Tampilkan postingan dengan label Humor Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor Islam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Februari 2018

Korupsi Terjadi Karena Tiga Pusaran Ini

Jakarta, Fans Gus Dur. Koruptor memiliki kekuatan multifaset. Yakni kekuatan oligarki yang bersatu dengan kekuatan kombinasi antara pejabat tak amanah, konglomerat hitam, dan politisi busuk.

Hal tersebut dikatakan mantan Komisioner KPK Bambang Widjojanto (BW) yang didaulat berbicara pada peluncuran dan diskusi buku “Jihad Nahdlatul Ulama Melawan Korupsi” di lantai 8 Gedung PBNU Jl Kramat Raya Jakarta, Kamis (23/6) petang.

Korupsi Terjadi Karena Tiga Pusaran Ini (Sumber Gambar : Nu Online)
Korupsi Terjadi Karena Tiga Pusaran Ini (Sumber Gambar : Nu Online)

Korupsi Terjadi Karena Tiga Pusaran Ini

“Mereka bertiga ini menguasai media massa, dan juga mampu mengontrol segenap kekuatan republik ini. Jadi kalau tidak dilawan dengan jihad, berat sekali,” tegas Bambang.

Menurut dia, pesantren menjadi salah satu target kekuatan kombinasi tersebut. “Kalau kredibilitas pesantren sudah dihancurkan, kalau marwah pesantren sudah diinjak-injak, kepada siapa lagi masyarakat mengadukan nasibnya,” ujar Bambang.

Jauh sebelum lahir republik ini, kata Bambang, Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari sudah menggelorakan jihad melawan penjajah. Hari ini generasi muda NU kembali menggunakan kata jihad untuk melawan korupsi.

Fans Gus Dur

“Jadi, seolah korupsi itu mirip penjajah. Benar sekali. Merinding saya sebenarnya membaca buku ini. Saya ingin mengatakan bahwa buku ini sangat relevan di tengah kegamangan kekuatan masyarakat menghadapi korupsi,” tandasnya.

Senada dengan Bambang, Rais Syuriyah PBNU KH Ahmad Ishomuddin juga memuji kelahiran buku Jihad NU melawan korupsi. “Jika selama ini banyak kesan bahwa sebuah buku lebih bagus judul daripada isinya. Maka, buku ini tak hanya mantap judulnya, namun isinya lebih mantap,” ujar Kiai Ishom disambut tepuk tangan hadirin.

Fans Gus Dur

Sementara itu, budayawan MM Billah memberi beberapa catatan. Antara lain, akar masalah tidak dianalisis secara tuntas. “Dengan demikian, ini menuntut lahirnya buku kedua tentang korupsi secara empiris,” tegasnya. (Musthofa Asrori/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur AlaSantri, Humor Islam Fans Gus Dur

Minggu, 04 Februari 2018

Al-Quran Banyak Berisikan Maulid para Nabi

Karanganyar, Fans Gus Dur. Siapa bilang maulid nabi tidak ada dasarnya? Dalam Al Qur’an terdapat banyak sekali maulid (kisah) para Nabi. Banyak ayat yang menerangkan kisah maulid, diantaranya Nabi Musa, Maulid Nabi Sulaiman, dan Maulid Nabi Zakaria.

Al-Quran Banyak Berisikan Maulid para Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)
Al-Quran Banyak Berisikan Maulid para Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)

Al-Quran Banyak Berisikan Maulid para Nabi

“Kalau diteliti pasti ada. Bukan tidak ada, tapi kalau hanya dilihat teksnya saja tidak akan kelihatan,” terang Rais A’am Jam’iyyah Ahlith Thoriqah Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah (JATMAN), Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, Selasa (2/5) lalu, di Pesantren Al-Inshof Plesungan Karanganyar.

Keterbatasan akal dalam memahami teks Qur’an, menjadi salah satu penyebab kesalahan dalam menafsirkannya. Dijelaskan oleh Habib Luthfi, Al-Quran dapat diibaratkan sebagai lautan yang luas, sedangkan akal manusia seumpama hanya seujung rambut.

Fans Gus Dur

“Jadi akal yang masuk Al-Qur’an, bukan Al-Quran yang dimasukkan ke akal,” tegasnya.

Fans Gus Dur

Mursyid Thariqah itu mencontohkan kisah Nabi Sulaiman as dengan Burung Hud-Hud. Burung Hud-Hud mengabarkan bahwa ia baru terbang dari sebuah tempat, yakni Kerajaan Saba’. Kabar dari seekor burung, yang tak berakal, dipercayai oleh Nabi Sulaiman.

Pun ketika Nabi Sulaiman hendak memindahkan singgasana milik Ratu Kerajaan Saba’, Bilqis. Salah seorang dari pasukannya yang juga seorang waliyullah, Ahsif bin Balya, menyanggupi perintah tersebut hanya dalam hitungan kejapan mata. Dua hal tersebut, apabila dicerna hanya dengan akal, tentu tidak dapat dipercaya.

Selain menerangkan tentang Maulid, seperti biasa Habib juga memberikan wejangan untuk selalu menjaga NKRI dan UUD 1945. Hal tersebut selaras dengan tema yang diusung, “Dengan Maulid Nabi saw, Kita Tingkatkan Karakter Bangsa, Demi Persatuan dan Kesatuan NKRI”.

Pada kesempatan itu, Habib Luthfi menandatangani peresmian Gedung Kanzus Sholawat yang didirikan di kompleks Pesantren Al-Inshof, disaksikan Wakil Bupati dan Kapolres Karanganyar, serta ribuan jamaah yang hadir.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Ajie Najmuddin

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pemurnian Aqidah, Humor Islam, Kajian Islam Fans Gus Dur

Senin, 22 Januari 2018

NU Mesir Gelar Puncak Perayaan Hari Santri dan Refleksi Sumpah Pemuda

Kairo, Fans Gus Dur. Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Mesir bekerjasama dengan Sahah Indonesia sukses menggelar puncak perayaan Hari Santri Nasional (HSN) dan Refleksi peristiwa Sumpah Pemuda. Acara puncak ini diisi dialog kebangsaan, pembagian hadiah dan taushiyah dari salah satu ulama al-Azhar asal Alexandria.?

Sebagai rangkaian perayaan HSN, PCINU Mesir dan Sahah Indonesia menggelar aneka perlombaan yang diikuti banyak peserta dan berhadiah total 17.700 EGP. Diawali dengan digelarnya Lomba Esai Santrisejak akhir bulan September, yang terbuka untuk semua santri di kawasan Timur Tengah. Disusul perlombaan Musâbaqah Hifzhil Quran (MHQ) level 15 juz dan level 30 juz, juga Musâbaqah Qiraatil Kutub (MQK) Kitab Nihâyah al-Sûl Juz I dan Juz II.?

NU Mesir Gelar Puncak Perayaan Hari Santri dan Refleksi Sumpah Pemuda (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Mesir Gelar Puncak Perayaan Hari Santri dan Refleksi Sumpah Pemuda (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Mesir Gelar Puncak Perayaan Hari Santri dan Refleksi Sumpah Pemuda

Selain acara perlombaan, digelar pula dialog Politik Santri bersama Dr. Ali Munhanif, pakar politik dari UIN Jakarta, Khatmil Quran, dan kontribusi pembacaraan 1 Milyar Shalawat Nariah.

Rangkaian acara HSN itu berakhir di Auditorium Shalah Kamil dengan acara puncaknya: Dialog Kebangsaan dan Refleksi Sumpah Pemuda bertajuk “Peran Strategis Kaum Santri di Era Persaingan Global.”?

Dialog yang digelar 28 Oktober 2016 sore itu menghadirkan narasumber Usman Shihab, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo, Mustafa Abdurrahman, Mustasyar PCINU Mesir; Redaktur Senior Harian Umum Kompas, dan Syekh ‘Alaa Mustafa Na’imah, ulama al-Azhar Mesir.

Fans Gus Dur

Ahmad Muhakam Zein, Ketua PCINU Mesir dalam sambutannya menjelaskan urgensi dari perayaan HSN di Mesir. Dia berharap, apresiasi NU Mesir kepada para santri di Mesir yang aktif menulis, giat belajar dan telah hafal al-Quran bisa menjadi pemantik bagi santri-santri lainnya. HSN meski ditetapkannya berpangkal dari resolusi jihad yang dicetuskan Syekh Hasyim Asy’ari yang notabene orang NU, tapi di dalamnya terlibat santri-santri di luar NU.?

“Jadi mestinya tidak perlu khawatir soal polarisasi baru dan tidak perlu muncul reaksi sentimentil. Semoga perayaan ini bisa menjadi pemantik semangat kaum santri di Mesir untuk bisa berkontribusi banyak bagi bangsa Indonesia,” tandas Sang Ketua.?

Muhlashon Jalaluddin, Rais Syuriah PCINU Mesir berpesan dalam sambutannya, santri bukan hanya yang berpeci dan bersarung. Santri adalah semua yang peduli dan berkontribusi untuk Islam yang ramah sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Mengomentari perkembangan politik di tanah air, dia mengusulkan supaya masyarakat Indonesia di Mesir (Masisir) dan warga NU khususnya bisa berkontribusi ilmiah, tidak malah politis.?

Fans Gus Dur

Bertindak sebagai pembicara kedua, Dr. Mushthafa Abdurrahman antara lain menyampaikan, santri selalu berkontribusi untuk Indonesia, baik sebelum, ketika, maupun setelah terbentuknya NKRI. Zaman demokrasi awal, santri membentuk partai-partai. Zaman G30S/PKI, militer bersama santri menumpasnya.?

Zaman Orde Baru, NU mengakui asas tunggal Pancasila tahun 1984 sebelum ormas-ormas Islam lain. “Zaman reformasi, tokoh santri mendirikan partai-partai, seperti PKB dan PKNU. Untuk konteks global dan zaman modern, santri mau tidak mau harus bisa beradaptasi dan terus berkontribusi untuk bangsa Indonesia,” beber Mustafa.?

Acara diakhiri dengan pembacaan ikrar sumpah pemuda, pembagian hadiah untuk para pemenang Lomba Esai, MQK, MHQ, serta ceramah dan serta doa yang sangat menyentuh dari Syekh ‘Alaa Mushtafa Na’imah. (Nv/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pondok Pesantren, Humor Islam, Aswaja Fans Gus Dur

Jumat, 19 Januari 2018

Dirikan Lembaga Pendidikan, Ketua IPNU Banjar 2011-2013 Jadi Nominator Pemuda Pelopor Jabar

Banjar, Fans Gus Dur - Mantan Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Banjar periode 2011-2013 Irfan Fauzi berhasil menjadi nominator pemuda pelopor tingkat Jawa Barat tahun 2017 mewakili Kota Banjar dari bidang pendidikan.

Berkat gagasan pendirian LP Maarif Pangandegan di Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman Kota Banjar sejak tahun 2010 silam, kini bangunan lembaga yang baru hanya dua ruangan itu sudah memiliki 40 santri Raudlotul Athfal (RA), 105 Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) dan 30 santri Diniyah Takmilyah Wustho (DTW).

Dirikan Lembaga Pendidikan, Ketua IPNU Banjar 2011-2013 Jadi Nominator Pemuda Pelopor Jabar (Sumber Gambar : Nu Online)
Dirikan Lembaga Pendidikan, Ketua IPNU Banjar 2011-2013 Jadi Nominator Pemuda Pelopor Jabar (Sumber Gambar : Nu Online)

Dirikan Lembaga Pendidikan, Ketua IPNU Banjar 2011-2013 Jadi Nominator Pemuda Pelopor Jabar

"Tahun 2013 kita mulai bangun tempat untuk belajar anak-anak dan itu semua swadaya masyarakat. Alhamdulillah ada yang mewakafkan seluas 125 meter persegi serta berbagai kebutuhan untuk membangun lembaga ini," kata Irfan kepada Fans Gus Dur, Jumat (21/7).

Fans Gus Dur

Ia menjelaskan, keberadaan LP Maarif Pangandegan di wilayahnya menjadi harapan besar masyarakat agar anak-anak mereka bisa mempelajari ilmu agama Islam. Bahkan, dengan bukti adanya swadaya itu masyarakat semakin yakin akan tekadnya yang benar-benar mengabdikan dirinya di bidang pendidikan bersama para pemuda setempat.

Tak hanya itu, kata Irfan lagi, dukungan dari pihak keluarga, pemerintah setempat serta keluarga besar NU Kota Banjar juga membuatnya semakin optimis untuk lebih mengembangkan lagi pendidikan yang kini digarapnya.

Fans Gus Dur

"Kompetisi dalam ajang pemuda pelopor ini bagi saya adalah salah satu jalan untuk membuka inovasi, pengalaman, jaringan serta motivasi agar lembaga yang sudah saya buat menjadi lebih baik lagi. Satu lagi, semoga bisa menjadi inspirasi bagi pemuda lain untuk mengabdikan kepada masyarakat dari berbagai bidang," ujarnya pria satu anak ini yang juga mantan anggota PMII Kota Banjar.

Ia menambahkan, setelah proses seleksi administrasi, wawancara di Hotel Endah Parahyangan Bandung, Kamis (13/7) serta kunjungan langsung (fact finding) tim juri dari Dispora Jawa Barat pada Kamis (20/7), Irfan harap bisa mengungguli kompetitornya di bidang pendidikan yang berasal dari Kabupaten Garut, Kabupaten Cirebon dan juga Kota Bogor.

"Mudah-mudahan saya bisa menyusul Rekan Deris (Mantan Ketua IPNU Banjar 2009-2011) yang sebelumnya menjadi pemuda pelopor tahun 2016 dan berhasil menjadi juara, meskipun harapan kelima tingkat nasional," pungkasnya. (Muhafid/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Humor Islam, Habib Fans Gus Dur

Kamis, 18 Januari 2018

Gelar Konferwil, Muslimat Sulsel Bertekad Wujudkan Indonesia Sejahtera

Makassar, Fans Gus Dur

Pembukaan Konferensi Wilayah Ke-10 Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan yang bertema ‘Bersatu Mewujudkan Indonesia Damai Sejahtera’ dihadiri Menteri Sosial Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansah, Sabtu (5/3) di Gedung IMMIM Makassar.

"Tak lupa pula kami mengucapkan terima kasih dan bimbingannya selama ini kepada Ibu Ketua Umum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa dan Bapak Ketua NU Sulsel H Iskandar Idy yang selama ini banyak membantu Muslimat NU Sulsel," ujar Ketua PW Muslimat NU Sulsel Hj Nurul Fuadi.

Konferwil Muslimat NU bukan hanya menjadi acara rutinitas belaka, lanjutnya, melainkan sebagai suatu kemutlakan proses kaderisasi ditubuh NU. Tentunya juga tidak hanya membicarakan suksesi pemilihan ketua, tetapi lebih dari itu Konferwil harus dijadikan sebagai titik awal untuk melahirkan ide dan gagasan eksistensi Muslimat Sulsel 5 tahun ke depan.

Gelar Konferwil, Muslimat Sulsel Bertekad Wujudkan Indonesia Sejahtera (Sumber Gambar : Nu Online)
Gelar Konferwil, Muslimat Sulsel Bertekad Wujudkan Indonesia Sejahtera (Sumber Gambar : Nu Online)

Gelar Konferwil, Muslimat Sulsel Bertekad Wujudkan Indonesia Sejahtera

Ketua PWNU Sulsel H Iskandar Idy dalam sambutannya berterima kasih kepada Muslimat NU Sulsel yang telah memberikan kontribusi besar atas eksistensi Nahdlatul Ulama di Sulawesi Selatan.

"Tentunya kebesaran Muslimat NU di Sulsel, tentunya menjadi gambaran umum atas kebesaran NU di Sulawesi Selatan dan semoga Muslimat NU semakin jaya," ujarnya.

Fans Gus Dur

Dalam sambutannya, Khofifah mengajak seluruh kader Muslimat NU Sulawesi Selatan untuk membesarkan NU di Sulawesi Selatan.

"Harapan kami seluruh unsur masyarakat, mulai dari Ulama, Pemerintah, dan Ormas harus menjadi pelopor kekuatan ukhuwah (persatuan), ketika ini terwujud tak ada lagi isu-isu yang sebenarnya melanggar nilai-nilai Agama, tetapi karena atas nama HAM, kita sesama Warga Indonesia selalu berdebat atas suatu persoalan Bangsa, sebut saja LGBT misalnya," ujar Khofifah.

Tak hanya itu terkadang ada masalah besar, tambah Khofifah, tetapi karena luput dari liputan media, sehingga persoalan ini disepelekan, sebut saja narkoba, berapa banyak warga Indonesia yang meninggal atas penyalahgunaan Narkoba, apakah ini bukan teror bagi Bangsa Indonesia ? Bandingkan saja dengan teror yang terjadi di Thamrin beberapa waktu lalu, semua media mengekspos, tetapi ketika Teror narkoba atas Bangsa Indonesia terjadi, tidak semua media mengekspos, padahal narkoba adalah teror yang sesungguhnya.

"Olehnya itu mari bersama-sama mulai dari keluarga terkecil, agar menjauhi Narkoba serta budaya-budaya yang menyalahi Norma Agama dan Norma Masyarakat," tambahnya.

Fans Gus Dur

Tampak hadir Wakil Ketua Muslimat NU Sulsel yang juga Rektor UIM Hj Majdah M Zain, Kakanwil Sulsel Abd Wahid Thahir yang juga Ketua PCNU Makassar, Sekretaris PWNU Sulsel Arfin Hamid, Ketua PW GP Ansor NU Sulsel Muh Tonang Cawidu, Para Ketua Lembaga dan Badan Otonom NU di Sulsel serta para Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama se-Sulawesi Selatan. (Andy Muhammad Idris/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Humor Islam, Habib Fans Gus Dur

Minggu, 14 Januari 2018

Ini Cerita Romo Franz Magnis Suseno Soal Humor Gus Dur

Jombang, Fans Gus Dur. Romo Franz Magnis-Suseno dikenal sangat dekat dengan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur). Karena kedekatannya, banyak cerita humor yang bisa dikisahkan untuk mengenang kebersamaan bersama tokoh pluralisme ini.?

Salah satu humor yang masih melekat bagi tokoh agama ini adalah soal tiga orang yang sedang antri di depan pintu surga. Ketiga orang itu, satu orang pendeta, satu orang kiai dan satu orang yang berpakaian compang-camping.?

Ini Cerita Romo Franz Magnis Suseno Soal Humor Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Cerita Romo Franz Magnis Suseno Soal Humor Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Cerita Romo Franz Magnis Suseno Soal Humor Gus Dur

Saat pendeta dan kiai sedang khusyu dan tawaduk menunggu antrian masuk sorga, tiba-tiba datang lelaki berpakaian compang-camping dan langsung menyibak antrian dan ternyata dipersilahkan oleh malaikat untuk memasuki pintu sorga. Melihat itu, sang kiai dan pendeta bertanya heran kepada malaikat,?

"Siapa dia? Kenapa orang seperti itu bisa seenaknya masuk sorga dan mendahului kami?" kisah Romo Magnis dalam Bahasa Inggris dihadapan rombongan pastor lintas Negara yang berkunjung ke Pesantren Tebuireng, Rabu (9/8).

Mendapat pertanyaan itu, malaikat menjawab, "Dia itu sopir bis jurusan Jakarta. Dia berhak masuk sorga lebih dulu, “ jawabnya enteng.

Jawaban malaikat ini tentu semakin membuat heran pendeta dan kyai yang sudah lama antri didepan pintu surga. mungkin karena mereka merasa lebih berhak masuk lebih dulu.

Fans Gus Dur

” Amalan apa yang bisa membuat dia berhak lebih dulu dari kami,” ujar mereka kembali bertanya.

Malaikat kemudian menjawab enteng.

“Karena dia saat duduk di belakang kemudi, semua penumpang terjaga dan berdoa dengan khusyu (karena sopir ngebut). Sementara kalian, saat kalian berkhotbah di mimbar, umat kalian justru mengantuk dan tertidur lelap," tutur Romo Magniz yang langsung disambut tawa para pastor. (Muslim Abdurrahman).

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur

Fans Gus Dur Humor Islam, AlaSantri, Berita Fans Gus Dur

Sabtu, 13 Januari 2018

GP Ansor Curahdami Salurkan Zakat Fitrah Batalyon Infanteri 514

Bondowoso, Fans Gus Dur?



Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso memfasilitasi penyaluran zakat fitrah dari Batalyon Infanteri 514/Raider Bondowoso Rabu (21/6) siang.

GP Ansor Curahdami Salurkan Zakat Fitrah Batalyon Infanteri 514 (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Curahdami Salurkan Zakat Fitrah Batalyon Infanteri 514 (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Curahdami Salurkan Zakat Fitrah Batalyon Infanteri 514

Ketua GP Ansor Kecamatan Curahdami Adam Bahrudi mengatakan, penyaluran zakat diawali dengan serah terima dari pihak 514 kepada Pengurus PAC Gerakan Pemuda Ansor Curahdami.

Kemudian dilanjutkan acara pendistribusian dengan mendatangi kaum dhuafa dan kaum jompo dari rumah ke rumah, kepda sekitar 200 orang.

"Ini atas inisiasi dari PAC ? GP Ansor Curahdami, dimana masih banyak ditemukan kondisi masyarakat yang sangat butuh uluran tangan," jelasnya.

Fans Gus Dur

Pemuda Ansor Curahdami, kata dia, mencoba sedikit memberikan keringanan terhadap kaum duafa dengan mengkoordinir zakat fitrah yang ada di Batalyon infanteri 514/Raider (Sabaddha Yudha).

Ia berharap kegiatan sosial tersebut bisa membantu memberikan kebahagian kepada fakir miskin agar bisa merasakan indahnya ber-Idul Fitri. (Ade Nurwahyudi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur

Fans Gus Dur Daerah, Humor Islam Fans Gus Dur

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock