Tampilkan postingan dengan label Pemurnian Aqidah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemurnian Aqidah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Februari 2018

Larijani: Perundingan Satu-Satunya Cara Atasi Nuklir Iran, Bukan Sanksi

Tehran, Fans Gus Dur. Negosiator nuklir Iran Ali Larijani, Kamis (21/6), mengatakan kepada kekuatan-kekuatan dunia bahwa satu-satunya cara mengatasi krisis nuklir Iran adalah melalui jalur perundingan dan bukannya penjatuhan sanksi.



Larijani: Perundingan Satu-Satunya Cara Atasi Nuklir Iran, Bukan Sanksi (Sumber Gambar : Nu Online)
Larijani: Perundingan Satu-Satunya Cara Atasi Nuklir Iran, Bukan Sanksi (Sumber Gambar : Nu Online)

Larijani: Perundingan Satu-Satunya Cara Atasi Nuklir Iran, Bukan Sanksi

Namun Amerika Serikat (AS) mengungkapkan, penjatuhan sanksi adalah langkah terbaik bagi Iran untuk menghentikan pengayaan uraniumnya. AS mendesak Iran untuk merubah "ranah kontroversial" nya. AS dan sekutu-sekutunya menuduh program nuklir Iran adalah untuk pembuatan senjatan pemusnah massal.

"Dengan resolusi (DK PBB), mereka tidak dapat menghentikan keinginan Iran, namun mereka bisa mencapai solusi melalui negosiasi-negosiasi," terang Larijani.

Fans Gus Dur

AS sebelumnya mengatakan, pihaknya bersama lima anggota kekuatan dunia lainnya (Inggris, Rusia, Perancis, German, dan China) telah mulai membahas sejumlah sanksi kepada Iran atas program nuklirnya.

Iran berulang kali mengatakan tekanan apapun tidak akan mampu menghentikan program nuklirnya untuk tujuan damai yaitu sebagai pembangkit tenaga listrik.

Fans Gus Dur

"Kata-kata kasar terhadap bangsa Iran akan menuai respon yang lebih kuat...jika mereka berbicara dengan lembut dan logis, ini adalah demi keuntungan mereka sendiri," kata Larijani dalam pidatonya di Tehran beberapa waktu lalu.

Sumber Reuters melaporkan, Larijani dijadwalkan akan bertemu dengan Ketua Badan Pengawas Atom PBB Mohamed ElBaradei di Wina pada Jumat dan Javier Solana di Lisbon, Sabtu.

Pertemuan terakhir antara Larijani dan Solana di Madrd bulan lalu, tidak menghasilkan terobosan atas isu nuklir Iran dan mendesak kekuatan-kekuatan Barat untuk memperingatkan Iran menghadai sanksi keras.

Larijani mengatakan: "Negara-negara yang biasa berpikir bahwa dengan mengeluarkan sejumlah resolusi kepada kita, kita akan mundur. Namun realitasnya adalah bahwa kita sedang memperjuangkan hak-hak kita." (dar)Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Makam, Pemurnian Aqidah Fans Gus Dur

Sabtu, 24 Februari 2018

Ansor Minta Anggotanya Rangkul Eks-HTI

Jakarta, Fans Gus Dur - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyerukan Ansor dan Banser di seluruh Indonesia untuk tidak memusuhi eks-anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) setelah organisasi masyarakat (ormas) tersebut resmi dibubarkan Pemerintah. Bahkan Yaqut meminta anggota eks-HTI dirangkul dan diajak bersama membangun negeri.

"Jangan dimusuhi, nggak boleh. Saya meminta seluruh anggota Ansor dan Banser untuk merangkul mereka, kembali ke Ibu Pertiwi, bersama-sama memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tegak berdiri, membangun negara tercinta ini," tegas Gus Yaqut, sapaan akrab pria yang juga anggota DPR RI ini, Sabtu (22/7).

Ansor Minta Anggotanya Rangkul Eks-HTI (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Minta Anggotanya Rangkul Eks-HTI (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Minta Anggotanya Rangkul Eks-HTI

Menurut Gus Yaqut, para eks-HTI adalah saudara seiman, saudara se-ukhuwah Islamiyah sehingga wajib hukumnya untuk tidak dimusuhi, dikucilkan. "Terhadap yang berbeda keyakinan saja kita menghormati, menjalin silaturahmi yang baik, apalagi ini saudara sesama muslim. Wajib hukumnya," katanya.

Fans Gus Dur

Kendati begitu, terkait langkah pemerintah membubarkan HTI melalui Perppu Nomor 2/2017, Ansor mendukung penuh. Pasalnya, sebagai ormas berbadan hukum gerakan HTI dinilai telah bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, serta mengancam keutuhan NKRI.

"Sejak awal kami memang meminta pemerintah membubarkan HTI karena dengan jelas gerakan mereka membahayakan NKRI, bertentangan dengan dasar negara Pancasila dan UUD 1945. Pancasila dan NKRI sudah final, tidak boleh diganggu gugat," tandasnya.

Fans Gus Dur

Gus Yaqut menginstruksikan seluruh anggota Ansor dan Banser untuk mengawal keputusan pemerintah yang membubarkan HTI.

"Ansor dan Banser harus bersinergi dengan seluruh komponen masyarakat mengawal langkah pemerintah tersebut. Namun, tetap dalam koridor hukum. Serahkan semua kepada yang berwajib, tidak boleh bergerak sendiri. Tetap satu barisan satu komando," kata Gus Yaqut. (Red: Mahbib)Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pemurnian Aqidah, Nusantara, RMI NU Fans Gus Dur

Selasa, 13 Februari 2018

Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Kitab Kifayatul Atqiya

Surabaya, Fans Gus Dur. Setiap Manusia yang belajar satu bab ilmu maka lebih baik dari pada shalat seratus rakaat. Itulah yang dikatakan oleh KH Abdussalam Mujib, Pengasuh Ponpes Al-Khoziny Buduran, Sidoarjo saat menerangkan isi kitab Kifayatul Atqiya di Kantor Ikatan Alumni Al-Khoziny Cabang Surabaya, Selasa (1/8).

Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Kitab Kifayatul Atqiya (Sumber Gambar : Nu Online)
Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Kitab Kifayatul Atqiya (Sumber Gambar : Nu Online)

Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Kitab Kifayatul Atqiya

"Nabi Muhammad SAW bersabda barang siapa berangkat pagi hanya untuk menuntut satu bab ilmu maka lebih baik dari pada sholat 100 rakaat, diriwayatkan oleh Imam Ibn Abdul Barr," kata Kiai Abdussalam Mujib mengutip karya Sayyid Bakri Al-Makki Ibnu Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi.

Imam Syafii mengatakan mencari ilmu itu lebih utama daripada shalat sunnah. "Lebih banyak pahalanya mencari ilmu yang manfaat dari pada shalat sunnah," lanjut Kiai Salam.

Keutamaan lainnya adalah apabila orang yang menuntut ilmu tersebut meninggal dunia maka itu dikatakan mati syahid. Hal itu sesuai dengan yang disabdakan oleh Rasulullah diriwayatkan Ibnu Munir dalam kitab Shahih bukhori. 

"Hadist ini untuk memberi semangat kepada tholabul ilmi dan memberi penyemangat," tutur terang Mustasyar PCNU Sidoarjo ini.

Fans Gus Dur

Imam Malik guru dari Imam Syafii bercerita ada seorang santri (orang yang belajar ilmu) yang ingin belajar kepada Imam Malik. Namanya Yahya, sang Imam pun langsung berkata, kalau menuntut ilmu janganlah tidur terus. 

"Seorang santri harus betah melek malam. Kurangi tidur terutama di waktu malam," terang Kiai Salam.

Fans Gus Dur

Diceritakan ada seorang pemuda yang bermimpi bertemu dengan santri yang meninggal di pondok. Semasa hidupnya dihabiskan di pesantren untuk belajar satu bab Ilmu. Saya melihat Allah SWT mengangkat satu drajat di surga. Lalu Allah berkata kepada malaikatNya agar menambai derajat itu dengan warisan para nabi.

Selain keutamaannya, Kiai Salam juga membacakan kitab di halaman 64, yang diterangkan, barang siapa yang mencari ilmu agar menyaingi atau mau mengalahkan orang lain atau memalingkan wajahnya dari manusia atau ingin punya pengaruh. Maka Allah akan memasukkan ke dalam neraka.

"Manusia itu memiliki dua jatah yaitu di surga atau di neraka. Kalau ada manusia yang seperi ini maka dia mengambil jatahnya di neraka," pungkas Kiai Salam. (Rof Maulana/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pemurnian Aqidah, Cerita Fans Gus Dur

Minggu, 04 Februari 2018

Al-Quran Banyak Berisikan Maulid para Nabi

Karanganyar, Fans Gus Dur. Siapa bilang maulid nabi tidak ada dasarnya? Dalam Al Qur’an terdapat banyak sekali maulid (kisah) para Nabi. Banyak ayat yang menerangkan kisah maulid, diantaranya Nabi Musa, Maulid Nabi Sulaiman, dan Maulid Nabi Zakaria.

Al-Quran Banyak Berisikan Maulid para Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)
Al-Quran Banyak Berisikan Maulid para Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)

Al-Quran Banyak Berisikan Maulid para Nabi

“Kalau diteliti pasti ada. Bukan tidak ada, tapi kalau hanya dilihat teksnya saja tidak akan kelihatan,” terang Rais A’am Jam’iyyah Ahlith Thoriqah Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah (JATMAN), Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, Selasa (2/5) lalu, di Pesantren Al-Inshof Plesungan Karanganyar.

Keterbatasan akal dalam memahami teks Qur’an, menjadi salah satu penyebab kesalahan dalam menafsirkannya. Dijelaskan oleh Habib Luthfi, Al-Quran dapat diibaratkan sebagai lautan yang luas, sedangkan akal manusia seumpama hanya seujung rambut.

Fans Gus Dur

“Jadi akal yang masuk Al-Qur’an, bukan Al-Quran yang dimasukkan ke akal,” tegasnya.

Fans Gus Dur

Mursyid Thariqah itu mencontohkan kisah Nabi Sulaiman as dengan Burung Hud-Hud. Burung Hud-Hud mengabarkan bahwa ia baru terbang dari sebuah tempat, yakni Kerajaan Saba’. Kabar dari seekor burung, yang tak berakal, dipercayai oleh Nabi Sulaiman.

Pun ketika Nabi Sulaiman hendak memindahkan singgasana milik Ratu Kerajaan Saba’, Bilqis. Salah seorang dari pasukannya yang juga seorang waliyullah, Ahsif bin Balya, menyanggupi perintah tersebut hanya dalam hitungan kejapan mata. Dua hal tersebut, apabila dicerna hanya dengan akal, tentu tidak dapat dipercaya.

Selain menerangkan tentang Maulid, seperti biasa Habib juga memberikan wejangan untuk selalu menjaga NKRI dan UUD 1945. Hal tersebut selaras dengan tema yang diusung, “Dengan Maulid Nabi saw, Kita Tingkatkan Karakter Bangsa, Demi Persatuan dan Kesatuan NKRI”.

Pada kesempatan itu, Habib Luthfi menandatangani peresmian Gedung Kanzus Sholawat yang didirikan di kompleks Pesantren Al-Inshof, disaksikan Wakil Bupati dan Kapolres Karanganyar, serta ribuan jamaah yang hadir.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Ajie Najmuddin

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pemurnian Aqidah, Humor Islam, Kajian Islam Fans Gus Dur

Sabtu, 27 Januari 2018

Kick Off LSN Jawa Timur 1 Dimulai 17 September

Trenggalek, Fans Gus Dur. Pembukaan pertandingan Liga Santri Nusantara (LSN) Jawa Timur I di Kabupaten Trenggalek akan dilakukan 17 September 2017 mendatang. Kepastian jadwal kick off itu disepakati dalam rapat teknis antara panitia region, panitia lokal, PCNU, dan Pemkab Trenggalek, Rabu (27/7).

Menurut Koordinator Region Jawa Timur 1, Habib Mustofa, pertimbangan itu diambil mengingat pada bulan Agustus mendatang Kabupaten Trenggalek memiliki agenda besar, yaitu memperingati hari jadinya.

Kick Off LSN Jawa Timur 1 Dimulai 17 September (Sumber Gambar : Nu Online)
Kick Off LSN Jawa Timur 1 Dimulai 17 September (Sumber Gambar : Nu Online)

Kick Off LSN Jawa Timur 1 Dimulai 17 September

?

"Setelah kami kordinasi dengan panlok, PCNU dan pemkab Trenggalek, kami tetapkan 17 September resmi kick off dilaksanakan, karena sampai akhir Agustus Trenggalek memperingati hari jadi, untuk itu LSN dilaksanakan bulan september," kata Gus Toev saat ditemui usai rapat di Pesantren Bumi Hidayah At-Taqwa Trenggalek.

Fans Gus Dur

?

Seperti diketahui, kompetisi sepakbola santri yang diikuti oleh 32 tim pesantren dari Karesidenan Kediri dan Madiun itu akan dirangkaikan dengan Piala Bupati Trenggalek. Pihak Pemkab sendiri menyatakan kesiapannya untuk mensukseskan LSN 2017.

Menpora RI Imam Nahrawi dijadwalkan hadir di Trenggalek untuk membuka Kickoff. Untuk memeriahkan acara pembukaan, panitia akan mempersiapkan berbagai macam hiburan.?

Fans Gus Dur

"Kami akan maksimalkan pembukaan LSN 2017 ini dengan penampilan penampilan khas Trenggalek, misalnya dibuka dengan shalawat Jaljalut Indonesia, penampilan silat Pagar Nusa, barongan, jaranan, dan hiburan lainya, " kata Gus Loch, Ketua PCNU Trenggalek.

"Kami juga akan kerahkan masa dari seluruh banom NU, santri dan warga Tenggalek untuk menyaksikan Kickoff dengan memaksimakan publikasi di seluruh wilayah Trenggalek dan sekitarnya," imbuh Gus Nur, Ketua panitia ? Lokal. Dia memperkiraan pembukaan LSN akan disaksikan oleh 10.000 penonton. (Zaenal Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Nahdlatul Ulama, Pemurnian Aqidah Fans Gus Dur

Kamis, 18 Januari 2018

PCNU Tanggamus Gelar Konferensi Cabang

Tanggamus, Fans Gus Dur. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Tanggamus menggelar perhelatan rutinan 5 tahun sekali yang menjadi permusyawaratan tertinggi ditingkat cabang yakni Konferensi Cabang PCNU Tanggamus ke IV. 

Acara pembukaan diadakan di kantor PCNU Tanggamus dibuka oleh KH Soleh Bajuri, ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Lampung, dan dihadiri Wakil Bupati Tanggamus, Anggota KPU Kabupaten Tanggamus, Anggota KPU Provinsi, Anggota DPRD Tanggamus, Anggota DPRD Prov. Lampung, seluruh Badan Otonom ditingkat cabang, mulai Muslimat NU, Fatayat NU, GP. Ansor, IPNU, IPPNU undangan dari pengasuh pesantren se-kabupaten Tanggamus, tokoh agama dan masyarakat. 

PCNU Tanggamus Gelar Konferensi Cabang (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Tanggamus Gelar Konferensi Cabang (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Tanggamus Gelar Konferensi Cabang

KH Soleh Bajuri, ketua PWNU Lampung dalam sambutannya mengatakan “Diharapkan moment Konferensi Cabang ini menjadi pemersatu dan sekaligus mengembalikan serta menumbuhkan semangat perjuangan menegakkan Islam Ahlussunnah wal Jama’ah an Nahdliyyah.”

Fans Gus Dur

Acara ini digelar selama 2 hari pada 27-28 Desember 2014 dan dikemas secara sistematis sesuai AD/ART NU yakni pembukaan, pleno 1 Sidang Tata Tertib, pleno 2 LPJ PCNU Tanggamus dilanjutkan pandangan umum, sidang-sidang komisi, pleno 3 pengesahan hasil sidang-sidang komisi dilanjutkan pleno 4 pemilihan pengurus PCNU Tanggamus yang sebelumnya didahului demisioner pengurus lama. 

Fans Gus Dur

Sidang pleno pemilihan pengurus baru dipimpin oleh KH Soleh Bajuri Ketua PWNU Lampung dan sekretaris sidang Mislamudin. Dalam sidang pemilihan pengurus baru ini terpilihlah KH Marzuki Amin sebagai Rais Syuriyah PCNU Tanggamus dan H Amirudin Harun, MPd.I sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Tanggamus. (rudi santoso/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur IMNU, Pemurnian Aqidah, Sejarah Fans Gus Dur

Kebaikan dan Keburukan Sekecil Apa Pun Dibalas Allah

Khutbah I

Kebaikan dan Keburukan Sekecil Apa Pun Dibalas Allah (Sumber Gambar : Nu Online)
Kebaikan dan Keburukan Sekecil Apa Pun Dibalas Allah (Sumber Gambar : Nu Online)

Kebaikan dan Keburukan Sekecil Apa Pun Dibalas Allah

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ?

Fans Gus Dur

Fans Gus Dur

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran surah Az-Zalzalah, ayat 7 dan 8 sebagai berikut:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya: "Barangsiapa berbuat kebaikan sebesar zaroh pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan keburukan sebasar zaroh pun, niscaya ia akan melihat (balasan)nya pula."

Zaroh adalah bagian terkecil dari sesuatu, yang di dalam Ilmu Fisika disebut atom. Allah SWT menegaskan bahwa tak satu pun perbuatan manusia, meski sekecil atom, lepas dari perhatian dan pengawasan Allah SWT. Perbuatan baik, betapapun kecilnya, pasti akan mendapat balasan. Demikian juga perbuatan jelek pasti akan mendapat balasan. Balasan bisa diterima di dunia ini, dan bisa pula di akhirat kelak. Bahkan tidak menutup kemungkinan ada balasan yang tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak bisa lepas dari pergaulan sesama manusia. Dalam pergaulan itu, disadari atau tidak, kita sering melakukan sesuatu yang jelek, seperti bicara ceplas ceplos tak terkendali dan menyakiti orang lain. Orang-orang yang memiliki masalah ADHD, misalnya, biasanya berperilaku impulsif

Perilaku impulsif ditandai dengan ketidakmampuan atau kegagalan mengendalikan gejolak hati. Apa kata hati selalu dituruti, padahal dorongan hati tidak selalu baik. Orang-orang impulsif biasanya sangat emosional. Emosinya seringkali mengalahkan pikirannya meskipun mereka mungkin orang-orang yang sangat cerdas. Jika kita termasuk orang seperti ini, kita harus belajar bagaimana mengendalikan ucapan-ucapan yang tidak baik dan menyakiti orang lain. Kita harus bicara yang baik karena segala sesuatu yang baik merupakan sedekah sebagaimana hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah RA sebagai berikut:

 ? ? ? ? 

Artinya: “Setiap kabaikan adalah sedekah.”

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Oleh karena perkataan yang baik termasuk sedekah, maka perkataan itu pasti akan mendapatkan balasan yang baik dari Allah SWT. Untuk itu, orang-orang emosional atau pemarah harus belajar mengendalikan lisannya agar tidak bicara seenaknya yang dapat merusak hubungan antar personal. Orang-orang seperti ini biasanya memiliki konflik dengan orang lain. Di dalam keluarga mereka berkonflik dengan anggota keluarga lainnya, seperti dengan isteri atau suami, dengan anak atau orang tua, dan dengan kakak atau adik. Di lingkungan tetangga, mereka juga sering menjadi masalah. Di tempat bekerja, mereka juga sering cekcok dengan teman-teman sendiri. Di tempat-tempat ibadah, mereka juga sering membuat ketidak nyamanan orang lain. 

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Silaturrahim bisa terganggu disebabkan oleh perkataan-perkataan yang menyakitkan dari orang-orang emosional. Orang-orang yang sering kita sakiti baik dengan sikap maupun ucapan yang emosional pasti mengalami kesulitan untuk bersaksi bahwa kita orang baik. Padahal kita membutuhkan kesaksian seperti itu ketika kita telah meninggal dunia, misalnya pada saat dibacakan mahasinul mayyit kita dalam upacara takziyah atau layatan. Biasanya, kiai atau ustadz menanyakan kepada pelayat apakah si mayit orang baik. Bagaimana mungkin mereka yang sering kita sakiti akan bersaksi tanpa hambatan bahwa kita orang baik kalau setiap hari di masa hidup kita, kita sering melukai hati mereka? Kalau tokh mereka menjawab bahwa kita orang baik, mungkin mereka mengatakan hal itu hanya di lisan saja karena etika memang menuntut demikian. Padahal di dalam hati, mungkin mereka mengatakan yang sebaliknya. 

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Rasulullah SAW bersabda:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” ( HR Muslim)

Jadi bicara yang baik itu sangat perlu dan kita harus bisa. Jika tidak, sebaiknya kita memilih diam. Mengapa demikian? Sebab setiap amal baik, sekecil apa pun, pasti akan di balas Allah SWT. Perkataan yang baik tidak saja mendapat pahala dari Allah SWT, tetapi juga secara sosial menciptakan suasana kondusif yang memungkinkan masyarakat untuk hidup bersama dengan damai dan tentram. Orang-orang tua kita sering berpesan, “podho-podho sing ngomong, mbok ngomongo sing apik.” Artinya, sama-sama mengeluarkan energi, yakni berbicara, bicaralah yang baik. Maka haruslah kita hindari ucapan-ucapan kotor seperti misuh-misuh, ucapan-ucapan kasar seperti menghujat atau menghardik sebab kesemuanya itu bisa menimbulkan ketidak nyamanan bagi orang lain. Ucapan-ucapan seperti itu pasti akan dicatat malaikat dan kita harus mempertanggung jawabkannya kelak. Pasti akan ada balasan, yakni siksa dari Allah SWT, sebagaimana ditegaskan dalam ayat yang di awal telah disampaikan, yakni:

? ? ? ? ? ?

Artinya: “Dan barangsiapa mengerjakan keburukan sebasar zaroh, atau sekecil apa pun, niscaya ia akan melihat (balasan)nya pula.”

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Hidup di dunia ini hanyalah sebentar. Maka hendaknya hidup yang sangat singkat ini kita manfaatkan sebesar-besarnya untuk menyiapkan bekal yang sebanyak-banyaknya untuk hidup abadi di akhirat nanti. Barangsiapa yang bekal akhiratnya sangat banyak, pasti akan hidup bahagia di surga bersama orang-orang saleh yang di ridhai Allah SWT. Barangsiapa yang bekal akhiratnya sedikit atau bahkan kurang, pasti akan sengsara di akhirat. Mereka akan menjadi geladangan yang mondar-mandir kesana kemari meminta pertolongan. Maka sisa hidup ini marilah kita isi dengan amal-amal saleh sekecil apa pun kesalehan itu agar kita selamat di dunia dan akhirat. Amin, amin, ya rabbal alamin.                                              

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? : ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? 

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ?

Khutbah II

? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ! ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Muhammad Ishom, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pesantren, Pemurnian Aqidah Fans Gus Dur

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock