Tampilkan postingan dengan label Halaqoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Halaqoh. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Februari 2018

Pemuda Ansor Purworejo Perangi Narkoba dan Pergaulan Bebas

Purworejo, Fans Gus Dur. Kader GP Ansor Purworejo diharapkan menjadi pelopor dalam melakukan perubahan sosial. Guna menyikapi arus globalisasi, Ansor juga diharapkan menjaga moral anak bangsa. mereka perlu berupaya lebih keras untuk mencegah peredaran narkoba dan pergaulan bebas yang mendera generasi muda saat ini.

Pemuda Ansor Purworejo Perangi Narkoba dan Pergaulan Bebas (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemuda Ansor Purworejo Perangi Narkoba dan Pergaulan Bebas (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemuda Ansor Purworejo Perangi Narkoba dan Pergaulan Bebas

Menurut Ketua GP Ansor Purworejo KH Muhamad Haekal pada pelantikan GP Ansor Pituruh di desa Megulungkidul, Purworejo, Kamis (19/2), persoalan yang perlu diwaspadai ialah maraknya pergaulan bebas yang belakangan menggejala di kalangan remaja.

Pergaulan itu diakibatkan salah satunya karena arus informasi yang bisa diakses dengan mudah dan cepat. "Karena itu, para orang tua harus selalu waspada menyikapi persoalan tersebut," kata Kiai Haekal.

Fans Gus Dur

Kader Ansor juga perlu giat melakukan kegiatan keagamaan yang melibatkan para pemuda. Kemasan kegiatan keagamaan itu perlu disesuaikan dengan minat pemuda agar mudah diterima.

"Kader Ansor harus bisa merangkul semua elemen masyarakat guna menyukseskan dakwah Islam," jelasnya.

Fans Gus Dur

Pada kesempatan itu Kiai Haekal melantik pengurus baru PAC GP Ansor Pituruh masa bakti 2015-2018. Ahmad Ngafifudin beberapa tahun ke depan akan menggerakkan pemuda Ansor di Pituruh.

Ngafifudin menyatakan komitmennya untuk berjuang mengembangkan dakwah Aswaja NU di Purworejo. Pihaknya juga berjanji untuk meningkatkan kualitas SDM anggota GP Ansor Pituruh. (Lukman Hakim/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Halaqoh, Lomba Fans Gus Dur

Kamis, 08 Februari 2018

PMII Persoalkan Kebijakan Hukum Jokowi-JK

Jakarta, Fans Gus Dur



Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mengelar dialog publik bertema "Menyoal Paket Kebijakan Reformasi Hukum Jokowi-JK" di Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat pada Ahad (16/10). Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Robikin Emhas (Ketua PBNU), Masinton Pasaribu (Komisi III DPR RI), dan Farouk Muhammad (DPD RI).

PMII Persoalkan Kebijakan Hukum Jokowi-JK (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Persoalkan Kebijakan Hukum Jokowi-JK (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Persoalkan Kebijakan Hukum Jokowi-JK

Ketua Umum PB PMII Aminudin Ma’ruf mengatakan, kegiatan ini dalam rangka untuk mengkaji dan mengawal kebijakan pemerintah terkait reformasi hukum.?

PMII, menurutnya, menolak negara lemah. Negara yang seperti itu disebabkan ketidakpastian hukum. Hal ini akan menambah rendah kepercayaan publik terhadap hukum.?

Ketua PBNU mengimbau masyarkat untuk berpartisipasi dalam penegakan hukum di Indonesia. Sementara kepada negara meminta untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap hukum melalui program Nawacita.?

Hal itu, diamini Farouk Muhammad. Menurutnya di negara ini hukum baru sebatas ide, belum sampai kepada penegakan hukum yang sebenar-benarnya. Menurutnya, banyak laporan dari masyarkat yang dibiarkan dan tidak di proses lanjut.

Fans Gus Dur

Sementara Masinton Pasaribu mengatakan, selama dua tahun kepemimpinan Presiden Jokowi banyak persoalan yang belum diungkapkan, masalah Pelindo 2, kasus Munir, kasus kebakaran hutan dan lahan dan pemberian izin dalam pengelola tambang.?

Fans Gus Dur

“Negara harus hadir dan mengungkapkan pelanggaran HAM dan segera disampaikan ke publik serta meminta kepada KPK untuk konsen ke masalah korupsi besar,” katanya.?

Ia menilai, penegakan hukum kita masih amatiran, tidak konsen. Cuma pada korupsi yang jumlahnya kecil yang diproses. (Muhamad Akbar/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Halaqoh, Ubudiyah, Jadwal Kajian Fans Gus Dur

Senin, 05 Februari 2018

Bersyukur dan Cerdaslah dengan Kekuatan Batin

Batam, Fans Gus Dur -

Ketua Dewan Penasehat Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor H. Asad Said Ali, di Batam Kepulauan Riau, Jumat (25/12) mengajak kader muda Nahdlatul Ulama (NU) senantiasa bersyukur dan cerdas dengan kekuatan batin dimiliki.

Bersyukur dan Cerdaslah dengan Kekuatan Batin (Sumber Gambar : Nu Online)
Bersyukur dan Cerdaslah dengan Kekuatan Batin (Sumber Gambar : Nu Online)

Bersyukur dan Cerdaslah dengan Kekuatan Batin

Mantan Wakil Kepala BIN itu menegaskan, salah satu kekuatan Ansor adalah kekuatan ruhani. "Bersyukur kepada Allah membuat tenang. Lalu wirid yang diajarkan ulama-ulama kita, itu membuat batin anak-anak Ansor menjadi kuat," ujar dia lagi.

Alumni Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta itu mengingatkan kader Ansor yang menjadi peserta Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) III untuk menjaga lisan dan perbuatan.

"Sekali kita berbohong maka akan terus berbohong. Kader Ansor harus cerdas, jangan mengumbar persoalan internal ke media sosial, itu namanya goblok bin goblok," ujar dia lagi.

Fans Gus Dur

Ia lalu menyarankan, kader Ansor yang pintar harus masuk atau membuat koperasi.

"Itu ada mas Fahmi Akbar Idries, Ketua Divisi Nusa Makmur Induk Koperasi Syirkah Muawwanah Nusantara atau Inkopsimnus. Jagoan itu kalau soal koperasi, tapi ingat, jangan korupsi," tuturnya.

Pria kelahiran Kudus, Jawa Tengah, 19 Desember 1949 itu lalu mencontohkan PCNU Magetan, Jawa Timur yang bisa membangun gedung senilai Rp7 miliar dengan kemandirian ekonomi.

Fans Gus Dur

"Sumber daya sebagai syarat pergerakan organisasi harus dipahami dulu. Jangan bondo nekat," ujar dia di sela memaparkan materi.

Susbanpim III PP GP Ansor digelar di Asrama Haji Batam Centre, Engku Putri, Kota Batam, Kepulauan Riau, bertema Meningkatkan Transformasi dan Profesionalisme Banser dalam Mewujudkan Kemandirian Bangsa. (Gatot Arifianto/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Halaqoh, PonPes Fans Gus Dur

Senin, 22 Januari 2018

NU Care-LAZISNU Adakan Sunatan Massal di Pesantren Darul Hikmah Lombok

Mataram, Fans Gus Dur. Gelaran Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar Alim Ulama (Munas Konbes) NU turut dimeriahkan dengan sunatan massal oleh Care-LAZISNU, Rabu (22/11). Terdapat sedikitnya 50 anak-anak menjadi peserta sunatan yang bekerjasama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart).

“Ini bagian kerja sama setelah acara sunatan di Jakarta sukses. Di sini menggabungkan dengan Munas NU yang sudah kami koordinasikan dengan panitia Munas, hal. berbagi kebahagian," kata Direktur NU Care-LAZISNU Syamsul Huda, di lokasi kegiatan Pesantren Darul Hikmah Pagutan,

NU Care-LAZISNU Adakan Sunatan Massal di Pesantren Darul Hikmah Lombok (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Care-LAZISNU Adakan Sunatan Massal di Pesantren Darul Hikmah Lombok (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Care-LAZISNU Adakan Sunatan Massal di Pesantren Darul Hikmah Lombok

Sunatan massal juga sebagai upaya NU Care-LAZISNU mengajak anak-anak bergembira.





"Dengan menunaikan sunatan keinginan mereka dalam menunaikan sebagai umat Islam terpenuhi.

Fans Gus Dur





Peserta sunatan juga diberikan uang tunai dan sepeda.



Fans Gus Dur



Pengasuh Pesantren Darul Hikmah, TGH Abdul Hamid menyampaikan pihanya beryukur dengan pelaksanaan sunatan yagn bisa melibatkan masyarakat di Lombok.





"Semoga dapat dilakukan di kesempatan lainnya," harapnya.

Deputi Branch Manager Alfamart, Ahmad Saeful mengatakan sunatan masal merupakan salah satu bentuk penyaluran donasi bantuan pelanggan Alfamart periode Oktober 2017.





“Ini juga sebagai bukti bahwa Alfamart selalu dekat dengan masyarakat,” tambah Saeful.



Budiono orangtua, dari Riski Setiono (5 tahun); menyampaikan terima kasih dan sangat bersyukur anaknya bisa menjadi peserta sunatan tersebut.

"Alhamdulillah, anak saya juga senang karena dapat hadiah sepeda," kata Budiono. 





Senada, Slamet orangtua Teguh Muhamad Agus Setiawan (5,5 tahun), mengungkapkan rasa syukurnya.





"Karena anak saya juga sudah waktunya disunat," kata Slamet. (Kendi Setiawan). Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Warta, Halaqoh, News Fans Gus Dur

Rabu, 17 Januari 2018

Gelar Ikhtiar UN, Pelajar NU Babat Libatkan Santri dan Pelajar Istighotsah

Lamongan, Fans Gus Dur - Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Babat Kabupaten Lamongan masa khidmah 2015-2017 menggelar istighotsah, do’a bersama, dan motivasi di Gedung Serbaguna Suroloyo, Kecamatan Babat. Ikhtiar menghadapi UN ini melibatkan santri dan pelajar setempat, Kamis (31/3).

Acara ini diikuti terutama siswa kelas tiga tingkat SLTP-SLTA dan kelas 6 MI-SD yang nantinya akan menghadapi Ujian Nasional sebagai syarat penentu kelulusan mereka.

Gelar Ikhtiar UN, Pelajar NU Babat Libatkan Santri dan Pelajar Istighotsah (Sumber Gambar : Nu Online)
Gelar Ikhtiar UN, Pelajar NU Babat Libatkan Santri dan Pelajar Istighotsah (Sumber Gambar : Nu Online)

Gelar Ikhtiar UN, Pelajar NU Babat Libatkan Santri dan Pelajar Istighotsah

Tampak hadir sejumlah pengurus PCNU Babat, Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Babat KH Ma’mun Affandi, Ketua LP Ma’arif MWCNU Babat H Soeradi, pengurus harian IPNU-IPPNU Babat, serta tamu undangan PAC IPNU-IPPNU se-Cabang Babat.

Ketua MWCNU Babat KH Ma’mun Affandi memberikan apresiasi untuk pengurus IPNU-IPPNU Babat atas kegiatan ini. Ia berpesan kepada pelajar yang hadir bahwa kunci sukses dalam menghadapi UN adalah istiqomah dalam belajar, istiqomah dalam berusaha, dan istiqomah dalam berdo’a.

Fans Gus Dur

Ketua PC IPNU Babat M Miftahul Aminin mendukung acara yang diselenggarakan PAC IPNU-IPPNU Babat. Ia mengimbau para pelajar untuk mengembangkan jiwa intelektual dengan belajar, berjuang dengan emosional, dan bertakwa untuk peningkatan spiritual.

Fans Gus Dur

Di awal pembukaan M Miftahul Aminin meminta dukungan dari MWCNU Babat dan LP Ma’arif MWCNU Babat untuk menyediakan waktu dan dukungannya atas kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan IPNU dan IPPNU. (Aan Andri/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Lomba, Halaqoh, Nasional Fans Gus Dur

Senin, 15 Januari 2018

Ini Bahaya Laten Bagi Umat Islam Menurut Ibnu Athaillah

Umat Islam tidak boleh lengah atas bahaya laten yang mengancam mereka. Bahaya laten ini menyusup bukan di tengah-tengah umat Islam. Bahaya laten ini jauh lebih halus menyusup di dalam tubuh mereka dalam aktivitas ibadah dengan segala bentuknya (yaitu shalat, puasa, zikir, tadarus, tahfiz, sedekah, haji, umrah, dan ibadah lainnya) sebagai keterangan Ibnu Athaillah berikut ini.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Ini Bahaya Laten Bagi Umat Islam Menurut Ibnu Athaillah (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Bahaya Laten Bagi Umat Islam Menurut Ibnu Athaillah (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Bahaya Laten Bagi Umat Islam Menurut Ibnu Athaillah

Artinya, “Unsur nafsu pada perbuatan maksiat tampak jelas. Sedangkan unsur nafsu pada amal ibadah tersembunyi dan laten. Upaya pengobatan atas penyakit yang tersembunyi itu sulit.”

Fans Gus Dur

Bahaya laten yang patut diwaspadai umat Islam adalah unsur nafsu yang menyusup pada aktivitas ibadah mereka. Nafsu yang suka menuntut ini pada gilirannya dapat mencelakai mereka yang tak mewaspadai bahaya laten ini. Bagaimana bisa orang beribadah menjadi celaka?

Pertama kita harus pahami dahulu watak nafsu. Watak dasar nafsu cenderung berlari dari tanggung jawab. Sementara ibadah adalah tanggung jawab manusia terhadap Allah SWT sebagai tujuan dari penciptaan mereka. Tetapi ketika nafsu mengajak kita memikul tanggung jawab yang sejatinya ia tidak sukai, maka waspadalah.

Fans Gus Dur

Kenapa demikian? Ketika nafsu menyelinap di tengah-tengah aktivitas ibadah kita, maka sejatinya nafsu mengarahkan kita ke jalan lain, bukan menuju Allah SWT. Ini cukup menyulitkan. Pasalnya, unsur nafsu tampak terang-terangan pada perbuatan maksiat. Sedangkan untuk aktivitas ibadah, unsur nafsu biasanya menyusup, menyelinap, mendompleng, atau menunggangi sebagai keterangan Syekh Syarqawi berikut ini.

? ? ? ?) ? (? ?) ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? (? ? ? ? ?) ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “(Unsur nafsu pada perbuatan maksiat) seperti zina (tampak jelas) yaitu kenikmatan atas maksiat tersebut. Nafsu itu tidak memintamu mengaburkan keinginannya pada maksiat itu selain hanya untuk kenikmatanmu atas maksiat tersebut sehingga bencana dan petaka menimpamu. (Sedangkan unsur nafsu pada amal ibadah tersembunyi dan laten). Tak satupun melihat unsur nafsu itu selain mereka yang membuka mata batin. Kenapa demikian? Amal ibadah itu berat. Tetapi ketika nafsu mengajakmu beribadah–sementara kamu tak tahu unsur nafsu pada ibadah tersebut kecuali dengan ketelitian–, maka secara lahiriah ia memperlihatkan dirinya mengajakmu taqarrub kepada Allah, tetapi sejatinya yang dituju tidak lain adalah perhatian manusia kepadamu dan kemasyhuranmu sebagai orang saleh di tengah mereka. Siapa yang memerhatikan nafsunya dan mengawasi gerak batinnya, maka kebenaran sejati akan tampak padanya,” (Lihat Syekh Syarqawi, Syarhul Hikam, Semarang, Maktabah Al-Munawwir, tanpa catatan tahun, juz II, halaman 4).

Unsur nafsu yang menyusup di dalam aktivitas ibadah menggiring pelakunya ke jalan lain, yaitu riya sebagai penyakit destruktif yang berbahaya bagi umat Islam. Pengalihan jalan ke selain jalan Allah ini yang patut dicurigai dan diwaspadai. Jangan sampai Allah murka dengan aktivitas ibadah yang disusupi nafsu. Pengalihan jalan ini biasanya berlangsung tanpa kita sadari.

Lalu bagaimana cara mengobatinya? Sejauh penyakit dan bahaya laten ini belum terdeteksi, maka upaya pengobatan sulit dilakukan sebagai keterangan Syekh Zarruq berikut ini.

?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “Buat saya, (Ibnu Athaillah) berkata, kesulitan pengobatannya itu bergantung pada kadar kesamarannya karena pengobatan itu mengikuti sejauhmana pengetahuan seseorang terhadap pokok, sebab, dan sifat penyakit itu sendiri. Ketika pokok dan sebab penyakit itu belum terdeteksi dan sudah sampai pada pemeriksaan (lalu terdeteksi), maka penyakit tak mungkin diobati kecuali dengan susah payah. Salah satu penyakit laten yang menyelinap pada amal ibadah adalah riya terhadap makhluk-Nya,” (Lihat Syekh Ahmad Zarruq, Syarhul Hikam, As-Syirkatul Qaumiyyah, 2010 M/1431 H, halaman 135).

Upaya preventif dari bahaya laten (nafsu yang berujung pada riya) ini harus dilakukan sejak dini. Kewaspadaan tinggi perlu dilakukan. Sementara upaya pengobatannya tidak kalah sulit. Perlu banyak zikir dengan segala lafalnya atau bimbingan dari para guru tarekat.

Namun demikian, hikmah ini tidak bertujuan untuk melemahkan semangat beribadah kita. Hikmah ini juga tidak menyarankan kita untuk berburuk sangka terhadap mereka yang gemar ibadah. Hikmah ini hanya mengingatkan kita agar selalu waspada terhadap segala penyusupan dan bahaya laten pada aktivitas ibadah kita yang dapat membuatnya rusak dan sia-sia. Hikmah ini justru mendorong kita untuk beribadah secara istiqamah di jalan menuju Allah, bukan jalan ke lain-Nya. Wallahu a‘lam. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Halaqoh, Khutbah Fans Gus Dur

Kamis, 11 Januari 2018

Pakai Seragam Batik, Pelajar NU Ramaikan Gerak Jalan Agustusan

Jombang, Fans Gus Dur - Aktivis Ikatan Pelajar NU dan Ikatan Pelajar Putri NU di Jombang ikut meramaikan gerak jalan dalam rangka peringatan hari Kemerdekaan Ke-71 RI . Mereka memakai seragam batik IPNU- IPPNU.

"Ini salah satu bentuk partisipasi IPNU dan IPPNU Jombang dalam peringatan kemerdekaan. Kita tahu kemerdekaan diperjuangkan para pahlawan dan juga kiai-kiai NU, " ujar Ketua IPNU Jombang Haris di sela acara yang digelar Pemkab Jombang, Sabtu (13/8).

Pakai Seragam Batik, Pelajar NU Ramaikan Gerak Jalan Agustusan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pakai Seragam Batik, Pelajar NU Ramaikan Gerak Jalan Agustusan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pakai Seragam Batik, Pelajar NU Ramaikan Gerak Jalan Agustusan

Partisipasi IPNU dan IPPNU, lanjut Haris, tidak hanya dilakukan di kota, namun juga dilakukan di kecamatan-kecamatan yang menggelar gerak jalan dalam rangka peringatan kemerdekaan.

"Rekan-rekan IPNU dan IPPNU di Kudu, Kesamben, Mojowarno, dan beberapa anak cabang lainnya kita instruksikan untuk berpartisipasi ikut gerak jalan," imbuhnya.

Fans Gus Dur

Untuk gerak jalan yang digelar Pemkab Jombang IPNU dan IPPNU masing-masing mengirimkan satu regu pasukan. "Agar terlihat kiprahnya kita minta memakai atribut NU yakni seragam batik IPNU dan IPPNU," tambah Haris.

Fans Gus Dur

Di samping berpartisipasi dalam peringatan kemerdekaan, banom NU berbasis pelajar ini juga menggelar kegiatan Jumat Bahagia untuk lebih memperkenalkan organisasi IPNU dan IPPNU di kalangan pelajar.

"Pengajian Jumat Bahagia merupakan kegiatan rutin IPNU dan IPPNU keliling ke sekolah-sekolah. Alhamdulillah selalu dihadiri wakil bupatinya Nyai Hj Mundjidah Wahab, yang juga Ketua IPPNU Jombang era tahun 1965," pungkasnya. (Muslim Abdurrahman/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Sholawat, Halaqoh, Pemurnian Aqidah Fans Gus Dur

Rabu, 10 Januari 2018

Perkokoh Silaturahim, Pengurus-Alumni IPNU se-Bandung Raya Bertemu

Bandung, Fans Gus Dur. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) se-Bandung Raya mengadakan silaturahmi dan diskusi dengan Majelis Alumni IPNU. Hadir pada kesempatan itu IPNU Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Cimahi, dan Sumedang.

Perkokoh Silaturahim, Pengurus-Alumni IPNU se-Bandung Raya Bertemu (Sumber Gambar : Nu Online)
Perkokoh Silaturahim, Pengurus-Alumni IPNU se-Bandung Raya Bertemu (Sumber Gambar : Nu Online)

Perkokoh Silaturahim, Pengurus-Alumni IPNU se-Bandung Raya Bertemu

Kegiatan bertema "Membangun kader, mengembangkan jaringan di atas kebersamaan yang kokoh" tersebut berlangsung di Gedung PW NU Jawa Barat Jl. Terusan Galunggung, Kota  Bandung Jumat 26 September.

Menurut siaran pers yang dikirim PC IPNU Kota Bandung, Senin (29/9) kegiatan tersebut adalah sarana pertemuan pengurus IPNU se-Bandung Raya dengan para alumni IPNU demi memperkokoh barisan “barisan” pelajar NU, di Bandung khususnya.

Fans Gus Dur

Pada kesempatan tersebut beberapa alumni IPNU yang hadir adalah H. Basukhi, Ahmad Satari, Abdussani Ramdhani, Abdul Rozak, Ganjar, H. Asep Mamun, Rekan Fauzul.

Fans Gus Dur

Pada kesempatan tersebut hadirin sepakat untuk tetap berjuang dan beristikomah dalam kaderisasi serta mempertahankan ajaran wali Allah, guru-guru dan pendahulu. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Kiai, Halaqoh, Kajian Islam Fans Gus Dur

Selasa, 09 Januari 2018

Dubai Targetkan Jadi Pusat Perekonomian Islam

Dubai, Fans Gus Dur. Dubai meluncurkan sebuah rencana untuk menjadi pusat perekonomian Islam global dengan fokus pada jasa keuangan, produk makanan halal, pendidikan, pariwisata yang beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. 

Sheikh Mohammed bin Rashid Al-Maktoum, wakil presiden dan perdana menteri UEA dan penguasa Dubai, berbicara saat upacara peluncuran tersebut di Dubai, Sabtu (5/10). 

Dubai Targetkan Jadi Pusat Perekonomian Islam (Sumber Gambar : Nu Online)
Dubai Targetkan Jadi Pusat Perekonomian Islam (Sumber Gambar : Nu Online)

Dubai Targetkan Jadi Pusat Perekonomian Islam

“Saya optimis tentang keberhasilan sektor ekonomi Islam dan bagaimana menempatkan Dubai di peta ekonomi internasional sebagai pilihan tujuan global yang menyediakan produk islami, keuangan dan jasa-jasa serta meningkatkan standar manajemen dan kualitas sektor ini ke tingkat baru,” kata Sheikh Maktoum, menurut kantor berita WAM. 

Salah satu bentuknya adalah mengembangkan Dubai sebagai pusat standardisasi dan sertifikasi keislaman yang terpercaya.

Fans Gus Dur

Saat ini dua pusat obligasi syariah adalah Kuala Lumpur dan London, sementara Dubai secara jelas berharap dapat melampaui keduanya dalam keuangan Islam Dubai juga berencana mendirikan sebuah laboratorium dan pusat akreditasi pada awal 2014, yang akan memberikan sertifikasi halal dan produk lain sesuai dengan prinsip Islam. 

Fans Gus Dur

“Total perdagangan di dunia Muslim mencapai $4 trilyun. Ini merupakan sebuah potensi yang bisa digarap bagi Dubai,” kata Mohammed al-Gergawi, kepada Dubai Holding, perusahaan yang dimiliki oleh kerajaan dalam acara tersebut kepada Reuters. Gergawi mengatakan dalam acara tersebut bahwa rencana untuk memimpin ekonomi Islam global awalnya diimplementasikan selama lima tahun, namun demikian, penguasa Dubai memerintahkan pengurangan jangka waktu ini hanya menjadi 36 bulan atau 3 tahun. (IINA/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Halaqoh, Daerah Fans Gus Dur

Senin, 08 Januari 2018

IPNU Tebuireng Siapkan Olimpiade Nahwu dan Aswaja se-Jatim

Jombang, Fans Gus Dur. Pimpinan Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur sedang mempersiapkan Olimpiade Nahwu dan Aswaja tingkat Jawa Timur.

"Kegiatan ini dalam mata rangkai menyambut Isra Miraj dan hari lahir NU yang ke-89," kata Abdurrouf, Kamis (23/4). Ketua panitia kegiatan yang bertema “Penguatan peran pondok pesantren sebagai benteng pertahanan Islam ala Aswaja dan NKRI” ini akan berlangsung 8 Mei mendatang dan dipusatkan di Pesantren Tebuireng.

IPNU Tebuireng Siapkan Olimpiade Nahwu dan Aswaja se-Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Tebuireng Siapkan Olimpiade Nahwu dan Aswaja se-Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Tebuireng Siapkan Olimpiade Nahwu dan Aswaja se-Jatim

"Seperti diketahui, IPNU merupakan salah satu pilar penyangga pembinaan? generasi bangsa yang bertaqwa, berilmu, berkarya, serta memiliki kedudukan yang strategis sebagai wahana kaderisasi putra dan putri Nahlatul Ulama," kata Ketua PK IPNU Tebuireng, M. Iqbal Abdurrouf.

Fans Gus Dur

Dengan kegiatan ini diharapkan akan lahir insan yang bermutu di kalangan generasi muda, khususnya dari? IPNU. "Generasi muda merupakan aset terbesar yang dimiliki bangsa dan negara, karenanya upaya menjadikan mereka terutama pelajar NU sebagai penerus yang mampu mengembangkan bakat, berdedikasi tinggi, dan memiliki komitmen untuk memperjuangkan perjuangan harus menjadi prioritas dan mendapat perhatian dari semua pihak," tandasnya.

Fans Gus Dur

Kegiatan juga didedikasikan agar mampu mewujudkan cita-cita IPNU sebagai media dan pelopor dalam setiap aktifitas yang berorientasi keilmuan dalam usaha meningkatkan kualitas? kader. "Juga terjalinnya silaturahim antara pelajar dan santri dengan IPNU," katanya.

Abdurrouf menandaskan bahwa kegiatan akan berisi lomba atau olimpiade dan pengajian umum. Olimpiade dilangsungkan Jumat pagi hingga selesai. "Sedangkan pengajian umum yang menghadirkan KH Ilyas sekaligus pengumuman pemenang dan pembagian hadiah akan dilakukan malam hari," terangnya.

Panitia sangat terbuka menerima pendaftaran bagi kepengurusan IPNU di sejumlah madrasah dan sekolah, termasuk pesantren. "Silakan mendaftar dan mengisi formulir yang telah disediakan panitia," pungkasnya. (Syaifullah/Abdullah Alawi)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Jadwal Kajian, Halaqoh, Budaya Fans Gus Dur

Sabtu, 06 Januari 2018

Chavez: Ledakan Sosial Tak Mungkin Terjadi di Venezuela

Caracas, Fans Gus Dur. Presiden Venezuela Hugo Chaves, Rabu 6/6), mengatakan bahwa ledakan sosial untuk menggulingkan pemerintahannya adalah hal yang tak mungkin terjadi di Veenezuela.

Pernyataan itu diungkapkannya saat menyinggung adanya strategi penggulingan yang dilancarkan oleh kelompok oposisi terhadap pemerintahannya.

Chavez: Ledakan Sosial Tak Mungkin Terjadi di Venezuela (Sumber Gambar : Nu Online)
Chavez: Ledakan Sosial Tak Mungkin Terjadi di Venezuela (Sumber Gambar : Nu Online)

Chavez: Ledakan Sosial Tak Mungkin Terjadi di Venezuela

Hanya akan ada satu ledakan revolusioner yang kokoh, terang Chaves dalam jumpa pers dan menambahkan bahwa Amerika Serikat kini sedang mencoba merancang "strategi kudeta halus" terhadap Venezuela.

Fans Gus Dur

"Mereka (AS) ingin mengganggu, menyalakan sumbu dengan menggelar demonstrasi yang marak belakangan ini hingga memicu ledakan massa, namun kita telah dengan sabar memadamkan api-api kecil itu," tegas Chaves seperti dilansir sumber Prenza Latina.

Fans Gus Dur

Chaves mengatakan, dengan perolehan lebih dari 60 persen suara dalam pemilu lalu dan dukungan rakyat yang kian meningkat, maka tidak akan ada ledakan massa yang dapat mengancam pemerintahannya. Sebaliknya, Chaves menuduh AS menjadi biang dari seluruh rencana menentang pemerintahan Venezuela.

Presiden yang pernah memproklamirkan "runtuhnya kerajaan AS" itu mengingatkan seluruh rakyatnya untuk waspada dan tidak terjebak pada manipulasi. (dar)Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Kyai, Kiai, Halaqoh Fans Gus Dur

Rabu, 03 Januari 2018

Siswa Ta’mirul Islam Pentaskan Lakon Sunan Kalijaga

Solo, Fans Gus Dur. Siswa Sekolah Dasar Ta’mirul Islam Surakarta memanggungkan lakon dakwah Sunan Kalijaga mulai dari bimbingan dari Sunan Bonang hingga menciptakan model dakwah Islam melalui kesenian dan sejumlah tembang. Pementasan ini digelar dalam rangka pelepasan siswa kelas VI SD Ta’mirul Islam di GOR Manahan Surakarta, Ahad (22/6).

Menurut sekretaris panitia akhirussanah Udin, pementasan drama ini melibatkan sebanyak 95 anak. “Pada lakon drama ini, kami ingin mengenalkan kisah Sunan Kalijaga kepada para siswa, sekaligus juga menyelipkan pesan moral tentang seni dan dakwah,” terang Udin.

Siswa Ta’mirul Islam Pentaskan Lakon Sunan Kalijaga (Sumber Gambar : Nu Online)
Siswa Ta’mirul Islam Pentaskan Lakon Sunan Kalijaga (Sumber Gambar : Nu Online)

Siswa Ta’mirul Islam Pentaskan Lakon Sunan Kalijaga

Nilai-nilai seperti ini penting mengingat ajaran dakwah Islam perlu disampaikan dengan penuh kedamaian. Udin menambahkan, selain pentas drama, juga ditampilkan sejumlah kesenian di antaranya sholawatan, rebana, gamelan, tari dan musik.

Fans Gus Dur

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SD Ta’mirul Islam Slamet menyampaikan hasil perolehan siswa SD Ta’mirul Islam dalam Ujian Sekolah (US) 2014.

Fans Gus Dur

“Alhamdulillah, siswa kelas VI SD Ta’mirul Islam yang berjumlah 174 siswa, berhasil meraih peringkat kelima untuk US-SD se-Kota Surakarta,” pungkas Slamet. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Halaqoh, Budaya, Khutbah Fans Gus Dur

Kader Muslimat NU Diperkenalkan Bursa Saham

Jakarta, Fans Gus Dur. Otoritas bursa saham, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjalin kerja sama dengan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU). Kerja sama ini merupakan wujud keseriusan BEI untuk terus meningkatkan jumlah investor pasar modal.

Kader Muslimat NU Diperkenalkan Bursa Saham (Sumber Gambar : Nu Online)
Kader Muslimat NU Diperkenalkan Bursa Saham (Sumber Gambar : Nu Online)

Kader Muslimat NU Diperkenalkan Bursa Saham

Selain penandatanganan memorandum of understanding (MoU), kerja sama Muslimat dengan BEI juga ditandai dengan ? pembukaan perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI oleh Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah mengajak kader Muslimat giat berinvestasi. Salah satunya melalui perdagangan di lantai bursa saham.

Fans Gus Dur

"Mulai sekarang kita menginisiasi pembukaan perdagangan. Semoga kehadiran Muslimat NU di pasar saham memberi kesejahteraan dan membangun kedaulatan ekonomi bangsa serta memperkuat perekonomian, win-win profit," katanya.

Fans Gus Dur

Sebelumnya, sejumlah saham yang tercatat di BEI memang sudah ada yang memiliki sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sehingga, ormas perempuan ini sangat yakin untuk mengajak 12 juta kadernya di 33 provinsi untuk ikut ambil bagian di pasar saham.

Wakil Sekretaris Jenderal PP Muslimat NU, Yenny Zannuba Arifah Chafsoh melihat langkah ormasnya bisa mengembangkan dan memajukan pengetahuan tentang pasar modal sebagai sesuatu yang luar biasa. Perempuan yang akrab disapa Yenny Wahid ini sebagai bentuk peningkatan partisipasi serta menambah keterampilan dari kalangan perempuan.

Menurutnya, impian menjadi investor Muslimat didukung potensi kuantitas anggota. Partisipasi aktif anggota Muslimat NU pun diyakininya bisa memberi nilai tambah bagi perekonomian umat.

"Keuangan nasional berimbas pula pada rumah tangga, perempuan harus bisa menyiasati agar tak menjadi korban," kata Yenny.

Dikatakannya, pengetahuan finansial yang didapatkan diiringi praktik di lapangan bakal menambah keistimewaan fungsi perempuan. Sehingga perempuan bukan hanya sekadar menjadi kasir, tapi manajer yang strategis mengatur keuangan.

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Uriep Budhi Prasetyo, mengatakan, kerja sama yang dibuat kedua pihak ini sebagai wujud untuk mengembangkan sektor pasar modal.

"NU memiliki konstituen di wilayah timur cukup banyak. Kami optimistis kerja sama BEI dan Nahdlatul Ulama ini dapat memberikan kontribusi positif untuk pasar modal Indonesia," kata Uriep.

Direktur pengembangan BEI, Friderica Widyasari Dewi mengatakan, dengan penandatanganan kerja sama itu diharapkan menjadi kegiatan sosialisasi dan perencanaan investasi bagi muslimat Nadhatul Ulama.

Apalagi, katanya, saat ini di dalam Bursa Efek Indonesia terdapat daftar efek syariah yang bisa dijadikan acuan pilihan investasi. "Kami optimis kerja sama BEI dan Nadhatul Ulama ini dapat memberikan kontribusi positif untuk pasar modal Indonesia dan turut serta memberi kontribusi positif dan meningkatkan jumlah investor," katanya.

Ia menambahkan, saat ini jual-beli saham di BEI juga sudah mendapatkan sertifikat halal dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI).

Redaktur: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Ulama, Jadwal Kajian, Halaqoh Fans Gus Dur

Jumat, 22 Desember 2017

Revitalisasi Rohis untuk Penanaman Islam Ramah dan Bermartabat

Jakarta, Fans Gus Dur

Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) Ditjen Pendidikan Islam akan menggelar Perkemahan Rohis untuk kedua kalinya pada Senin-Jumat (2-6/4) mendatang di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta. Kegiatan ini mengambil tema ‘Membangun Generasi Emas yang Ramah dan Bermartabat’.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI Kamaruddin Amin menjelaskan, kegiatan perkemahan ini sangat strategis karena keberadaan Rohis sangat vital di sekolah.?

Revitalisasi Rohis untuk Penanaman Islam Ramah dan Bermartabat (Sumber Gambar : Nu Online)
Revitalisasi Rohis untuk Penanaman Islam Ramah dan Bermartabat (Sumber Gambar : Nu Online)

Revitalisasi Rohis untuk Penanaman Islam Ramah dan Bermartabat

“Dalam kegiatan ini, kita berupaya merevitalisasi Rohis dengan wawasan dan pemahaman Islam yang baik dan ramah serta bermartabat untuk bisa disebarkan kepada siswa-siswa lain,” ujar Kamaruddin dalam jumpa pers, Kamis (28/4) di Kantor Kemenag RI Jalan Lapangan Banteng Barat Jakarta Pusat.

Kamaruddin menjelaskan bahwa eksistensi Rohis perlu dibina sedemikian rupa dengan memberikan pemahaman agama yang baik dan benar. Hal ini menurutnya, karena materi pelajaran agama di sekolah hanya 3 jam sehingga kurang memadai.

Fans Gus Dur

“Rohis yang menjadi salah satu fokus Kementerian Agama untuk mencetak generasi ramah menjadi hal penting untuk menginternalisasi nilai-nilai moralitas, karakter, dan akhlak mulia. Melalui revitalisasi Rohis, pada akhirnya siswa bisa membentengi diri dari perilaku amoral dan radikal,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur PAI Kemenag RI H Amin Haedari menerangkan bahwa tak kurang dari 2000 siswa akan menjadi peserta perkemahan ini. Para delegasi tersebut berasal dari 33 provinsi di Indonesia.

“Mereka akan diberikan materi wajib dan umum. Materi yang wajib diikuti peserta adalah tentang pemahaman Islam ramah sehingga nantinya bisa menjadi duta-duta Islam ramah di tengah masyarakat,” ujar Amin.

Fans Gus Dur

Sedangkan materi umum, lanjutnya, meliputi konsep public speaking, leadership, manajemen masjid, jurnalistik, penulisan karya ilmiah, dan penulisan fiksi ilmiah. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Halaqoh, Warta Fans Gus Dur

Minggu, 17 Desember 2017

ASEAN Apresiasi Pendekatan Lunak untuk Atasi Terorisme

Jakarta, Fans Gus Dur



Negara-negara yang turut serta dalam KTT ASEAN 2016 di Laos mengapresiasi cara Indonesia dalam menangani kasus terorisme yang menimpa.

Presiden Joko Widodo di Vientiane, Laos, Kamis, menanggapi respons positif yang diberikan negara-negara anggota ASEAN terkait penanganan terorisme di Indonesia.?

ASEAN Apresiasi Pendekatan Lunak untuk Atasi Terorisme (Sumber Gambar : Nu Online)
ASEAN Apresiasi Pendekatan Lunak untuk Atasi Terorisme (Sumber Gambar : Nu Online)

ASEAN Apresiasi Pendekatan Lunak untuk Atasi Terorisme

Dalam forum tersebut, Jokowi memang sempat mempertanyakan efektivitas penanganan terorisme dengan hanya mengandalkan kekuatan militer semata.

"Berbeda penanganannya di negara yang lain, yang banyak dilakukan dengan penegakan hukum, diburu dengan kekerasan. Kita ini punya pendekatan lunak, dengan cara pendekatan agama, dengan cara pendekatan budaya, itu yang kita sampaikan," katanya.

Fans Gus Dur

Meski demikian, dia memastikan bahwa pemerintah tetap akan melakukan penegakan hukum bila memang pendekatan-pendekatan lunak tidak membuat jera para pelaku terorisme.

Sebab, menurut dia, Indonesia sejatinya menerapkan kombinasi antara pendekatan keras dengan pendekatan lunak.?

Walaupun yang disebut terakhir itu merupakan prioritas pemerintah saat ini.

"Tapi dari proses yang mereka lihat di Indonesia, memang mereka lihat lebih memberikan hasil. Paling tidak, tidak memproduksi teroris semakin banyak. Mereka yang mengatakan itu sendiri," katanya. (Antara/Mukafi Niam)

Fans Gus Dur

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Halaqoh, Santri, Pahlawan Fans Gus Dur

Senin, 04 Desember 2017

Persiapan Pemda Lombok Barat Sambut Munas Konbes NU 2017

Lombok Barat, Fans Gus Dur. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus berbenah menyiapkan perhelatan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas Konbes NU) yang diagendakan berlangsung di? Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat 23-26 November mendatang.?

Persiapan Pemda Lombok Barat Sambut Munas Konbes NU 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)
Persiapan Pemda Lombok Barat Sambut Munas Konbes NU 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)

Persiapan Pemda Lombok Barat Sambut Munas Konbes NU 2017

Hal tersebut disampaikan Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid sata memimpin rapat persiapan bersama panitia daerah di Ruang Rapat Jayengrane, Kantor Bupati Lombok Barat, Selasa (07/11)?

Lalu Winengan, Sekretaris Nahdatul Ulama (NU) Provinsi NTB, Winengan selaku ketua panita menjelaskan, gelaran berskala nasional itu akan dibuka secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo di Islamic Center Mataram.?

"Rencananya, untuk penutupan akan digelar di Pondok Pesantren Darul Quran Bengkel, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat. Kita harapkan Wakil Presiden yang hadir menutup," jelasnya.

Fans Gus Dur

?

Dalam pertemuan itu, dirinya berharap kepada Pemkab Lombok Barat untuk dapat membantu secara maksimal. Dikatakannya, bantuan diharapkan seperti sarana prasarana termasuk kelengkapan tempat penginapan di masing-masing pondok.?

Di Lombok Barat, rencananya ada dua pondok pesantren yang menjadi tempat berlangsungnya kegiatan Munas, yaitu Pondok Pesantren Al-Halimy Sesela; dan Darul Quran Bengkel. Masing-masing pesantren akan menampung 100 orang peserta.

Fans Gus Dur

Menanggapi hal itu, Bupati H. Fauzan Khalid mengatakan akan melakukan kajian bersama jajarannya.

"Kami akan adakan rapat dulu dengan asisten dan jajaran. Nanti kita informasikan, kemudian kita tinjau lokasi. Terkait pengamanan kita adakan rapat dengan Polres," jelas Fauzan.

Sementara itu, Sekretaris panitia H. Marinah Hadi menyampaikan, panitia juga sudah menyiapkan agenda kegiatan pra-acara.?

"Pada tanggal 22 November, panitia akan melaksanakan sunantan massal, kemudian ada pawai yang dimulai dari Islamic Center Mataram dan berakhir di depan Pendopo Gubernur NTB. Selanjutnya ada pasar murah atau bazar di lokasi pembukaan di Islamic Center," papar Marinah. (Hadi/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Halaqoh Fans Gus Dur

Minggu, 26 November 2017

Guru Besar UIN Ar-Raniry Sebut Radikalisme Rentan Berkembang di Aceh

Banda Aceh, Fans Gus Dur. Guru Besar Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Muhammad Hasbi Amiruddin mengungkapkan kerentanan paham radikalisme dan terorisme berkembang di wilayahnya.

Guru Besar UIN Ar-Raniry Sebut Radikalisme Rentan Berkembang di Aceh (Sumber Gambar : Nu Online)
Guru Besar UIN Ar-Raniry Sebut Radikalisme Rentan Berkembang di Aceh (Sumber Gambar : Nu Online)

Guru Besar UIN Ar-Raniry Sebut Radikalisme Rentan Berkembang di Aceh

"Catatan sejarah masa lalu salah satu penyebab radikalisme dan terorisme mudah berkembang di Aceh," kata Hasbi dalam pembukaan Diseminasi Pedoman Peliputan Terorisme dan Peningkatan Profesionalisme Media Massa Pers dalam Meliput Isu-isu Terorisme yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh, Kamis (8/9).

Perkembangan teknologi, lanjut Hasbi, menjadi bumbu tambahan yang menjadikan radikalisme dan terorisme berpotensi tumbuh subur di Aceh. "Lewat medial sosial misalnya, paham dan dogma yang mengajarkan kebencian semakin mudah menyebarluas," tambahnya.

Hal senada diungkapkan oleh Asisten III Bidang Administrasi dan Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, Syahrul, yang menyebut potensi radikalisme dan terorisme sudah sempat muncul di wilayahnya.

Fans Gus Dur

"Kita sama-sama mengetahui sudah pernah ada kamp pelatihan di Jalin, pernah ada tembak menembak di Aceh Besar, dan ada pengikut ISIS yang mengklaim punya empat ribu pengikut di Aceh," ungkap Syahrul.

Untuk meredam agar potensi tersebut tidak berubah menjadi aksi-aksi terorisme, Syahrul menyebut keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan. Pemerintah Provinsi Nangroe Aceh Darussalam memberikan apresiasi yang besar kepada BNPT atas kegiatan pelibatan masyarakat yang sudah dilaksanakan.

"Keterlibatan masyarakat, termasuk media massa akan sangat membantu mencegah terorisme. Media massa harus bisa menyajikan informasi yang benar yang tidak semakin memperkeruh suasana," tegas Syahrul.

Diseminasi Pedoman Peliputan Terorisme dan Peningkatan Profesionalisme Media Massa Pers dalam Meliput Isu-isu Terorisme adalah rangkaian kegiatan dari program Pelibatan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme yang dilaksanakan BNPT bersama FKPT di 32 provinsi se-Indonesia. Satu kegiatan lainnya adalah visit media, kunjungan dan diskusi dengan redaksi media massa pers. (Hadi/Fathoni)

Fans Gus Dur

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Fragmen, Halaqoh Fans Gus Dur

Jumat, 24 November 2017

KH Nasaruddin Umar: Kiai Ali Mustafa Wafat Tersenyum

Jakarta, Fans Gus Dur

Kewafatan KH Ali Mustafa Ya’qub pada Kamis (28/4) pagi menyisakan duka mendalam. Bahkan, proses wafatnya yang tak disangka-sangka pun memberi kesan tersendiri bagi sebagian orang.

Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar yang bertakziah dan mengikuti prosesi shalat jenazah di masjid kompleks Pondok Pesantren Darussunnah Ciputat, Tangerang Selatan, mengatakan, kepergian Kiai Ali merupakan takdir yang sudah digariskan oleh Allah.

KH Nasaruddin Umar: Kiai Ali Mustafa Wafat Tersenyum (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Nasaruddin Umar: Kiai Ali Mustafa Wafat Tersenyum (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Nasaruddin Umar: Kiai Ali Mustafa Wafat Tersenyum

"Allah lebih merindukannya daripada kita," katanya sembari menceritakan bahwa mantan imam besar Masjid Istiqlal tersebut meninggal dunia dalam keadaan mulut seperti tersenyum.

Fans Gus Dur

Kiai Nasaruddin yang yang mantan wakil Menteri Agama menambahkan, Kementerian Agama akan memberikan imbauan kepada seluruh masjid Indonesia untuk mengadakan shala ghaib untuk Kiai Ali.

Pada pukul 10.45 WIB shalat jenazah pertama dilakukan dan KH Syukron Mamun bertindak sebagai imam. Para penakziah memadati komples pesantren asuhan Kiai Ali dan bergiliran melakukan shalat jenazah sebagai penghormatan terakhir kepada ulama yang dikenal pakar hadits ini. (Muchlison Rochmat/Mahbib)

Fans Gus Dur

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Humor Islam, Halaqoh Fans Gus Dur

Rabu, 22 November 2017

Said Aqil: Masjid bukan hanya untuk Shalat

Wonosobo, Fans Gus Dur. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengingatkan kepada kaum muslim bahwa masjid tidak hanya untuk ibadah shalat saja, tetapi juga bisa didayagunakan untuk membina dan mendidik anak-anak dalam pendalaman agama.

"Hal ini menunjukkan adanya keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan mental," katanya saat meresmikan Masjid Agung Al Jihad Dukuh Binangun Desa Wringinanom, Kabupaten Wonosobo, Ahad (18/1).

Said Aqil: Masjid bukan hanya untuk Shalat (Sumber Gambar : Nu Online)
Said Aqil: Masjid bukan hanya untuk Shalat (Sumber Gambar : Nu Online)

Said Aqil: Masjid bukan hanya untuk Shalat

Ia berharap masjid tersebut bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat kepada Sang Pencipta.

Fans Gus Dur

Ia menuturkan partisipasi masyarakat yang tinggi untuk membangun masjid menunjukkan peningkatan keimanan dan ketakwaan pada Allah SWT.

Fans Gus Dur

Pada peresmian masjid dan peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW tersebut Said Aqil mengkisahkan kembali masa jahiliyah barat dan timur, sampai lahirnya Nabi Muhammad SAW.

Ia mengatakan, Nabi Muhammad SAW pantas menjadi orang besar, karena buyut-buyutnya memang orang terpandang di antara suku Quraisy di kota Makkah.

"Meskipun beliau dibesarkan sebagai yatim piatu dan biasa menggembala kambing orang lain, akan tetapi banyak sekali hikmah yang bisa diambil dari kisah Rasulullulah," katanya.

Ia mengatakan, betapa sabarnya Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah. Meskipun beliau dilempari batu oleh orang-orang Thaif, beliau tidak merasa dendam pada saat malaikat menawarkan untuk membalas mereka.

"Bahkan pada akhirnya beliau berhasil mendirikan masyarakat mutamaddin di Madinah, di mana sistem negara bisa berjalan dengan baik dan benar," katanya. (antara/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Bahtsul Masail, Halaqoh, RMI NU Fans Gus Dur

Minggu, 05 November 2017

Nasihat Umar, Jangan Ceritakan Masa Lalu Putrimu

Diriwayatkan, seorang laki-laki datang kepada Umar bin Khattab. Ia menceritakan pengalaman hidupnya. ”Seorang puteri saya di zaman jahiliyah saya dikubur hidup-hidup,” katanya.

“Namun aku sempat mengeluarkannya kembali sebelum dia meninggal dunia. Hingga puteriku ini masih mendapatkan masa Islam dan telah memeluk Islam.”

Belum ada yang istimewa dari ceritanya. Kemudian ia melanjutkan, ”Ketika puteriku memeluk Islam sebagai seorang Muslimah, dia terkena salah satu hukuman had karena berzina, hingga puteriku kemudian mencoba bunuh diri dengan melukai nadinya. Lalu aku menemukannya, sementara dia sudah memotong sebagian nadi lehernya.”

Beberapa sahabat lain yang turut mendengar ceritanya tercengang. Lalu lelaki ini melanjutkan kisahnya, ”Maka lantas kuobati puteriku sampai sembuh. Kemudian dia pun bertaubat dengan baik. setelah itu, dia minta dicarikan jodoh.”

Nasihat Umar, Jangan Ceritakan Masa Lalu Putrimu (Sumber Gambar : Nu Online)
Nasihat Umar, Jangan Ceritakan Masa Lalu Putrimu (Sumber Gambar : Nu Online)

Nasihat Umar, Jangan Ceritakan Masa Lalu Putrimu

Pun hingga ia berkata demikian, belum jelas apa sebenarnya maksud kedatangannya menemui Khalifah Umar bin Khattab, hingga ia pun berkata, ”Wahai Amirul Mukminin! Apakah aku harus memberitahu calonnya tentang keadaan puteriku pada masa lalu?” Rupanya inilah maksud kedatangannya menemui sahabat Umar dari awal.

Mendengar pertanyaan ini Umar lantas menjawab dengan keras, ”Apakah kamu ingin menyingkapkan apa yang telah ditutupi oleh Allah? Demi Allah, jika kamu memberitahukan tentang kisah hidup puterimu kepada seseorang yang ingin menkahinya, kami akan menjadikanmu sebagai contoh hukuman bagi seluruh penduduk negeri karena telah membuka aib seseorang. Lebih baik nikahkanlah puterimu dalam pernikahan yang suci tanpa harus menanggung malu karena aib masa lalunya.” (Anam)

Fans Gus Dur

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Halaqoh, News Fans Gus Dur

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock