Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Februari 2018

Keluarga Miliki Peran Strategis Cegah Radikalisme

Jakarta, Fans Gus Dur. Ketua Badan Nasional Penanggunlangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius menilai, keluarga memiliki peran yang strategis dalam mencegah dan mengurangi tindakan radikalisme. Baginya, pada dasarnya radikalisme itu tidak bisa dideteksi karena itu adalah ideologi. Namun demikian, kalau setiap orang waspada, maka radikalisme bisa diidentifikasi.

Keluarga Miliki Peran Strategis Cegah Radikalisme (Sumber Gambar : Nu Online)
Keluarga Miliki Peran Strategis Cegah Radikalisme (Sumber Gambar : Nu Online)

Keluarga Miliki Peran Strategis Cegah Radikalisme

“Biasanya guyub, terus tidak pernah keluar rumah dan terus-terusan berada di depan komputer. Ini juga harus kita waspadai,” katanya saat menjadi narasumber dalam acara diskusi publik dengan tema Radikalisme di Timur Tengah dan Pengaruhnya di Indonesia di Auditorium Gedung PPSDM Jakarta, Sabtu (22/7) sore.

Target-target terorisme, jelas Suhardi, adalah tempat-tempat yang ramai seperti swalayan, terminal, dan tempat kerumunan orang. Baginya, diantara suksesnya aksi teror adalah karena kewaspadaan orang-orang masih kurang.

“Seharusnya kita menguatkan kewaspadaan kita. Misalnya ada orang yang menerobos prosedur untuk diperiksa saat memasuki suatu tempat seperti bandara, gedung, dan lainnya,” jelasnya.

Ia menceritakan, paham-paham radikalisme sudah masuk di dunia perkuliahan. Bahkan ada pejabat kampus seperti Dekan dan akan diangkat menjadi Rektor menjadi simpatisan daripada ISIS.

Fans Gus Dur

“Kemudian saya laporkan ke Menristek, kemudian dicopot setelah ditelusuri betul bahwa memang ada hubungannya dengan ISIS,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menyatakan bahwa kelompok-kelompok teroris berupaya untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat markas mereka untuk wilayah Asia Tenggara. Namun karena pemerintah bergerak cepat dan tegas, maka mereka bergeser ke wilayah Filipinan.

“Poso pernah mau dijadikan pusat ISIS di Asia Tenggara, tapi karena polisi dan TNI kuat maka mereka bergerak ke Filipina Selatan, Marawi,” ungkapnya. (Muchlishon Rochmat/Fathoni)

Fans Gus Dur

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pesantren, Budaya, Doa Fans Gus Dur

Rabu, 14 Februari 2018

Dapat Akreditasi BAN-PT, UIM Gelar Syukuran

Makassar, Fans Gus Dur. Universitas Islam Makassar mengadakan syukuran dengan dzikir bersama atas Akreditasi Institusi oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT) sebagai perguruan tinggi dengan predikat B. Syukuran berlangsung Sabtu 2 Mei 2015 tersebut dipusatkan di Auditorium Drs. KH. Muhyiddin Zain UIM.

Ribuan hadirin mengikuti lantunan dzikir yang dipimpin Sekretaris PWNU Sulawesi Selatan H. Masykur Yusuf. Sementara sujud syukur dipimpin Rais Syuriyah PWNU Sulsel Anregurutta KH Muh. Sanusi Baco.

Dapat Akreditasi BAN-PT, UIM Gelar Syukuran (Sumber Gambar : Nu Online)
Dapat Akreditasi BAN-PT, UIM Gelar Syukuran (Sumber Gambar : Nu Online)

Dapat Akreditasi BAN-PT, UIM Gelar Syukuran

Rektor UIM Dr. Majdah M. Zain dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh civitas akademika atas doa dan kerja keras mereka sehingga salah satu universitas kebanggaan warga NU tersebut mendapat pengakuan dari BAN-PT.

Fans Gus Dur

Dengan penuh rasa syukur, kata dia, sengaja melaksanakan dzikir bersama atau istighosah ini, sebagai bentuk rasa syukur UIM atas karunia Allah Swt yang telah memberikan kekuatan kepada seluruh komponen.

Fans Gus Dur

Ia menambahkan, capaian ini dipersembahkan kepada orang-orang yang telah berjasa dan mewakafkan dirinya, demi kemajuan UIM.

Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar Prof. Iskandar Idy mengatakan, bahwa kemajuan UIM tak lepas dari kepemimpinan Majdah selaku Rektor. Tentunya dibantu seluruh komponen UIM.

Iskandar Idy mengimbau kepada seluruh civitas akademika untuk saling bahu membahu membangun UIM dan penuh keikhlasan.

Sementara Anregurutta KH. Sanusi Baco dalam taushiahnya meminta kepada seluruh civitas akademika untuk tetap istiqomah mengurus UIM dengan penuh dedikasi dan keikhlasan.

Juga, sambung dia, seluruh civitas akademika senantiasa memperbesar harapannya dan memperkecil kecemasannya agar dalam mengarungi kehidupan, terkhusus mengabdi pada lembaga pendidikan, diwarnai dengan penuh rasa optimis.

Hadir pada kesempatan itu seluruh Pengurus Syuriyah Tanfidziyah Nahdlatul Ulama Sulsel, Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar, Pejabat Struktural UIM, ribuan mahasiswa UIM dan ratusan anak yatim piatu binaan UIM. (Andy Muhammad Idris/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur AlaNu, Doa, Kyai Fans Gus Dur

Jumat, 02 Februari 2018

Ragam Cabang Dimusabaqahkan MTQ JQH NU

Pontianak, Fans Gus Dur. Beragam cabang dilombakan pada Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQ) VII Jam’iyyatul Qura’ wal-Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Pontianak, Kalimantan Barat Selasa-Ahad (3-8/7).

Cabang-cabang itu diikuti peserta dengan kategori dewasa putra putri dengan batasan usia maksimal 30 tahun, remaja maksimal 25 tahun, dan anak-anak maksimal 15 tahun.

Ragam Cabang Dimusabaqahkan MTQ JQH NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Ragam Cabang Dimusabaqahkan MTQ JQH NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Ragam Cabang Dimusabaqahkan MTQ JQH NU

Di antara cabang-cabang itu adalah tilawah. Peserta akan membacakan qiraat sab’ah mujawwad memilih satu riwayat dari tiga riwayat Qalun, Warsy, atau Khalaf. Musabaqah ini bertempat di Gedung Wanita Kartini, Asrama Haji, gedung Korpri.

Fans Gus Dur

Tahfizh Al-Quran putra-putri golongan 30 juz plus membaca Binnadlar Riwayat Qalun Surat Al-Fatihah dan Al-Baqarah. Golongan 15 juz, 5 juz. Tempatanya di aula Bukopin A, B, dan C. 

Musabaqh Tafsir Al-Quran bahasa Arab kategori putra-putri bertempat di aula Dinkes 1. Musabaqah Tafsir Al-Quran bahasa Indonesia Putra-putri berlangsung di aula Dinkes 2. San sementara musabaqah Qiroatul Kutub di aula Dinkes 3.

Fans Gus Dur

MTQ Nasional VII ini berlangsung dari Rabu-Sabtu (4-7/7). Kemudian akan digelar MTQ Internasinal I pada  Ahad (8/7) bertempat di aula Asrama Haji dan gedung Kartini. MTQ ini akan memusabaqahkan dua cabang, yaitu tilawah dewasa dengan memakai salah satu riwayat dari imam 7 (tujuh) selain riwayat Hafsh, dan tahfizh 30 Juz plus binnazhar riwayat Qalun surah al-Baqarah.

Redaktur :  Mukafi Niam

Penulis    : Abdullah Alawi

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Doa Fans Gus Dur

Minggu, 28 Januari 2018

Adakah Dalil Naqli atas Keimanan Orang Tua Nabi Muhammad SAW?

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

Yang terhormat redaksi Bahtsul Masail Fans Gus Dur. Kami pernah mendengar seorang kiai menjelaskan sifat-sifat terpuji nenek moyang Nabi Muhammad SAW. Bahkan kiai ini mengatakan bahwa orang-orang tua adalah orang-orang beriman yang taat dan saleh dalam beragama. Mohon keterangannya. Terima kasih atas penjelasannya. Wassalamu ‘alaikum wr. wb. (Abdullah/Jakarta).

Adakah Dalil Naqli atas Keimanan Orang Tua Nabi Muhammad SAW? (Sumber Gambar : Nu Online)
Adakah Dalil Naqli atas Keimanan Orang Tua Nabi Muhammad SAW? (Sumber Gambar : Nu Online)

Adakah Dalil Naqli atas Keimanan Orang Tua Nabi Muhammad SAW?

Jawaban

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

Penanya dan pembaca yang budiman. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan petunjuk-Nya untuk kita semua. Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang dipersiapkan Allah SWT sebagai makhluk paling sempurna. Karenanya Allah memelihara benar nenek moyang yang menjadi cikal-bakal melahirkan Nabi Muhammad SAW.

Fans Gus Dur

Nabi Muhammad SAW dilahirkan dari nenek moyang yang patuh kepada Allah SWT. Mereka semua dipelihara oleh Allah SWT agar tidak melakukan dosa-dosa besar seperti penyembahan berhala, berzina, menumpahkan darah orang lain, dan perbuatan keji lainnya.

Fans Gus Dur

Syekh Ibrahim Al-Baijuri menyebutkan sejumlah dalil naqli yang menjelaskan dalam karyanya keimanan dan kesucian nenek moyang hingga kedua orang tua Nabi Muhammad SAW yang kami kutip sebagai berikut.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “Kalau kau mengerti bahwa ahli fatrah itu selamat dari siksa neraka menurut pendapat rajih (yang kuat), maka tentu kamu mengerti bahwa kedua orang tua Rasulullah SAW selamat dari siksa neraka karena keduanya ahli fatrah. Bahkan semua bapak moyang Rasulullah SAW (hingga ke Nabi Adam AS) selamat dari siksa neraka. Kita memutuskan bahwa mereka adalah orang-orang beriman tanpa tercederai oleh kekufuran, perbuatan keji, perilaku aib, dan perilaku buruk apapun yang lazim di zaman Jahiliyah. Pendapat ini didasarkan pada dalil naqli seperti firman Allah SWT dalam Surat As-Syu‘ara ayat 219 yang berbunyi, ‘Dan ketika engkau bolak-balik dalam orang-orang yang sujud (sembahyang)’; dan sabda Rasulullah SAW ‘Aku senantiasa berpindah-pindah dari tulang-tulang sulbi yang murni ke rahim-rahim yang suci’, dan banyak hadits lain yang statusnya mutawatir,” (Lihat Syekh Ibrahim Al-Baijuri, Hasyiyah Tuhfatil Murid ala Jauharatit Tauhid, Indonesia, Daru Ihyail Kutubil Arabaiyah, tanpa tahun, halaman 19).

Sejumlah dalil naqli itu kemudian dideskripsikan ulang dalam bentuk syair yang indah dalam Al-Barzanji, kitab yang lazim dibaca warga Ahlusunnah wal Jamaah NU yang kami kutip sebagai berikut.

? ? ? ?/? ? ? ?

? ? ? ? ?/? ? ? ? ?

Artinya, “Tuhan memelihara kemuliaan Nabi Muhammad SAW/bapak moyangnya yang mulia demi menjaga namanya (Nabi Muhammad SAW).

Mereka meninggalkan zina sehingga aib tidak mencoreng muka/sejak Nabi Adam AS hingga bapak dan ibunya,” (Lihat Barzanji Natsar dalam Majmu’atul Mawalid wal Ad’iyah, tanpa tahun, Jakarta, Al-‘Aidrus, halaman 76).

Dari dua dalil naqli yang disebutkan oleh Syekh Al-Baijuri ini, kita dapat menyimpulkan bahwa sejak Nabi Adam AS nenek moyang hingga kedua orang tua Nabi Muhammad SAW adalah orang baik yang saleh dan taat beragama. Di samping itu mereka semua adalah orang-orang yang dipelihara oleh Allah dari perbuatan-perbuatan tercela.

Demikian jawaban yang dapat kami kemukakan. Semoga bisa dipahami dengan baik. Kami selalu terbuka dalam menerima saran dan kritik dari para pembaca.

Wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq

Wassalamu ’alaikum wr. wb.


(Alhafiz Kurniawan)Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Doa, Internasional Fans Gus Dur

Minggu, 07 Januari 2018

Hukum Qadha Shalat untuk Orang Wafat

Qadha shalat diwajibkan bagi siapapun yang meninggalkan shalat, baik sengaja maupun tidak. Untuk orang yang meninggalkan shalat secara sengaja, diwajibkan mengqadha shalat secepat mungkin (faur). Bahkan ia diharuskan mengerjakan shalat qadha terlebih dahulu, sebelum mengerjakan shalat wajib lainnya atau shalat sunah.

Misalnya, ketika ada yang secara sengaja meninggalkan shalat dzuhur dan waktunya sudah habis, ia diwajibkan untuk mengqadhanya sebelum menunaikan shalat ashar. Beda halnya dengan orang yang lupa atau ketiduran, mereka dianjurkan? untuk menyegerakan (wa yubadiru bihi nadban), dan tidak diwajibkan sebagaimana halnya orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja.

Hukum Qadha Shalat untuk Orang Wafat (Sumber Gambar : Nu Online)
Hukum Qadha Shalat untuk Orang Wafat (Sumber Gambar : Nu Online)

Hukum Qadha Shalat untuk Orang Wafat

Kewajiban qadha ini mengukuhkan bahwa bagaimanapun dan dalam kondisi apapun shalat wajib tidak boleh ditinggalkan, kecuali bagi perempuan haidh.

Lalu bagaimana dengan orang yang sudah meninggal? Apakah ahli? waris atau keluarganya dianjurkan untuk mengqadha shalat orang yang sudah wafat? Persoalan ini sudah dibahas dan diperdebatkan oleh para ulama sejak dulu. Dalam Fathul Mu’in, Zainuddin Al-Malibari mengatakan:

Fans Gus Dur

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Fans Gus Dur

Artinya, “Orang yang sudah meninggal dan memiliki tanggungan shalat wajib tidak diwajibkan qadha dan tidak pula bayar fidyah. Menurut satu pendapat, dianjurkan qadha’, baik diwasiatkan maupun tidak, sebagaimana yang dikisahkan Al-‘Abadi dari As-Syafi’i karena ada hadis mengenai persoalan ini. Bahkan, As-Subki melakukan (qadha shalat) untuk sebagian sanak-familinya.”

Memang tidak terdapat hadits yang secara tegas menunjukkan kebolehan qadha shalat. Ulama yang membolehkan hal ini berdalil pada hadis kewajiban qadha puasa bagi ahli waris. ‘Aisyah pernah mendengar Rasulullah bahwa:

? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “Siapa yang meninggal dan memiliki tanggungan puasa, wajib bagi keluarganya untuk mengqadhanya,” (HR Al-Bukhari).

Anjuran mengqadha puasa ini disematkan pada shalat, karena keduanya sama-sama ibadah badaniyah (ibadah fisik). Dalam Syarah Shahih Muslim, An-Nawawi juga menguraikan perdebatan ulama terkait hal ini. Persoalannya, apakah ibadah yang dilakukan orang yang masih hidup, pahalanya sampai kepada orang yang meninggal atau tidak? An-Nawawi menjelaskan:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “Sekelompok ulama berpendapat bahwa pahala seluruh ibadah (yang dihadiahkan kepada orang yang meninggal) sampai kepada mereka, baik ibadah shalat, puasa, dan membaca Al-Qur’an. Dalam shahih al-Bukhari, bab orang yang meninggal dan masih memiliki kewajiban nadzar, Ibnu Umar memerintahkan kepada orang yang meninggal ibunya dan memiliki tanggungan shalat untuk mengerjakan shalat untuk ibunya.”

Demikianlah pendapat ulama terkait kebolehan mengqadha shalat untuk orang yang sudah wafat. Selain pendapat, sebagian ulama besar seperti As-Subki juga melakukan untuk keluarganya yang telah wafat. Bagi siapa yang tidak setuju dengan pendapat di atas, alangkah baiknya untuk tidak menyalahkan orang yang mengqadha’ shalat untuk keluarganya yang telah wafat. Sebab persoalan ini masih diperdebatkan dan diperselisihkan oleh para ulama (khilafiyah). Wallahu a’lam. (Hengki Ferdiansyah)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Doa, Ubudiyah Fans Gus Dur

Senin, 25 Desember 2017

Tiga Sekolah NU Maju Tingkat Nasional Lomba Video Pendek

Semarang, Fans Gus Dur - Tiga? lembaga pendidikan di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU mewakili Jawa Tengah maju ke tingkat nasional dalam ajang Lomba Video Pendek “Kita Boleh Beda”? yang? digelar oleh Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jateng dan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT).

Mereka akan bersaing dalam grand final di Jakarta pada November 2016 mendatang setelah memenangi lomba di tingkat provinsi. Ketiga lembaga pendidikan tersebut adalah Madrasah Aliyah (MA) Darul Muttaqien Temanggung yang meraih Juara 1, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ma’arif NU VIP Kemiri Purworejo (Juara 2), dan MA Al Irsyad Gajah Kabupaten Demak (Juara 3).

Tiga Sekolah NU Maju Tingkat Nasional Lomba Video Pendek (Sumber Gambar : Nu Online)
Tiga Sekolah NU Maju Tingkat Nasional Lomba Video Pendek (Sumber Gambar : Nu Online)

Tiga Sekolah NU Maju Tingkat Nasional Lomba Video Pendek

Tercatat ada delapan belas judul video ambil bagian dalam ajang ini. Kedelapan belas judul tersebut merupakan karya anak-anak muda dari 15 sekolah SMA/MA/SMK di Jawa Tengah. Di antaranya? dari Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Magelang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Purbalingga, dan Kabupaten Kebumen.

Fans Gus Dur

Penjurian lomba di tingkat Provinsi Jateng telah dilakukan? pada Rabu, 15 Juni 2016. Dewan juri? yang memberikan penilaian? ? adalah Landung Y Saptoto dari Rumah Produksi Dreamlight World Media Ungaran, Arif Suharsono dari? Dikmen Dinas Pendidikan Provinsi Jateng , dan Nohara Swastika pegiat film dan sineas dari Jakarta.

Fans Gus Dur

Ketua FKPT Jateng H. Najahan Musyafak? mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat terutama generasi muda. Di samping itu ajang ini? juga merupakan media? yang sangat tepat untuk? memberi penyadaran kepada generasi muda pentingnya menghargai perbedaaan, kewaspadaan akan bahaya radikalisme dan terorisme di tanah air.

“Film adalah alat komunikasi yang efektif bagi generasi muda. Karenanya BNPT dan FKPT memakai medium lomba ini untuk memberikan penyadaran tentang bahaya radikalisme dan terorisme.? Saya mengapresiasi para peserta lomba yang telah mengirimkan karyanya. Ini tentu memerlukan proses yang panjang, support dari guru, orang tua, dan tentunya sekolah,” tegas Najahan.

Acara puncak pengumunan pemenang dilaksanakan di Hotel Semesta, Semarang, pada 16 Juni 2016. Dalam kesempatan itu juga digelar? yang menghadirkan? Nohara Swastika, Agus Maladi Irianto, dan Awaludin-tokoh pemuda Semarang. (Muslihudin el Hasanudin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur AlaNu, Doa, Hadits Fans Gus Dur

Kamis, 21 Desember 2017

Banser Tak Perlu Ikut Demo, Kerjakan Amaliyah Aswaja Saja

Jombang, Fans Gus Dur. Gerakan Pemuda Ansor Jombang memastikan kader dan anggotanya tidak ada yang berangkat ke Jakarta untuk ikut aksi demonstrasi, Jumat (4/11). ? Namun demikian, dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) hendaknya segera diproses sesuai hukum yang berlaku.

Penegasan ini disampaikan Ketua GP Ansor Jombang Jawa Timur, Zulfikar Damam Ikhwanto. "Kader Ansor dan Banser tidak ada yang berangkat ke Jakarta demi mengikuti demonstrasi 4 November," katanya, Kamis (3/11) petang di kantornya. Justru sejumlah kader akan mengerjakan amaliyah Ahlussunnah waljamaah dengan berdoa, membaca shalawat, istigatsah demi bangsa Indonesia agar lebih baik, lanjutnya.

Bagi Gus Antok, sapaan akrabya, kepada masyarakat yang melakukan demonstrasi agar mengedepankan persatuan dan kesatuan, serta menjaga kebhinekaan. "Upaya-upaya memecah persatuan Indonesia harus kita tangkis bersama," terangnya. ? Dan kalaupun melakukan demonstrasi hendaknya tetap menjaga suasana kondusif, tidak melakukan tindakan anarkhis, serta berdemo secara santun demi menjaga keutuhan NKRI. ?

Banser Tak Perlu Ikut Demo, Kerjakan Amaliyah Aswaja Saja (Sumber Gambar : Nu Online)
Banser Tak Perlu Ikut Demo, Kerjakan Amaliyah Aswaja Saja (Sumber Gambar : Nu Online)

Banser Tak Perlu Ikut Demo, Kerjakan Amaliyah Aswaja Saja

Ia menandaskan, boleh saja melakukan demonstrasi untuk menyuarakan aspirasi. "Namun sebagai Muslim dan warga negara Indonesia, hendaknya hal tersebut dilakukan dengan cara yang santun," pesannya.?

Pesan Gus Antok, saat melakukan demo hendaknya tidak dengan menyampaikan ujaran kotor dan umpatan yang justru merusak tata nilai sebagai orang beragama. "Tetap menjaga kerukunan dan saling menghormati, mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa sebagai masyarakat yang mejemuk terdiri dari berbagai suku, ras, dan agama," tandasnya.?

Fans Gus Dur

"Kita serahkan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan saudara Ahok kepada kepolisian sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," katanya.?

Baik Ansor dan Banser mendukung fatwa MUI Pusat dan hasil musyawarah ulama, tokoh masyarakat, dan ? juga para kiai di Jombang beberapa waktu lalu agar kasus Ahok diproses sesuai mekanisme hukum yang ada di Tanah Air. (Ibnu Nawawi/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur

Fans Gus Dur Kajian, IMNU, Doa Fans Gus Dur

Rabu, 20 Desember 2017

Ansor Jabar Tanami 99 Ribu Bibit Pohon di Hulu Cimanuk

Garut, Fans Gus Dur. Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat menggelar kegiatan penanaman pohon di salah satu hulu Sungai Cimanuk, wilayah Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Ahad (9/10).?

Kegiatan untuk mengembalikan kelestarian hutan itu dilakukan di sekitar aliran Sungai Cikeruh, Kampung Pelag, Desa Sukalilah, Kecamatan Sukaresmi.

Ansor Jabar Tanami 99 Ribu Bibit Pohon di Hulu Cimanuk (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Jabar Tanami 99 Ribu Bibit Pohon di Hulu Cimanuk (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Jabar Tanami 99 Ribu Bibit Pohon di Hulu Cimanuk

Ketua PW GP Ansor Jawa Barat Deni Ahmad Haidar mengatakan, peristiwa banjir bandang yang melanda Garut beberapa waktu lalu merupakan dampak dari kerusakan lingkungan. Berkurangnya daya serap hutan di kawasan hulu, membuat air tidak tertampung dan berakibat pada meluapnya Sungai Cimanuk.

"Oleh karena itu kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan memelihara alam," kata Deni, di sela-sela kegiatan penanaman pohon.

Pada program reboisasi ini, PW GP Ansor Jawa Barat bekerja sama dengan Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Garut, menanam 99.000 batang bibit pohon endemik hutan seperti pohon akasia mangium, borneo, albasia dan suren.?

Fans Gus Dur

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Garut Subhan Fahmi mengatakan, selain di Sukaresmi, GP Ansor menggelar kegiatan serupa di lima kecamatan lain wilayah Garut.

"Titik-titik lokasi penanaman pohon diutamakan untuk wilayah yang menjadi kawasan anak Sungai Cimanuk, di mana airnya mengalir ke Cimanuk pada daerah hilir. Sebelum di Sukaresmi, GP Ansor juga sudah menanam pohon di Kecamatan Cikajang dan Pasirwangi. Nanti kami akan menanam pohon di tiga kecamatan lain seperti Kecamatan Bayongbong, Cisurupan dan Cigedug," ujar Subhan.

Di Kampung Pelag, Kecamatan Sukaresmi, bibit pohon yang ditanami berjumlah 16.500 batang. Sebelum mencapai Sungai Cimanuk, aliran Sungai Cikeruh dari kawasan ini mengalir terlebih dahulu ke aliran Sungai Cikamiri.

"Sungai Cikeruh merupakan satu dari enam titik aliran penyuplai Sungai Cimanuk, yang kawasan hulunya menjadi target kami dalam pengembalian fungsi hutan," ucapnya.

Fans Gus Dur

Menurut Subhan, kegiatan penanaman pohon tersebut bukan satu-satunya upaya GP Ansor dalam menanggulangi bencana banjir bandang Garut beberapa waktu lalu. Pada masa tanggap darurat bencana, GP Ansor telah mengerahkan anggotanya untuk menjadi relawan.

"Saat itu kami juga mendirikan posko bencana banjir bandang, untuk menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak banjir," katanya.

Ia menambahkan, kegiatan penanaman pohon ini menjadi salah satu agenda penting, dalam rangkaian Konferensi Wilayah ke-17 Nahdatul Ulama (NU), yang digelar di Pondok Pesantren Fauzan 1, Kecamatan Sukaresmi, tanggal 10-11 Oktober 2016.

"Kami berkomitmen untuk memperbaiki lingkungan. Kegiatan ini sudah dilakukan secara rutin, bukan hanya karena ada bencana Garut saja," imbuh Subhan. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Kyai, Doa Fans Gus Dur

Jumat, 15 Desember 2017

Perusahaan Pekaian Muslim Buka Gerai Pertama di London

Jakarta, Fans Gus Dur. Perusahaan pakaian Muslim Aab membuka toko pertamanya di London untuk melengkapi penawaran online, Inggris Daily Mail melaporkan, Senin.

Perusahaan Pekaian Muslim Buka Gerai Pertama di London (Sumber Gambar : Nu Online)
Perusahaan Pekaian Muslim Buka Gerai Pertama di London (Sumber Gambar : Nu Online)

Perusahaan Pekaian Muslim Buka Gerai Pertama di London

"Kami sangat gembira dan senang untuk dapat memulai toko fisik pertama kami untuk klien kami di London," kata Nazmin Alim, direktur kreatif dari Aab.

"Kota ini merupakan pasar yang penting bagi kami. Ini salah satu pusat internasional yang paling penting dari fashion, "tambah Alim.

Fans Gus Dur

"Toko butik ini merupakan manifestasi fisik dari merek Aab. Ini akan memungkinkan kami untuk menyajikan kualitas premium dari merek otentik yang sesuai sehingga pelanggan kami akan dapat melihat, menyentuh dan merasakan produk kami dalam lingkungan kita dengan hati-hati. " seperti dikutip oleh Al Arabiya.

Aab, terletak di East London, lebih dari 2.000 pembeli datang selama acara pembukaan.?

Fans Gus Dur

Perusahaan ini didirikan pada tahun 2007 dan mengkhususkan diri dalam pakaian konservatif. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Doa, Kajian Fans Gus Dur

Minggu, 03 Desember 2017

Rais Syuriyah PBNU Ingatkan Pemimpin 4 Pesan Sunan Giri

Pringsewu, Fans Gus Dur

Pada hakikatnya kepemimpinan atau jabatan bukanlah keistimewaan tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan; bukan kesewenangan untuk bebas bertindak, tetapi kesediaan untuk melayani, kesiapan dalam kepeloporan dan keteladanan.

Demikian kata Rais Syuriyah PBNU KH Ahmad Ishomuddin menjelaskan hakikat dari sebuah kepemimpinan, Senin (08/02/16).

Rais Syuriyah PBNU Ingatkan Pemimpin 4 Pesan Sunan Giri (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais Syuriyah PBNU Ingatkan Pemimpin 4 Pesan Sunan Giri (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais Syuriyah PBNU Ingatkan Pemimpin 4 Pesan Sunan Giri

Ia mengingatkan para individu yang menjadi pemimpin dengan Hadits Nabi yang menyatakan bahwa jabatan adalah amanah yang apabila mereka tidak menunaikannya dengan baik, ditambah lagi jabatan tersebut bukanlah haknya, maka kenistaan dan penyesalanlah yang akan didapatinya di kemudian hari.

Fans Gus Dur

"Pemimpin ibarat kalbu (hati) di tengah anggota tubuh. Jika kalbu baik, maka baiklah masyarakat di sekitarnya. Demikian juga sebaliknya," tulis Gus Ishom, begitu ia biasa dipanggil, di dinding akun facebooknya.

Ia menegaskan bahwa pemimpin adalah penguat bagi semua yang lemah, tempat berlindung bagi semua yang takut, pelurus bagi semua yang bengkok, penerang bagi semua yang berada dalam kegelapan dan penunjuk jalan bagi mereka yang tersesat.

Fans Gus Dur

"Pemimpin itu seperti ibu yang penyayang dan penuh perhatian terhadap buah hatinya. Berani menahan kantuk bila anaknya tidak tidur apalagi sakit. Dibelainya saat disusukan dan disapihnya dengan berat hati. Seorang ibu bergembira memandang kebugarannya dan bersedih mendengar keluhannya " Ia mencontohkan ibarat seorang pemimpin.

Gus Ishom juga mengibaratkan bahwa pemimpin itu seperti seorang ayah yang juga amat kasih untuk anaknya. Berani berkorban waktu, harta, tenaga, jiwa dan bahkan raga demi kesuksesan anak-anaknya.

Setiap pemimpin sebagai manusia memiliki kekurangan dan kelemahan. "Oleh karena itu, dalam mencapai tujuan bersama sang pemimpin harus mau bekerja sama dan pandai memilih orang yang bersedia membantunya dengan baik. Jangan dipilih karena kedekatan dan loyalitasnya semata, karena dua hal itu sanggup meruntuhkannya," sarannya.

Dalam kesempatan tersebut Gus Ishom juga mengingatkan kita semua akan ajaran Raden Ainun Yaqin atau Sunan Giri, salah seorang Wali Songo, yang tertulis dibatu nisan makamnya tentang 4 pedoman hidupnya.

Pertama, wenehana mangan marang wong kang luwe atau berilah makan pada mereka yang lapar. Kedua, wenehana sandangan marang wong kang wuda atau berilah pakaian pada mereka yang telanjang). Ketiga, wenehana payung marang wong kang kudanan atau berilah payung pada mereka yang kehujanan. Terakhir, wenehana teken marang wong kang wuta atau berilah tongkat pada mereka yang buta. (Muhammad Faizin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Kyai, Tokoh, Doa Fans Gus Dur

Rabu, 29 November 2017

Muliakan Kiai Sebagaimana Syekh Bahauddin pada Gurunya

Jepara, Fans Gus Dur. A’wan PWNU Jawa Tengah, Habib Umar Muthohar bersama KH Adnan Kasogi (Kudus) hadir dalam peringatan Haul I KH Muchlisul Hadi berlangsung di kompleks pesantren Roudlotul Huda desa Margoyoso kecamatan Kalinyamatan kabupaten Jepara, Selasa (02/12) malam.

Dalam kesempatan itu Habib Umar ceramah tentang pentingnya santri memuliakan sosok kiai. Dijelaskannya, kiai merupakan sosok yang mengisi ruhaniyah santri.

Muliakan Kiai Sebagaimana Syekh Bahauddin pada Gurunya (Sumber Gambar : Nu Online)
Muliakan Kiai Sebagaimana Syekh Bahauddin pada Gurunya (Sumber Gambar : Nu Online)

Muliakan Kiai Sebagaimana Syekh Bahauddin pada Gurunya

Dari itu ia menyebut guru atau pun kiai merupakan pahlawan tanda jasa. “Untuk itu mari kita berbakti dan memuliakan kiai-kiai kita,” imbaunya.

Fans Gus Dur

Penceramah asal Semarang itu menyontohkan sosok Syekh Bahauddin An-Naqsabandi dalam khidmah kepada guru. Usai berguru kepada Sayyid Amir Kulan ia diminta kholwat di Baghdad selama 7 tahun.

Hasil dari kholwatnya Bahauddin bisa “berjabat tangan” dengan Syekh Abdul Qadir Al-Jilani. Meski era Bahauddin-Syekh Abdul Qadir jeda 150 tahun. Maka tak salah ia dijuluki Naqsabandi yang berarti diukir di hati.

Fans Gus Dur

Selain memuliakan sosok kiai, guru juga perlu dipandang perspektif khususiyahnya. Memandang perspektif basariyah yakni melihat sosok dengan serba kekurangan. “Manusia mesti punya banyak kekurangan. Hal itu lumrah,” tegasnya.

Tetapi yang lebih penting ialah memandang kiai dari khususiyahnya. Yakni memandangnya dari sisi kealiman, kewiraian dan sebagainya. Karena itu banyak kiai yang mempunyai anak kemudian di pondokkan kepada kiai lain.

“Setelah ia boyong agar bisa melihat bapaknya sebagai sosok khususiyah yang mempunyai kealiman bukan sekadar basariyah yang nantinya malah dianggap biasa saja oleh anak maupun istrinya,” imbuhnya.

Nabi dalam pandangan istri dan saudaranya dinilai sebagai khususiyah. Sehingga Muhammad dihormati dalam kondisi apa pun. Sehingga santri harus menghargai guru dalam pandangan khususiyah.

Jika demikian, mantan penanggung jawab majalah Al-Mihrab itu menambahkan akan muncul keberhakan yang melingkupi kehidupan santri dimana pun berada. (Syaiful Mustaqim/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur PonPes, Meme Islam, Doa Fans Gus Dur

Kepemilikan Tanah di Desa Jadi PR Besar Kementerian Desa

Jakarta, Fans Gus Dur - Staf Khusus kepresidenan Noer Fauzi menyebutkan, kejelasan status dan kepemilikan tanah masyarakat desa menjadi salah satu tantangan besar bagi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Marwan Jafar. Pasalnya, saat ini kepemilikan tanah di desa telah banyak beralih ke berbagai perusahaan dan masyarakat perkotaan.

"Bagaimana rakyat di pedesaan bisa maju kalau mereka tidak punya tanah. Kita tahu, bahwa satu perubahan penguasaan tanah di pedesaan telah banyak dikuasai oleh perusahaan luar dan orang kota," ungkapnya di Jakarta, Kamis (4/3).

Kepemilikan Tanah di Desa Jadi PR Besar Kementerian Desa (Sumber Gambar : Nu Online)
Kepemilikan Tanah di Desa Jadi PR Besar Kementerian Desa (Sumber Gambar : Nu Online)

Kepemilikan Tanah di Desa Jadi PR Besar Kementerian Desa

Fauzi mengungkapkan, data statistik pertanian tahun 2003 hingga tahun 2013 menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 10 tahun lebih dari 5 juta petani di desa beralih profesi. Sebagian besar di antaranya bermigrasi ke kota untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

"Inilah sebagian mereka pergi ke kota sehingga kota menjadi penuh. Mereka ke kota, ada yang menjadi TKW, bahkan ada yang menganggur di desa. Banyak juga di antara mereka yang menjadi migrasi sekuler. Mereka ke kota untuk bekerja dan dalam waktu tertentu mereka kembali ke desa," ujarnya.

Fans Gus Dur

Fans Gus Dur

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah mengemukan sebanyak 12,7 juta hektar hutan yang dapat dikelola oleh masyarakat desa. Proses? bagaimana mendapatkan akses terhadap wilayah hutan tersebut, lanjut Fauzi, adalah sesuatu yang pasti akan menyejahterakan masyarakat desa.

"Begitu pula 9 juta hektar tanah negara yang akan didistribusikan ke desa. Ini bagaimana kita punya upaya memberdayakan orang yang tidak sanggup untuk memiliki tanah, dan mendapat kepastian tanah," ujarnya. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Sholawat, Doa Fans Gus Dur

Selasa, 28 November 2017

Perseroan yang Pungut Sumbangan Masyarakat Masuk Kategori Badan Publik

Tangerang, Fans Gus Dur. Dalam persidangan keempat di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Mustolih Siradj (konsumen dan donatur Alfamart) selaku Tergugat II mengajukan saksi penting, yakni A. Alamsyah Saragih Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) angkatan pertama.

Dalam kesaksiannya, Alamsyah menyatakan, Perseroan yang memungut sumbangan kepada masyarakat masuk kategori sebagai Badan Publik. Hal tersebut sebagai konsekuensi pertanggungjawaban kepada publik meskipun entitas Perseroan adalah badan hukum yang seharusnya mencari laba (untung).

Perseroan yang Pungut Sumbangan Masyarakat Masuk Kategori Badan Publik (Sumber Gambar : Nu Online)
Perseroan yang Pungut Sumbangan Masyarakat Masuk Kategori Badan Publik (Sumber Gambar : Nu Online)

Perseroan yang Pungut Sumbangan Masyarakat Masuk Kategori Badan Publik

“Hal itu sebagai social control kepada penyelenggara sumbangan,” ujar Alamsyah, Jumat (17/3).

Maka itu, lanjutnya, Perseroan yang memungut sumbangan kepada masyarakat dapat dimintai data atau informasi oleh Donatur maupun masyarakat luas.

Fans Gus Dur

Alamsyah yang kini menjabat sebagai Komisioner Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menambahkan, laporan Perseroan yang mengumpulkan sumbangan kepada Menteri Sosial tidak menggugurkan kewajibannya kepada publik

“Memberikan informasi seputar sumbangan. Begitu pula dengan yayasan atau lembaga yang mendapatkan atau menerima penyaluran donasi dari Perseroan tersebut juga menjadi Badan Publik,” tegas Alamsyah.

Alamsyah juga menyesalkan apabila ada Perseroan yang meminta sumbagan dari masyarakat tetapi kemudian uang sumbagan itu diklaim sebagai dana CSR (Corporate Social Responsibility) Perusahaan tersebut.?

Fans Gus Dur

“Sebab mengenai CSR aturannya sudah jelas diatur UU No. 40/2007 tentang Perseroan Terbatas Jo PP No. 47/2012, sumber dana CSR dari dana perusahaan bukan sumbangan,” jelasnya.

Alamsyah Saragih menguatkan Putusan KIP No. 011/III/KIP-PS/2016 yang menyatakan bahwa Alfamart (PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk) sebagai Badan Publik karena meminta sumbangan kepada masyarakat atau konsumen secara agresif, rutin, dan masif di seluruh Indonesia. Bahkan berkelanjutan selama bertahun-tahun dengan total donasi yang terkumpul hampir mencapai Rp100 miliar. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Doa, Sunnah, IMNU Fans Gus Dur

Sabtu, 25 November 2017

Mengawal Pendidikan Anak Tak Boleh Setengah-setengah

Jember, Fans Gus Dur. Mengawal pendidikan anak tidak boleh setengah-setengah, namun harus total dan terus-menerus. Sebab pengawalan yang setengah-setengah juga akan menghasilkan produk yang nanggung. Demikian disampaikan oleh Hj Uci Hidayati saat menyampaikan ceramahnya dalam acara pengajian kubro sekaligus halal bihalal PAC Muslimat NU Wuluhan di Desa Dekuhdempok, Wuluhan, Jember, Jawa Timur, Rabu (10/8).?

Mengawal Pendidikan Anak Tak Boleh Setengah-setengah (Sumber Gambar : Nu Online)
Mengawal Pendidikan Anak Tak Boleh Setengah-setengah (Sumber Gambar : Nu Online)

Mengawal Pendidikan Anak Tak Boleh Setengah-setengah

Menurut mubalighah asal Pasuruan itu, selain menyekolahkan anak dan selalu memantau perkembangannya, orang tua juga wajib memberikan teladan yang baik dan benar serta tak pernah lelah mendoakannya. ? "Tiga hal tersebut, yaitu pengawalan, memberi tauladan dan mendoakan adalah merupakan bukti kesungguhan kita para orang tua dalam membesarkan anak. Dan insyaallah hasilnya akan maksimal," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Jember, Nyai Emi Kusminarni dalam sambutannya mengajak Muslimat NU Wuluhan agar mengoptimalkan potensi yang ada menuju akselerasi ? pemberdayaan ekonomi umat. Ia mengaku bangga karena PAC Muslimat NU Wuluhan sudah memiliki koperasi yang mampu melayani kebutuhan rumah tangga seperti sembako, bahkan khitanan dan pernikahan.?

"Terus terang saya bangga dan kita harus bersyukur ? dengan semua itu. Pemberdayaan ekonomi umat memang harus menjadi prioritas dalam program-program Muslimat NU," ucapnya di hadapan ribuan hadirin.

Fans Gus Dur

Selain di Wuluhan, pada saat yang sama, PAC Muslimat NU Tempurejo, Balung dan Ambulu juga menggelar pengajian kubro sekaligus halal bihalal. Bahkan pengajian kubro PAC Muslimat NU Ambulu yang dihelat di Pondok Pesantren Nururssalam, Desa Sumberejo, Ambulu, dihadiri hampir 8.000 jamaah.

Menurut Nyai Emi Kusminarni, semua PAC Muslimat NU ? memang rutin menggelar pengajian tri wulanan yang biasa disebut pengajian kubro. "Karena ini momentumnya masih dekat-dekat lebaran, maka sekalian juga halal bihalal," terangnya. (Aryudi A. Razaq/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur

Fans Gus Dur Aswaja, Doa Fans Gus Dur

Kamis, 16 November 2017

Tundukan Al-Qona’ah, Nurulhuda FC Juarai LSN Sub-Region Garut

Garut, Fans Gus Dur



Puncak perhelatan Liga Santri Nusantara Sub-Region Garut Jabar III ditutup dengan partai final yang mempertemukan Nurulhuda FC Cisurupan dan kesebelasan Pondok Pesantren Al-Qona’ah Cikajang Sabtu (2/9). Pertandingan kedua kesebelasan yang menjuarai masing-masing grup tersebut berlangsung sengit dan diwarnai dengan adu serang dan asah strategi.

Dalam 20 menit awal pertandingan, Pondok Pesantren Al-Qona’ah berhasil mendikte permainan Nurulhuda FC dan terus melakukan penetrasi ke arah gawang Nurulhuda. Alhasil, sebelum peluit babak pertama ditiup Al-Qona’ah berhasil memimpin 1-0 atas Nurulhuda FC.

Tundukan Al-Qona’ah, Nurulhuda FC Juarai LSN Sub-Region Garut (Sumber Gambar : Nu Online)
Tundukan Al-Qona’ah, Nurulhuda FC Juarai LSN Sub-Region Garut (Sumber Gambar : Nu Online)

Tundukan Al-Qona’ah, Nurulhuda FC Juarai LSN Sub-Region Garut

Di babak kedua, Nurulhuda FC mengubah strategi permainan dengan memainkan atraksi yang ofensif. Strategi tersebut tampaknya berhasil mengendorkan gelombang serang Al-Qona’ah yang menjadi lebih fokus pada lini pertahanan.?

Strategi yang dimainkan oleh Nurulhuda FC ini efektif. Al-Qona’ah mulai kedodoran semenjak menit awal babak kedua. Alhasil, pada menit ke-49 gelandang serang Nurulhuda FC, Nanda, berhasil menyarangkan gol ke gawang Al-Qonaah.

Di menit-menit berikutnya pertandingan berlangsung lebih menegangkan. Aksi jual-beli serangan mewarnai jalannya pertandingan wakil Sub Region Garut di partai final Region III nantinya. Setelah 20 menit gol pertama, akhirnya striker Nurulhuda FC Nada Pratama berhasil menggandakan gol ke gawang Al-Qonaah. Skor ini tidak berubah hingga peluit akhir dibunyikan.

Fans Gus Dur

Ditemui usai pertandingan, Direktur Teknik Nurulhuda FC, H. Aceng Amrulloh menyambut baik kemenangan timnya. "Kematangan mental, kesabaran dan fokus adalah kunci kemenangan kami. Al-Qona’ah adalah tim kuat dan posisi kami tidak mudah karena gol cepat yang mereka ciptakan. Kami bersyukur di tahun pertama mengikuti LSN bisa menjadi juara Sub Region. Selanjutnya kami akan fokus untuk memenangkan partai final region di Ciamis," aku Aceng dengan simringah.

Sementara itu, KH Cecep Jayakarama pengasuh muda Pesantren Nurulhuda Cisurupan mengatakan bahwa kemenangan ini patut disyukuri. Dia juga mengapresiasi kerja keras SSB Nurulhuda dan Nurulhuda FC yang menyiapkan kesebelasan dengan baik.

"Sudah saatnya para santri menunjukkan talenta dan berkontribusi positif untuk kemajuan negara ini termasuk di bidang sepakbola. Pesantren adalah lembaga pendidikan tertua di negeri ini. Sudah lahir ribuan tahun sebelum republik ini berdiri. Sudah saatnya mengisi semua lini, termasuk olahraga dan sepakbola," ujar Ajengan Cecep.

Selain menjuarai Sub-Region Garut, pemain Nurulhuda FC Nada Pratama juga meraih top scorer dengan raihan 11 gol. Sementara itu keluar sebagai pemain terbaik adalah Hasan dari Kesebelasan Al-Qona’ah Cikajang.

Fans Gus Dur

Partai final ini dihadiri oleh Koordinator Sub-region Garut H. Subhan Fahmi dan Pengurus Cabang NU Kabupaten Garut KH Mujib selaku Plt. Tanfidziyah dan H. Deni Ranggajaya, Sekretaris PCNU. (Ali/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Doa, Ubudiyah Fans Gus Dur

Rabu, 15 November 2017

Laksanakan Tridharma, UIM Bikin Try Out Santri dan Siswa

Palopo,Fans Gus Dur. Universitas Islam Makassar (UIM) bekerja sama dengan Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu Raya (IPMIL) menyelenggarakan try out Ujian Nasional bagi Siswa-Santri SMA/SMK/MA di Gedung Kesenian Lagaligo Kota Palopo, Kamis (19/2).

Laksanakan Tridharma, UIM Bikin Try Out Santri dan Siswa (Sumber Gambar : Nu Online)
Laksanakan Tridharma, UIM Bikin Try Out Santri dan Siswa (Sumber Gambar : Nu Online)

Laksanakan Tridharma, UIM Bikin Try Out Santri dan Siswa

Pembantu Rektor IV UIM Dr. Nur Taufiq Sanusi membuka kegiatan tersebut. Pada pembukaan ia mengatakan, dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, UIM melakukan kerja sama dengan berbagai pihak.

Kerja sama itu, tambah dia, tak hanya dilakukan dengan pihak dalam negeri, tapi juga luar negeri. Hal itu sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusan dan akses para alumni salah satu perguruan tinggi Nahdlatul Ulama di Makassar tersebut.

Fans Gus Dur

Menurut putra Gurutta KH Sanusi Baco, try out tersebut sebagai bentuk kepeduliaan UIM santri dan siswa agar kelulusan mereka meningkat.

Fans Gus Dur

Hadir ribuan pelajar dari berbagai sekolah dan pondok pesantren di Kabupaten/Kota Palopo, Luwu, Luwu Timur, dan Luwu Utara. (Andy Muhammad Idris/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pahlawan, Doa, IMNU Fans Gus Dur

Minggu, 05 November 2017

Pergunu Berkomitmen Tingkatkan SDM Nahdliyin Lewat Pemberian Beasiswa

Jakarta, Fans Gus Dur. Salah satu langkah Persatuan Guru Nahdlatul ulama (Pergunu) dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia, khususnya warga NU (Nahdliyin) adalah dengan memberikan beasiswa. Setalah tiga tahun berturut-turut memberikan beasiswa S1, mulai tahun ini dikembangkan memberikan beasiswa S2 dan S3.

Sebagaimana penjelasan yang disampaikan Ketua Umum PP Pergunu, KH Asep Saifuddin Chalim dalam Halaqoh Pendidikan yang Rutin digelar di Gedung PBNU.

Pergunu Berkomitmen Tingkatkan SDM Nahdliyin Lewat Pemberian Beasiswa (Sumber Gambar : Nu Online)
Pergunu Berkomitmen Tingkatkan SDM Nahdliyin Lewat Pemberian Beasiswa (Sumber Gambar : Nu Online)

Pergunu Berkomitmen Tingkatkan SDM Nahdliyin Lewat Pemberian Beasiswa

Pergunu punya komitmen untuk mengawal terwujudnya cita-cita kemerdekaan Indonesia, masyarakat Indonesia sejahtera, adil dan makmur. Untuk itu, salah satu langkah Pergunu adalah dengan peningkatan kualitas SDM Indonesia, khususnya Nahdliyin dengan memberikan Beasiswa S1, S2, dan S3. 

“Beasiswa itu kami berikan kepada putra-putri terbaik perwakilan provinsi Se-Indonesia, bahkan kepada dari luar negeri,” ujar Kiai Asep.

Labih lanjut, Kiai Asep menuturkan bahwa penerima beasiswa ke depan dapat berperan dalam menjaga NKRI dalam bingkai nilai ke-NU-an, Islam Rahmatan lil Alamin. Mereka juga diharapkan dapat mewarnai leading sektor kehidupan berbangsa secara profesional, kritis, kreatif, inovatif, serta mandiri. Mereka akan menjadi menanda zaman pada tingkat lokal, nasional, bahkan internasional.

Fans Gus Dur

Sampai saat ini, Pergunu telah memberikan beasiswa S1 kepada 755 mahasiswa, S2 kepada 367 mahasiswa, dan S3 kepada 77 mahasiswa. Angka tersebut untuk mahasiswa aktif, sedangkan yang sudah lulus lebih dari 250 orang.

Fans Gus Dur

Secara teknis, sebagaimana keterangan yang diberikan Aris Adi Leksono, Wakil Ketua PP Pergunu bahwa penerima beasiswa adalah putra-putri terbaik dari perwakilan setiap Provinsi Se-Indonesia dengan rekomendasi dari PW Pergunu setempat. 

Rekrutmen dilakukan dengan seleksi yang ketat, di antaranya uji akademik, pengetahuan ke-NU-an, hingga kontrak setelah lulus beasiswa untuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya kepada NU. 

Lebih lanjut, Aris menjelaskan untuk menjaga kualitas mutu pada masa studi beasiswa, Pergunu telah melakukan evaluasi berkala terkait kemajuan belajar. Hasil evaluasi disampaikan kepada PW Pergunu yang mengutus, sehingga pembinaan dapat berkesinambungan dan terus terjalin komunikasi dan jejaring mulai maauk kuliah, hingga lulus.

Dalam pelaksanaan program beasiswa tersebut, Pergunu telah kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi ternama diantaranya; Institut KH Abdul Chalim (IKHAC) Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung Jawa Barat, Universitas Terbuka (UT) Pamulang, Tangerang, Banten. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Doa Fans Gus Dur

Rabu, 25 Oktober 2017

IPPNU Probolinggo Napak Tilas Perjalanan NU

Probolinggo, Fans Gus Dur. Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-88 Nahdlatul Ulama (NU), Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Probolinggo melakukan napak tilas perjalanan NU berupa ziarah ke makam KH. Kholil Bangkalan, salah satu tokoh penting berdirinya ormas Islam terbesar ini, Jumat (31/1) hingga Sabtu (1/1).

Napak tilas yang dipimpin Ketua PC IPPNU Kabupaten Probolinggo Shofia ini dilepas secara resmi oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH. Moch Syaiful Hadi di Kantor PCNU Kabupaten Probolinggo di Desa Warujinggo Kecamatan Leces pada pukul 15.00 WIB, Jum’at (31/1).

IPPNU Probolinggo Napak Tilas Perjalanan NU (Sumber Gambar : Nu Online)
IPPNU Probolinggo Napak Tilas Perjalanan NU (Sumber Gambar : Nu Online)

IPPNU Probolinggo Napak Tilas Perjalanan NU

“Mudah-mudahan dengan napak tilas ini, para pelajar NU yang tergabung dalam PC IPPNU Kabupaten Probolinggo bisa memahami dan mengerti sejarah berdirinya NU serta tokoh-tokoh penting yang terlibat dalam proses berdirinya NU. Sehingga nantinya bisa memahami perjuangan ulama dalam mendirikan NU di Indonesia,” ungkap Syaiful Hadi.

Fans Gus Dur

Selain napak tilas perjalanan NU ke makam KH. Kholil Bangkalan, kegiatan yang diikuti oleh 20 orang pengurus PC IPPNU Kabupaten Probolinggo ini juga diisi diskusi umum dengan pengurus Pimpinan Wilayah IPPNU Provinsi Jawa Timur di Kantor PWNU Jawa Timur. Topik yang menjadi pembahasan diskusi adalah meningkatkan peran dan fungsi IPPNU sebagai organisasi keterpelajaran di tengah berkembangnya zaman.

“Napak tilas perjalanan NU ini digelar dengan tujuan agar para pengurus PC IPPNU Kabupaten Probolinggo bisa memahami sejarah berdirinya NU lebih dalam serta tokoh-tokoh dibalik berdirinya NU, termasuk didalamnya adalah KH. Kholil Bangkalan,” ungkap Ketua PC IPPNU Kabupaten Probolinggo Shofia.

Fans Gus Dur

Menurut Shofia, napak tilas perjalanan NU ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh PC IPPNU Kabupaten Probolinggo untuk mengetahui sejauh mana dan kendala yang dihadapi oleh para ulama selama proses berdirinya NU pada zaman penjajahan. Sehingga ke depan pelajar bisa ikut bersama-sama berkomitmen membesar NU di tengah-tengah perkembangan zaman.

“Dengan lebih memahami sejarah dan mengenal tokoh-tokoh dibalik berdirinya NU, diharapkan kader-kader NU akan lebih semangat lagi dalam berkhidmat di organisasi NU untuk melanjutkan perjuangan para pendiri-pendiri NU, khususnya di segmen pelajar putri,” harapnya. (Syamsul Akbar/Mahbib)

 

Foto: KH Kholil Bangkalan, guru Hadratusyekh KH Hasyim Asyari

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Doa, Santri, Fragmen Fans Gus Dur

Sabtu, 07 Oktober 2017

Ujian Fiqh di Banten Terkait Soal Khilafah Diulang

Jakarta, Fans Gus Dur. Direktur Pendidikan Madrasah Ditjen Pendidikan Islam M. Nurkholis Setiawan menegaskan bahwa pihaknya sudah menginstruksikan kepada Kanwil Kemenag Banten agar dilakukan proses revisi soal mata pelajaran Fiqh pada ujian akhir semester (UAS) Madrasah Aliyah. Lebih dari itu, proses ujian yang sudah berlangsung Kamis (03/12) lalu juga diminta agar diulang pelaksanaannya dengan soal baru yang sudah direvisi.

“Saya sudah menginstruksikan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Banten untuk merevisi soal dan mengulang ujian tersebut untuk menghindari resistensi masyarakat yang berkelanjutan,” tegas M. Nurkholis Setiawan, Sabtu (05/12) seperti dikutip dari laman kemenag.go.id.

Ujian Fiqh di Banten Terkait Soal Khilafah Diulang (Sumber Gambar : Nu Online)
Ujian Fiqh di Banten Terkait Soal Khilafah Diulang (Sumber Gambar : Nu Online)

Ujian Fiqh di Banten Terkait Soal Khilafah Diulang

Daftar pertanyaan dan pilihan jawaban (multiple choice) mata pelajaran Fiqih pada UAS ? yang disusun oleh Kelompok Kerja Madrasah Aliyah Negeri (KKMAN) Cilegon disoal karena dinilai mengandung pesan dan konsepsi khilafah yang anti NKRI dan Pancasila.

Fans Gus Dur

Pertanyaan dimaksud antara lain: secara etimologi kata “khilafah” berarti pengganti, sedangkan menurut istilah adalah… a. Struktur pemerintahan yang pelaksanaannya diatur berdasarkan UUD 1945; b. Struktur pemerintahan yang pelaksanaannya diatur berdasarkan syari’at Islam; c. Struktur pemerintahan yang pelaksanaannya diatur berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa; d. Struktur pemerintahan yang pelaksanaannya diatur berdasarkan kekuasaan pemerintah; e. Struktur pemerintahan yang pelaksanaannya diatur berdasarkan keadilan dan musyawarah.

Fans Gus Dur

Dari hasil ? verifikasi yang dilakukan Kanwil Kemenag Banten, diketahui bahwa ? soal disusun berdasarkan `silabus Fiqh Kelas XII KTSP 2006 dan buku ? FIQH MADRASAH ALIYAH ? Kelas XII, yg diterbitkan oleh Departemen Agama RI 1997/1998. Tim MGMP Fiqh KKMAN 1 CILEGON selaku penyusun soal mengatakan bahwa proses penyusunan murni berdasarkan silabus dan referensi resmi dan tanpa bermaksud memasukkan pemahaman yang anti ? Pancasila dan NKRI.?

Akan hal ini, M. Nurkholis menjelaskan bahwa pembahasan khilafah memang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam sejarah Islam. Namun demikian, pembahasan khilafah tidak boleh diajarkan dalam kerangka memperhadapkannya dengan ? Pancasila dan NKRI dalam konteks Indonesia.

Penerapan Kurikulum 2013 (K-13) mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab, lanjut M. Nurkholis menjadi jawaban atas persoalan ini agar kejadian yang sama tidak terulang. Selain itu, M. Nurkholis juga akan mengevaluasi proses penyusunan soal, di mana Kelompok Kerja Madrasah (KKM) tidak lagi akan menjadi final drafter, tapi sebagai supporting drafter soal ujian. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Doa, Ulama Fans Gus Dur

Jumat, 06 Oktober 2017

PCNU Pinrang Gelar Konfercab Ketujuh

Pinrang, Fans Gus Dur?

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke VII dengan tema “Aktualisasi Islam sebagai rahmatan lil alamin dalam mengembangkan Nilai-nilai tradisi Aswaja di masyarakat Pinrang”.?

Sebagaimana siaran pers yang diterima Fans Gus Dur, kegiatan tersebut digelar di aula Lantai 1 Masjid Agung Al Munawwir Kabupaten Pinrang, Sabtu (3/12).

PCNU Pinrang Gelar Konfercab Ketujuh (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Pinrang Gelar Konfercab Ketujuh (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Pinrang Gelar Konfercab Ketujuh

Sekretaris Wilayah Pengurus Nahdlatul Ulama Sulsel Arfin Hamid mengatakan, moment Konferensi Cabang ini menjadi pemersatu dan sekaligus mengembalikan serta menumbuhkan semangat perjuangan menegakkan Islam Ahlussunnah wal Jamaah an Nahdliyyah serta menjaga keutuhan NKRI.

"Intinya melalui konferensi kali ini warga NU harus menjalin kebersamaan dan membesarkan organisasi serta mampu menjaga nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah serta menjaga NKRI,"ujarnya.

Hal serupa diungkapkan Bupati Pinrang Melalui Sekertaris Daerah Syarifuddin side dalam sambutannya sekaligus membuka acara.?

Fans Gus Dur

Ia mengatakan bahwa sangat mengapresiasi kepengurusan NU Pinrang menggelar konferensi demi kemajuan organisasi.?

Fans Gus Dur

“Bahwa NU menjadi salah satu organisasi Islam yang mampu mempertahankan NKRI dan menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta NU tentunya menjunjung nilai nilai Pancasila dan Menjaga NKRI. Saya ucapkan selamat Berkonferensi atas nama pemerintah kabupaten Pinrang," paparnya.?

Pada kesempatan itu, hadir mantan Ketua PCNU Pinrang KHTahir Syarkawi yang kini salah seorang Penasihat PBNU, perwakilan dari TNI dan Polri, para ulama, tokoh agama Pinrang dan beberapa anggota DPRD dari Fraksi PKB Pinrang.

Hadir pula pengurus dan anggota badan otonom NU mulai GP Ansor, IPNU, IPPNU, Banser, Fatayat, Muslimat, PMII, dan 12 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama, Ranting Nahdlatul Ulama se-Kabupaten Pinrang, serta masyarakat umum. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Doa Fans Gus Dur

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock