Tampilkan postingan dengan label Pahlawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pahlawan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Februari 2018

Gelar Acara, GP Ansor Kadur Tradisikan Konsumsi Makanan Tradisional

Pamekasan, Fans Gus Dur. Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kadur Kabupaten Pamekasan berkomitmen dalam melakukan gerakan membumi. Salah satunya, dengan cara mentradisikan konsumsi makanan tradisional tiap kali menggelar acara.

Gelar Acara, GP Ansor Kadur Tradisikan Konsumsi Makanan Tradisional (Sumber Gambar : Nu Online)
Gelar Acara, GP Ansor Kadur Tradisikan Konsumsi Makanan Tradisional (Sumber Gambar : Nu Online)

Gelar Acara, GP Ansor Kadur Tradisikan Konsumsi Makanan Tradisional

Hal itu terlihat pada acara kolom bulanan Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor di Desa Kertagena Tengah, Kadur, Pamekasan, Jumat (13/1) malam. Acara yang dilangsungkan di rumah Ketua Ansor Kadur Hairul Anam itu, dihadiri pengurus PAC, MDS Rijalul Ansor, Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar), dan Satkoryon Banser Kadur.

Selama acara berlangsung, peserta disuguhi makanan tradisional hasil budi daya pertanian Desa Kertagena Tengah. Yakni, berupa ketela pohon yang dimasak dengan legen dan buah sukun yang dikukus.

"Alhamdulillah. Selain lezat, makanan ini juga menyehatkan. Bisa dikatakan tidak ada unsur kimia yang mengancam terhadap kesehatan," ujar Wasekjen PAC GP Ansor Kadur Imam Syafii.

Kolom bulanan Rijalul Ansor kali ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya pada Desember 2016 bergulir di kediaman Ketua MDS Rijalul Ansor Kadur, Muhammad Salam Bakir. Untuk bulan depan, direncanakan akan ditempatkan di kediaman sahabat Ubaidillahi Taala, Desa Bangkes, Kadur, Pamekasan.

Fans Gus Dur

"Kegiatan ini dalam rangka menghidupkan tradisi ke-NU-an berupa shalawat dan zikir," ujar Sekretaris GP Ansor Kadur, Fathorrahman, sembari melahan ketela dengan lahapnya. (Hairul Anam/Fathoni)

Fans Gus Dur

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Ulama, Khutbah, Pahlawan Fans Gus Dur

Sabtu, 10 Februari 2018

Pelajar NU Komit Terus Lawan Hoax

Jember, Fans Gus Dur. Pelajar NU Jember membulatkan tekad untuk memerangi hoax (berita palsu). Kebulatan tekad tersebut diwujudkan dengan Deklarasi Pelajar Anti Hoax yang digelar di sela-sela pelantikan PC IPNU-IPPNU Masa Khidmat 2016-2018 di Aula SMK IBU, Pakusari, Jember, Jawa Timur, Ahad (26/2).?

Menurut Ketua PC IPNU Jember, Aris Dermawan, berita hoax sangat berbahaya karena dapat meracuni opini masyarakat, sehingga harus diperangi.?

Pelajar NU Komit Terus Lawan Hoax (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Komit Terus Lawan Hoax (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Komit Terus Lawan Hoax

"Berita hoax itu dapat menggiring masyarakat untuk membenci sesuatu atau sebaliknya. Jadi sangat berbahaya jika dibaca masyarakat awam," ucapnya.

Aris menambahkan, berita hoax sesungguhnya sudah lama "mengudara". Namun hoax menemukan momentumnya ketika teknologi informasi berkembang begitu rupa, lebih-lebih kemudian ditopang oleh kehadiran ponsel pintar (smartphone).?

Fans Gus Dur

Bersamaan dengan itu, kebebasan yang tanpa batas untuk membuat portal berita, menemukan salurannya. Sehingga berita apapun yang bersumber dari portal, kerap kali dianggap resmi (benar). Dan ironisnya, berita tersebut begitu cepat menyebar ke masyarakat karena sudah bisa diakses lewat HP Android.?

"Ini sungguh berbahaya. Berita hoax sering dipakai dalam pembunuhan karakter. Ini biasa terjadi terkait dengan kegiatan politik praktis," jelasnya.

Karena itu, lanjut Aris, sebagai perwujudan dari Deklarasi Pelajar Anti-Hoax itu, semua anggota IPNU-IPPNU tidak boleh serta-merta mengunggah atau meneruskan berita yang isinya janggal. Untuk melacak apakah berita itu janggal atau tidak, perlu dicarikan bandingannya dengan berita-berita lain.?

Fans Gus Dur

"Kalau kebiasaan kita, jika ada berita yang meragukan kan harus tabayun (konfirmasi) dulu. Kalau berita hoax, tabayunnya ya lewat perbandingan dengan berita lain. Jadi kami sepakat, berita hoax terutama yang terkait dengan adu domba, radikalisme dan sebagainya, wajib kita lawan. Salah satunya dengan cara tidak gampang mengunggah," urai Aris. (Aryudi A. Razaq/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Quote, Pahlawan Fans Gus Dur

Selasa, 06 Februari 2018

Kunjungi Posko Banjir, Sekjen PBNU Tekankan Sikap Optimis kepada Warga

Jakarta, Fans Gus Dur. Sekjen PBNU HA Helmy Faishal Zaini hadir memberikan motivasi kapada korban bencana banjir di kampung Cipinang Muara Jakarta Timur. Di hadapan anak-anak dan keluarga korban pria kelahiran Cirebon ini mengatakan bahwa kesabaran adalah kunci utama untuk menghadapi musibah.

"Kita harus sabar namun tetap optimis bahwa semua ada hikmahnya. Yang penting jangan putus asa," jelasnya, Rabu.

Kunjungi Posko Banjir, Sekjen PBNU Tekankan Sikap Optimis kepada Warga (Sumber Gambar : Nu Online)
Kunjungi Posko Banjir, Sekjen PBNU Tekankan Sikap Optimis kepada Warga (Sumber Gambar : Nu Online)

Kunjungi Posko Banjir, Sekjen PBNU Tekankan Sikap Optimis kepada Warga

PBNU, lanjut Helmy, telah mengirimkan relawan yang dimotori oleh Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBINU). Sebanyak puluhan personil diturunkan ke lokasi yang tersebar di beberapa titik sejak Ahad (19/2).

"PBNU memprioritaskan program-program kemanusiaan. Beberapa waktu lalu di Pidie Jaya, Aceh dan juga Brebes. Sekarang kita di Jakarta," jelas Helmy.

Saat dikonfirmasi, Ketua PP LPBI NU, Ali Yusuf mengatakan bahwa LPBI NU pusat dibantu oleh LPBI NU DKI Jakarta yang memiliki Tenaga relawan yang dari kalangan santri (Santri Siaga Bencana).

Fans Gus Dur

"Kami sudah turun sejak hari minggu. Kami dibantu oleh realawan Sntri Siaga Bencana yang merupakan bagian dari LPBINU DKI Jakarta," jelas Ali.

Jenis bantuan yang diberikan oleh LPBINU adalah sembako dan juga kebitujan sekolah. "Kami prioritaskan sembako san juga alat-alat sekolah," pungkas Ali. (Fariz Alniezar/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur

Fans Gus Dur Nasional, PonPes, Pahlawan Fans Gus Dur

Senin, 05 Februari 2018

Gus Mus: Tertunda Berangkat Sama dengan Berhaji Dua Kali

Rembang, Fans Gus Dur. Masyarakat di Kabupaten Rembang akhirnya tidak memprotes setelah mendapat penjelasan tentang penundaan keberangkatan haji tahun ini. KH Mustofa Bisri membantu memberikan penjelasan kepada para calon jama’ah.

“Haji adalah panggilan Allah SWT, apabila kita tertunda dan berangkat pada tahun berikutnya, sama halnya kita berhaji dua kali,” kata Gus Mus saat memberikan bimbingan manasik haji. 

Gus Mus: Tertunda Berangkat Sama dengan Berhaji Dua Kali (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Mus: Tertunda Berangkat Sama dengan Berhaji Dua Kali (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Mus: Tertunda Berangkat Sama dengan Berhaji Dua Kali

Jama’ah pun akhirnya merasa senang ketika mendengar pernyataan Wakil Rais Aam PBNU tersebut. 

Fans Gus Dur

Kemenag memerlukan proses yang lama dalam memberikan pengertian terhadap masyarakat yang sudah berharap berangkat tahun ini. Kasi Haji dan Umroh, Drs. H. Atto’illah Muslim Kementrian Agama Kab. Rembang, mengalami pengurangan sebesar 14,5 %, Selasa (20/8). 

Salah satu calon jema’ah, Satibi menjelaskan, “Saya menerima segala keputusan dari Kementerian Agama Rembang, apabila harus mendapatkan jatah berangkat pada tahun yang akan datang. Saya juga senang, lanjut Satib jika pemerintah memberikan prioritas kepada para jama’ah dengan memberikan fasilitas apabila pelunasan pada tahun berikutnya naik. jama’ah tak perlu bayar jika turun jama’ah dapat kembalian.”

Fans Gus Dur

Redaktur   : Mukafi Niam

Kontributor: Ahmad Asmu’i

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Tokoh, Tegal, Pahlawan Fans Gus Dur

Jumat, 26 Januari 2018

Kenalkan NU Sejak Dini dengan Lomba Mewarnai

Bondowoso, Fans Gus Dur. Dalam rangka menyemarakkan datangnya bulan Muharram 1439 Hijriah, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Jambesari Darus Sholah menggelar lomba mewarnai lambang NU untuk siswa taman kanak-kanak atau raudlatul athfal (TK/RA) sekecamatan setempat.

Kenalkan NU Sejak Dini dengan Lomba Mewarnai (Sumber Gambar : Nu Online)
Kenalkan NU Sejak Dini dengan Lomba Mewarnai (Sumber Gambar : Nu Online)

Kenalkan NU Sejak Dini dengan Lomba Mewarnai

Perlombaan tersebut berlangsung di Aula Balai Desa Jambe Anom, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Rabu (27/9).

Ketua MWCNU Kecamatan Jambesari Darus Sholah Abdul Mufid menjelaskan, kegiatan ini dimaksudkan sebagai upaya mendidik generasi Islam sejak dini agar mengenal tahun baru Islam yang biasa dikenal dengan kalender hijriah.

"Kegiatan ini juga untuk mengenalkan sejak dini kepada anak-anak kepada NU," tambahnya.

Melalui peringatan hari besar ini, anak-anak diharapkan bisa mengenang peristiwa-peristiwa penting yang terjadi beberapa ratus tahun silam sejak Nabi Adam sampai dengan Nabi Muhammad, yang terjadi pada 10 Muharram.

Fans Gus Dur

Selain lomba, MWCNU Jambersari Darus Sholah juga menggelar agenda tahunan santunan anak yatim. Satunan kepada kaum duafa ini dilaksanakan MWCNU setempat tiap 10 Muharram tiba.

"Malam Sabtu nantinya akan di gelar istighotsah dan santunan anak yatim sebanyak 100 anak yatim serta pelantikan pengurus ranting MWCNU dan insyaallah Bapak Bupati Bondowoso hadir," ucapnya. (Ade Nurwahyudi/Mahbib)

Fans Gus Dur

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Internasional, Pahlawan Fans Gus Dur

Rabu, 17 Januari 2018

Gus Dur Ulang Tahun DI RSCM

Jakarta, NU.Online
Mantan Ketua Umum PBNU KH. Abdurrahman Wahid akan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 di RSCM Senin (4/8) dan setelah itu dia mungkin diizinkan pulang ke rumah.

"Besok jam 10.00 akan ada perayaan sederhana HUT Gus Dur di RSCM mengingat tanggal 4 Agustus adalah hari ulang tahunnya," kata Jubir Gus Dur, Adhi Massardi, di Jakarta, Senin malam.

Abdurrahman Wahid lahir di Jombang, Jawa Timur, tanggal 4 Agustus 1940. Sejak Jumat dinihari (1/8) Gus Dur dirawat di RSCM karena tekanan darah tinggi.

Adhi belum bisa mengungkapkan siapa-siapa saja yang besok akan datang ke RSCM untuk ikut merayakan HUT Gus Dur dan kegiatan apa saja yang akan dilakukan. "Saya belum bisa memastikan siapa saja dan agenda apa yang akan dilakukan dalam perayaan HUT Gus Dur mengingat seharian ini saya belum sempat menengok beliau. Tapi mungkin selametan sederhana saja," katanya.

Menurut Adhi, kondisi Gus Dur dalam beberapa hari ini terus membaik namun tetap disarankan untuk melakukan istirahat total di tempat tidur. Gus Dur ingin keluar dari RSCM tetapi dokter Umar Wahid yang selama ini terus mengawasinya minta agar sebaiknya jangan pulang dahulu dan menunggu esok hari.

"Bisa jadi kalau keadaan terus membaik setelah merayakan HUT, Gus Dur sudah bisa meninggalkan RSCM untuk selanjutnya istirahat di rumah," kata Adhi. Ketika ditanya, tokoh masyarakat siapa-siapa saja yang menengok Gus hari Minggu, Adhi mengaku tidak tahu persis, mengingat seharian ini tidak sempat membesuk Gus Dur.

Adhi juga tidak tahu persis agenda penting apa yang akan
dilakukan Gus Dur setelah kembali ke rumah. Dokter Umar Wahid yang memeriksa pernah menyarankan agar Gus Dur tidak meninggalkan Jakarta selama seminggu untuk istirahat dan tidak melakukan aktivitas yang membebani pikirannya.(Ant/Cih)

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Khutbah, Pahlawan, RMI NU Fans Gus Dur

Gus Dur Ulang Tahun DI RSCM (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Dur Ulang Tahun DI RSCM (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Dur Ulang Tahun DI RSCM

Hadiri Rapat Akbar Tolak FDS, Ini Pernyataan Ketua DPRD Lampung

Bandar Lampung, Fans Gus Dur - Indonesia harus dijaga dari gerakan radikalisme, dan ini tugas bersama, ujar Ketua DPRD Provinsi Lampung Dedi Afrizal kepada warga Nahdlatul Ulama (NU) yang tumpah ruah di lapangan Korpri pemerintah setempat.

Kurang lebih tiga puluh ribu warga Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Lampung Tumpah ruah memenuhi lapangan , Selasa (29/8) menolak Full Day School (FDS) melalui rapat akbar.

Hadiri Rapat Akbar Tolak FDS, Ini Pernyataan Ketua DPRD Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)
Hadiri Rapat Akbar Tolak FDS, Ini Pernyataan Ketua DPRD Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)

Hadiri Rapat Akbar Tolak FDS, Ini Pernyataan Ketua DPRD Lampung

Dedi menyatakan, ia telah mengamati kondisi terkini. "Insya Allah, jika pimpinan DPRD turun sudah klir. Kita bersyukur, ulama-ulama kita terus berperan aktif membendung radikalisme," kata dia lagi.

Selepas ini, Dedi menegaskan segera memanggil Dinas Pendidikan Provinsi Lampung untuk menyampaikan aspirasi warga NU.

Fans Gus Dur

"Tidak ada diskusi lagi untuk menyikapi FDS, cukup satu kata, tolak. Sekali tolak tetap tolak, tegas dan jelas," ujar Sekretaris GP Ansor Lampung Budi H Yunanto menambahkan.

Fans Gus Dur

Rapat akbar dihadiri seluruh unsur Badan Otonom (Banom) NU dari 15 kabupaten/kota yaitu IPNU, IPPNU, Fatayat, Muslimat NU, HIPSI, Pagar Nusa, Sarbumusi, PMII dan perwakilan pesantren di Bumi Ruwai Jurai itu, orasi dilakukan bergantian.

"Kami santri masih butuh bimbingan kiai-kiai," ujar Ketua PCNU Kota Bandar Lampung, Ichwan Aji Wibowo. (Gatot Arifianto/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pahlawan, Tegal, RMI NU Fans Gus Dur

Kamis, 11 Januari 2018

Calon Bantara Pramuka SMA Al-Mizan Dilantik

Majalengka, Fans Gus Dur. Ambalan Hamzah bin Abdul Mutholib dan Siti Masitoh Pangkalan SMA Islam Al-Mizan, Jatiwangi melantik pramuka calon bantara yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Ahad (10-11/5). Pelantikan di SMA Al-Mizan ini sekaligus momentum evaluasi anggota.

Calon Bantara Pramuka SMA Al-Mizan Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)
Calon Bantara Pramuka SMA Al-Mizan Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)

Calon Bantara Pramuka SMA Al-Mizan Dilantik

Ketua panitia Wildan Fauzi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengawal para anggota yang sekaligus melantik kepengurusan selanjutnya.

“Sebanyak 52 Bantara Ambalan Hamzah bin Abdul Mutholib dan Siti Masitoh mengadakan penjelajahan, baris-berbaris, dan pengenalan kepramukaan tingkat Bantara,” kata Wildan.

Fans Gus Dur

Sementara itu, Pembina Pangkalan SMA Al-Mizan Zaenal Muhyidin mengatakan, kegiatan ini bertujuan membentuk karakter siswa di luar kelas.

Fans Gus Dur

Menurut Muhyidin, “Ilmu tidak hanya didapat di sekolah. Di luar sekolah, kita juga bisa mengambil manfaatnya terutama di ekstra pramuka. Dengan pramuka, para siswa bisa membentuk identitas diri mereka yang sebenarnya.” (Tata Irawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pahlawan Fans Gus Dur

Selasa, 09 Januari 2018

RMI NU: Dukungan Pemerintah ke Pesantren Mestinya Lebih Konkret

Bogor, Fans Gus Dur

Ketua Rabithah Maahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) KH Abdul Ghoffar Rozien (Gus Rozien) mengatakan, dalam mendukung pesantren, khususnya pesantren muadalah, pemerintah harus lebih tegas dan konkret.

“Pertama, mendukung pada faktor keberlangsungan pesantren sebagai lembaga yang mereproduksi ulama, bukan fasilitas kecil yang bisa diusahakan oleh pesantren,” kata Gus Rozien kepada Fans Gus Dur usai menjadi narasumber pada seminar hasil riset Puslitbang Penda Kemenag tentang pesantren muadalah di Wisma PP Cisarua, Bogor, Selasa (24/11).

Kedua, lanjut Gus Rozien, membangun kewirausahaan untuk pesantren lebih penting daripada sertifikasi. Artinya, pemerintah mesti memerhatikan persoalan yang lebih substantif dan esensial. Tidak permukaan saja, namun menghunjam ke dalam.

RMI NU: Dukungan Pemerintah ke Pesantren Mestinya Lebih Konkret (Sumber Gambar : Nu Online)
RMI NU: Dukungan Pemerintah ke Pesantren Mestinya Lebih Konkret (Sumber Gambar : Nu Online)

RMI NU: Dukungan Pemerintah ke Pesantren Mestinya Lebih Konkret

“Nah, yang ketiga perlu ada aksi nyata pihak Kemenag dan kementerian terkait untuk memahami dan melaksanakan PMA No 18 Tahun 2014 secara serius, integral, tidak parsial,” tandasnya.

Ditanya soal dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan pesantren sebagai lembaga produsen ulama, Gus Rozien mencontohkan, pemerintah selayaknya memberikan ruang yang cukup bagi pesantren untuk mengembangkan keilmuan dan sekaligus memberikan pengakuan bagi para lulusannya.

Lalu, pemerintah harus memfasilitasi pendidikan yang masif dan tidak pilih kasih terhadap guru-guru pesantren. “Hal penting lainnya adalah perpustakaan yang lengkap dan nyaman, sekaligus operasionalnya. Kebutuhan seperti bangku, AC, dan komputer tidak perlu jadi prioritas,” rincinya.

Fans Gus Dur

Putra Kiai Sahal Mahfudh ini menambahkan, terkait pesantren muadalah, pihaknya meminta pemerintah melanjutkan kelengkapan regulasi muadalah hingga level Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP).

Fans Gus Dur

“Kalau berbicara standarisasi kurikulum pesantren muadalah, tidak bisa dibuat sendiri oleh Kemenag. Membuat kurikulum tersebut tidak dapat meninggalkan pesantren,” tegasnya.

Bagi Gus Rozien, hal tak kalah penting adalah memasukkan sekaligus menginisiasi peran pesantren dalam naskah rancangan UU Sisdiknas yang baru. “Saya kira, yang paling relevan memasukkan pesantren dalam pembahasan revisi ini ya Balitbang Diklat,” pungkasnya. (Musthofa Asrori/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pahlawan Fans Gus Dur

Sabtu, 06 Januari 2018

Lewat TCash, Donasi ke LAZISNU Jadi Kian Mudah

Cirebon, Fans Gus Dur

Dengan hadirnya TCash yang dapat diakses di mana pun, masyarakat dipermudah dalam melakukan pembayaran zakat, infak dan sedekah melalui NU Care-LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah NU).

Lewat TCash, Donasi ke LAZISNU Jadi Kian Mudah (Sumber Gambar : Nu Online)
Lewat TCash, Donasi ke LAZISNU Jadi Kian Mudah (Sumber Gambar : Nu Online)

Lewat TCash, Donasi ke LAZISNU Jadi Kian Mudah

Demikian dikatakan Kepala Penjualan PT Telekomunikasi Seluler Cabang Cirebon, Andri Robiyana, di arena Rapat Pleno PBNU Pondok Pesantren Kempek Cirebon, Ahad (24/7) siang.

Andri melanjutkan, TCash adalah uang elektronik berbasis kartu seluler. Pengisian saldo TCash dapat dilakukan melalui gerai-gerai TCash di sejumlah minimarket, atau dengan transfer antarbank melalui ATM.

Fans Gus Dur

Untuk mengaktifkan TCash, pengguna Telkomsel dapat menghubungi *800*88# di telepon genggam mereka. Selanjutnya bagi masyarakat NU yang ingin mengakses TCash LAZISNU dapat menghubungi *800*1926#. Untuk membayar ZIS pengguna dapat memilih menu “Pembayaran”, kemudian “Donasi”, kemudian “LAZIS NU”. Berikutnya pengguna dapat memilih jenis pembayaran ZIS dan jumlah donasi. Tidak ada batas minimal pembayaran ZIS, artinya nominal dana yang dibayarkan disesuaikan dengan minat pengguna.

Pada kesempatan yang sama Ketua Muslimat NU yang juga Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, dengan adanya TCash masyarakat yang ingin melakukan pembayaran ZIS melalui NUCARE-LAZISNU, tidak harus membawa-bawa uang tunai yang banyak yang bisa merepotkan.

Fans Gus Dur

Menurut Khofifah dengan adanya TCash, pihaknya tidak perlu menunggu kapan atau apa. “Melakukan sesuatu tidak harus menunggu siapa atau apa. Kita lihat apa yang ada hari ini sebagai solusi, kita lakukan hari ini,” tutur Khofifah kepada Fans Gus Dur selepas mengisi sambutan pada pembukaan Rapat Pleno PBNU.

Sementara itu, Ketua LASIZNU Syamsul Huda mengatakan dengan TCash warga NU dapat mewujudkan kebersatuan. Dalam membeli pulsa melalui TCash, misalnya ada selisih harga yang menjadi keuntungan. Bila selisih itu dikalikan dengan pengguna kartu Telkomsel yang warga NU, akan ada keuntungan yang kesemuanya bermuara pada kepentingan NU.

Di arena Rapat Pleno PBNU 23-25 Juli 2016, Gerai TCash NUCARE-LAZISNU memberikan suvenir bagi pengunjung yang mengaktikan TCash di telepon seleluler mereka. (Kendi Setiawan/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur RMI NU, Aswaja, Pahlawan Fans Gus Dur

Selasa, 02 Januari 2018

Sholihul Huda dan Anisatul Luthfiyah Pimpin IPNU-IPPNU Lasem

Lasem, Fans Gus Dur

Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Lasem, Jawa Tengah, Ahad (27/3) lalu mengadakan Konferensi Cabang (Konfercab) yang bertempat di MTs Maslahul Huda Desa Sluke Kecamatan Sluke Kabupaten Rembang. Sholihul Hadi dan Anisatul Luthfiyah terpilih sebagai pemimpin pelajar NU Lasem masa khidmat 2016-2018.

Sholihul Huda dan Anisatul Luthfiyah Pimpin IPNU-IPPNU Lasem (Sumber Gambar : Nu Online)
Sholihul Huda dan Anisatul Luthfiyah Pimpin IPNU-IPPNU Lasem (Sumber Gambar : Nu Online)

Sholihul Huda dan Anisatul Luthfiyah Pimpin IPNU-IPPNU Lasem

Ketua Pelaksana Miftahuddin mengatakan, sebenarnya kita telah membentuk kepanitiaan beberapa kali. Tapi karena kurangnya koordinasi akhirnya baru kali ini dapat terlaksana.?

"Lewat konsolidasi dengan teman-teman akhirnya acara Konfercab dapat terlaksana," katanya.

Acara ini diikuti lima Anak Cabang (Ancab) meliputi, Ancab Lasem, Pancur, Sluke, Kragan dan Sarang. Terlihat antusiasme dari para peserta dalam mengikuti acara ini. Mulai dari upacara pembukaan, seminar, dan dilanjut konferensi.?

Diharapkan dengan kepemimpinan baru ini dapat menciptakan perkembangan dan kemajuan dalam organisasi dan pengaderan.

Fans Gus Dur

Turut hadir perwakilan dari pemerintah kabupaten, Camat Sluke, Dandim, dan Kapolsek Sluke. Juga hadir Anggota DPR RI H Moh Arwani Thomafi yang juga menjabat sebagai pengurus PCNU Lasem. (Aan Ainun Najib/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur

Fans Gus Dur Pahlawan Fans Gus Dur

Rabu, 27 Desember 2017

Kunjungan Grand Syeikh dan Masa Depan Islam Moderat di Indonesia

Oleh Muhammad Mu’afi Himam

Kunjungan bersejarah Grand Syeikh Al Azhar, Prof Dr Ahmad Muhammed ath-Thayyib ke Indonesia memiliki pesan penting yang bersumbu pada kampanye Islam santun untuk dunia. Dengan memilih Indonesia sebagai latar orasi kemanusiaan dan perdamaian dunia, ketua umum Majelis al-Hukama Muslimin ini menyetujui posisi Indonesia sebagai “negeri tempat menyebarkan Islam sebagai agama yang menyerukan kepada kebahagiaan dunia dan akhirat.

Namun bukan sikap pesimis berlebihan, kondisi masyarakat muslim Indonesia saat ini belum sepenuhnya sesuai dengan apa yang diharapkan? ath-Thayyib. Problematika radikalisme dan terorisme yang menjadi agenda utama pemerintah dalam membenahi masyarakat, menjadi? bukti bahwa keislaman Indonesia masih jauh dari kata moderat. Temuan peneliti LIPI menyebutkan, arus gerakan kekerasan yang dikembangkan secara tersembunyi dan sistematis menjadi kendala utama pemerintah serta beberapa ormas Islam dalam menangkal gerakan yang mulai menjamur sejak era roformasi ini.

Kunjungan Grand Syeikh dan Masa Depan Islam Moderat di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Kunjungan Grand Syeikh dan Masa Depan Islam Moderat di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Kunjungan Grand Syeikh dan Masa Depan Islam Moderat di Indonesia

Ideologi Radikalisme

“Saya percaya, selama ulama tidak bersatu terlebih dahulu, maka tidak ada harapan untuk menyatukan umat,” kata ulama kelahiran Qina, Mesir ini. Pada kenyataannya, kondisi ini memang sedang terjadi di dunia Islam, tak terkecuali Indonesia. Beberapa perselisihan tersebut didasari pada perbedaan yang rigid akibat fanatisme berlebihan pada seseorang maupun keyakinan tertentu. Tak hanya itu, menguatnya dukungan material dan spiritual pada tiap golongan semakin melebarkan jurang, alih-alih meredupkan perselisihan serta menebarkan perdamaian.

Mengakarnya kaderisasi kelompok radikal di beberapa kampus, yang sebagian besar merupakan kampus-kampus negeri, semakin menguatkan posisi gerakan ini di kalangan intelektual. Hal itu merupakan akibat dari gerakan yang sebelumnya telah menjamur di beberapa sekolah menengah yang tak terjamah tangan pemerintah. Bahkan, sikap intoleransi yang akrab dengan gerakan ini telah menyusup ke dalam birokrasi pemerintah.? Tak heran jika ada PNS bergabung dalam aksi demontrasi dengan organisasi Islam garis keras menolak Pancasila.

Fans Gus Dur

Selain itu, kondisi warga Indonesia yang berada di daerah konflik serta rawan konflik seperti seperti Timur Tengah, perlu mendapatkan perhatian khusus. Beberapa warga yang berstatus sebagai pelajar di kawasan ini mulai terjangkit pemikiran “ISIS bukanlah teroris. Bahkan, sebagian pihak yang terjun di daerah konflik mulai menyebarkan bibit ideologi ini kepada masyarakat Indonesia melalui jejaring media sosial.

Dengan munculnya beberapa kasus tersebut, terbukti segala elemen masyarakat serta birokrasi tak lagi steril dari paham intoleran dan fundamentalisme yang tak lagi terkontrol. Pemerintah sebaiknya tak perlu terlalu fokus pada insiden yang merupakan produk dari indoktrinisasi yang memang telah terbentuk sejak lama. Dengan momen kedatangan Grand Syeikh al-Azhar yang menekankan “kembali ke khazanah klasik untuk menyikapi perbedaan”, pemerintah bekerjasama dengan ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah perlu memformulasikan konsep Islam toleran untuk ?ndonesia, yang hingga kini masih mengendap di permukaan. Konsep ini perlu segera digarap secara serius, bersamaan dengan usaha pemerintah menanggulangi radikalisme hingga ke akarnya.

Sunni-Syiah

“Sunni dan Syiah adalah saudara,” terang Grand Syeikh di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Senin (22/02). Pernyataan ini sekaligus menegaskan pendapat ath-Thayyib perihal Syiah. Islam mempunyai lima prinsip utama, dan kelompok Syiah mayoritas tak menyangkalnya. ?

Pernyataan tersebut menjadi poin pertama yang disampaikan ath-Thayyib pada pertemuannya bersama Menteri Agama. Memang, isu ideologi Sunni-Syiah mengemuka, atau dikemukakan bersamaan dengan konflik kepentingan yang terjadi di Irak, Syiria dan Yaman. Lantas, beberapa ulama seperti Syeikh Ramadhan al-Buthi, Muhammad Taufik al-Buthi, Habib Ali al-Jufri, serta ath-Thayyib sendiri yang menentang gerakan pemberontakan di Syiria dengan mudahnya dikategorikan menjadi pendukung Syiah.

Fans Gus Dur

Gerakan ‘mensyiahkan’ yang akhir-akhir ini terjadi di Indonesia sebenarnya merupakan ‘gerakan sempalan’ yang pada hakikatnya juga berakar pada radikalisme, mengingat gerakan mereka semakin dibatasi dan mulai teridentifikasi sebagai golongan yang meresahkan. Dengan akar yang sama, tujuan gerakan ini pun sama, menanamkan ideologi intoleran pada masyarakat. Isu Syiah ini pada akhirnya berujung pada sikap saling mengafirkan sesama muslim. Oleh karenanya, sejak awal ath-Thayyib terus mengkampanyekan Sunni dan Syiah sebagai saudara.

Indonesia mungkin bisa belajar kepada masyarakat Mesir dan Turki dalam menghadapi konflik ideologi ini. Di Mesir, al-Azhar mengadakan program rutin yang melibatkan kelompok Sunni dan Syiah dari berbagai negara; Iran, Lebanon dan Syiria. Program ini meliputi pengajian bersama di bulan Ramadhan, peringatan 10 Muharram yang dirayakan oleh segenap elemen masyarakat, serta dialog antar mazhab. Di Turki, walaupun para pengikut Syiah yang identik dengan Jafariyah mempunyai masjid sendiri, namun ketika shalat Jumat masjid tersebut juga dipenuhi oleh para pengikut Sunni, shalat berdampingan tanpa kekerasan.

Persatuan

Grand Syeikh menegaskan, umat muslim sebagai mayoritas penduduk ?ndonesia tak boleh berdiam diri menghadapi problematika ideologi yang telah merambah hingga ranah ekonomi, sosial dan politik. Masyarakat seharusnya bergotong royong dan mulai mambangun jalan bersama mempertegas kembali identitas asli agama Islam sebagai agama anti kekerasan.

Bagi pemerintah, seruan ini merupakan momentum yang tepat untuk bekerjasama dengan para pemuka agama. Pemblokiran situs dan media sosial penyebar paham radikal, sosialisasi bahaya radikalisme serta operasi anti terorisme harus diiringi dengan proyek “kembali ke khazanah klasik” sebagai wahana untuk mempertegas identitas Islam Indonesia yang merupakan wujud dari Islam yang toleran, dan anti kekerasan sebagaimana perintah yang telah diulang berkali-kali dalam ayat Al Quran.

Harapan Grand Syeikh, Indonesia sebagai negara muslim terbesar mampu menjadi pionir dalam mewujudkan mimpi yang sulit dan berat, mempersatukan ulama dari berbagai mazhab dan aliran dalam satu wadah dan organisasi, saling bertemu dan bermusyawarah serta bersepakat pada satu pendapat yang dapat disampaikan ke masyarakat. Mampukah Indonesia?





*Alumni Universitas al-Azhar, Kairo. Sedang menempuh pendidikan Master di Uluda? Üniversitesi Departemen Filsafat dan Studi Agama, Turki.











Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pahlawan, Tokoh, Anti Hoax Fans Gus Dur

Minggu, 24 Desember 2017

Hadapi Popda, Pagar Nusa Kudus Seleksi Atlet

Kudus, Fans Gus Dur. Menghadapi Pekan Olah Raga pelajar Daerah (Popda) 2013, Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa kabupaten Kudus menyeleksi atlet-atletnya di Balai desa Jepang Mejobo Kudus Jum’at (1/2) kemarin. Seleksi diikuti 135 atlet Pagar Nusa dari berbagai siswa-siswi sekolah dan madrasah di lingkungan Maarif NU Kudus.

Wakil ketua Pagar Nusa Kudus Miftah menjelaskan, seleksi ini untuk membentuk kerangka tim terbaik dalam menghadapi Popda bulan Maret mendatang. Begitu juga untuk menanamkan nilai-nilai sportivitas, meningkatkan tehnik bela diri dan mental bertanding.

Hadapi Popda, Pagar Nusa Kudus Seleksi Atlet (Sumber Gambar : Nu Online)
Hadapi Popda, Pagar Nusa Kudus Seleksi Atlet (Sumber Gambar : Nu Online)

Hadapi Popda, Pagar Nusa Kudus Seleksi Atlet

“Dari jumlah 135 atlet yang ikut, kita ambil dua atlet dalam setiap bobot kelas sebagai tim Pagar Nusa,” katanya.

Fans Gus Dur

Miftah menambahkan, Pagar Nusa juga menggembleng pendekarnya dengan melakukan latih tanding dengan perguruan lain.

“Latih tanding antar perguruan pencak silat ini menjadi tradisi  warisan budaya pencak silat yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali,” jelasnya. 

Fans Gus Dur

Ketua Pagar Nusa Kudus Ali Rosman menegaskan, seleksi atlet  ini diadakan untuk meningkatkan prestasi para pendekar Pagar Nusa sehingga mampu meraih medali pada pertandingan Popda 2013. 

“Bukan hanya itu, keikutsertaan Pagar Nusa NU dalam Popda 2013 ini akan menargetkan juara Umum sehingga bisa mewakili Kudus pada  Popda tingkat Jawa Tengah,” tambahnya.

Pada tahun 2012 kemarin, katanya, pagar nusa mendapatkan 21 medali di berbagai bobot kelas mulai kelas A sampai kelas I.

“Ini menunjukkan bahwa pagar nusa NU siap meraih prestasi sebaik-baiknya,” pungkas Ali Rusman kepada Fans Gus Dur.

Redaktur     : A. Khoirul Anam

Kontributor : Qomarul Adib

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pahlawan, Pesantren, Quote Fans Gus Dur

Kamis, 21 Desember 2017

Tuntutan Palestina Diterima Israel, Berikut Poin-Poin Perjanjian

Gaza/ Yerusalem, Fans Gus Dur. Israel dan Palestina sepakat dengan usulan Mesir untuk mengakhiri gencatan senjata di Gaza setelah 50 hari peperangan yang menewaskan lebih dari 2.100 nyawa warga Palestina--sebagian besar di antaranya adalah penduduk sipil.

Di bawah ini adalah poin-poin kesepakatan antara Israel dengan Palestina. Demikian diberitakan Reuters.

Tuntutan Palestina Diterima Israel, Berikut Poin-Poin Perjanjian (Sumber Gambar : Nu Online)
Tuntutan Palestina Diterima Israel, Berikut Poin-Poin Perjanjian (Sumber Gambar : Nu Online)

Tuntutan Palestina Diterima Israel, Berikut Poin-Poin Perjanjian

Poin-Poin Gencatan Senjata

Fans Gus Dur

* Hamas dan kelompok-kelompok lain di Gaza sepakat untuk untuk menghentikan serangan rudal ke wilayah Israel.

Fans Gus Dur

* Israel menghentikan semua aksi militer, termasuk serangan darat dan udara.

* Israel sepakat untuk membuka jalur perbatasan dengan Gaza untuk memperlancar pengiriman barang-barang, bantuan kemanusiaan, bahan-bahan bangunan. Ini juga merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata pada 2012 yang tidak pernah terimplementasi.

* Mesir sepakat membuka jalur perbatasan sepanjang 14 kilometer di Rafah.

* Otoritas Palestina akan mengambil alih administrasi di perbatasan-perbatasan Gaza dari Hamas. Dengan kesepakatan ini, Israel dan Mesir dapat memastikan pencegahan masuknya persenjataan dan amunisi ke Gaza. Kedua negara juga akan mengawasi impor konstruksi material seperti semen dan besi baja untuk memastikan bahwa barang-barang tersebut digunakan untuk membangun perumahan alih-alih untuk basis militer Hamas.

* Otoritas Palestina juga akan memimpin koordinasi upaya rekonstruksi Gaza yang akan dibantu oleh sejumlah donor internasional, termasuk di antaranya adalah Uni Eropa, Qatar, Turki, Norwegia.

* Israel akan mempersempit "security buffer" (wilayah terlarang bagi warga Palestina di sepanjang dan di dalam perbatasan Gaza) dari 300 meter menjadi 100 meter jika gencatan senjata dapat bertahan. Kesepakatan ini memungkinan warga Palestina untuk memperluas lahan pertanian di wilayah perbatasan.

* Israel akan memperluas batas penggunaan laut untuk kepentingan ekonomi warga Gaza dari tiga mil menjadi dua kali lipatnya. Palestina sendiri menginginkan ekses penuh selebar 12 mil sesuai dengan hukum internasional.

Kemudian di sisi lain, kedua pihak juga sepakat untuk mendiskusikan persoalan-persoalan yang lebih kompleks melalui perundingan tidak langsung dalam satu bulan ke depan. Berikut ini persoalan yang akan dirundingkan kemudian

* Tuntutan Hamas kepada Israel untuk melepaskan ratusan tahanan Palestina yang ditangkap menyusul pembunuhan terhadap tiga pemuda Yahudi pada bulan Juni. Hamas sendiri pada awalnya membantah keterlibatan terhadap pembunuhan itu, namun pada pekan lalu seorang pejabat senior Hamas di Turki mengakui bahwa kelompoknya memang bertanggung jawab.

* Tuntutan Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas, terhadap Israel untuk melepaskan tahanan yang pembebasannya ditangguhkan akibat kegagalan perundingan kedua belah pihak.

* Tuntutan Hamas untuk pembangunan pelabuhan di Gaza yang memudahkan aktivitas impor-ekspor warga Palestina. Israel sejak lama menolak rencana tersebut namun sikap tersebut dapat berubah jika ada jaminan keamanan. Gaza sendiri merupakan titik penting perdagangan internasional di wilayah timur Mediterania.

* Tuntutan Hamas untuk pencairan dana yang akan digunakan untuk membayar 40.000 polisi dan pegawai negeri sipil yang dari akhir tahun lalu sampai saat ini belum dibayarkan. Dana gaji pegawai pemerintah itu dibekukan oleh Otoritas Palestina.

* Tuntutan Israel mengenai "demiliterisasi" penuh Gaza. PBB dan Uni Eropa mendukung permintaan tersebut namun Hamas dengan tegas menolaknya. 

* Tuntutan pembangunan kembali bandar udara di Gaza bernama Yasser Arafat International yang pada tahun 2000 lalu dihancurkan oleh Israel. (antara/mukafi niam) 

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pahlawan Fans Gus Dur

Minggu, 17 Desember 2017

ASEAN Apresiasi Pendekatan Lunak untuk Atasi Terorisme

Jakarta, Fans Gus Dur



Negara-negara yang turut serta dalam KTT ASEAN 2016 di Laos mengapresiasi cara Indonesia dalam menangani kasus terorisme yang menimpa.

Presiden Joko Widodo di Vientiane, Laos, Kamis, menanggapi respons positif yang diberikan negara-negara anggota ASEAN terkait penanganan terorisme di Indonesia.?

ASEAN Apresiasi Pendekatan Lunak untuk Atasi Terorisme (Sumber Gambar : Nu Online)
ASEAN Apresiasi Pendekatan Lunak untuk Atasi Terorisme (Sumber Gambar : Nu Online)

ASEAN Apresiasi Pendekatan Lunak untuk Atasi Terorisme

Dalam forum tersebut, Jokowi memang sempat mempertanyakan efektivitas penanganan terorisme dengan hanya mengandalkan kekuatan militer semata.

"Berbeda penanganannya di negara yang lain, yang banyak dilakukan dengan penegakan hukum, diburu dengan kekerasan. Kita ini punya pendekatan lunak, dengan cara pendekatan agama, dengan cara pendekatan budaya, itu yang kita sampaikan," katanya.

Fans Gus Dur

Meski demikian, dia memastikan bahwa pemerintah tetap akan melakukan penegakan hukum bila memang pendekatan-pendekatan lunak tidak membuat jera para pelaku terorisme.

Sebab, menurut dia, Indonesia sejatinya menerapkan kombinasi antara pendekatan keras dengan pendekatan lunak.?

Walaupun yang disebut terakhir itu merupakan prioritas pemerintah saat ini.

"Tapi dari proses yang mereka lihat di Indonesia, memang mereka lihat lebih memberikan hasil. Paling tidak, tidak memproduksi teroris semakin banyak. Mereka yang mengatakan itu sendiri," katanya. (Antara/Mukafi Niam)

Fans Gus Dur

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Halaqoh, Santri, Pahlawan Fans Gus Dur

Jumat, 15 Desember 2017

Di Annuqayah, Artidjo Alkostar Ungkap 4 Bahan Bakar Negara Berwibawa

Sumenep, Fans Gus Dur. Setiap bangsa mendambakan keadilan negaranya. Negara yang adil dapat mengkristalkan kewibawaan. Sedikitnya ada 4 "bahan bakar" untuk mewujudkan hal itu. Demikian penegasan Hakim Agung Kamar Pidana RI Dr H Artedjo Alkostar saat mengisi kuliah perdana ratusan mahasiswa baru Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika), Guluk-Guluk, Sumenep, di Aula As-Syarqawi Annuqayah, Sabtu (3/9).

Di Annuqayah, Artidjo Alkostar Ungkap 4 Bahan Bakar Negara Berwibawa (Sumber Gambar : Nu Online)
Di Annuqayah, Artidjo Alkostar Ungkap 4 Bahan Bakar Negara Berwibawa (Sumber Gambar : Nu Online)

Di Annuqayah, Artidjo Alkostar Ungkap 4 Bahan Bakar Negara Berwibawa

"Keempatnya meliputi; negara memberikan makan bangsa, menyediakan transportasi, menegakkan keadilan, dan menjaga kearifan lokal," terang Artidjo.

Wakil Rektor III KH. A. Wasil Hasyim menyatakan, kuliah perdana tahun ini mengangkat tema Peran Pesantren dalam Membangun Masyarakat Madani dan Anti Korupsi". Tujuannya, dalam rangka membentuk mental mahasiswa supaya tidak terjebak para lumpur kotor korupsi.?

"Sekarang ini bantuan dana dari pemerintah terhadap lembaga pendidikan cukup besar. Untuk itu, setelah mahasiwa lulus kuliah, diharapkan sukses mengantisipasi potensi korupsi dalam lembaga pendidikan maupun pemerintahan.

Fans Gus Dur

Sementara itu, Rektor Instika KH Abbadi Ishom mengaku bersyukur atas kehadiran Alkostar. Kata Kiai Abbadi, Alkostar ibarat malaiakat bagi para koruptor yang menegakkan keadilan.

"Saya memiliki pertanyaan kepada Bapak Artidjo Alkostar. Saya selaku pinpinan merasa sangat sulit untuk memajukan pendidikan kampus. Sebab, kampus swasta sering dianaktirikan oleh pemerintah. Sementara yang berbasis negeri, lumayan dianakemaskan," kritiknya.

Fans Gus Dur

Diterangkan, ketimpangan perhatian tersebut dikarenakan dari pemerintahan sendiri. Terdapat diskriminasi dalam Undang-Undang kependidikan yang mendikotomi terhadap kampus swasta dan kampus negeri.

"Diakui atau tidak, pendidikan swasta lebih-lebih yang ada di naungan pesantren, cukup besar perannya dalam memajukan pendidikan di negeri ini. Seperti halnya pendidikan di kampus Instika ini. Pendidikan pesantren punya andil bsar dalam kemajuan bangsa," tekannya.

Dalam sejarah kemerdekaan pun, tambah Kiai Abbadi, pesantren tidak bsa dipisahkan dengan jasa-jasa kemerdekaan. Bagi Kiai Abbadi, sangat membingungkan sekali dengan kebijakan atau peraturan yang ada di Indonesia.

"Belum lama ini kami mengajukan jurusan Pedidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Matematika. Itu tidak diterima oleh pemerintah. Padahal, di kampus negeri, Pendidikan Bahasa Inggris ada. ? Saya bertanya mengapa di kampus negeri itu ada Pendidikan Bahasa Inggris. Pemerintah selalu berdalih bahwa pendidikan kampus negeri dan pendidikan swasta tidak bisa disamakan," terangnya.

Pernyataan Rektor Instika yang menyebutkan diskriminasi aturan dalam pendidikan dibenarkan oleh Artiedjo Alkostar. Ia menyarankan agar pesantren memperjuangkan usahanya dan mencari celah-celah dari Undang- Undang tersebut. (Hairul Anam/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur IMNU, Pahlawan, AlaNu Fans Gus Dur

Minggu, 10 Desember 2017

Sepak Terjang MTA Dibahas di Arena Konferwil

Sidoarjo, Fans Gus Dur. Sepak terjang kelompok garis keras yang menamakan diri MTA dibincang di acara pembukaan Konferensi Wilayah (Konferwil) NU Jawa Timur di Pondok Pesantren Bumi Sholawat Sidoarjo, Jum’at (31/5) malam.

Sepak Terjang MTA Dibahas di Arena Konferwil (Sumber Gambar : Nu Online)
Sepak Terjang MTA Dibahas di Arena Konferwil (Sumber Gambar : Nu Online)

Sepak Terjang MTA Dibahas di Arena Konferwil

Rais Syuriyah Pengurus Wilayah (PWNU) Jatim KH Miftahul Akhyar dalam pidato pengantar atau iftitah yang disampaikan dalam bahasa Arab menyesalkan munculnya kelompok Islam garis keras yang gemar yang gemar menuding kafir dan syirik untuk kelompok lain.

“Kelompok yang dimaksud di sini adalah yang bernama MTA atau majelis tafsir al-Qur’an,” kata Kiai Miftah.

Fans Gus Dur

Ia menyesalkan kelompok ini yang sangat membenci berbagai tradisi keagamaan NU. Bahkan kelompok ini menyebut tradisi tahlil lebih hina dari pada daging anjing, sampai-sampai mereka latah menyebut daging anjing halal hukumnya.

Fans Gus Dur

Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Shalawat KH Agoes Ali Masyhuri saat memberikan sambutan menegaskan kembali pernyataan Rais Syuriyah. “Sekarang ini ada kelompok yang mengharamkan tahlil dan menghalalkan anjing,” katanya.

Namun kepada ribuan warga NU yang hadir hingga ke luar pagar pondok pesantren, melalui pengeras suara sang tuan rumah buru-buru berpesan, tidak perlu menaggapi kelompok yang dimaksud. “Yang beda jangan dianggap lawan,” katanya.

Seperti diwartakan kasus MTA ini muncul ke permukaan setelah pimpinan MTA melaporkan Ketua PCNU Kota Malang KH Marzuki Mustamar ke polisi akibat ceramahnya di pondok pesantren Tambak Beras Jombang yang mengkritik keras hujatan-hujatan MTA melalui siaran radio.

Akibat laporan itu, pengasuh Pesantren Tambak Tambak Besar Gus Irfan sempat dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangan. Kontan kejadian ini memicu reaksi dari warga NU di berbagai daerah terutama dari para anggota Banser dan pendekar Pencak Silat NU Pagar Nusa.

KH Agoes Ali Masyhuri saat memberikan sambutan dalam acara pombukaan Konferwil itu sempat bergurau. “Kita ini biasanya kumpul dan kompak kalau ada mongso (lawan),” katanya.

Pembukaan Konferwil NU Jatim dihadiri sejumlah tokoh antara lain sesepuh NU KH Muchit Muzadi, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Katib Syuriyah PBNU KH Yahya Staquf, Mantan Ketua MK Mahfud MD, Ketua Umum ISNU Ali Masykur Musa, Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Soekarwo dan Saifullah Yusuf, dan delegasi pengurus NU dari 44 cabang serta para kiai dari berbagai pondok se-Jatim.

Terkait sepak terjang MTA, salah satu agenda di arena Konferwil adalah bedah buku bertajuk “Meluruskan Doktrin MTA: Kritik atas Dakwah Majelis Tafsir Al-Qur’an di Solo” yang menghadirkan KH Marzuki Mustamar dan penulis buku itu. Kegiatan tidak diselenggarakan di ruang sidang konferwil, namun di panggung terbuka di sekitar arena konferwil pada Ahad (2/6) siang yang akan diikuti ribuan warga yang hadir.

.

Penulis: A. Khoirul Anam

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Nahdlatul, Pahlawan, RMI NU Fans Gus Dur

Selasa, 05 Desember 2017

Warga Berbondong Hadiri Pasar Rakyat NU di Blitar

Blitar, Fans Gus Dur. Pasar Rakyat Indonesia yang diselenggarakan NU di Kota Blitar, Sabtu (26/1) sore mendapat sambutan menggembirakan dari masyarakat Blitar dan sekitarnya.



Warga Berbondong Hadiri Pasar Rakyat NU di Blitar (Sumber Gambar : Nu Online)
Warga Berbondong Hadiri Pasar Rakyat NU di Blitar (Sumber Gambar : Nu Online)

Warga Berbondong Hadiri Pasar Rakyat NU di Blitar

Ini dibuktikan dengan berbondong-bondongnya warga NU ke ? Lapangan PPIP, Sentul, Jalan Dr Mohammad Hatta, Kota Blitar, tempat dilaksanakannya acara.

Hadir Wakil Walikota ? Blitar, H Purnawan Buchori, yang datang mewakili ? Walikota Blitar, Mohammad Samanhudi Anwar ? SH yang sedang berada di luar kota. ? Hadir juga Rais Syuriyah PCNU Kota, KH Abdul Karim Muhaimin (Gus Karim), Ketua Tafidziyah NU, Drs Mohammad Bakir MPd, dan Wakilnya Mohammad Basit, Sekretaris NU Kabupaten Blitar yang baru Drs Maeduki dan wakilnya Mujianto.?

Fans Gus Dur

Pada kesempatan memberikan sambutan, Purnawan Buchori mengaku bangga dengan prakarsa panitia. Bahkan ia berharap acara serupa dilanjutkan ditingkat MWC dan Ranting NU di Kota Blitar.

Fans Gus Dur

“Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan ini. Ini pas dan sejalan dengan program Pemkot Blitar terkait dengan ekonomi kerakyatan. Agar rakyat sejahtera dan tidak tergantung dengan pemodal besar. Bahkan kebijakan ? Pemkot Blitar, untuk melindungi ? rakyat kecil di Blitar, dilarang ? mall berdiri di Kota Bung Karno ini,’’ ungkap Pak Pur yang kini juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kota Blitar ini.?

“Ya, kebijakan ini menimbulkan pro dan kontra. Tapi ? niat kami melindungi ? kepentingan rakyat kecil agar tidak tergilas dengan pemodal besar,’’ tambahnya.

Kegiatan pasar rakyat di Kota Blitar akan berlangsung hingga Ahad besok. Para pengunjung bisa mendapatkan beberapa bahan sembako dengan harga lebih murah daripada harga pasar. Demikian juga warga akan dihibur dengan live musik hingga jam sepuluh malam. “ Hiburan akan terus digelar selama acara berlangsung,’’ tambah Sidik.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Imam Kusnin

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pahlawan, Pesantren Fans Gus Dur

Rabu, 22 November 2017

Calon Presiden Indonesia Tidak Boleh Pengkhianat

Jakarta, Fans Gus Dur. H Rhoma Irama dalam taushiyah istighotsah di halaman Gedung PBNU meminta warga membantu penyelenggara Pilpres Juli mendatang untuk menyeleksi ketat calon Presiden Indonesia ke depan. Capres itu, menurutnya, mesti bebas dari segala bentuk pelanggaran hukum termasuk pengkhianatan terhadap negara.

“Kualitas Presiden Indonesia harus ditentukan sejak penyeleksiannya oleh penyelenggara Pilpres,” ujar H Rhoma yang kerap dipanggil Bang Haji di hadapan sedikitnya 150 jamaah istighotsah di halaman PBNU Jakarta Pusat, Rabu (30/4) malam.

Calon Presiden Indonesia Tidak Boleh Pengkhianat (Sumber Gambar : Nu Online)
Calon Presiden Indonesia Tidak Boleh Pengkhianat (Sumber Gambar : Nu Online)

Calon Presiden Indonesia Tidak Boleh Pengkhianat

Menurutnya, sosok pemimpin harus memiliki sifat sidiq. Lebih dari sekadar jujur, sifat sidiq dipahaminya sebagai sebuah kebersihan seorang pemimpin dari segala bentuk cacat baik secara moral, hukum, maupun konstitusional.

Fans Gus Dur

“Artinya ia tidak pernah tercatat sebagai pelaku tindakan kejahatan atau pengkhianatan terhadap negara pada masa lalu. Kejahatan korupsi dan kelalaian terhadap pemerataan ekonomi merupakan satu bentuk pengkhianatan terhadap UU selain berbuat makar,” kata Bang Haji.

Di samping itu, pemimpin Indonesia harus bertakwa kepada Allah SWT. “Ketakwaan ini syarat mutlak pemimpin Indonesia. Takwa menjadi modalnya dalam menjalankan pemerintahan sesuai amanah UUD 1945,” ujar Raja Dangdut yang mengenakan kopiah dan pakaian serba putih.

Fans Gus Dur

Menutup taushiyahnya, Bang Haji mengajak jamaah untuk melantunkan bersama bait sebuah lagunya, “Hai manusia, hormati ibumu; yang melahirkan; dan membesarkanmu.” (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Anti Hoax, Pahlawan, Pendidikan Fans Gus Dur

Lagi, Pesantren Asshidiqiyah 3 dan LAZISNU Karawang Bedah Mushola

Karawang, Fans Gus Dur. Untuk yang ke tujuh kalinya, Pesantren Asshidiqiyah 3 dan LAZISNU Karawang, Jawa Barat kembali merenovasi mushola tidak layak guna dalam kegiatan bedah mushola, kali ini mushola yang direnovasi tersebut adalah Mushola As-Sajadah yang beralamat di Kampung Gebang Malang, Desa Sukatani Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang dan diresmikan pada Sabtu (25/6) malam.

Lagi, Pesantren Asshidiqiyah 3 dan LAZISNU Karawang Bedah Mushola (Sumber Gambar : Nu Online)
Lagi, Pesantren Asshidiqiyah 3 dan LAZISNU Karawang Bedah Mushola (Sumber Gambar : Nu Online)

Lagi, Pesantren Asshidiqiyah 3 dan LAZISNU Karawang Bedah Mushola

Dalam sambutannya, H Tawi selaku Kordinator kegiatan mengungkapkan, ia bersama tim dari Pesantren Ashidiqiyah 3 dan LAZISNU Karawang sudah bertekad untuk tetap istiqomah dalam merenovasi mushola tidak layak guna yang ada di Kabupaten Karawang.

"Kegiatan rutin bulanan ini akan terus kami upayakan dalam rangka amal sholeh sosial agar masyarakat sekitar musholla dapat lebih nyaman dan lebih semangat lagi dalam beribadah," tutur H Tawi.

Sementara itu, KH Hasan Nuri Hidayatullah, Khodimul Mahad Pesantren Asshiddiqiyah 3 Karawang menyampaikan bahwa ungkapan rasa syukur atas dibangunnya musholla ini adalah dengan memakmurkannya.

Fans Gus Dur

"Karena memakmurkan masjid itu bisa menjadi salah satu pintu agar kita mendapatkan hidayah," tukas Rais PCNU Karawang itu.

Ia pun mengingatkan bahwa pada 10 hari akhir bulan Ramadhan yang penuh berkah ini ada satu malam yang sangat mulia, yaitu malam lailatul qodar atau malam turunnya Al-Quran. Ibadah di malam ini pun pahalanya dihitung seperti kita beribadah selama 1000 bulan.

Dalam alquran, kata dia, peristiwa diturnkannya alquran ini ada dua. Yaitu turunnya alquran seluruhya dari lauhul mahfudz ke baitul izzah dan turun kepada Rasulullah SAW secara bertahap untuk menjawab pertanyaan masyarakat pada masa itu selama 23 tahun.

Ditambahkannya, untuk mendapatkan pahala lailatul qodar ada dua cara. Pertama kita bisa melakukan ibadah dan berdzikir sepanjang malam. Apabila ini terlalu berat, pilihan yang kedua adalah beribadah sholat isya dan shubuh dengan berjamaah.

"Karena seseorang yang melakukan sholat isya berjamaah ia mendapatkan pahala ibadah pada separuh malam. Adapun orang yang melakukan sholat shubuh berjamaah, sama dengan ibadah sepanjang malam," ujarnya.

Fans Gus Dur

Menutup taushiyahnya, kiai yang akrab disapa Gus Hasan itu mengajak masyarakat untuk lebih semangat lagi dalam beribadah dan memakmurkan mushola as-Sajadah ini. Ia pun memohon doa agar kegiatan sosial ini dapat terus terlaksana dengan lancar dan harta orang-orang yang menginfakkan dapat menjadi barakah.

Dalam kegiatan yang dilanjutkan dengan santunan itu, turut hadir Gatot Mukhlisin, Ketua LAZISNU Karawang, Rahmatullah, Ketua BMT NU (Niaga Utama) Cabang Cilamaya, Amin Rosyid Ketua DKM An-Nur PT. Yamaha 2, para kyai, sesepuh dan masyarakat setempat. (Aiz Luthfi/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pahlawan Fans Gus Dur

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock