Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Februari 2018

Sembilan Anggota Ahwa Telah Terpilih

Jombang, Fans Gus Dur. Setelah dilakukan tabulasi, telah terpilih anggota Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) melalui proses pemilihan yang dilakukan oleh Muktamirin. Pjs Rais Aam KH Musthofa Bisri dan KH Hasyim Muzadi ternyata tidak termasuk dalam Sembilan nama tersebut.

Berikut daftar anggota Ahwa pilihan para Muktamirin, Rabu (5/8) di ruang sidang komplek alun-alun Jombang, Jawa Timur beserta perolehan suaranya.

Sembilan Anggota Ahwa Telah Terpilih (Sumber Gambar : Nu Online)
Sembilan Anggota Ahwa Telah Terpilih (Sumber Gambar : Nu Online)

Sembilan Anggota Ahwa Telah Terpilih

KH Makruf Amin Jakarta, (313 suara)

KH Nawawi Abdul Jalil Pasuruan Jatim (302)

TGH Turmudzi Badruddin NTB (298)

Fans Gus Dur

KH Kholilul Rahman Martapura, Kalsel (273)

Fans Gus Dur

KH Dimyati Rais Jateng (236)

KH Ali Akbar Marbun Sumatra Utara (246)

KH Maemun Zubeir Jateng  (156)

KH Makhtum Hannan Jabar (142)

KH Mas Subadar Pasuruan Jatim (135)

Begitu ditetapkan nama-nama tersebut, mereka akan bersidang untuk memilih Rais Aam PBNU yang akan memimpin NU periode 2015-2020. Mereka mengadakan pemilihan rencananya pada pukul 08.00 WIB malam. (Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pertandingan, Hadits Fans Gus Dur

Rabu, 21 Februari 2018

Besok Subuh, Pengajian Tafsir Al-Quran di Masjid Menara Kudus Dimulai

Kudus, Fans Gus Dur

Pengurus Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK) mengumumkan pengajian kitab Tafsir Al-Quran yang diasuh Mustasyar PBNU KH Ahmadi Syaroni pada bulan Ramadhan ini akan dimulai Ahad (12/6) pagi. Kabar baik ini disambut gembira masyarakat setempat.

"Insya Allah, pengajian Tafsir Al-Quran bersama Mbah Syaroni akan mulai pada hari puasa ketujuh atau Ahad fajar (12/6) besok," kata Ketua YM3SK KH Najib Hasan dalam pembukaan acara Darusan Umum Masjid Menara Kudus, Rabu (8/6).

Besok Subuh, Pengajian Tafsir Al-Quran di Masjid Menara Kudus Dimulai (Sumber Gambar : Nu Online)
Besok Subuh, Pengajian Tafsir Al-Quran di Masjid Menara Kudus Dimulai (Sumber Gambar : Nu Online)

Besok Subuh, Pengajian Tafsir Al-Quran di Masjid Menara Kudus Dimulai

Para jamaah memendam kerinduan akan pencerahan pitutur ilmu agama dari kiai kharismatik ini. Lantaran sejak KH Syaroni Ahmadi jatuh sakit sepulang menunaikan ibadah umrah di Mekkah dua bulan lalu, pengajian rutin yang diasuhnya libur total.

Fans Gus Dur

"Alhamdulillah, saya senang sekali mendengar Mbah Syaroni akan mengisi pengajian lagi. Semoga beliau diberi kesehatan dan umur panjang," ujar salah satu jamaah asal Kudus, Ahmad Azizi.

Menurut Azizi, ceramah-ceramah pengajian mbah Syaroni sangat mencerahkan dan menyejukkan hati. Azizi selalu meluangkan waktu mengikuti pengajian tafsir rutin Jumat fajar di Masjid Menara Kudus.

Fans Gus Dur

"Selama tidak ada udzur, saya selalu datang mendengarkan pengajian beliau," imbuh pria yang juga aktivis GP Ansor kepada Fans Gus Dur.

Biasanya, pengajian tafsir Al-Quran di Masjid Menara rutin digelar setiap Jumat fajar. Untuk bulan Ramadhan, pengajian diadakan setiap? hari. Pengajian diikuti ribuan jamaah yang berasal dari Kudus, Jepara, Pati, Demak, dan daerah lainnya. (Qomarul Adib/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Hadits, Tokoh Fans Gus Dur

Rabu, 14 Februari 2018

Gemuruh Manaqiban di Jakarta

Jakarta, Fans Gus Dur. Awan pekat menggelayut di langit Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (24/2) petang. Selepas sembahyang isya’ hujan deras pun jatuh, beradu kencang dengan suara manaqiban di kompleks Pesantren As-Sholihin al-Abror Rorotan.

"Allahumma-nsyur nafahatir ridlwani alaihi. Wa-amiddana bil asraril lati audatahaa ladaihi. (Ya Allah, hamparkan semerbak harum ridha-Mu kepada Syaikh Abdul Qadir al-Jailani. Tolonglah kami dengan rahasia-rahasia yang Engkau titipkan kepadanya).”

Gemuruh Manaqiban di Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)
Gemuruh Manaqiban di Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)

Gemuruh Manaqiban di Jakarta

Ratusan jamaah dari berbagai arah berangsur memadati kompleks pesantren sejak sore. Dengan pakaian serba putih, mereka membentuk saf-saf sambil duduk bersila. Masyarakat yang terdiri dari remaja dan orang tua ini sedang memperingati haul Syaikh Abdul Qadir al-Jailani.

Fans Gus Dur

Lebih dari satu jam mereka melantunkan bacaan manaqib dengan dipimpin seorang kiai. Seolah tak peduli akan cuaca langit, jamaah laki-laki dan perempuan secara serentak menyelesaikan sejumlah kisah teladan tokoh sufi yang mereka hormati itu.

Fans Gus Dur

Dalam manaqib tersebut di antaranya digambarkan bahwa Syaikh Abdul Qadir termasuk pecinta? ilmu sejati. Selama puluhan tahun pribadi kelahiran dusun terpencil bernama ”Jilan” ini rela berjalan ke berbagai pelosok negeri menjumpai ulama-ulama besar untuk berburu ilmu fiqih, adab, tafsir, aqidah, dan lainnya.

Syaikh Abdul Qadir diceritakan pula merupakan ulama yang menolak mengagungkan manusia lantaran kedudukan dan kekayaannya. Merendahkan diri di hadapan penguasa dan orang kaya dapat menghilangkan dua pertiga agamanya. Sikap ini justru mengangkat derajat kehormatan Syaikh Abdul Qadir. Sebaliknya, ia malah sering dikunjungi khalifah yang membutuhkan petunjuk-petunjuknya.

Masih banyak petikan inspiratif dari manaqib yang dibaca para santri dan masyarakat dalam dan luar pesantren As-Sholihin al-Abror ini. Kiai Mukhlis Fadlil, pemimpin pembacaan manaqib, mengatakan, manaqib memang seyogianya tak hanya dibaca, tapi juga dihayati dan diamalkan.

Di depan sejumlah botol berisi air mineral yang sengaja dibuka dan dijajar sejak awal, manaqiban ditutup dengan doa. Taushiyah agama kemudian digelar. Sebagai penceramah, Rais Syuriyah PBNU KH Hasyim Muzadi menjelaskan antara lain tentang keutamaan ilmu, ulama, dan akhlak.

Untuk kedua kalinya doa dipanjatkan sebelum jamaah menyantap nasi dan ayam sumbangan mereka sendiri. Satu nampan hidangan dihabiskan secara bersama oleh dua hingga empat orang. Sebagaimana Syaikh Abdul Qadir, jamaah manaqiban pun mengakrabi kebersamaan.

?

Penulis: Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Warta, Hadits, Kiai Fans Gus Dur

Selasa, 06 Februari 2018

PCNU Jombang Awali Program Pendampingan MWCNU-Ranting NU

Jombang, Fans Gus Dur. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jombang memulai program pendampingan MWCNU-Ranting NU di bulan Ramadhan. Program pendampingan yang bersifat penguatan ini merupakan amanah Muskercab NU Jombang akhir 2013 lalu secara teknis digarap Lakpesdam NU Jombang.

PCNU Jombang Awali Program Pendampingan MWCNU-Ranting NU (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Jombang Awali Program Pendampingan MWCNU-Ranting NU (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Jombang Awali Program Pendampingan MWCNU-Ranting NU

PCNU Jombang membentuk tim khusus pendampingan. Mereka bergerak menyosialisasikan program pendampingan ini berbarengan dengan Safari Ramadhan selama tiga hari yang dibagi ke dalam tiga wilayah.

Mereka mengadakan pendampingan setiap harinya ke tujuh kecamatan. Pada Kamis (17/7) mereka mengunjungi 7 MWCNU. Demikian Jumat (18/7) dan Sabtu (19/7).

Fans Gus Dur

Dalam pertemuan Koordinasi Tim Pendamping pada Senin (14/7), Ketua PCNU Jombang KH Isrofil Amar menegaskan, semua anggota tim pendamping harus bersiap. “Jika ada anggota tim yang belum siap, harus segera kita carikan gantinya saat ini juga. Jangan sampai, MWC sudah serius mendukung program ini menjadi kecewa karena tim pendampingnya tidak datang,” kata Kiai Isrofil.

Wakil Rais Syuriyah PCNU Jombang KH Junaidi Hidayat menyampaikan, program ini diagendakan sebagai upaya optimalisasi kepengurusan MWC dan Ranting NU dan koordinasi berjalan baik mulai dari cabang hingga ranting.

Fans Gus Dur

“Kalau kepengurusan ranting NU tidak berjalan dengan baik, rancangan program NU seperti pendidikan, kesehatan, perekonomian yang sudah dirumuskan mengalami hambatan,” ujar Kiai Junaidi. (Musabdilla/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Kyai, Berita, Hadits Fans Gus Dur

Senin, 05 Februari 2018

25 Agustus Pertandingnan Pembuka LSN di Region Nusra 3

Dompu, Fans Gus Dur



Perhelatan Liga Santri Nusantara Regional Nusa Tenggara (Nusra) 3 yang meliputi Kabupaten Dompu, Kota Bima, Kabupaten Bima serta Provinsi NTT tengah mempersiapkan kick Off pada 25 Agustus 2017 di stadion GOR Kabupaten Dompu dan Stadion Mangge ? Maci, Kota Bima

Hal ini disampaikan Ketua panitia LSN Region Nusra 3 Rahmat Ismail kepada Fans Gus Dur ? Rabu (9/8) malam di Dompu, Nusa Tenggara Barat. Rahmat memastikan 32 tim sudah siap berlaga di lapangan kebanggaan warga setempat.

25 Agustus Pertandingnan Pembuka LSN di Region Nusra 3 (Sumber Gambar : Nu Online)
25 Agustus Pertandingnan Pembuka LSN di Region Nusra 3 (Sumber Gambar : Nu Online)

25 Agustus Pertandingnan Pembuka LSN di Region Nusra 3

Ia berharap melalui LSN dapat terjalin silaturahim dan kerja sama antara pondok pesantren dalam menciptakan kondusivitas kemajemukan di tengah masyarakat.

"LSN dapat menjadi ajang promosi pesantren dengan tagline Ayo Mondok. Momentum ini pula dapat dijadikan icon bagi pesantren dalam menjaring santri dan manarik simpati publik," katanya

Fans Gus Dur

Lebih lanjut Rahmat menyampiakan bahwa LSN dapat menjadi media dawah untuk merekatkan kaum santri dan masarakat umum. Serta yang paling penting adalah ? menjaring talenta ? muda melalu pesantren, khususnya ? olahraga cabang sepak bola.

"Melalui LSN santri dapat menujukkan bawah santri tidak hanya bisa mengaji, hafal kitab, hafiz tapi olahraga pun bisa diandalkan untuk mengharumkan nama daerah, bahkan bangsa," tutupnya. (Hadi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur

Fans Gus Dur Kajian Sunnah, Hadits Fans Gus Dur

Rabu, 24 Januari 2018

500 Anggota Banser Bantu Amankan Konferensi Ulama Internasional

Pekalongan, Fans Gus Dur. Sebanyak 500 personil Baser gabungan dari Kota dan Kabupaten Pekalongan, Batang dan Pemalang selam tiga hari 27-29 Juli 2016 membantu kepolisian dan TNI amankan lokasi penyelenggaraan Konferensi ulama Internasional bela negara di Kota Pekalongan.

500 Anggota Banser Bantu Amankan Konferensi Ulama Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)
500 Anggota Banser Bantu Amankan Konferensi Ulama Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)

500 Anggota Banser Bantu Amankan Konferensi Ulama Internasional

Pengerahan personil yang cukup besar ini dilakukan mengingat pelaksanaan kegiatan dibagi di tiga tempat, yakni Hotel Santika, Kanzus Sholawat dan Gedung Djunaid, apalagi ada delegasi peserta dari 39 negara yang hadir secara khusus pada event yang dihelat Jamiyah Ahlit Thariqah Al-Mutabarah An-Nahdliyah (JATMAN).

Komandan Banser Kota Pekalongan Maftuchin kepada Fans Gus Dur mengatakan, untuk membantu pengamanan tiga lokasi yang dibackup penuh dari kepolisian dan TNI, pihaknya bekerjasama dengan Banser Kabupaten Pekalongan, Batang dan Pemalang.

"Dari 500 personil Banser bertugas secara bergiliran di tiga titik lokasi yang dibagi dalam 3 shift selama tiga hari," ujar Maftuchin.

Fans Gus Dur

Dikatakan, khusus untuk pengamanan di Hotel Santika, dari pihak kepolisian dan TNI dibantu alat khusus berupa security door di pintu masuk hotel. Pengetatan pengamanan, selain dengan penempatan personel berseragam dan berpakaian preman di sekitar lokasi, juga dengan langkah sterilisasi menggunakan ‘mirror detector’ dan ‘metal detector’. Pengamanan ketat ini dilakukan selama 24 jam, hingga perhelatan konferensi selesai, dan seluruh tamu undangan meninggalkan hotel.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Enriko Sugiharto Silalahi, melalui Kasat Sabhara AKP Ariakta Gagah Nugraha menjelaskan, sedikitnya ada 15 personel yang ditempatkan di hotel tersebut, mereka berpakaian seragam maupun preman.

Petugas juga melakukan sterilisasi bagi para pengunjung hotel, baik itu tamu, panitia, maupun umum. Para pengunjung dan barang bawaannya sebelum masuk terlebih dulu diperiksa menggunakan metal detector.

Ariakta menambahkan, pihaknya juga meminta bantuan Polda Jawa Tengah untuk mendatangkan dua unit ‘security door’ yang ditempatkan di depan pintu masuk baik di Hotel Santika maupun Gedung Djunaid. “Ini kita lakukan untuk menjamin keamanan pelaksanaan konferensi. Sterilisasi dilakukan terhadap panitia, tamu, maupun umum,” imbuh dia.

Penyelenggaraan even tingkat internasional membawa berkah tersendiri bagi masyarakat Kota Pekalongan. Pasalnya, tamu yang ribuan jumlahnya sebagian besar ditempatkan di rumah rumah penduduk di wilayah Pekalongan Selatan. Bagi warga yang rumahnya ditempati tamu selama acara berlangsung merupakan kebanggaan yang tidak bisa dihitung secara materi.?

Fans Gus Dur

"Ini suatu kebanggaan bagi kami dan masyarakat warga Buaran dan masyarakat Kota maupun Kabupaten Pekalongan, karena di samping bisa membantu menyediakan penginapan bagi tamu Habib Luthfi, juga mereka bisa beli oleh-oleh khas Pekalongan berupa batik untuk dibawa pulang usai acara," ujar Muhtarom. (Abdul Muiz/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Hadits Fans Gus Dur

Rabu, 17 Januari 2018

PMII Kentingan Bahas Pro-Kontra PTN Badan Hukum

Solo, Fans Gus Dur

Perubahan perguruan tinggi negeri (PTN) menjadi badan hukum (BH) sebenarnya bukan merupakan isu baru. Saat ini, sudah ada sebelas perguruan tinggi yang berbadan hukum, yaitu Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, dan lainnya.

PMII Kentingan Bahas Pro-Kontra PTN Badan Hukum (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Kentingan Bahas Pro-Kontra PTN Badan Hukum (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Kentingan Bahas Pro-Kontra PTN Badan Hukum

Dalam sejarah, isu PTN-BH berembus ketika ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi dan Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 1999 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Negeri sebagai Badan Hukum.

Kedua peraturan ini dianggap sebagai cermin kebebasan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, tidak hanya berupa kebebasan dalam bentuk kebebasan akademik dan otonomi keilmuan, namun juga otonomi dalam bidang keuangan.

Fans Gus Dur

Hal inilah yang menjadi salah satu pembahasan dalam diskusi yang diselenggarakan Pengurus Komisariat PMII Kentingan, Rabu (3/3).

Salah satu pemateri, Bahar Elfudlatsani, menyampaikan mengenai bentuk struktural ketika sebuah PTN menerapkan Badan Hukum, yaitu adanya struktur yang bernama MWA atau Majelis Wali Amanat.

Fans Gus Dur

”MWA sendiri merupakan pemegang peran penting dalam struktural PTN-BH. Orang-orang yang bisa masuk di dalamnya merupakan bisa dari unsur pemerintah, unsur dosen, unsur masyarakat dan unsur lain,” terang Bahar.

Ditambahkan Bahar, dibandingkan dengan BLU (Badan Layanan Umum) yang dimana pengelolaan keuangan di BLU memiliki tata kelola dan kewenangan pengelolaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Perubahan tersebut tentu akan memunculkan pertanyaan bagi civitas akademika terutama kalangan mahasiswa. Bagaimana keuntungan dan kerugian yang akan diperoleh ketika PTN yang semula berstatus BLU diubah menjadi Badan Hukum,” papar dia.

Menurut dia, mahasiswa khususnya kader PMII perlu bersikap kritis dan ikut tanggap terhadap persoalan ini. (Ajie Najmuddin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Fragmen, Amalan, Hadits Fans Gus Dur

Sabtu, 13 Januari 2018

Doa Embus Air dari Hidung saat Wudhu

Air yang dihirup ke dalam hidung saat berwudhu, dihembuskan kembali. Doa ini dibaca sesaat sebelum pengembusan air dari hidung. Doa ini dibaca dengan harapan air membawa kotoran, setan, dan penyakit yang bersarang di dalam hidung.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Doa Embus Air dari Hidung saat Wudhu (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa Embus Air dari Hidung saat Wudhu (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa Embus Air dari Hidung saat Wudhu

Allâhumma innî a‘ûdzubika min rawâ’ihin nâri wa min sû’id dâri

Fans Gus Dur

Artinya, “Hai Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bau api neraka dan dari kejahatan neraka itu sendiri,” (Lihat Sayid Utsman bin Yahya, Maslakul Akhyar, Cetakan Al-‘Aidrus, Jakarta). (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur

Fans Gus Dur Hadits, Aswaja Fans Gus Dur

Senin, 08 Januari 2018

BLK Ambon Tingkatkan Sinergi dengan Dunia Industri

Ambon, Fans Gus Dur. Balai Latihan Kerja (BLK) Ambon terus meningkatkan sinergi dengan dunia industri. Upaya ini dilakukan dengan dibentuknya Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan Industri Daerah (FKLPID) BLK Ambon.



BLK Ambon Tingkatkan Sinergi dengan Dunia Industri (Sumber Gambar : Nu Online)
BLK Ambon Tingkatkan Sinergi dengan Dunia Industri (Sumber Gambar : Nu Online)

BLK Ambon Tingkatkan Sinergi dengan Dunia Industri



Dengan terbentuknya FKLPID ini, diharapkan alumni pelatihan BLK Ambon memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Selain itu, FKLPID ini juga membantu mereka agar lebih cepat terserap pasar kerja.

Fans Gus Dur



"Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan sinergitas antara Lembaga pelatihan kerja dengan industri dalam rangka penyiapan tenaga kerja yang kompeten di bidangnya," kata Dirjen Binalattas Kemnaker, Bambang Satrio Lelono pada acara Pengukuhan Pengurus FKLPID BLK Ambon di Ambon pada Hari Kamis (28/9).



Fans Gus Dur

Pengukuhan FKLPID BLK Ambon ini sendiri diikuti oleh 42 orang yang mewakili 42 industri di Kota Ambon. Dengan adanya forum komunikasi ini, Satrio yakin bahwa pelatihan di BLK Ambon akan lebih sinergis dengan industri setempat.



"Manfaat dari kegiatan ini dapat terjalin sinergi antara BLK dan industri dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Provinsi Maluku, sesuai dengan potensi daerah yang di miliki," urainya.



Sinergitas ini juga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan industri setempat akan kebutuhan tenaga kerja kompeten.



"Dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja jangka pendek, maka pelatihan vokasi sangat di butuhkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Blok Masela Maluku Barat Daya," paparnya.



Satrio mengapresiasi komitmen industri lokal dalam pembentukan FKLPID tersebut dan meminta dunia industri untuk tidak menjadikan investasi SDM sebagai beban. Investasi SDM harus dilihat sebagai sebuah perencanaan jangka panjang dunia industri.



"Perlunya industri mengalokasikan dana melalui pengembangan pelatihan di wilayah Provinsi Maluku," ujarnya. (Red. Kendi Setiawan). Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Khutbah, Hadits Fans Gus Dur

Senin, 25 Desember 2017

Tiga Sekolah NU Maju Tingkat Nasional Lomba Video Pendek

Semarang, Fans Gus Dur - Tiga? lembaga pendidikan di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU mewakili Jawa Tengah maju ke tingkat nasional dalam ajang Lomba Video Pendek “Kita Boleh Beda”? yang? digelar oleh Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jateng dan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT).

Mereka akan bersaing dalam grand final di Jakarta pada November 2016 mendatang setelah memenangi lomba di tingkat provinsi. Ketiga lembaga pendidikan tersebut adalah Madrasah Aliyah (MA) Darul Muttaqien Temanggung yang meraih Juara 1, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ma’arif NU VIP Kemiri Purworejo (Juara 2), dan MA Al Irsyad Gajah Kabupaten Demak (Juara 3).

Tiga Sekolah NU Maju Tingkat Nasional Lomba Video Pendek (Sumber Gambar : Nu Online)
Tiga Sekolah NU Maju Tingkat Nasional Lomba Video Pendek (Sumber Gambar : Nu Online)

Tiga Sekolah NU Maju Tingkat Nasional Lomba Video Pendek

Tercatat ada delapan belas judul video ambil bagian dalam ajang ini. Kedelapan belas judul tersebut merupakan karya anak-anak muda dari 15 sekolah SMA/MA/SMK di Jawa Tengah. Di antaranya? dari Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Magelang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Purbalingga, dan Kabupaten Kebumen.

Fans Gus Dur

Penjurian lomba di tingkat Provinsi Jateng telah dilakukan? pada Rabu, 15 Juni 2016. Dewan juri? yang memberikan penilaian? ? adalah Landung Y Saptoto dari Rumah Produksi Dreamlight World Media Ungaran, Arif Suharsono dari? Dikmen Dinas Pendidikan Provinsi Jateng , dan Nohara Swastika pegiat film dan sineas dari Jakarta.

Fans Gus Dur

Ketua FKPT Jateng H. Najahan Musyafak? mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat terutama generasi muda. Di samping itu ajang ini? juga merupakan media? yang sangat tepat untuk? memberi penyadaran kepada generasi muda pentingnya menghargai perbedaaan, kewaspadaan akan bahaya radikalisme dan terorisme di tanah air.

“Film adalah alat komunikasi yang efektif bagi generasi muda. Karenanya BNPT dan FKPT memakai medium lomba ini untuk memberikan penyadaran tentang bahaya radikalisme dan terorisme.? Saya mengapresiasi para peserta lomba yang telah mengirimkan karyanya. Ini tentu memerlukan proses yang panjang, support dari guru, orang tua, dan tentunya sekolah,” tegas Najahan.

Acara puncak pengumunan pemenang dilaksanakan di Hotel Semesta, Semarang, pada 16 Juni 2016. Dalam kesempatan itu juga digelar? yang menghadirkan? Nohara Swastika, Agus Maladi Irianto, dan Awaludin-tokoh pemuda Semarang. (Muslihudin el Hasanudin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur AlaNu, Doa, Hadits Fans Gus Dur

GP Ansor Lampung Utara Turunkan Bantuan untuk Korban Kebakaran dan Penjarahan

Lampung Utara, Fans Gus Dur - GP Ansor Lampung Utara bersama PCNU setempat menggelar aksi sosial untuk korban kebakaran dan penjarahan di Desa Sukada Ilir Kecamatan Bunga Mayang Kabupaten Lampung Utara. Mereka menyerahkan bantuan berupa pakaian, makanan, dan keperluan harian yang dibutuhkan para korban, Senin (15/2).

Terkait musibah kebakaran di Desa Sukada Ilir, GP Ansor dan PCNU Lampung Utara terketuk untuk membantu korban kebakaran dan penjarahan yang salah satu korbannya adalah warga MWCNU dan anggota Banser.

GP Ansor Lampung Utara Turunkan Bantuan untuk Korban Kebakaran dan Penjarahan (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Lampung Utara Turunkan Bantuan untuk Korban Kebakaran dan Penjarahan (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Lampung Utara Turunkan Bantuan untuk Korban Kebakaran dan Penjarahan

Mereka membawa pakaian pria, wanita dan anak serta beras, mie instan, dan keperluan keseharian untuk para korban yang rumahnya terbakar dan dijarah oleh oknum yang tidak bertanggung Jawab.

Fans Gus Dur

Ketua Forum Keluarga Pesantren Lampung Utara KH Erwinto secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Camat Bunga Mayang dan utusan dari Pemerintah Daerah Kaban Kesbangpol Lampung Utara.

“Besar-kecilnya uang sumbangan yang kami peroleh, akan sangat membantu para korban,” Sekretaris GP Ansor Lampung Utara Hidrikal Mukroh.

Sementara Ketua PCNU Lampung Utara KH Sonhaji Aziz mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk solidaritas sesama untuk saling peduli atas musibah yang menimpa para korban kebakaran dan penjarahan di Desa Sukada Ilir.

Fans Gus Dur

“Ini hanya rasa kebersamaan dan saling bantu antarsesama, kita hanya menyalurkan bantuan dari warga NU,” ujar Sonhaji.

Penyerahan bantuan ini terselenggara atas partisipasi PCNU, GP Ansor, Jamiyyah Ahlit Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (Jatman), Banser, dan IPNU. (Minang Rikal/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Warta, Hadits, Quote Fans Gus Dur

Minggu, 24 Desember 2017

Keji, NU Kembali Difitnah Tolak Ustadz Abdul Somad

Jakarta, Fans Gus Dur 

NU kembali difitnah menolak Ustadz Abdul Somad (UAS) yang hendak berceramah di Hong Kong. Bisa dipastikan tokoh-tokoh NU tidak pernah melakukan tindakan semacam itu.

"Saya tegaskan itu fitnah yang keji. Tak mungkin, KH Said Aqil Siroj melakukan tindakan itu," kata Robikin Emhas, ketua Bidang Hukum dan Konstitusi Pengurus Besar NU, Selasa (26/12).

Keji, NU Kembali Difitnah Tolak Ustadz Abdul Somad (Sumber Gambar : Nu Online)
Keji, NU Kembali Difitnah Tolak Ustadz Abdul Somad (Sumber Gambar : Nu Online)

Keji, NU Kembali Difitnah Tolak Ustadz Abdul Somad

Beredar fitnah yang disebarkan satu akun Twitter yang menyebut Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dalang di balik peristiwa penolakan Ustadz Abdul Somad di Hong Kong. Akun itu menuliskan, "Penolakan ustadz Abdul Somad di Hong Kong, merupakan pesanan LBP (Luhut Binsar Panjaitan, menteri Koordinator Bidang Kemaritiman). LBP perintahkan Said Aqil. Said Aqil suruh Nusron Wahid hubungi imigrasi Hong Kong untuk tolak Abdul Somad."

Menurut Robikin, publik sudah mafhum bahwa Kiai Said Aqil Siroj adalah tokoh yang selalu mengajarkan amar makruf (berbuat kebajikan) dengan cara yang baik; begitu juga nahi mungkar (melarang perbuatan buruk) dengan cara yang baik pula. Itu adalah metode dakwah yang dijunjung tinggi kalangan NU.

NU tentu ikut menyesalkan insiden penolakan UAS. Soal menerima atau menolak warga asing masuk, sepenuhnya wewenang mutlak otoritas Hong Kong. Kewenangan semacam itu dimiliki juga oleh negara Indonesia.

Fans Gus Dur

"Mungkin tindakan pemerintah setempat (Hong Kong), merupakan bentuk proteksi atas warga negaranya sesuai sistem politik dan kebudayaan yang dianutnya. Kita ambil hikmahnya," kata Robikin.

Dia bersyukur, kegiatan keagamaan yang direncanakan tetap berjalan dengan penceramah lain dari Indonesia, yakni KH Anwar Zahid. Dengan demikian syiar Islam tetap berlangsung sebagaimana mestinya.

Sebelumnya, NU juga difitnah menolak Ustadz Abdul Somad ketika hendak berceramah di Bali. (Baca: Klarifikasi PWNU Bali soal Penolakan Ustad Abdul Somad)(Red: Abdullah Alawi)

Fans Gus Dur

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Humor Islam, Sunnah, Hadits Fans Gus Dur

Jumat, 15 Desember 2017

Giatkan Pramuka, LP Maarif NU Sumedang Dirikan Kemah Terpadu

Sumedang, Fans Gus Dur - Pengurus Lembaga Pendidikan (LP) Maarif NU Kabupaten Sumedang mengadakan kegiatan Kemah Terpadu Gerakan Pramuka di Bumi Perkemahan Cobolang Desa Kebon Kalapa Kecamatan Cisarua Kabupaten Sumedang. Perkemahan ini diikuti 28 sekolah/madrasah yang berada di lingkungan LP Maarif Sumedang selama tiga hari, Jumat-Ahad (5-7/8).

"Total peserta yang mengikuti kegiatan kemah terpadu berjumlah 448 siswa. Mereka dibagi ke dalam 56 regu dan mewakili 28 sekolah/madrasah setingkat MI/SD-MTs/SMP, dan MA/SMK," kata Ketua LP Maarif NU Kabupaten Sumedang Cucu Suhayat.

Giatkan Pramuka, LP Maarif NU Sumedang Dirikan Kemah Terpadu (Sumber Gambar : Nu Online)
Giatkan Pramuka, LP Maarif NU Sumedang Dirikan Kemah Terpadu (Sumber Gambar : Nu Online)

Giatkan Pramuka, LP Maarif NU Sumedang Dirikan Kemah Terpadu

Kegiatan kemah terpadu ini dibuka langsung oleh Ketua PCNU Sumedang H Sadulloh, Ketua pengurus santuan komunitas pramuka Maarif NU nasional Muhsin Ibnu Djuhan, dan Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Kabupaten Sumedang Atje Arifin Abdullah.

H Sadulloh menyampaikan bahwa kegiatan gerakan pramuka harus terus dikembangkan di setiap lembaga dan banom. PCNU Sumedang mendukung dan mendorong penuh kegiatan pramuka kerana antara NU dan gerakan pramuka ada persamaan visi dan misi. Salah satu visi dan misi yang sama itu yaitu menegakkan dan memperkokoh NKRI yang berlandaskan Pancasila.

Fans Gus Dur

Ia juga mengungkapkan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk semua pengurus LP Maarif NU Sumedang, jajaran panitia, dan semua yang terlibat dalam suksesi kegiatan kemah terpadu ini.

Ini merupakan kegiatan kemah terpadu pertama yang diselenggarakan oleh LP Maarif NU Sumedang. Ke depannya mohon untuk dilaksanakan minimal setahun sekali, tutup H Sadulloh. (Ayi Abdul Kohar/Alhafiz K)

Fans Gus Dur

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Hadits, Ahlussunnah Fans Gus Dur

Kamis, 14 Desember 2017

Soal Menulis, Banyak Pelajaran dari Mahbub Djunaidi

Jakarta, Fans Gus Dur - Pada acara penyerahan sertifikat kepada alumni Kelas Menulis Fans Gus Dur angkatan ketiga di gedung PBNU lantai 5, Pemred Fans Gus Dur Mukafi Ni’am, memberikan motivasi menulis ke kader-kader muda NU yang hadir di kesempatan itu.

Menurut Ni’am, menulis adalah proses yang panjang dan tidak bisa jika hanya berhenti belajar setelah Kelas Menulis Fans Gus Dur. Ia mengambil contoh perjalanan karir kepenulisan Mahbub Djunaidi, yang dijuluki sebagai Pendekar Pena.

Soal Menulis, Banyak Pelajaran dari Mahbub Djunaidi (Sumber Gambar : Nu Online)
Soal Menulis, Banyak Pelajaran dari Mahbub Djunaidi (Sumber Gambar : Nu Online)

Soal Menulis, Banyak Pelajaran dari Mahbub Djunaidi

“Ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari Mahbub. Dari kalangan NU, Mahbub termasuk tokoh yang menyejarah,” ungkapnya, Jumat (17/2) malam.

Fans Gus Dur

Ni’am mengatakan, ketua umum pertama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu menjadi sejarah berkat menulis. Ni’am pun menceritakan rekam jejak dan komitmen Mahbub sebagai seorang penulis.

Fans Gus Dur

Dalam usia yang masih sangat muda, Mahbub menjadi pemimpin redaksi Harian Duta, yang hal itu membuat seorang tokoh pers Indonesia, Rosihan Anwar, sempat iri padanya. Hal tersebut, lanjut Ni’am, terjadi di Kedutaan Besar Amerika.

“Kemudian, Mahbub pun pernah menjadi kolumnis tetap ‘Asal-Usul’ di Harian Kompas. Mahbub mengisi kolom ‘Asal-Usul’ selama tujuh tahun tanpa absen. Hingga akhirnya, Mahbub pun dikenal oleh masyarakat luas,” kisah pria berkacamata ini.

Pada kesempatan malam itu, Ni’am pun berpesan kepada alumni dan peserta Kelas Menulis Fans Gus Dur angakatan keempat, agar kemampuan menulis terus ditempa. “Bakat saja tidak cukup, jika tak ditempa,” pungkasnya. (Wahyu Noerhadi/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Hadits, Kajian, Nahdlatul Fans Gus Dur

Minggu, 03 Desember 2017

IPNU-IPPNU Malang Raya Gagas Kaderisasi Lintas Kampus

Malang, Fans Gus Dur. Beberapa anggota Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) dari berbagai universitas di Kota Malang melakukan pertemuan khusus untuk mengadakan rintisan kaderisasi bersama.

IPNU-IPPNU Malang Raya Gagas Kaderisasi Lintas Kampus (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Malang Raya Gagas Kaderisasi Lintas Kampus (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Malang Raya Gagas Kaderisasi Lintas Kampus

Forum lintas kampus yang digelar di kampus Universitas Brawijaya Malang ini diikuti sejumlah anggota, antara lain, dari UIN Maulana Malik Ibrahim, Unisma, dan Universitas Brawijaya. Pertemuan pada Sabtu (21/6) tersebut membahas agenda rekrutmen terbuka dan pengembangan kader PKPT IPNU-IPPNU di Kota Malang.

Kegiatan kaderisasi lintas universitas yang direncanakan ini merupakan agenda yang pertama kali digelar oleh PKPT IPNU-IPPNU di Kota Malang. Bentuk kaderisasi kali ini akan mengambil konsep Diklatama (Pendidikan dan Latihan Pertama).

Fans Gus Dur

Konsep Diklatama adalah konsep kaderisasi yang menjadi ciri khas Lembaga CBP-KPP (Corps Brigade Pelajar-Korps Pelajar Putri), salah satu sayap lembaga khusus yang mempunyai kultur kaderisasi lebih militan dalam tubuh IPNU-IPPNU.

Rilis yang diterima Fans Gus Dur, Kamis (26/6), menyebutkan, dalam perjalanan PKPT IPNU-IPPNU di Kota Malang, belum pernah tercatat melakukan kaderisasi dengan konsep seperti ini. Sehingga, jika konsep kaderisasi Diklatama ini terlaksana, bisa menjadi awal konsep baru kaderisasi PKPT IPNU-IPPNU di Kota Malang.

Fans Gus Dur

Biasanya konsep kaderisasi konvensional yang digunakan adalah konsep kaderisasi Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) dan kaderisasi lanjutan yaitu Lakmud (Latihan Kader Muda) bagi anggota-anggota baru. Makesta dan Lakmud adalah konsep kaderisasi yang lebih mengedepankan pematangan aspek ke-NU-an dan ke-Aswaja-an dengan materi-materi yang lebih banyak dilakukan secara indoor.

Karena konsep yang diambil oleh panitia PKPT IPNU-IPPNU Malang Raya kali ini adalah konsep Diklatama, maka nantinya materi kaderisasi akan lebih banyak dalam pemberian materi lapang dan kemah di alam terbuka dengan tetap tanpa menghilangkan substansi nilai-nilai ke-NU-an dan ke-Aswaja-annya,

Diklatama kali ini mengambil tema “Kemah Bakti Alam”. Di samping kaderisasi, peserta juga aan lebih dekat dengan hutan perbukitan Pujon yang masih mempunyai banyak mata air, hutan lindung, dan air terjun yang cukup alami karena masih terisolir dan terjaga. Dalam agenda ini akan banyak diwarnai materi observasi dan pemetaan, konservasi dan reboisasi serta tak ketinggalan tentunya diklat kaderisasi. Diharapkan, dengan digunakannya kaderisasi ini, peserta akan mendapatkan lebih banyak materi yang bervariasi dan aplikatif. (Red: Mahbib)

? ? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Hadits Fans Gus Dur

Dukun Bola

Sebagai guru bangsa, menurut banyak kalangan, ilmu Gus Dur sangat komprehensif. Tak terkecuali sebagai pemerhati sepakbola. Hal ini dibuktikan dengan puluhan tulisan kritisnya dalam menganalisis sebuah pertandingan sepakbola setingkat Piala Dunia.

Namun, cerita kali ini berbeda. Suatu hari, kata Gus Dur, tim sepak bola dari Kecamatan Wanasari akan bertanding melawan tim sepakbola Kecamatan Losari dalam Kejuaraan Piala Bupati. Karena ingin menang, pimpinan persatuan sepakbola Wanasari minta bantuan seorang dukun.

“Oke, nanti saya buat 10 gol untuk kemenangan kalian,” kata sang dukun meyakinkan.

Dukun Bola (Sumber Gambar : Nu Online)
Dukun Bola (Sumber Gambar : Nu Online)

Dukun Bola

Ternyata pertandingan berakhir dengan skor 5 - 5 sehingga kapten kesebelasan Kecamatan Wanasari melakukan protes kepada sang dukun yang telah dibayar mahal.

“Lho, tadi saya sudah tiup bola dari sini untuk 10 gol,” ujar sang dukun.

“Iya, golnya memang 10, tapi skornya 5 - 5, imbang. Babak pertama kami mencetak 5 gol, tapi pada babak kedua setelah tukar tempat, kami kemasukan 5 gol. 10 gol masuk ke gawang utara semua,” kata sang kapten kesebelasan Wanasari sewot.

“Oh...sepakbola pakai tukar tempat ya? Saya ndak tahu kalau ada tukar tempat. Jadi ya, bola saya tiup semua ke gawang utara,” jawab sang dukun enteng. (Fathoni)

Fans Gus Dur

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur

Fans Gus Dur Nasional, Hadits, Sholawat Fans Gus Dur

Perayaan Hari Santri di Gresik Bertabur Doorprize

Gresik, Fans Gus Dur. Heroisme perayaan Hari Santri Nasional juga menggema di kota santri Gresik Jawa Timur. Pesantren Mambaus Sholihin berpartisipasi dengan menggelar kirab santri yang melibatkan tak kurang dari 5000 santri dan alumninya untuk menggetarkan bumi Gresik, Sabtu (22/10).?

Perayaan Hari Santri di Gresik Bertabur Doorprize (Sumber Gambar : Nu Online)
Perayaan Hari Santri di Gresik Bertabur Doorprize (Sumber Gambar : Nu Online)

Perayaan Hari Santri di Gresik Bertabur Doorprize

"Momentum hari santri ini memang kita manfaatkan betul untuk penguatan kembali semangat nasionalisme bagi para santri dan alumni. Tidk hanya sekedar kirab, bahkan kami menyediakan doorprice bagi peserta kirab," kata Ketua Umum Himpunan Alumni Mambaus Sholihin (HIMAM), Maftuh.?

KH Agus Muhammad Maruf, Ketua Yayasan Pesantren Mambaus Sholihin dalam sambutannya saat melepas peserta kirab menyampaikan ucapan syukur atas disahkanya 22 Oktober sebagai hari santri. Menurutnya, dengan adanya hari santri, negara telah mengakui peran besar santri, khususnya dalam mempertahankan kermerdekaan Indonesia.

Ia menilai, para pejuang kemerdekaan yang dimotori oleh pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asyari melalui Resolusi Jihad mempunyai makna tersendiri bagi santri, bagi kaum santri, cinta tanah air merupakan manifestasi keimananan kepada Allah dan Rasul-Nya.?

Ia menambahkan, pada masa perjuangan kemerdekaan, cinta tanah air diwujudkan dalam bentuk berjuang mengusir penjajah, namun kini perjuangan itu bisa diwujudkan dalam bentuk dedikasi untuk membangun bangsa dari berbagai aspek.

Fans Gus Dur

Dengan berbagai kostum yang merepresentasikan tradisi santri, 5000 peserta kirab dengan tertib dan penuh semangat mengelilingi kota gresik diselingi yel-yel santri. Dan di penghujung acara, peserta semakin riuh saat tiba pengundian kupon berhadiah 25 juta teridiri dari kulkas, TV LED 21, mesin cuci, dan kelengkapan rumah tangga lainnya. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Khutbah, Lomba, Hadits Fans Gus Dur

Fans Gus Dur

Rabu, 29 November 2017

NU Tolak Segala Bentuk Kekerasan SARA

Bandung, Fans Gus Dur. Nahdlatul Ulama (NU) dengan tegas menolak segala bentuk kekerasan yang mengatasnamakan suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). Demikian ditegaskan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj.

"NU didirikan untuk mewujudkan ukuwah islamiyah dan membangun solidaritas, serta tidak  memandang golongan," katanya dalam kunjungan kerja atau turba PBNU dan PWNU Jawa Barat di Pondok Pesantren Darul Falah, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Senin (14/5). 

NU Tolak Segala Bentuk Kekerasan SARA (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Tolak Segala Bentuk Kekerasan SARA (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Tolak Segala Bentuk Kekerasan SARA

Menurutnya, NU adalah organisasi kemasyarakatan yang dibentuk untuk memajukan kekuatan budaya, pendidikan dan menjaga tali persaudaraan antar manusia. 

Fans Gus Dur

"Sebagai Organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia dengan jumlah jama’ahny sekitar 70 juta umat, NU harus menjadi contoh dan terdepan dalam menyerukan perdamaian," jelas Kang Said, panggilan akrab KH Said Aqil Siroj.

Terkait kekerasan yang mengatas namakan SARA, ia menegaskan bahwa secara tegas NU menolak segala bentuk kekerasan apalagi perang yang digelorakan oleh kelompok garis keras. 

Fans Gus Dur

"Dalam perang tidak ada namanya perang suci, tapi yang ada pembantaian dan menghilangkan nyawa manusia," katanya.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Zainal Mutaqin

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Hadits Fans Gus Dur

Selasa, 28 November 2017

Mengenal Rifdah Farnidah Sang Jawara Muda MTQ Tingkat Nasional

Sumedang, Fans Gus Dur. Rifdah Farnidah tercatat sebagai santri Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah. Beliau lahir di Sumedang tanggal 3 Juni 1995. Diusianya yang masih muda (22 tahun) Rifdah sudah tiga kali menjadi juara 1 dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional. 

Ajang hafal Al-Qur’an yang pernah ditaklukannya ialah juara 1 MTQ tingkat Nasional JQHNU golongan 5 juz di Kalimantan Barat tahun 2012, juara 1 MTQ Nasional golongan 10 juz di Nusa Tenggara Barat tahun 2016, juara 1 MTQ Nasional golongan 30 juz di Kalimantan Barat tahun 2017. 

Mengenal Rifdah Farnidah Sang Jawara Muda MTQ Tingkat Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)
Mengenal Rifdah Farnidah Sang Jawara Muda MTQ Tingkat Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)

Mengenal Rifdah Farnidah Sang Jawara Muda MTQ Tingkat Nasional

Rifdah merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Ayahnya Muhammad Kadris dan Ibunya Ai Faridah yang tinggal di Desa Sukamantri, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat sejak kecil mendidik Rifdah supaya mencintai Al-Quran. 

Diusianya yang masih anak-anak, Rifdah yang menyukai warna ungu ini sudah dimasukan ke Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah. Tidak heran ketika kelas 1 SMA, Rifdah sudah mampu mengkhatamkan Al-Quran 30 juz dengan cara dihafal.

Saat ini Rifdah sedang kuliah semester 8 jurusan ilmu Al-Quran dan tafsir di Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta. Di kampus, Rifdah aktif diberbagai kegiatan yang berhubungan dengan Al-Quran. Hal tersebut senada dengan moto hidupnya yaitu "Berjuang Bersama Al-Qur’an dan berkhidmat terhadap Al-Qur’an".

Fans Gus Dur

Selain membaca Al-Qur’an, Rifdah yang tidak menyukai makanan pete dan pare ini sangat suka mendengarkan dan membaca nasyid sholawat. Suaranya yang khas terkadang Rifdah suka tampil membacakan shalawat dibeberapa acara. 

Rencana tidak lanjut, saat ini Rifdah ingin mendalami lebih jauh lagi ilmu tafsir dan ingin mencoba mengikuti MTQ golongan tafsir. Dan cita-cita kedepannya Rifdah yang suka makanan pedas ini ingin pulang kampung dan bisa mengamalkan Al-Qur’an ditempat kelahirannya.

Ibu kandung Rifdah, Ai Faridah memberikan harapan kepada anaknya semoga Rifdah bisa terus istiqomah menjaga hafalan Al-Qur’annya, tetap rendah hati, dapat mngejar cita-citanya, dan jadilah penghafal Al-Quran yang berakhlaq karimah yang senantiasa menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup. 

Fans Gus Dur

“Semoga ananda Rifdah juga mampu menorehkan prestasi bukan hanya di tingkat Nasional saja, tapi bisa berlanjut sampai ke tingkat internasional,” harap Ai Faridah. (Ayi Abdul Kohar/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Hadits Fans Gus Dur

Minggu, 26 November 2017

Dandim: Banser Harus Paham Proxy War

Tangerang, Fans Gus Dur. Komandan Kodim 0506 Tangerang Letkol Inf Irhamni Zainal menyampaikan bahwa Banser harus paham tentang proxy war. Ia menjelaskan bahwa proxy war merupakan perang masa kini dimana salah satu pihak menggunakan pihak ketiga atau komponen lainnya untuk berperang melalui aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial dan aspek lainnya.

Hal tersebut pada pembekalan Diklatsar Banser Kabupaten Tangerang di Markas Kodim 0506 Tangerang pada Senin (01/06).

Dandim: Banser Harus Paham Proxy War (Sumber Gambar : Nu Online)
Dandim: Banser Harus Paham Proxy War (Sumber Gambar : Nu Online)

Dandim: Banser Harus Paham Proxy War

Menurutnya seiring perkembangan teknologi, karakteristik perang mengalami pergeseran. Perang tidak lagi banyak dilakukan secara fisik. Salah satu bentuk perang yang sedang dan masih akan terus berlangsung adalah perang proxy.

Fans Gus Dur

Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Letaknya pada garis khatulistiwa menjadikan Indonesia memiliki iklim yang baik untuk bercocok tanam sepanjang tahun. Indonesia juga kaya akan sumur-sumur minyak, gas, dan simpanan batubara.?

"Indonesia merupakan sumber energi, sumber pangan, dan sumber air bersih yang akan menjadi incaran kepentingan nasional negara-negara asing di masa depan," ucapnya.

Fans Gus Dur

Untuk itu ia mengingatkan Banser tentang pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai gerakan dan ideologi yang berkembang di masyarakat.

”Kelompok-kelompok tersebut seringkali muncul dan bermetaforfosis dalam berbagai bentuk organisasi masyarakat yang mengusung misi-misi tertentu yang cenderung mengancam keutuhan dan kedaulatan bangsa,” tambahnya.

Sementara Khoirun Huda selaku Ketua GP Ansor Kabupaten Tangerang menyampaikan bahwa kegiatan Diklatsar Banser ini dilakukan secara rutin dalam rangka menyiapkan kader-kader muda NU untuk menjadi benteng ulama dan bangsa. Selain itu kegiatan ini juga momentum memperingati hari lahirnya Pancasila.?

Huda menyampaikan bahwa Pancasila sebagai falsafah dan ideologi dasar negara adalah warisan para pendiri bangsa yang harus dijaga dari gempuran ideologi-ideologi baru.?

“Saat ini banyak kelompok yang mencoba menggugat dan merongrong Pancasila lantas berupaya menggantikanya dengan ideologi yang berbeda, Banser dan Ansor sebagai bagian anak bangsa mempunyai tugas untuk terus mempertahankanya,” tuturnya.

Ketua GP Ansor Banten H Ahmad Imron yang juga hadir pada acara tersebut menambahkan bahwa baginya menjaga NKRI itu sama pentingnya menjaga Islam. Bahkan pada satu titik menjaga NKRI itu bisa jadi lebih penting karena menurutnya kemanan negara itu menjadi prasyarat untuk keamanan beragama.?

Ia mencontohkan betapa orang akan kesulitan menjalankan ibadah ketika negara dalam keadaan kacau atau bahkan perang.?

Kegiatan Diklatsar Banser yang digelar selama 4 hari ? tersebut setidaknya diikuti oleh seratus kader Banser dan rencananya ditutup pada hari Selasa (02/06). Adapun acara penutupan dilaksanakan di Pesantren Darul Archam, Rajeg. Red: mukafi niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Hadits, Amalan Fans Gus Dur

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock