Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Februari 2018

Pemenang Lomba MWC dan Ranting NU Sehat Dapat Dana Pembinaan 39 Juta

Pringsewu, Fans Gus Dur. Dalam rangka mewujudkan organisasi yang berkualitas serta meningkatkan motivasi pengurus untuk terus berkhidmah di NU, PCNU Pringsewu menggelar Kegiatan Lomba MWCNU dan Ranting NU Sehat Se-Kabupaten Pringsewu.

Setelah dilakukan Proses Penilaian oleh Tim Khusus terhadap 9 MWC dan 131 Ranting selama lebih kurang 3 bulan, para pemenang lomba diumumkan pada Kamis (19/1) dibarengkan dengan Pringatan Hari Lahir NU ke 91 tingkat Kabupaten Pringsewu di Gedung NU setempat.

Pemenang Lomba MWC dan Ranting NU Sehat Dapat Dana Pembinaan 39 Juta (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemenang Lomba MWC dan Ranting NU Sehat Dapat Dana Pembinaan 39 Juta (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemenang Lomba MWC dan Ranting NU Sehat Dapat Dana Pembinaan 39 Juta

"Ada tiga MWC dan tiga Ranting dari setiap Kecamatan yang kita pilih sebagai Juara. Dan mereka berhak mendapatkan Thropi, Hadiah serta dana Pembinaan dari PCNU Pringsewu," Jelas Ketua Tanfidziyyah H. Taufiqurrohim disela-sela pengumuman lomba tersebut.

Mas Tas Taufik, begitu Ia biasa disapa menjelaskan bahwa dana untuk pembinaan pemenang lomba tersebut mencapai 39 juta. "Kita berharap kedepan Jamiyyah NU di Kabupaten Pringsewu terus meningkatkan kualitas organisasi dan pengurus akan lebih serius lagi dalam mengurus ummat," harapnya.

Fans Gus Dur

Ia menjelaskan pula bahwa beberapa indikator Tim penilai dalam memberikan nilai antara lain adalah ketertiban administrasi, kuantitas dan kualitas realisasi program kerja dan kelengkapan organisasi. Setelah penilaian dengan langsung terjun ke daerah tersebut dilaksanakan akhirnya terpilih MWC NU Kecamatan Adiluwih menjadi Juara I Lomba tingkat Kecamatan. Untuk Juara II diraih oleh MWC NU Pringsewu dan Juara III diraih oleh MWC NU Pagelaran.

Selain itu Tim Penilai juga memberikan penghargaan kepada beberapa MWC yang menonjol dalam kategori tertentu. Diantara Kategori tersebut adalah Kelengkapan Badan Otonom dan Lembaga, Keaktifan Lembaga Pendidikan Maarif, Kekompakan dengan Banom dan beberapa kategori lain.

Sementara untuk Pemenang Lomba Ranting NU Sehat sebagai berikut: Kecamatan Adiluwih. Juara I Ranting NU Bandung Baru, Juara II Ranting NU Tri Tunggal Mulyo dan Juara III Ranting NU Srikaton. Kecamatan Pringsewu. Juara I Ranting NU Fajar Agung Barat, Juara II Ranting NU Fajaresuk dan Juara III Ranting NU Margakaya.

Kecamatan Pagelaran. Juara I Ranting NU Sumberejo , Juara II Ranting NU Patoman dan Juara III Ranting NU Tanjung Dalam. Kecamatan Ambarawa. Juara I Ranting NU Jati Agung , Juara II Ranting NU Ambarawa dan Juara III Ranting NU Sumberagung . Kecamatan Banyumas . Juara I Ranting NU Mulyorejo , Juara II Ranting NU Banyumas dan Juara III Ranting NU Sri Rahayu.

Fans Gus Dur

Kecamatan Pagelaran Utara. Juara I Ranting NU  Margosari, Juara II Ranting NU Gunung Raya  dan Juara III Ranting NU Fajar Mulya. Kecamatan Gading Rejo . Juara I Ranting NU Tegalsari, Juara II Ranting NU Klaten dan Juara III Ranting NU Gadingrejo.

Kecamatan Pardasuka. Juara I Ranting NU Pujodadi, Juara II Ranting NU Rantau Tijang  dan Juara III Ranting NU Pardasuka. Kecamatan Sukoharjo . Juara I Ranting NU Waringin Sari Barat, Juara II Ranting NU  Panggungrrjo Utara dan Juara III Ranting NU Siliwangi.

Hadiah bagi Pemenang MWC NU Sehat diserahkan langsung oleh Mustasyar PCNU Pringsewu KH. Sujadi didampingi oleh Jajaran Jajaran Syuriyah dan Tanfidziyyah PCNU Pringsewu. Sementara untuk Lomba Ranting NU Sehat penyerahan diberikan oleh setiap Ketua MWC masing-masing. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Budaya, Internasional, Nahdlatul Fans Gus Dur

Sabtu, 10 Februari 2018

Palestina Upayakan Penyelidikan Internasional Kematian Arafat

Ramallah, Fans Gus Dur. Presiden Palestina Mahmoud Abbas mendesak dilakukannya penyelidikan internasional mengenai kematian pendahulunya Yasser Arafat pada 2004, kata Komite Sentral Faksi Fatah, pimpinan Abbas, Ahad (17/11).

Palestina Upayakan Penyelidikan Internasional Kematian Arafat (Sumber Gambar : Nu Online)
Palestina Upayakan Penyelidikan Internasional Kematian Arafat (Sumber Gambar : Nu Online)

Palestina Upayakan Penyelidikan Internasional Kematian Arafat

Dalam kunjungannya ke Ibu Kota Mesir, Kairo, baru-baru ini, Abbas meminta Sekretaris Jenderal Liga Arab agar mengaktifkan resolusi lama organisasi tersebut untuk membentuk komite penyelidikan internasional mengenai kematian Arafat, kata Nabul Abu Rudeinah, Juru Bicara Abbas dan Komite Sentral, sebagaimana dilaporkan Xinhua.

Arafat meninggal di satu rumah sakit Prancis di dekat Paris akibat gangguan darah. Namun pemeriksaan barang-barang miliknya dan kemudian penggalian kerangkanya untuk analisis lebih lanjut tahun lalu menunjukkan ia mungkin telah diracuni dengan radioaktif polonium-210.

Fans Gus Dur

Dua pekan lalu, panel penyelidikan Palestina menuduh Israel berada di belakang kematian Arafat sebagai satu-satunya tersangka pertama dan mendasar. (antara/mukafi niam)

Foto:AFP

Fans Gus Dur

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Internasional, Pendidikan Fans Gus Dur

Jumat, 02 Februari 2018

Kader NU Dinobatkan sebagai Mahasiswa Terbaik IAIN Pontianak

Kader NU Dinobatkan sebagai Mahasiswa Terbaik IAIN Pontianak

Pontianak, Fans Gus Dur - Salah satu kader NU bernama Muslimin sukses meraih prestasi membanggakan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Kalimantan Barat. Ia dinobatkan sebagai mahasiswa dengan lulusan tercepat, mahasiswa terbaik, dan mahasiswa termuda di Fakultas Usuludin Adab dan Dakwah.

Kader NU Dinobatkan sebagai Mahasiswa Terbaik IAIN Pontianak (Sumber Gambar : Nu Online)
Kader NU Dinobatkan sebagai Mahasiswa Terbaik IAIN Pontianak (Sumber Gambar : Nu Online)

Kader NU Dinobatkan sebagai Mahasiswa Terbaik IAIN Pontianak

Mahasiswa yang masih aktif di Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMI) ini ditetapkan sebagai mahasiswa peraih prestasi terbanyak dalam wisuda IAIN Pontianak yang diselenggarakan di aula praktik Qira’ah Ibadah Syekh? Abdur Rani Mahmud IAIN Pontianak, Sabtu (30/4).

Fans Gus Dur

“Penghargaan ini saya raih, mungkin hanya kebetulan saja. Sebab mahasiswa yang lain juga banyak yang hebat,” ucap Muslimin merendah.

Selain kuliah, Muslimin juga aktif di beberapa organisasi internal kampus seperti UKM LPM, Club Menulis IAIN, serta organisasi ekternal kampus yakni IPNU Kalimantan Barat dan PMII Kota Pontianak.

“Penghargaan ini saya persembahkan untuk ibu dan ayah saya, untuk para dosen yang telah mendidik saya, serta untuk para sahabat-sahabat PMII, dan seluruh kawan-kawan mahasiswa yang mengenal saya,” ucapnya saat memberikan sambutan di acara wisuda IAIN Pontianak.

Fans Gus Dur

Pria yang akrab disapa Imin ini juga mendapat apresiasi dari Ketua Pengurus Komisariat PMII IAIN Pontianak Hasanie Mubarok. Ia mengaku bersyukur atas capaian Muslimin.

“Prestasi Sahabat Muslimin cukup menggembirakan. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi sahabat-sahabat yang lain untuk meneruskan jejak sahabat Muslimin dalam menorehkan prestasi, baik dalam bidang akademik maupun non akademik,” ujarnya. (Dody Afrilian/Mahbib)

?

Kader NU Dinobatkan sebagai Mahasiswa Terbaik IAIN Pontianak

Pontianak, Fans Gus Dur

Salah satu kader NU bernama Muslimin sukses meraih prestasi membanggakan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Kalimantan Barat. Ia dinobatkan sebagai mahasiswa dengan lulusan tercepat, mahasiswa terbaik, dan mahasiswa termuda di Fakultas Usuludin Adab dan Dakwah.

Mahasiswa yang masih aktif di Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMI) ini ditetapkan sebagai mahasiswa peraih prestasi terbanyak dalam wisuda IAIN Pontianak yang diselenggarakan di aula praktik Qira’ah Ibadah Syekh? Abdur Rani Mahmud IAIN Pontianak, Sabtu (30/4).

“Penghargaan ini saya raih, mungkin hanya kebetulan saja. Sebab mahasiswa yang lain juga banyak yang hebat,” ucap Muslimin merendah.

Selain kuliah, Muslimin juga aktif di beberapa organisasi internal kampus seperti Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Pers Mahasiswa (UKM LPM), Klub Menulis IAIN, serta organisasi ekternal kampus yakni IPNU Kalimantan Barat dan PMII Kota Pontianak.

“Penghargaan ini saya persembahkan untuk ibu dan ayah saya, untuk para dosen yang telah mendidik saya, serta untuk para sahabat-sahabat PMII, dan seluruh kawan-kawan mahasiswa yang mengenal saya,” ucapnya saat memberikan sambutan di acara wisuda IAIN Pontianak.

Pria yang akrab disapa Imin ini juga mendapat apresiasi dari Ketua Pengurus Komisariat PMII IAIN Pontianak Hasanie Mubarok. Ia mengaku bersyukur atas capaian Muslimin.

“Prestasi Sahabat Muslimin cukup menggembirakan. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi sahabat-sahabat yang lain untuk meneruskan jejak sahabat Muslimin dalam menorehkan prestasi, baik dalam bidang akademik maupun non akademik,” ujarnya. (Dody Afrilian/Mahbib)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Internasional Fans Gus Dur

Rabu, 31 Januari 2018

Tabib Pagar Nusa Obati Warga Sunter

Jakarta, Fans Gus Dur. Selepas membaca Barzanji dan istigotsah, Departemen Ketabiban Pimpinan Pusat Pencak Silat NU Pagar Nusa membuka praktek mengobati ragam penyakit dan konsultasi kesehatan di Telaga Dua, Kelurahan Sunterjaya, Jakarta Utara Selasa malam (2/12).

Pagar Nusa menerjunkan 4 orang tabibnya. Haji Suroso menangani warga yang bermasalah dengan mata. Ia menetesi dengan obat berbentuk cairan yang disebutnya gurah mata.

Tabib Pagar Nusa Obati Warga Sunter (Sumber Gambar : Nu Online)
Tabib Pagar Nusa Obati Warga Sunter (Sumber Gambar : Nu Online)

Tabib Pagar Nusa Obati Warga Sunter

Di bagian lain, di salah satu rumah warga, ada Haji Prayitno yang melakukan bekam di punggung. Berbeda dengan biasanya pada pengobatan model itu, dia menggunakan tanduk kambing. ?

Fans Gus Dur

"Mas Prayitno ini orang Wahabi, Mas. Dia pengikut aliran Wahabiyah," terang Ali Rahman, pengurus Pagar Nusa. "Maksudnya, dia pernah nyantri di Tambakberas, pesantren Kiai Wahab Hasbullah," lanjutnya sambil terkekeh.

Sementara Gus Heru menangani beragam keluhan. Seorang ibu misalnya, mengeluhkan mulutnya yang tidak bisa bicara dengan jelas. Disusul orang tua yang mengaku tak bisa melipat kakinya dalam waktu lama. Ada juga yang mengaku kurang pendengaran. Serta berpenyakit amandel.

Fans Gus Dur

Ia biasanya memulai dengan mendeteksi pasien melalui denyut nadi, kemudian mengurutnya. Tak hanya itu, ia memberikan resep herbal untuk konsumsi di rumah.

Di bagian lain H Shomad SM sedang menangani anak 2 tahun. Revana namanya. Shomad meraba anak itu mulai tangan, kaki, dan kepala. Sementara ibunya menangis, sambil sesekali mengusap air mata dengan kain. Ayahnya yang memangku Revana, berkaca-kaca di balik mata.

“Revana tak bisa bicara cuma nangis saja,”kata ibunya.

Menurut dia, anak keduanya itu jangankan berjalan, duduk saja sampai kini belum bisa.

Padahal ia pernah dirawat di rumah sakit selama 20 hari, tapi sampai sekarang belum ada perubahan. “Kalau menurut dokter kepalanya kecil. Nggak ada penjelasan lain,” katanya sambil kembali sesenggukan.

Ketua Perguruan Silat Sapu Jagat Pagar Nusa, Condet, Jakarta Timur, Ki Cokro Santri meminta hadirin membacakan shalawat Nabi untuk kesembuhan Revana.

Pengobatan gratis ala Pagar Nusa tersebut tidak sampai di situ. Para tabibnya bersedia dihubungi untuk membantu menyelesaikan keluhan.

Hadir pada kesempatan itu, Ketua RT setempat, anak-anak muda Majelis Diniyah Al-Fatah, serta belasan pengurus Pagar Nusa. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Kiai, Internasional, Jadwal Kajian Fans Gus Dur

Selasa, 30 Januari 2018

Dinamika Gedung Kantor NU Surakarta

Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surakarta yang terletak di Jl Honggowongso ini sudah ada sejak tahun 1969. Ketika itu, NU yang masih berdiri sebagai partai menggunakan gedung ini sebagai kantornya.

Pada prasasti peresmian yang terpampang di salah satu ruang kantor PCNU Solo, terdapat sejumlah data dimulainya pembangunan sampai peresmian. Gedung Partai NU Kotamadya Surakarta ini mulai dibangun pada tanggal 1 Agustus 1968 M / 6 Djumadil Awwal 1388 H. Bangunan ini berdiri di atas tanah wakaf dari Moh. Jusuf Darori, BA, salah seorang simpatisan NU pada waktu itu.

Dinamika Gedung Kantor NU Surakarta (Sumber Gambar : Nu Online)
Dinamika Gedung Kantor NU Surakarta (Sumber Gambar : Nu Online)

Dinamika Gedung Kantor NU Surakarta

Setelah hampir 1 tahun proses pembangunan, akhirnya gedung tersebut selesai dibangun. Tepatnya pada tanggal 8 Pebruari 1969 M / 22 Dzul Qo’dah 1388 H, Ketua NU Wilayah Jawa Tengah, KH Imam Sofwan, meresmikan gedung. Pembangunan dan peresmian gedung ini juga turut direstui sejumlah tokoh PBNU, diantaranya KH Dr. Idham Chalid, KH Moh Dahlan, dan KH Achmad Sjaichu.

Setelah Khittah NU di Muktamar NU ke-27 tahun 1984 di Situbondo, NU kembali menjadi Jam’iyyah seperti pada pembentukan awalnya dan menyatakan tak lagi menjadi partai politik. Keputusan ini kemudian juga menimbulkan konsekuensi pada kantor partai NU di Surakarta. Kantor itu kemudian juga ber-khittah, menjadi kantor PCNU Kota Surakarta.

Fans Gus Dur

Sampai sekarang, kantor ini masih berdiri megah di tengah modernitas kota. Beberapa perbaikan gedung telah banyak dilakukan. Dan terakhir, pada tahun 2012 lalu, gedung simbol warga NU Solo ini mengalami renovasi yang semakin menjadikan bangunannya bertambah kuat dan terlihat sedap dipandang. Harapannya, semoga perubahan itu juga menular pada organisasi NU-nya, semakin kuat dan indah jua. (Ajie Najmuddin/Red: Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur

Fans Gus Dur Jadwal Kajian, Tegal, Internasional Fans Gus Dur

Minggu, 28 Januari 2018

Adakah Dalil Naqli atas Keimanan Orang Tua Nabi Muhammad SAW?

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

Yang terhormat redaksi Bahtsul Masail Fans Gus Dur. Kami pernah mendengar seorang kiai menjelaskan sifat-sifat terpuji nenek moyang Nabi Muhammad SAW. Bahkan kiai ini mengatakan bahwa orang-orang tua adalah orang-orang beriman yang taat dan saleh dalam beragama. Mohon keterangannya. Terima kasih atas penjelasannya. Wassalamu ‘alaikum wr. wb. (Abdullah/Jakarta).

Adakah Dalil Naqli atas Keimanan Orang Tua Nabi Muhammad SAW? (Sumber Gambar : Nu Online)
Adakah Dalil Naqli atas Keimanan Orang Tua Nabi Muhammad SAW? (Sumber Gambar : Nu Online)

Adakah Dalil Naqli atas Keimanan Orang Tua Nabi Muhammad SAW?

Jawaban

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

Penanya dan pembaca yang budiman. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan petunjuk-Nya untuk kita semua. Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang dipersiapkan Allah SWT sebagai makhluk paling sempurna. Karenanya Allah memelihara benar nenek moyang yang menjadi cikal-bakal melahirkan Nabi Muhammad SAW.

Fans Gus Dur

Nabi Muhammad SAW dilahirkan dari nenek moyang yang patuh kepada Allah SWT. Mereka semua dipelihara oleh Allah SWT agar tidak melakukan dosa-dosa besar seperti penyembahan berhala, berzina, menumpahkan darah orang lain, dan perbuatan keji lainnya.

Fans Gus Dur

Syekh Ibrahim Al-Baijuri menyebutkan sejumlah dalil naqli yang menjelaskan dalam karyanya keimanan dan kesucian nenek moyang hingga kedua orang tua Nabi Muhammad SAW yang kami kutip sebagai berikut.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “Kalau kau mengerti bahwa ahli fatrah itu selamat dari siksa neraka menurut pendapat rajih (yang kuat), maka tentu kamu mengerti bahwa kedua orang tua Rasulullah SAW selamat dari siksa neraka karena keduanya ahli fatrah. Bahkan semua bapak moyang Rasulullah SAW (hingga ke Nabi Adam AS) selamat dari siksa neraka. Kita memutuskan bahwa mereka adalah orang-orang beriman tanpa tercederai oleh kekufuran, perbuatan keji, perilaku aib, dan perilaku buruk apapun yang lazim di zaman Jahiliyah. Pendapat ini didasarkan pada dalil naqli seperti firman Allah SWT dalam Surat As-Syu‘ara ayat 219 yang berbunyi, ‘Dan ketika engkau bolak-balik dalam orang-orang yang sujud (sembahyang)’; dan sabda Rasulullah SAW ‘Aku senantiasa berpindah-pindah dari tulang-tulang sulbi yang murni ke rahim-rahim yang suci’, dan banyak hadits lain yang statusnya mutawatir,” (Lihat Syekh Ibrahim Al-Baijuri, Hasyiyah Tuhfatil Murid ala Jauharatit Tauhid, Indonesia, Daru Ihyail Kutubil Arabaiyah, tanpa tahun, halaman 19).

Sejumlah dalil naqli itu kemudian dideskripsikan ulang dalam bentuk syair yang indah dalam Al-Barzanji, kitab yang lazim dibaca warga Ahlusunnah wal Jamaah NU yang kami kutip sebagai berikut.

? ? ? ?/? ? ? ?

? ? ? ? ?/? ? ? ? ?

Artinya, “Tuhan memelihara kemuliaan Nabi Muhammad SAW/bapak moyangnya yang mulia demi menjaga namanya (Nabi Muhammad SAW).

Mereka meninggalkan zina sehingga aib tidak mencoreng muka/sejak Nabi Adam AS hingga bapak dan ibunya,” (Lihat Barzanji Natsar dalam Majmu’atul Mawalid wal Ad’iyah, tanpa tahun, Jakarta, Al-‘Aidrus, halaman 76).

Dari dua dalil naqli yang disebutkan oleh Syekh Al-Baijuri ini, kita dapat menyimpulkan bahwa sejak Nabi Adam AS nenek moyang hingga kedua orang tua Nabi Muhammad SAW adalah orang baik yang saleh dan taat beragama. Di samping itu mereka semua adalah orang-orang yang dipelihara oleh Allah dari perbuatan-perbuatan tercela.

Demikian jawaban yang dapat kami kemukakan. Semoga bisa dipahami dengan baik. Kami selalu terbuka dalam menerima saran dan kritik dari para pembaca.

Wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq

Wassalamu ’alaikum wr. wb.


(Alhafiz Kurniawan)Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Doa, Internasional Fans Gus Dur

Jumat, 26 Januari 2018

Kenalkan NU Sejak Dini dengan Lomba Mewarnai

Bondowoso, Fans Gus Dur. Dalam rangka menyemarakkan datangnya bulan Muharram 1439 Hijriah, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Jambesari Darus Sholah menggelar lomba mewarnai lambang NU untuk siswa taman kanak-kanak atau raudlatul athfal (TK/RA) sekecamatan setempat.

Kenalkan NU Sejak Dini dengan Lomba Mewarnai (Sumber Gambar : Nu Online)
Kenalkan NU Sejak Dini dengan Lomba Mewarnai (Sumber Gambar : Nu Online)

Kenalkan NU Sejak Dini dengan Lomba Mewarnai

Perlombaan tersebut berlangsung di Aula Balai Desa Jambe Anom, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Rabu (27/9).

Ketua MWCNU Kecamatan Jambesari Darus Sholah Abdul Mufid menjelaskan, kegiatan ini dimaksudkan sebagai upaya mendidik generasi Islam sejak dini agar mengenal tahun baru Islam yang biasa dikenal dengan kalender hijriah.

"Kegiatan ini juga untuk mengenalkan sejak dini kepada anak-anak kepada NU," tambahnya.

Melalui peringatan hari besar ini, anak-anak diharapkan bisa mengenang peristiwa-peristiwa penting yang terjadi beberapa ratus tahun silam sejak Nabi Adam sampai dengan Nabi Muhammad, yang terjadi pada 10 Muharram.

Fans Gus Dur

Selain lomba, MWCNU Jambersari Darus Sholah juga menggelar agenda tahunan santunan anak yatim. Satunan kepada kaum duafa ini dilaksanakan MWCNU setempat tiap 10 Muharram tiba.

"Malam Sabtu nantinya akan di gelar istighotsah dan santunan anak yatim sebanyak 100 anak yatim serta pelantikan pengurus ranting MWCNU dan insyaallah Bapak Bupati Bondowoso hadir," ucapnya. (Ade Nurwahyudi/Mahbib)

Fans Gus Dur

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Internasional, Pahlawan Fans Gus Dur

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock