pihak keluarga, pemerintah setempat serta keluarga besar NU Kota Banjar juga membuatnya semakin optimis untuk lebih mengembangkan lagi pendidikan yang kini digarapnya.

Fans Gus Dur

"Kompetisi dalam ajang pemuda pelopor ini bagi saya adalah salah satu jalan untuk membuka inovasi, pengalaman, jaringan serta motivasi agar lembaga yang sudah saya buat menjadi lebih baik lagi. Satu lagi, semoga bisa menjadi inspirasi bagi pemuda lain untuk mengabdikan kepada masyarakat dari berbagai bidang," ujarnya pria satu anak ini yang juga mantan anggota PMII Kota Banjar.

Ia menambahkan, setelah proses seleksi administrasi, wawancara di Hotel Endah Parahyangan Bandung, Kamis (13/7) serta kunjungan langsung (fact finding) tim juri dari Dispora Jawa Barat pada Kamis (20/7), Irfan harap bisa mengungguli kompetitornya di bidang pendidikan yang berasal dari Kabupaten Garut, Kabupaten Cirebon dan juga Kota Bogor.

"Mudah-mudahan saya bisa menyusul Rekan Deris (Mantan Ketua IPNU Banjar 2009-2011) yang sebelumnya menjadi pemuda pelopor tahun 2016 dan berhasil menjadi juara, meskipun harapan kelima tingkat nasional," pungkasnya. (Muhafid/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Humor Islam, Habib Fans Gus Dur

Kamis, 18 Januari 2018

Gelar Konferwil, Muslimat Sulsel Bertekad Wujudkan Indonesia Sejahtera

Makassar, Fans Gus Dur

Pembukaan Konferensi Wilayah Ke-10 Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan yang bertema ‘Bersatu Mewujudkan Indonesia Damai Sejahtera’ dihadiri Menteri Sosial Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansah, Sabtu (5/3) di Gedung IMMIM Makassar.

"Tak lupa pula kami mengucapkan terima kasih dan bimbingannya selama ini kepada Ibu Ketua Umum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa dan Bapak Ketua NU Sulsel H Iskandar Idy yang selama ini banyak membantu Muslimat NU Sulsel," ujar Ketua PW Muslimat NU Sulsel Hj Nurul Fuadi.

Konferwil Muslimat NU bukan hanya menjadi acara rutinitas belaka, lanjutnya, melainkan sebagai suatu kemutlakan proses kaderisasi ditubuh NU. Tentunya juga tidak hanya membicarakan suksesi pemilihan ketua, tetapi lebih dari itu Konferwil harus dijadikan sebagai titik awal untuk melahirkan ide dan gagasan eksistensi Muslimat Sulsel 5 tahun ke depan.

Gelar Konferwil, Muslimat Sulsel Bertekad Wujudkan Indonesia Sejahtera (Sumber Gambar : Nu Online)
Gelar Konferwil, Muslimat Sulsel Bertekad Wujudkan Indonesia Sejahtera (Sumber Gambar : Nu Online)

Gelar Konferwil, Muslimat Sulsel Bertekad Wujudkan Indonesia Sejahtera

Ketua PWNU Sulsel H Iskandar Idy dalam sambutannya berterima kasih kepada Muslimat NU Sulsel yang telah memberikan kontribusi besar atas eksistensi Nahdlatul Ulama di Sulawesi Selatan.

"Tentunya kebesaran Muslimat NU di Sulsel, tentunya menjadi gambaran umum atas kebesaran NU di Sulawesi Selatan dan semoga Muslimat NU semakin jaya," ujarnya.

Fans Gus Dur

Dalam sambutannya, Khofifah mengajak seluruh kader Muslimat NU Sulawesi Selatan untuk membesarkan NU di Sulawesi Selatan.

"Harapan kami seluruh unsur masyarakat, mulai dari Ulama, Pemerintah, dan Ormas harus menjadi pelopor kekuatan ukhuwah (persatuan), ketika ini terwujud tak ada lagi isu-isu yang sebenarnya melanggar nilai-nilai Agama, tetapi karena atas nama HAM, kita sesama Warga Indonesia selalu berdebat atas suatu persoalan Bangsa, sebut saja LGBT misalnya," ujar Khofifah.

Tak hanya itu terkadang ada masalah besar, tambah Khofifah, tetapi karena luput dari liputan media, sehingga persoalan ini disepelekan, sebut saja narkoba, berapa banyak warga Indonesia yang meninggal atas penyalahgunaan Narkoba, apakah ini bukan teror bagi Bangsa Indonesia ? Bandingkan saja dengan teror yang terjadi di Thamrin beberapa waktu lalu, semua media mengekspos, tetapi ketika Teror narkoba atas Bangsa Indonesia terjadi, tidak semua media mengekspos, padahal narkoba adalah teror yang sesungguhnya.

"Olehnya itu mari bersama-sama mulai dari keluarga terkecil, agar menjauhi Narkoba serta budaya-budaya yang menyalahi Norma Agama dan Norma Masyarakat," tambahnya.

Fans Gus Dur

Tampak hadir Wakil Ketua Muslimat NU Sulsel yang juga Rektor UIM Hj Majdah M Zain, Kakanwil Sulsel Abd Wahid Thahir yang juga Ketua PCNU Makassar, Sekretaris PWNU Sulsel Arfin Hamid, Ketua PW GP Ansor NU Sulsel Muh Tonang Cawidu, Para Ketua Lembaga dan Badan Otonom NU di Sulsel serta para Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama se-Sulawesi Selatan. (Andy Muhammad Idris/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Humor Islam, Habib Fans Gus Dur

Selasa, 09 Januari 2018

Pergunu: Orientasi Pendidikan Harus Bermuatan Nilai Luhur Kebangsaan

Jakarta, Fans Gus Dur. Pengurus Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PP Pergunu) menggelar halaqoh Pendidikan, Senin (5/6) di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat dengan tema "Reorientasi Pendidikan Nasional untuk Pendidikan yang Berkualitas, Adi, dan Merata".

Pergunu: Orientasi Pendidikan Harus Bermuatan Nilai Luhur Kebangsaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pergunu: Orientasi Pendidikan Harus Bermuatan Nilai Luhur Kebangsaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pergunu: Orientasi Pendidikan Harus Bermuatan Nilai Luhur Kebangsaan

Narasumber yang dihadirkan adalah dewan pakar dan penasehat PP Pergunu. Salah satunya, Prof Ojat Darojat, Guru Besar dalam bidang Ilmu Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Universitas Terbuka.?

Dalam keterangan tertulis kepada Fans Gus Dur, Selasa (6/6) menurut Ojat perlu integrasi nilai-nilai kebangsaan dalam kurikulum pendidikan Nasional, sehingga proses pewarisan nilai luhur bangsa pada generasi berikutnya dapat berjalan secara baik dan benar, serta berkelanjutan.

"Negara bangsa ini telah memiliki sejarah luhur, yang sukses menemukan karakter khasnya, maka nilai luhur tersebut harus terwariskan pada generasi berikutnya. Pengembangan kurikulum harus terus mempertimbangkan nilai kearifan lokal dan ciri khas kebangsaan lainnya,” terang Doktor Curriculum theory and implementation dari Simon Fraser University (SFU) Canada.

Fans Gus Dur

Untuk itu menurutnya, dalam perspektif mikro, Guru harus menghadirkan pembelajaran yang mampu mengelaborasi kemampuan, minat, dan bakat peserta didik secara baik dan benar dengan muatan bahan ajar yang sesuai dengan karakter budaya bangsa. Salah satu karakter yang harus diperkuat adalah kepedulian (caring).?

"Mewariskan budaya luhur bangsa akan tercapai dengan menghadirkan pembelajaran yang mengandung muatan karakter peduli dan berbagi, atau kita sering kenal dengan gotong royong, dan lainnya. Maka, peserta didik harus terus digali kemampuan kreativitasnya, terus dilatih berbicara, bekerjasama, berinovasi sesuai minat dan bakatnya,” pungkas Ojat yang juga Kepala Lembaga Pengembangan Bahan Ajar, Ujian, dan Sistem Informasi Universitas Terbuka.

Pada kesempatan yang sama, KH Mujib Qulyubi, Dewan Penasehat PP Pergunu mengamanatkan agar Guru Binaan Pergunu menjadi bagian dari solusi kebangsaan. Terutama dalam membendung paham-paham radikalisme dan Islam transnasional yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan.?

"Indonesia akhir-akhir ini telah diuji dengan paham Islam radikal, Islam takfiri yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan kita, maka saya berpesan kepada Guru NU agar berperan aktif gerakan tersebut, dengan menghadirkan pembelajaran berdasarkan Islam Ahlussunah wal Jamaah Annahdliyah ? yang rahmatan lil alamin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan,” terang Mujib Qulyubi yang juga Wakil Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia.

Fans Gus Dur

Sementara itu, Wakil Ketua Lembaga Perguruan Tinggi NU, Mohommad Afifi dalam paparan disampaikan menyebutkan bahwa lembaga dan Banom NU yang bergerak di dunia pendidikan harus bekerja sama dalam upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas bagi warga nahdliyin, serta dalam menghadapi tantangan gerakan ekstremis Islam yang cenderung menafikan nilai kebangsaan.

"Kita harus bersama, LPTNU, Maarif, RMI, Pergunu dalam mewujudkan lembaga pendidikan yang berkualitas di lingkungan nahdliyin. Hari juga tantangan kelompok Islam Radikal di Indonesia semakin nyata, apalagi di dunia kampus, maka sinergi untuk melawan itu, sangat dibutuhkan,” ujar Afifi yang juga Kepala Prodi Hukum UNU Indonesia.

Hadir dalam halaqoh yang digelar secara serial setiap satu bulan di antaranya perwakilan Ikatan Guru Indonesia (IGI), Pengurus Pergunu Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Jambi, serta beberapa tokoh pendidikan lainnya. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Habib Fans Gus Dur

Senin, 08 Januari 2018

Tumbuhkan Jiwa Wirausaha di Pesantren

Garut, Fans Gus Dur . Seminar pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren menjadi pembuka acara haul dan temui alumni Pesantren Al- Munwwarah Ciloa- Limbangan Kabupaten Garut.

Tumbuhkan Jiwa Wirausaha di Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Tumbuhkan Jiwa Wirausaha di Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Tumbuhkan Jiwa Wirausaha di Pesantren

Pimpinan Pesantren Al-Munawwarah KH R Agus Muhammad Sholeh, yang juga ketua PCNU Kabupaten Garut, dalam sambutan pembukaan seminar mengungkapkan dibukanya haul kali ini diharapkan mampu memberikan cakrawala dan mampu membangkitkan pengembangan ekonomi di lingkungan pesantren.

"Seminar pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren kali ini diharapkan  bisa membangkitkan pengembangan ekonomi di kalangan alumni dan pesantren," paparnya Ahad (3/3/2013).

Fans Gus Dur

Ekonomi dan pendidikan merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam sebuah perjalanan di tiap sendi kehidupan umat manusia baik secara pribadi maupun berorganisai bahkan dalam berbangsa dan bernegara tak terkecuali organisasi sebesar NU dimana dalam perjalanannya selalu berkhidmat untuk kepentingan umat

Fans Gus Dur

"Jika  umat Islam ingin maju dan bisa berkembang harus bisa menguasai pendidikan baik umum maupun pendidikan agama dan ekonomi,” ungkapnya.

Kebangkitan NU dan  pesantren di Nusantara diawali dengan kebangkitan perekonomian (Nahdlatut Tujjar).  

"Dulu, para ulama sebelum mendirikan NU terlebih dahulu mendirikan organisasi bernanma Nahdlatut Tujjar," paparnya. 

Ketua Ikatan Alumni Pesantren Al- Munawwarah Ciloa (IKAP) Kiai Gun-Gun Gunawan Al- Buhori mengungkapan, temu alumi ini diselenggarakan setiap satu tahun sekali, biasanya dibuka dengan bahtsul masail terkait isu yang tengah berkembang, namun untuk temu alumi kali ini segaja diadakan seminar ekonomi dengan mendatangkan pelaku wirausaha yang telah sukses.

"Hal itu, kami lakukan supaya memotivasi para alumi maupun santri untuk mampuh mengembangkan ekonomi di lingkungannya masing," ungkapnya.

Besar harapan, selain membuka cakrawala keekonomian dikalangan pesantren, juga dengan kegiatan ini  diharapkan mampu membangun jejaring ekonomi di lingkungan para alumni.

Haul kali ini juga di buka bazar yang sudah di gelar sejak dua hari yang lalu.

 

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Zaenal Mutaqin 

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Habib Fans Gus Dur

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock