Tampilkan postingan dengan label Jadwal Kajian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jadwal Kajian. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Maret 2018

Sejarawan: Buku Putih NU Menjadi Bahan Historiografi Baru

Yogyakarta, Fans Gus Dur. Guru besar sejarah Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta Bambang Purwanto mengatakan, penerbitan buku putih “Benturan NU-PKI: 1948-1965” oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mempunyai tempat tersendiri dalam penulisan sejarah atau historiografi Indonesia. Dan sebagai sebuah sejarah, buku putih itu tentu memuat subyektifitas.

Sejarawan: Buku Putih NU Menjadi Bahan Historiografi Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
Sejarawan: Buku Putih NU Menjadi Bahan Historiografi Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

Sejarawan: Buku Putih NU Menjadi Bahan Historiografi Baru

“Sejarah tidak pernah obyektif. Historiografi selalu memuat subyektifitas. Bagi kami sejarawan, buku putih yang ditulis oleh NU ini sangat berarti sebagai sumber historiografi,” kata Prof Bambang dalam bedah buku putih itu di kampus UIN Sunan Kalijaga, Kamis (3/4). Kegiatan yang digelar PWNU Yogyakarta dihadiri oleh Wakil Ketua Umum PBNU KH As’ad Said Ali dan tim penulis dari Jakarta.

Sebelumnya ketua tim penulis buku putih Abdul Mun’im DZ mengatakan, buku putih itu ditulis sebagai bahan pegangan atau panduan bagi warga NU sendiri, terutama generasi muda yang tidak terlibat dalam peristiwa penting yang melibatkan NU di masa lalu. “Buku ini lebih tepat disebut sebagai buku politik, bukan buku ilmiah,” kata Wakil Sekjen PBNU itu.

Fans Gus Dur

Bambang Purwanto mengatakan, jika buku “Benturan NU-PKI” itu dimaksudkan sebagai buku panduan bagi kader NU atau menjadi buku politik, maka berbagai pertanyaan yang menyangkut persoalan historiografi telah selesai. Dalam konteks itu, buku putih yang ditulis oleh NU sudah berhasil.

Fans Gus Dur

“Sebagai buku pegangan bagi kader NU, buku ini sudah berhasil menyampaikan apa yang ingin disampaikan dan layak untuk dibaca. Buku ini telah berhasil betul mengatakan bahwa NU itu hebat betul. Bahwa NU hampir tidak ada cacat,” katanya.

Namun, ia memberikan catatan, buku putih NU itu sangat monolitik. “Tidak ada yang berperan selain NU. Yang lain hanya pelengkap. Bahwa NU kemudian menjadi superhero, sangat terasa dalam buku ini,”katanya.

Namun menurutnya, membaca buku putih itu sama seperti membaca Babad Tanah Jawi, atau babad dan hikayat lainnya. Dengan menulis buku itu, lanjutnya, NU itu telah mengembalikan tradisi penulisan sejarah yang dilakukan orang-orang terdahulu.

“Buku putih ini merupakan produk narasi NU yang menjadi bahan baru untuk menulis historiografi baru,” pungkasnya. (A. Khoirul Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Jadwal Kajian, Cerita, Sejarah Fans Gus Dur

Kamis, 22 Februari 2018

Dikukuhkan, PCNU Sorong Selatan Komit Hidupkan NU di Papua

Sorong Selatan, Fans Gus Dur. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sorong Selatan masa khidmah 2015-2020 secara resmi dilantik, Sabtu (13/6), di gedung putih Teminabuan, Papua Barat. Pengukuhan ini menandai tekad pengurus baru untuk lebih aktif menggerakkan NU di Tanah Papua.

Dikukuhkan, PCNU Sorong Selatan Komit Hidupkan NU di Papua (Sumber Gambar : Nu Online)
Dikukuhkan, PCNU Sorong Selatan Komit Hidupkan NU di Papua (Sumber Gambar : Nu Online)

Dikukuhkan, PCNU Sorong Selatan Komit Hidupkan NU di Papua

Ketua PCNU Sorong Selatan H Muhammad Tawakkal menilai, NU di daerahnya yang berdiri sejak 2005 mengalami kevakuman. “Di tahun ini NU akan kembali berkiprah dalam membawa misi aqidah Aswaja,” ujarnya.

Menurut Tawakkal, NU dengan memegang prinsip tawasuth, itidal, tawazun, taawun dalam menjalankan amanah organisasi dan bentuk pelayanan kepada masyarakat. "Tugas NU mengajak, merangkul, ulama maupun dai NU di wilayah Sorsel dalam menghadapi paham radikalisme, seperti pergerakan ISIS, semoga tidak sampai ke negara Indonesia,” tuturnya.

Fans Gus Dur

Dalam kesempatan itu, pengurus terlantik di antaranya Muh Khaerul Aziz (Rais Syuriyah), H. Abdul Hakim (Katib), H. Hasan (A’wan), HM. A. Tawakkal (Ketua Tanfidhiyah), Muhammad Latif (Sekretaris), dan Sukandar (Bendahara).

Fans Gus Dur

Selain penduduk pribumi, sebagian pengurus merupakan warga transmigran. NU didirikan 10 tahun lalu oleh H Abdul Fattah, warga NU asal Maros, Sulawesi Selatan. Prosesi pelantikan disaksikan oleh Sekretaris Lembaga Dakwah PBNU KH Nurul Yakin, Bupati Sorsel Drs Otto Ihalauw, dan Ketua Majelis Kehormatan DPRD Sorsel.

Nurul Yakin menjelaskan, sejak berdiri 1926 NU terus berkomitmen tegak dalam landasan ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesame muslim), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sesame bangsa), ukhuwah basyariyah (persaudaraan sesama manusia).

"Keberadaan NU sendiri merupakan organisasi sosial keagamaan yang bertujuan memberikan manfaat dan berkhidmat kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Daerah setempat menyatakan siap bekerja sama dengan NU dalam rangka mewujudkan pembangunan pemerintahan Sorsel. (Zaenal Arifin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Fragmen, Ahlussunnah, Jadwal Kajian Fans Gus Dur

Kamis, 08 Februari 2018

PMII Persoalkan Kebijakan Hukum Jokowi-JK

Jakarta, Fans Gus Dur



Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mengelar dialog publik bertema "Menyoal Paket Kebijakan Reformasi Hukum Jokowi-JK" di Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat pada Ahad (16/10). Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Robikin Emhas (Ketua PBNU), Masinton Pasaribu (Komisi III DPR RI), dan Farouk Muhammad (DPD RI).

PMII Persoalkan Kebijakan Hukum Jokowi-JK (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Persoalkan Kebijakan Hukum Jokowi-JK (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Persoalkan Kebijakan Hukum Jokowi-JK

Ketua Umum PB PMII Aminudin Ma’ruf mengatakan, kegiatan ini dalam rangka untuk mengkaji dan mengawal kebijakan pemerintah terkait reformasi hukum.?

PMII, menurutnya, menolak negara lemah. Negara yang seperti itu disebabkan ketidakpastian hukum. Hal ini akan menambah rendah kepercayaan publik terhadap hukum.?

Ketua PBNU mengimbau masyarkat untuk berpartisipasi dalam penegakan hukum di Indonesia. Sementara kepada negara meminta untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap hukum melalui program Nawacita.?

Hal itu, diamini Farouk Muhammad. Menurutnya di negara ini hukum baru sebatas ide, belum sampai kepada penegakan hukum yang sebenar-benarnya. Menurutnya, banyak laporan dari masyarkat yang dibiarkan dan tidak di proses lanjut.

Fans Gus Dur

Sementara Masinton Pasaribu mengatakan, selama dua tahun kepemimpinan Presiden Jokowi banyak persoalan yang belum diungkapkan, masalah Pelindo 2, kasus Munir, kasus kebakaran hutan dan lahan dan pemberian izin dalam pengelola tambang.?

Fans Gus Dur

“Negara harus hadir dan mengungkapkan pelanggaran HAM dan segera disampaikan ke publik serta meminta kepada KPK untuk konsen ke masalah korupsi besar,” katanya.?

Ia menilai, penegakan hukum kita masih amatiran, tidak konsen. Cuma pada korupsi yang jumlahnya kecil yang diproses. (Muhamad Akbar/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Halaqoh, Ubudiyah, Jadwal Kajian Fans Gus Dur

Rabu, 31 Januari 2018

Tabib Pagar Nusa Obati Warga Sunter

Jakarta, Fans Gus Dur. Selepas membaca Barzanji dan istigotsah, Departemen Ketabiban Pimpinan Pusat Pencak Silat NU Pagar Nusa membuka praktek mengobati ragam penyakit dan konsultasi kesehatan di Telaga Dua, Kelurahan Sunterjaya, Jakarta Utara Selasa malam (2/12).

Pagar Nusa menerjunkan 4 orang tabibnya. Haji Suroso menangani warga yang bermasalah dengan mata. Ia menetesi dengan obat berbentuk cairan yang disebutnya gurah mata.

Tabib Pagar Nusa Obati Warga Sunter (Sumber Gambar : Nu Online)
Tabib Pagar Nusa Obati Warga Sunter (Sumber Gambar : Nu Online)

Tabib Pagar Nusa Obati Warga Sunter

Di bagian lain, di salah satu rumah warga, ada Haji Prayitno yang melakukan bekam di punggung. Berbeda dengan biasanya pada pengobatan model itu, dia menggunakan tanduk kambing. ?

Fans Gus Dur

"Mas Prayitno ini orang Wahabi, Mas. Dia pengikut aliran Wahabiyah," terang Ali Rahman, pengurus Pagar Nusa. "Maksudnya, dia pernah nyantri di Tambakberas, pesantren Kiai Wahab Hasbullah," lanjutnya sambil terkekeh.

Sementara Gus Heru menangani beragam keluhan. Seorang ibu misalnya, mengeluhkan mulutnya yang tidak bisa bicara dengan jelas. Disusul orang tua yang mengaku tak bisa melipat kakinya dalam waktu lama. Ada juga yang mengaku kurang pendengaran. Serta berpenyakit amandel.

Fans Gus Dur

Ia biasanya memulai dengan mendeteksi pasien melalui denyut nadi, kemudian mengurutnya. Tak hanya itu, ia memberikan resep herbal untuk konsumsi di rumah.

Di bagian lain H Shomad SM sedang menangani anak 2 tahun. Revana namanya. Shomad meraba anak itu mulai tangan, kaki, dan kepala. Sementara ibunya menangis, sambil sesekali mengusap air mata dengan kain. Ayahnya yang memangku Revana, berkaca-kaca di balik mata.

“Revana tak bisa bicara cuma nangis saja,”kata ibunya.

Menurut dia, anak keduanya itu jangankan berjalan, duduk saja sampai kini belum bisa.

Padahal ia pernah dirawat di rumah sakit selama 20 hari, tapi sampai sekarang belum ada perubahan. “Kalau menurut dokter kepalanya kecil. Nggak ada penjelasan lain,” katanya sambil kembali sesenggukan.

Ketua Perguruan Silat Sapu Jagat Pagar Nusa, Condet, Jakarta Timur, Ki Cokro Santri meminta hadirin membacakan shalawat Nabi untuk kesembuhan Revana.

Pengobatan gratis ala Pagar Nusa tersebut tidak sampai di situ. Para tabibnya bersedia dihubungi untuk membantu menyelesaikan keluhan.

Hadir pada kesempatan itu, Ketua RT setempat, anak-anak muda Majelis Diniyah Al-Fatah, serta belasan pengurus Pagar Nusa. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Kiai, Internasional, Jadwal Kajian Fans Gus Dur

Selasa, 30 Januari 2018

Dinamika Gedung Kantor NU Surakarta

Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surakarta yang terletak di Jl Honggowongso ini sudah ada sejak tahun 1969. Ketika itu, NU yang masih berdiri sebagai partai menggunakan gedung ini sebagai kantornya.

Pada prasasti peresmian yang terpampang di salah satu ruang kantor PCNU Solo, terdapat sejumlah data dimulainya pembangunan sampai peresmian. Gedung Partai NU Kotamadya Surakarta ini mulai dibangun pada tanggal 1 Agustus 1968 M / 6 Djumadil Awwal 1388 H. Bangunan ini berdiri di atas tanah wakaf dari Moh. Jusuf Darori, BA, salah seorang simpatisan NU pada waktu itu.

Dinamika Gedung Kantor NU Surakarta (Sumber Gambar : Nu Online)
Dinamika Gedung Kantor NU Surakarta (Sumber Gambar : Nu Online)

Dinamika Gedung Kantor NU Surakarta

Setelah hampir 1 tahun proses pembangunan, akhirnya gedung tersebut selesai dibangun. Tepatnya pada tanggal 8 Pebruari 1969 M / 22 Dzul Qo’dah 1388 H, Ketua NU Wilayah Jawa Tengah, KH Imam Sofwan, meresmikan gedung. Pembangunan dan peresmian gedung ini juga turut direstui sejumlah tokoh PBNU, diantaranya KH Dr. Idham Chalid, KH Moh Dahlan, dan KH Achmad Sjaichu.

Setelah Khittah NU di Muktamar NU ke-27 tahun 1984 di Situbondo, NU kembali menjadi Jam’iyyah seperti pada pembentukan awalnya dan menyatakan tak lagi menjadi partai politik. Keputusan ini kemudian juga menimbulkan konsekuensi pada kantor partai NU di Surakarta. Kantor itu kemudian juga ber-khittah, menjadi kantor PCNU Kota Surakarta.

Fans Gus Dur

Sampai sekarang, kantor ini masih berdiri megah di tengah modernitas kota. Beberapa perbaikan gedung telah banyak dilakukan. Dan terakhir, pada tahun 2012 lalu, gedung simbol warga NU Solo ini mengalami renovasi yang semakin menjadikan bangunannya bertambah kuat dan terlihat sedap dipandang. Harapannya, semoga perubahan itu juga menular pada organisasi NU-nya, semakin kuat dan indah jua. (Ajie Najmuddin/Red: Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur

Fans Gus Dur Jadwal Kajian, Tegal, Internasional Fans Gus Dur

Senin, 15 Januari 2018

Penampilan Apik Iksan Loloskan Darul Mubtadiien ke Semifinal

Solo, Fans Gus Dur. Pesantren Darul Mubtadiien berhasil melaju ke babak semifinal Liga Santri Nusantara (LSN) 2017 Region Jawa Tengah II (Soloraya). Tim asal Karanganyar itu lolos setelah mengalahkan Zumrotut Tholibin dalam laga yang dihelat di lapangan Kota Barat Surakarta, Jumat (9/9).

Penampilan cemerlang kiper Darul Mubtadiien Iksan ikut membantu timnya memenangkan laga. Tercatat, ia menepis beberapa peluang lawan, dan puncaknya ketika ia meghalau dua tendangan penalti lawan dan memastikan gol kemenangan Darul Mubtadiien.

Penampilan Apik Iksan Loloskan Darul Mubtadiien ke Semifinal (Sumber Gambar : Nu Online)
Penampilan Apik Iksan Loloskan Darul Mubtadiien ke Semifinal (Sumber Gambar : Nu Online)

Penampilan Apik Iksan Loloskan Darul Mubtadiien ke Semifinal

Di babak pertama, Darul Mubtadiien mencetak gol melalui kaki Anshar di menit 13. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Zumrotut Tholibin baru bisa menyamakan kedudukan, tepatnya di menit 31, Arifan berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan. Gol! Skor 1-1.

Pemenang pertandingan akhirnya mesti ditentukan dalam adu tos-tosan. Sempat mengalami kegagalan pada penendang pertama, namun dewi fortuna ternyata masih berpihak kepada Darul Mubtadiien dengan skor akhir 5-3.

Pada babak semifinal yang digelar, Ahad (10/9) sore, Darul Mubtadiien bertanding melawan tim asal Andong Boyolali Darul Fikr. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)

Fans Gus Dur

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur

Fans Gus Dur Aswaja, Jadwal Kajian Fans Gus Dur

Senin, 08 Januari 2018

IPNU Tebuireng Siapkan Olimpiade Nahwu dan Aswaja se-Jatim

Jombang, Fans Gus Dur. Pimpinan Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur sedang mempersiapkan Olimpiade Nahwu dan Aswaja tingkat Jawa Timur.

"Kegiatan ini dalam mata rangkai menyambut Isra Miraj dan hari lahir NU yang ke-89," kata Abdurrouf, Kamis (23/4). Ketua panitia kegiatan yang bertema “Penguatan peran pondok pesantren sebagai benteng pertahanan Islam ala Aswaja dan NKRI” ini akan berlangsung 8 Mei mendatang dan dipusatkan di Pesantren Tebuireng.

IPNU Tebuireng Siapkan Olimpiade Nahwu dan Aswaja se-Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Tebuireng Siapkan Olimpiade Nahwu dan Aswaja se-Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Tebuireng Siapkan Olimpiade Nahwu dan Aswaja se-Jatim

"Seperti diketahui, IPNU merupakan salah satu pilar penyangga pembinaan? generasi bangsa yang bertaqwa, berilmu, berkarya, serta memiliki kedudukan yang strategis sebagai wahana kaderisasi putra dan putri Nahlatul Ulama," kata Ketua PK IPNU Tebuireng, M. Iqbal Abdurrouf.

Fans Gus Dur

Dengan kegiatan ini diharapkan akan lahir insan yang bermutu di kalangan generasi muda, khususnya dari? IPNU. "Generasi muda merupakan aset terbesar yang dimiliki bangsa dan negara, karenanya upaya menjadikan mereka terutama pelajar NU sebagai penerus yang mampu mengembangkan bakat, berdedikasi tinggi, dan memiliki komitmen untuk memperjuangkan perjuangan harus menjadi prioritas dan mendapat perhatian dari semua pihak," tandasnya.

Fans Gus Dur

Kegiatan juga didedikasikan agar mampu mewujudkan cita-cita IPNU sebagai media dan pelopor dalam setiap aktifitas yang berorientasi keilmuan dalam usaha meningkatkan kualitas? kader. "Juga terjalinnya silaturahim antara pelajar dan santri dengan IPNU," katanya.

Abdurrouf menandaskan bahwa kegiatan akan berisi lomba atau olimpiade dan pengajian umum. Olimpiade dilangsungkan Jumat pagi hingga selesai. "Sedangkan pengajian umum yang menghadirkan KH Ilyas sekaligus pengumuman pemenang dan pembagian hadiah akan dilakukan malam hari," terangnya.

Panitia sangat terbuka menerima pendaftaran bagi kepengurusan IPNU di sejumlah madrasah dan sekolah, termasuk pesantren. "Silakan mendaftar dan mengisi formulir yang telah disediakan panitia," pungkasnya. (Syaifullah/Abdullah Alawi)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Jadwal Kajian, Halaqoh, Budaya Fans Gus Dur

Informasi yang Berkembang di Media Perlu Disikapi dengan Teliti

Pringsewu, Fans Gus Dur. Mustasyar PCNU Kota Metro Lampung KH Fachrudin Hudan mengingatkan pada saat ini seluruh ummat Islam agar senantiasa dapat menyikapi perubahan zaman dengan hati-hati. Ia mengharapkan agar dapat menyikapi permasalahan yang berkembang dengan kewaspadaan.

"Jangan asal-asalan dalam mengikuti pemberitaan yang beredar. Jangan mudah mengikuti sesuatu yang sedang ramai dikabarkan oleh media pemberitaan. Ambillah pemahaman dengan menelaah terlebih dahulu keabsahannya. Jangan asal ikut orang lain," jelasnya saat mengisi pengajian di Desa Kresnomulyo Pringsewu, Ahad (26/2/17).

Informasi yang Berkembang di Media Perlu Disikapi dengan Teliti (Sumber Gambar : Nu Online)
Informasi yang Berkembang di Media Perlu Disikapi dengan Teliti (Sumber Gambar : Nu Online)

Informasi yang Berkembang di Media Perlu Disikapi dengan Teliti

Kondisi ketidakjelasan sebuah informasi ini juga  diperkeruh oleh tokoh yang terkadang mengeluarkan pernyataan yang cenderung kontroversial sehingga permasalahan tidak menemukan solusi malah melebar.

Semua tokoh yang muncul di pemberitaan khususnya di layar televisi tidaklah memiliki pemahaman yang komprehensif terhadap suatu masalah. Ada juga diantara tokoh seperti para ustadz dan dai di televisi banyak yang baru belajar agama. Namun karena keartisannya, mereka didaulat menjadi ustadz.

Apalagi terkait paham-paham Islam transnasional yang saat ini sedang gencar-gencarnya menyebarkan ajarannya, Kiai Pemilik Rumah Makan Sate Sidodadi ini mengajak para orang tua untuk waspada dan mengarahkan putera puterinya agar tidak terjerumus.

Fans Gus Dur

"Didik anak-anak kita dengan baik. Tanamkan pada diri mereka agar tidak mudah goyah dan tergiur dengan ajaran atau paham baru yang menyesatkan," katanya.

Salah satu hal yang perlu diingatkan kepada para generasi muda saat ini adalah untuk lebih selektif dalam memilih organisasi keagamaan sebagai wadah mereka berdakwah. "Ikuti organisasi keagamaan yang jelas membawa kemaslahatan bagi umat," tegasnya.

Salah satunya adalah Nahdlatul Ulama sebagai organisasi yang terus mengedepankan kemaslahatan ummat dengan tidak secara gegabah memberikan fatwa yang mengarahkan warganya untuk bertindak berlebih-lebihan. Salah satu contohnya adalah prinsip NU yang menyatakan bahwa Indonesia adalah Final dan Pancasila adalah dasar negara.

Fans Gus Dur

"Islam itu mudah dan tidak sulit. Yang mempersulit adalah diri kita sendiri," pungkasnya. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Olahraga, Kajian Sunnah, Jadwal Kajian Fans Gus Dur

Sabtu, 06 Januari 2018

Palang Merah Internasional Serukan Bantu Rakyat Suriah

Jenewa, Fans Gus Dur. Pemimpin Komite Palang Merah Internasional (ICRC), Rabu (11/9), menyerukan upaya gabungan dari masyarakat internasional untuk memastikan bantuan yang diberikan menjangkau orang-orang yang memerlukan di Suriah.

Palang Merah Internasional Serukan Bantu Rakyat Suriah (Sumber Gambar : Nu Online)
Palang Merah Internasional Serukan Bantu Rakyat Suriah (Sumber Gambar : Nu Online)

Palang Merah Internasional Serukan Bantu Rakyat Suriah

Peter Maurer, Presiden ICRC mengatakan di markas organisasi tersebut di Jenewa bahwa perang yang berkecamuk di Suriah dan dampak tak terkendali dari konflik bersenjata itu atas rakyat sipil Suriah menjadi keprihatinan besar.

Ia menyerukan perhatian mendesak pada situasi menyedihkan rakyat Suriah yang tak mendapatkan di antaranya makanan yang diperlukan, barang kebutuhan rumah tangga, air, fasilitas kebersihan, dan bahkan fasilitas serta perawatan medis.

Fans Gus Dur

"Apa yang kita lihat ialah peningkatan penderitaan rakyat Suriah dari dampak perang ini," kata Maurer.?

Ia menambahkan konflik itu telah mengakibatkan banyak kematian dan pengungsian, dan membuat banyak orang jadi pengungsi di dalam negeri mereka.

Fans Gus Dur

Maurer kembali menyeru para pelaku utama yang memiliki pengaruh pada semua pihak atau kelompok dalam konflik Suriah agar menggunakan pengaruh politik dan diplomatik mereka serta saluran komunikasi, sehingga "para aktor kemanusiaan di lapangan dapat melakukan pekerjaan yang mesti mereka lakukan". (antara/mukafi niam)

Foto: AP

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pendidikan, Jadwal Kajian, Sholawat Fans Gus Dur

Jumat, 05 Januari 2018

Ulama Inggris: Beruntunglah Orang-orang yang Mengikuti NU!

Solo, Fans Gus Dur - Syekh Musab Penfound hadir di acara Lailatul Ijtima’ di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surakarta, Ahad (9/4). Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan ceramahnya di depan para pengurus dan jamaah yang hadir.

Ulama asal Manchester Inggris tersebut menjelaskan tentang pentingnya memiliki sanad keilmuan yang bersambung hingga Rasulullah SAW.

Ulama Inggris: Beruntunglah Orang-orang yang Mengikuti NU! (Sumber Gambar : Nu Online)
Ulama Inggris: Beruntunglah Orang-orang yang Mengikuti NU! (Sumber Gambar : Nu Online)

Ulama Inggris: Beruntunglah Orang-orang yang Mengikuti NU!

“Maka beruntunglah orang-orang yang mengikuti NU sebab di NU sanad kelilmuannya jelas, bersambung hingga Rasulullah SAW,” kata Syekh Mus’ab, sebagaimana diterjemahkan oleh Habib Alwi bin Ali Al Habsyi.

Fans Gus Dur

Ditambahkan dia, kata nahdlah tidak hanya bermakna kebangkitan, tapi juga merupakan tajdid (pembaharuan) bagi hati orang yang mengikuti Nahdlatul Ulama sebagai mana ulama terdahulu mendirikannya.

Kegiatan yang menjadi rangkaian dalam menyambut Harlah NU ke-94 itu, dibuka dengan pembacaan istighasah yang dipimpin oleh Rais Syuriah PCNU Surakarta KH Sofwan Fauzi. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)

Fans Gus Dur

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Warta, Jadwal Kajian Fans Gus Dur

Kamis, 04 Januari 2018

MAU WH Tambakberas Wajibkan Siswa Dhuha dan Dzuhur Berjamaah

Jombang, Fans Gus Dur 

Madrasah Aliyah Unggulan KH Wahab Chasbullah (MAU-WH) mewajibkan siswa-siswinya untuk sholat dluha dan dzuhur berjamaah di madrasah. Kegiatan sholat berjamaah ini juga diikuti dewan keguruan di jam pelajaran pertama dan terahir.

MAU WH Tambakberas Wajibkan Siswa Dhuha dan Dzuhur Berjamaah (Sumber Gambar : Nu Online)
MAU WH Tambakberas Wajibkan Siswa Dhuha dan Dzuhur Berjamaah (Sumber Gambar : Nu Online)

MAU WH Tambakberas Wajibkan Siswa Dhuha dan Dzuhur Berjamaah

Madrasah yang berada dalam lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang ini sejak didirikan hingga kini tampak berupaya keras menjaga tradisi kepesantrenannya.

Seperti diungkapkan Munjidah Wahab, pembina sekaligus pendiri MAU-WH, bahwa tujuan didirikannya lembaga tersebut untuk meneruskan perjuangan salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Wahab Hasbullah. 

Namun juga Wakil Bupati Jombang ini tak menafikan perkembangan sains dan teknologi belakangan ini, ia juga berupaya mengimbanginya dengan pengetahuan-pengetahuan umum.

Fans Gus Dur

"Tujuan utama pendirian MAU-WH adalah meneruskan perjuangan KH Wahab Hasbullah dan menjaga tradisi pesantren serta membekali pengetahuan umum, dengan harapan semua siswa bermanfaat bagi masyarakat," kata putri KH Wahab Hasbullah ini.

Menurutnya nuansa kepesantrenan yang bisa dilakukan di madrasah ini salah satunya dengan membiasakan siswa-siswinya untuk sholat dluha dan dzuhur berjamaah, setelahnya, para peserta didik dan gurunya melanjutkan kembali aktivitas kegiatan belajar mengajarnya.

Kegiatan sholat berjamaah tersebut diakui Faizun, Kepala madrasah MAU-WH sudah berjalan dengan istiqomah sejak diterapkan tradisi ini hingga sekarang. "Madrasah kami rutin mengadakan sholat dluha dan dzuhur jamaah dengan didampingi guru jam pertama dan terahir," katanya kepada Fans Gus Dur, Senin (27/2) lalu.

Lebih jauh ia menjelaskan, secara tidak langsung dalam sholat jamaah diajarkan sikap taat, persatuan, menghormati, tenggang rasa dan berkelompok atau bersatu.

Selain itu, lanjutnya sholat berjamaah ini dapat melatih siswa menjadi pemimpin sholat dengan baik saat kembali ke lingkungannya masing-masing. 

Fans Gus Dur

"Banyak pendidikkan karakter dalam sholat jamaah, seperti persatuan dan rasa tanggung Jawa. Selain itu, imamnya juga bergantian diantara siswa," jelas Faiz sapaan akrabnya.

Selain sholat berjamaah, Faiz menambahkan setelah jamaah dzuhur dilanjutkan kuliah tujuh menit yang diisi oleh siswa-siswinya kelas akhir secara bergiliran. "Hal ini bertujuan membekali dan melatih siswa agar memiliki keberanian berdakwah," pungkasnya. (Syamsul Arifin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Ahlussunnah, Jadwal Kajian, Berita Fans Gus Dur

Rabu, 03 Januari 2018

Mahasiswa STAINU Purworejo PPL di MA An-Nawawi

Purworejo, Fans Gus Dur. Sebanyak 12 mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam STAINU Purworejo, resmi diterima MA An-Nawawi Senin, (21/01/2013). Mahasiswa PPL yang terdiri dari 5 laki-laki dan 7 perempuan ini resmi diterjunkan di MA An-Nawawi, untuk melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL).

Pembantu Ketua Puket III Bidang Kemahasiswaan HM Suhaemi, SAg MM  dalam kesempatan itu berpesan agar para peserta PPL tetap menjaga nama baik lembaga dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Karena bagaimana pun, kegiatan PPL ini, kata Suhaemi, sangat penting bagi kelanjutan proses pembinaan terkait dengan peningkatan kompetensi dan profesionalitas praktek kegiatan belajar mengajar para mahasiswa calon guru ini.

Mahasiswa STAINU Purworejo PPL di MA An-Nawawi (Sumber Gambar : Nu Online)
Mahasiswa STAINU Purworejo PPL di MA An-Nawawi (Sumber Gambar : Nu Online)

Mahasiswa STAINU Purworejo PPL di MA An-Nawawi

“Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama pihak kampus dengan lembaga sekolah tempat mahasiswa praktek. Karena itu, seluruh kewenangan dan proses penilaian selama mahasiswa melaksanakan PPL, sepenuhnya diserahkan kepada pihak lembaga sekolah, dalam hal ini guru pamong masing-masing sekolah,” ujarnya.

Fans Gus Dur

Oleh karena itu, bidang kemahasiswaaan, menghimbau mahasiswa peserta PPL benar-benar serius dalam melaksanakan kegiatan PPL disertai dengan kepatuhan terhadap tata terbit dan tata aturan yang sudah dibuat oleh masing-masing lembaga. 

Fans Gus Dur

Dalam Kesempatan itu Kepala MA An-Nawawi, H Muslikhin Madiani, SAg MSi juga berpesan agar para mahasiswa PPL ini bukan hanya sekedar belajar mengajar namun diharapkan benar-benar mampu mentransfer ilmu kepada siswa-siswi. 

Sebelum penerjunan, para peserta PPL yang rata-rata tercatat sebagai mahasiswa semester VII, sudah mendapat serangkaian pembekalan dari pihak koordinator program, dan nantinya mereka akan menjalankan tugas tersebut selama 2,5 bulan yakni dimulai dengan Januari sampai dengan Maret 2013.

Redaktur: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Jadwal Kajian, Sholawat Fans Gus Dur

Kader Muslimat NU Diperkenalkan Bursa Saham

Jakarta, Fans Gus Dur. Otoritas bursa saham, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjalin kerja sama dengan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU). Kerja sama ini merupakan wujud keseriusan BEI untuk terus meningkatkan jumlah investor pasar modal.

Kader Muslimat NU Diperkenalkan Bursa Saham (Sumber Gambar : Nu Online)
Kader Muslimat NU Diperkenalkan Bursa Saham (Sumber Gambar : Nu Online)

Kader Muslimat NU Diperkenalkan Bursa Saham

Selain penandatanganan memorandum of understanding (MoU), kerja sama Muslimat dengan BEI juga ditandai dengan ? pembukaan perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI oleh Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah mengajak kader Muslimat giat berinvestasi. Salah satunya melalui perdagangan di lantai bursa saham.

Fans Gus Dur

"Mulai sekarang kita menginisiasi pembukaan perdagangan. Semoga kehadiran Muslimat NU di pasar saham memberi kesejahteraan dan membangun kedaulatan ekonomi bangsa serta memperkuat perekonomian, win-win profit," katanya.

Fans Gus Dur

Sebelumnya, sejumlah saham yang tercatat di BEI memang sudah ada yang memiliki sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sehingga, ormas perempuan ini sangat yakin untuk mengajak 12 juta kadernya di 33 provinsi untuk ikut ambil bagian di pasar saham.

Wakil Sekretaris Jenderal PP Muslimat NU, Yenny Zannuba Arifah Chafsoh melihat langkah ormasnya bisa mengembangkan dan memajukan pengetahuan tentang pasar modal sebagai sesuatu yang luar biasa. Perempuan yang akrab disapa Yenny Wahid ini sebagai bentuk peningkatan partisipasi serta menambah keterampilan dari kalangan perempuan.

Menurutnya, impian menjadi investor Muslimat didukung potensi kuantitas anggota. Partisipasi aktif anggota Muslimat NU pun diyakininya bisa memberi nilai tambah bagi perekonomian umat.

"Keuangan nasional berimbas pula pada rumah tangga, perempuan harus bisa menyiasati agar tak menjadi korban," kata Yenny.

Dikatakannya, pengetahuan finansial yang didapatkan diiringi praktik di lapangan bakal menambah keistimewaan fungsi perempuan. Sehingga perempuan bukan hanya sekadar menjadi kasir, tapi manajer yang strategis mengatur keuangan.

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Uriep Budhi Prasetyo, mengatakan, kerja sama yang dibuat kedua pihak ini sebagai wujud untuk mengembangkan sektor pasar modal.

"NU memiliki konstituen di wilayah timur cukup banyak. Kami optimistis kerja sama BEI dan Nahdlatul Ulama ini dapat memberikan kontribusi positif untuk pasar modal Indonesia," kata Uriep.

Direktur pengembangan BEI, Friderica Widyasari Dewi mengatakan, dengan penandatanganan kerja sama itu diharapkan menjadi kegiatan sosialisasi dan perencanaan investasi bagi muslimat Nadhatul Ulama.

Apalagi, katanya, saat ini di dalam Bursa Efek Indonesia terdapat daftar efek syariah yang bisa dijadikan acuan pilihan investasi. "Kami optimis kerja sama BEI dan Nadhatul Ulama ini dapat memberikan kontribusi positif untuk pasar modal Indonesia dan turut serta memberi kontribusi positif dan meningkatkan jumlah investor," katanya.

Ia menambahkan, saat ini jual-beli saham di BEI juga sudah mendapatkan sertifikat halal dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI).

Redaktur: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Ulama, Jadwal Kajian, Halaqoh Fans Gus Dur

Kamis, 28 Desember 2017

PBNU Turut Berduka atas Musibah Mina

Jakarta,Fans Gus Dur. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengucapkan duka sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa ratusan jamaah haji di Mina, Arab Saudi, pada Kamis (24/9). Dikabarkan, sekitar 310 jamaah meninggal, sementara 450 lainnya mengalami luka-luka.

“Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun, atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, saya menyampaikan turut berduka sedalam-dalamnnya atas kejadian yang menimpa di Mina Arab Saudi. Mereka adalah syuhada, ahlul jannah,” katanya kepada NU Onlline Kamis malam (24/9).

PBNU Turut Berduka atas Musibah Mina (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Turut Berduka atas Musibah Mina (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Turut Berduka atas Musibah Mina

Musibah yang terjadi di Mina, kata dia, di luar kuasa manusia, mengingat tidak bisa diketahui kapan dan dimana seseorang meninggal. “Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran,” ungkapnya. ?

Fans Gus Dur

Menurut dia, kita tidak usah mencari kesalahan atas kejadian itu. Sebab pemerintah Arab Saudi sedah berupaya semaksimal mungkin untuk melayani jemaah haji dari seluruh dunia. Namun berkumpulnya orang sekitar 3 juta, kesalahan manusia (human error) berakibat fatal.

Fans Gus Dur

Musibah terjadi pada akhir pelaksanaan ibadah haji. Musibah disebabkkan para jamaah haji berdesak-desakan di lembah padang pasir yang terletak sekitar lima kilometer sebelah Timur kota Mekkah, Arab Saudi. Letaknya di antara Mekkah dan Muzdalifah. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Jadwal Kajian, Kyai, Nasional Fans Gus Dur

GP Ansor Pamekasan Instruksikan Kader Jaga Muru‘ah Kiai

Pamekasan, Fans Gus Dur - Seiring kian pesatnya perkembangan teknologi informasi, marwah kiai saat ini sedang dipertaruhkan. Beberapa kelompok intoleran makin gencar melancarkan serangan berbau ujaran kebencian terhadap kiai yang dikenal penebar kasih sayang dalam berdakwah.

Demikian penegasan Ketua GP Ansor Pamekasan Fathorrahman saat memberi sambutan dalam pelantikan Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Pakong di Yayasan At-Taqwa Pakong, Sabtu (17/12).

GP Ansor Pamekasan Instruksikan Kader Jaga Muru‘ah Kiai (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Pamekasan Instruksikan Kader Jaga Muru‘ah Kiai (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Pamekasan Instruksikan Kader Jaga Muru‘ah Kiai

Atas kondisi ini Dosen Universitas Madura tersebut menginstruksikan kepada segenap kader GP Ansor untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga maru‘ah para kiai.

"Hidupkanlah militansi sebagai kader Ansor. Jangan sekali-kali mencaci kiai dan guru kita," tegasnya yang disimak oleh sesepuh NU Pakong, Muslimat NU Pakong beserta badan otonom seperti Fatayat, IPNU, dan IPPNU.

Fans Gus Dur

Manakala ada pemikiran kiai yang kurang ditangkap akal pikiran para pemuda yang tergabung GP Ansor, Fathorrahman menekankan agar tidak langsung mengumpatnya. Tapi, harus lewat jalan tabayun dan atau tukar pendapat secara sopan santun.

Fans Gus Dur

"Kader GP Ansor dididik untuk tegas dan santun dalam menyikapi perbedaan, tidak menggunakan kekerasan fisik maupun lisan," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Fathorrahman mengimbau kepada para pengurus GP Ansor Pakong yang baru dilantik untuk konsentrasi dalam memaksimalkan kaderisasi formal semacam Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Diklatsar. Lebih dari itu, pimpinan ranting juga harus segera dibentuk.

"Jangan sungkan-sungkan silaturrahim ke para senior NU dan para kiai NU. Mintalah arahan dan konfirmasikan ke beliau-beliau tiap kali hendak mengadakan kegiatan. Sebab, GP Ansor adalah badan otonom NU," tukasnya. (Hairul Anam/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur News, Jadwal Kajian Fans Gus Dur

Kamis, 07 Desember 2017

Mustasyar NU Demak Berpulang Ke Rahmatullah

Demak, Fans Gus Dur - Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un nahdliyin Kabupaten Demak kembali kehilangan salah satu kader terbaiknya. Mustasyar PCNU Demak KH Moch Dachirin Sa’id Sabtu (13/2) siang wafat di Rumah Sakit Tlogorejo Semarang. Almarhum meninggalkan satu orang istri dan tiga putra.

H Hariri Said yang merupakan adik kandung almarhum di Pendopo Kabupaten Demak kepada Fans Gus Dur mengatakan, Kiai Dachirin yang masih menjabat Bupati Demak ini meninggal akibat penyakit kanker darah (leukemia) yang dideritanya akhir akhir ini.

Mustasyar NU Demak Berpulang Ke Rahmatullah (Sumber Gambar : Nu Online)
Mustasyar NU Demak Berpulang Ke Rahmatullah (Sumber Gambar : Nu Online)

Mustasyar NU Demak Berpulang Ke Rahmatullah

“Sesuai diagnosa tim dokter sejak November, Mas Dachirin baru ketahuan mengidap kanker darah (leukemia) hingga meninggal,” kata Hariri Said.

Hariri menambahkan, dikarenakan Mustasyar NU itu meninggal dan masih menjabat Bupati aktif penyemayaman almarhum ditempatkan di pendopo. Jenazah rencananya dimakamkan di lingkungan pemakaman raja-raja Demak, di belakang Masjid Agung Demak, Ahad (14/02) pagi.

Fans Gus Dur

Fans Gus Dur

“Berdasarkan hasil rapat keluarga dan pihak Pemkab Demak, jenazah besok dimakamkan jam sembilan dengan upacara militer,” tegas Hariri.

Sejak sore warga Demak berduyun-duyun datang ke pendopo kabupaten untuk memberikan penghormatan terakhir dan memanjatkan do’a bersama dan mensholati secara berjamaah.

Tampak hadir di antaranya Ketua PCNU Demak KH Musadad Syarif, Ketua MUI Demak KH Moh Asyiq, Sekretaris MUI Demak KH Arif Cholil, Mustasyar NU Demak KH Misbahul Munir, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, beberapa pengasuh pesantren dan santrinya serta pejabat instansi di lingkungan Setda Demak. (A Shiddiq Sugiarto/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Jadwal Kajian Fans Gus Dur

Beri Hadiah Al-Fatihah kepada Guru, Resep Hafal Qur’an Siswi Madrasah Ini

Brebes, Fans Gus Dur. Bagi Siswa MTs Assalafiyah Sitanggal Larangan Brebes Novita Nur Fajriyah ada resep mudah untuk menghafal Al Quran, yakni member hadrah atau hadiah kepada Nabi Muhammad SAW, orang tua dan juga guru pengajarnya. Dengan selalu memberi hadrah sebelum menghafal, diyakini dapat membantu penghafalan selanjutnya.

Novi, sebagai Juara 1 Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Pelajar 2017 cabang Tanfidz 1 Juz ini merasa tidak hafal quran, tetapi bisa mengingat huruf demi huruf, ayat demi ayat saat diuji dewan hakim adalah atas pertolongan Allah SWT. Karena sesungguhnya, Allah yang menurunkan Al Quran maka Dia-lah yang menjaganya. 

Beri Hadiah Al-Fatihah kepada Guru, Resep Hafal Qur’an Siswi Madrasah Ini (Sumber Gambar : Nu Online)
Beri Hadiah Al-Fatihah kepada Guru, Resep Hafal Qur’an Siswi Madrasah Ini (Sumber Gambar : Nu Online)

Beri Hadiah Al-Fatihah kepada Guru, Resep Hafal Qur’an Siswi Madrasah Ini

“Alhamdulillah, saya diberi ingatan yang tajam untuk menghafal Quran,” tutur Novita Nur Fajriyah ketika berbincang dengan di ruang Kepala Madrasah, Kamis (2/11).

Siswa Kelas 9 A MTs Assalafiyah Sitanggal, Larangan, Brebes, Jawa Tengah ini belajar menghafal Quran sejak SD kelas 4. Di di rumahnya Dukuh Penjalin Banyu, Desa Kedawon, Larangan Brebes ada Kiai yang mengajarinya. Sehingga ketika masuk MTs Assalafiyah dilanjutkan hingga menguasai 1 Juz Ama. 

Fans Gus Dur

“Selain Juz Ama, saya juga sudah bisa menghafal 8 Surat, antara lain Surat Yasin, Arrahman, Al Waqiah, Al Mulk, Muhammad, As Sajadah,” ungkap gadis kelahiran Brebes 27 November 2002.

Untuk menghafal, lanjut Novi, dengan kiat selain berkonsentrasi penuh, memberi hadrah kepada Nabi, Tabiit, Tabiin, Tabiit Tabiin, para guru, juga dengan menelateni ayat demi ayat. “Mulanya dengan tiga ayat-tiga ayat, terus di ulang dari awal lagi kalau sudah hafal ditiga ayat berikutnya,” tuturnya.

Anak pasangan Ahmad Zaenuri dan Supriyati ini nderes (mengulang) terus hingga hafal setiap bada Maghrib dan bada Subuh.

Fans Gus Dur

Novi juga menjadi juara 1 hafalan bacaan sholat dan keagamaan di ajang MAPSI saat duduk di SD. Dia pun meraih juara 3 MTQ Cabang tilawah tingkat Kabupaten Brebes yang digelar SMK Nurul Islam Larangan beberapa waktu lalu. Di sekolah, Novi juga menempati rangking pertama parelel dari 6 kelas. 

Dengan bimbingan Hj Zajilah, Novi bertekad meraih juara pertama pada ajang MTQ Pelajar cabang Tahfidz di tingkat Provinsi yang akan digelar pada 15 November mendatang. “Insya Allah saya bertekad meraih yang terbaik, meskipun banyak aral yang melintang dihadapan,” pungkas Novi yang bercita cita menjadi dokter.

Kepala MTs Assalafiyah Sitanggal Larangan H Muhammad Ihsan menambahkan, di Madrasah ada muatan local Tahfidz sejak 7 tahun yang lalu. Untuk kelas 7 dan 8 bisa hafal 1 Juz Ama. Dan ketika naik kelas 9 hafal surat-surat lainnya. Kini tercatat ada 90 siswa yang tahfidz dari 600 siswa yang mendiami MTs Assalafiyah. 

“Tahun depan, tidak hanya Juz Ama yang dihafal tetapi juga juz lainnya,” tambahnya. (Wasdiun/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Quote, AlaSantri, Jadwal Kajian Fans Gus Dur

Jumat, 01 Desember 2017

Khutbah Iftitah Rais ‘Aam di Munas dan Konbes NU 2017

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ?



Yth Presiden RI, Bapak Ir. H. Joko Widodo

Khutbah Iftitah Rais ‘Aam di Munas dan Konbes NU 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)
Khutbah Iftitah Rais ‘Aam di Munas dan Konbes NU 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)

Khutbah Iftitah Rais ‘Aam di Munas dan Konbes NU 2017



Yth Para Pimpinan Lembaga Tinggi Negara

Yth Para Menteri Kabinet Kerja

Fans Gus Dur

Yth Bapak Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi

Yth Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, baik jajaran mustasyar, syuriah, tanfidziyah, a’wan, lembaga, dan banom.

Hadirin-hadirat yang dirahmati Allah.

Fans Gus Dur

Syukur Alhamdulillah pada hari ini kita dapat berkumpul untuk menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama2017 yaitu pertemuan minimal dua kali diantara dua muktamar untuk mengevaluasi pelaksanaan program yang telah ditetapkan dalam muktamar yang lalu dan menyiapkan pelaksanaan program hingga muktamar mendatang, serta merespon permasalahan aktual yang terjadi pada saat ini. 

Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Presiden yang telah berkenan hadir dan membuka secara resmi Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama tahun 2017. Hal itu menunjukkan perhatian besar Bapak Presiden kepada Nahdlatul Ulama. 

Nahdlatul Ulama sebagai organisasi terbesar di Indonesia mempunyai tanggung jawab besar untuk menjaga dan mengawal negara dan bangsa dari berbagai ancaman. Tanggung jawab tersebut harus diemban dengan penuh kesadaran oleh semua pengurus NU di setiap tingkatan dan mengajak warga Nahdliyin untuk dengan penuh keikhlasan mengemban tanggung jawab tersebut.

Melalui mars Syubbanul Wathan yang terus-menerus dikumandangkan di lingkungan NU antara lain menyatakan “Siapa datang mengancammu kan binasa di bawah dulimu” karena akan berhadapan dengan santri-santri NU. Kalau pada masa yang lalu NU telah berusaha menjaga dan mengawal negara melalui fatwa jihad yang dikeluarkan oleh Rais Akbar PBNU Hadratussyekh Hasyim Asyari yang menyatakan bahwa hukum memerangi kaum penjajah adalah wajib yang kemudian dijadikan Resolusi Jihad oleh PBNU sehingga mendorong masyarakat terutama para santri untuk melawan Belanda sehingga terjadi perang 10 November dan dinyatakan sebagai hari pahlawan. Alhamdulillah tanggal 22 Oktober lahirnya Resolusi Jihad akhirnya juga dinyatakan sebagai Hari Santri Nasional oleh Bapak Presiden Ir. Joko Widodo pada tahun 2015 walaupun sesudah 70 tahun dari peristiwa terjadinya Resolusi Jihad. Untuk itu, kepada presiden RI Joko Widodo kami sampaikan terima kasih sebesar-besarnya.

Salah satu ancaman yang kita hadapi sekarang ini menurut kami adalah radikalisme dan intoleran. Radikalisme adalah kelompok yang ingin mengganti Pancasila dan UUD 1945 dengan dasar yang lain. Sedangkan kelompok intoleran adalah kelompok yg dapat merusak keutuhan bangsa.

Munas Alim Ulama dan Konbes Nahdlatul Ulama ini akan membahas upaya-upaya yang sistematis dan terencana dalam menanggulangi bahaya radikalisme dan intoleransi tersebut, yang kemudian dirumuskan menjadi program kerja NU dan rekomendasi Munas/Konbes.

Nahdlatul Ulama tetap istiqamah dalam posisi menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar tahun 1945 dari setiap upaya pembelokan arah oleh kelompok-kelompok radikalis agama ataupun sekuler, ekstrimis kanan ataupun kiri, kelompok separatis dan teroris, serta kelompok intoleran. Bagi NU Pancasila dan NKRI sudah final.

Bapak Presiden serta hadirin-hadirat yang kami hormati,

Tantangan berikutnya terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara adalah terkait ekonomi yang berkeadilan. Saat ini, kesenjangan ekonomi di negeri ini sudah sangat terasakan. Bagian terbesar asset ekonomi di negeri ini dikuasai oleh segelintir orang. Sedangkan bagian terbesar masyarakat memperebutkan “remah-remah” sisanya. Hal ini bisa menjadi bom waktu dan bisa memantik terjadinya konflik horizontal yang laten. Oleh karena itu, perlu ada upaya sungguh-sungguh yang terencana untuk mengikis kesenjangan tersebut.

Kami mengapresiasi Bapak Presiden yang telah memerintahkan kepada jajarannya untuk mengambil langkah dan upaya guna mengikis kesenjangan tersebut. Paradigma baru dalam kebijakan ekonomi yang lebih memprioritaskan pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil dan menengah harus terus didorong dan diformalkan menjadi program utama pemerintah. Ide Presiden memberlakukan kebijakan redistribusi aset dan kemitraan antara usaha kecil-menengah dengan pengusaha besar merupakan terobosan yang perlu diformalkan menjadi kebijakan negara.

Nahdlatul Ulama mendukung upaya yang telah dilakukan presiden tersebut. Sebagai ormas yang besar, NU berkepentingan dengan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil dan menengah. Karena sebagian besar warga Nahdliyin adalah masyarakat kecil dan menengah tersebut.

Munas Alim Ulama ini akan menjadikan masalah tersebut sebagai salah satu materi pembahasan. Regulasi yang menyebabkan terbukanya peluang kepemilikan asset secara berlebihan akan dikaji secara kritis dan akan dibuat rekomendasi adanya regulasi baru yang memperkuat kebijakan redistribusi aset. 

Munas juga akan merumuskan dari perspektif ajaran agama, bagaimana distribusi aset dilakukan, sejauh mana negara berkewajiban mengatur terkait dengan penguasaan asset dan tanah yang berkeadilan, sehingga tidak terjadi adanya penguasaan asset dan tanah yang berlebihan oleh sekelompok orang, padahal di sisi lain banyak masyarakat yang tidak memilikinya. Munas akan merumuskan upaya apa saja yang akan dilakukan oleh NU terkait dengan masalah ini.





Bapak Presiden serta hadirin-hadirat yang kami hormati,

Munas dan Konbes juga akan membahas tentang penguatan organisasi NU, agar secara jam’iyah dapat menjalankan tugas-tugas besar terkait kebangsaan dan keumatan. Revitalisasi, konsolidasi, dan fungsionalisasi (REKONFU) setiap potensi yang dimiliki oleh jam’iyah merupakan upaya yang harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Sehingga NU sebagai ormas yang besar bisa memberikan sumbangsih yang besar pula kepada bangsa dan negara. Terlebih NU sebagai jam’iyah saat ini berada pada penghujung 100 tahun pertama dan akan memasuki 100 tahun kedua. Dalam sebuah hadis disebutkan:

« ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? »





“Sesungguhnya Allah mengutus kepada umat ini setiap ujung seratus tahun orang yang memperbarui agama mereka.”

Dalam berjam’iyah, hadis tersebut dapat ditangkap semangat dan konteksnya. Di setiap seratus tahun akan ada orang yang melakukan gerakan pembaruan (harakah tajdidiyah). Nahdlatul Ulama saat ini berada pada penghujung usia seratus tahun, dan setelah itu akan memasuki babak baru fase seratus tahun kedua. Karena itu, kita para pengurus NU di setiap tingkatan harus siap bekerja lebih keras untuk menguatkan jam’iyah kita ini. Kita perbarui semangat kita untuk tetap mengusung cara berfikir dan beragama ala NU (fikrah nahdliyah). Kita perbarui semangat gerakan ke-NU-an (harakah nahdliyyah) di setiap tingkatan organisasi. Kita siapkan runway yang kuat, sehingga diharapkan di awal 100 tahun kedua, Nahdlatul Ulama sudah bisa take off dan tinggal landas secara mulus dan tanpa hambatan berarti.

Bapak Presiden serta hadirin-hadirat yang kami hormati

Demikianlah kiranya sambutan saya, mudah-mudahan ada manfaatnya dan dapat dijabarkan melalui persidangan Munas dan Konbes NU ini. Kami berdoa semoga permusyawaratan ini diridhai  oleh Allah SWT dan dapat merumuskan hasil-hasil yang baik. 

Selanjutnya, mohon berkenan Bapak Presiden memberikan sambutannya, dan dilanjutkan membuka secara resmi Musyawarah Alim Ulama dan Konferensi Besar NU tahun 20017.

Wallahul muwaffiq ila aqwamit thariq  

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Mataram, November 2017

Rais ‘Aam,





Prof. DR. KH. Ma’ruf Amin

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Cerita, Jadwal Kajian Fans Gus Dur

Rabu, 11 Oktober 2017

Kenapa Istri Wagub ini Senang Aktif di Muslimat NU?

Jakarta, Fans Gus Dur. Majdah M Zain sudah periode ketiga atau lebih 10 tahun aktif di Muslimat NU Sulawesi Selatan. Ia kerasan di organisasi ibu-ibu NU tersebut karena banyak kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan. Juga sering dibahas khususnya terkait ibu dan anak di forum-forum bahtsul masail.

Kenapa Istri Wagub ini Senang Aktif di Muslimat NU? (Sumber Gambar : Nu Online)
Kenapa Istri Wagub ini Senang Aktif di Muslimat NU? (Sumber Gambar : Nu Online)

Kenapa Istri Wagub ini Senang Aktif di Muslimat NU?

Sebagai istri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan H. Agus Arifin Nu’mang, dengan aktif di Muslimat NU ia bisa tahu apa yang terjadi di masyarakat kemudian menjadi penyambung antara ibu-ibu dan pemerintah daerah.

“Ada masalah-masalah di bidang kewanitaan bisa langsung saya sampaikan. Ada harapan-harapan, karena saya sering turun ke masayarakat nanti bisa disampaikan kepada Pak Wagub,” katanya kepada Fans Gus Dur di sela-sela Rapat Kerja Nasional dan Musyawarah Kerja Nasional Muslimat NU di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, (28/5) sampai (1/6) .

Fans Gus Dur

Ia mengaku aktif di Muslimat NU karena kultur dari keluarganya. “Ibu saya dulu juga di Muslimat,” katanya. Selain keluarga, ia senang di Muslimat NU karena silaturahminya sangat kental. “Posisi sebagai Wakil Gubernur, melalui Muslimat saya punya kesempatan bisa banyak berbuat sekaligus itu tadi Pak Wagub sangat terbantu,” tambahnya.

Fans Gus Dur

Selain di Muslimat NU, Majdah juga aktif di Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Sulsel dan sebagai rektor Universitas Islam Makassar, universitas milik NU yang didirikan sekitar tahun 1966. ?

Ditanya bagaiamana membagi waktu antara keluarga, organisasi dan aktivitas lainnya, Majdah berbagi resep. “Mengenai waktu, alhamdulillah anak-anak sudah besar semua dan mereka paham bahwa bapak ibunya bukan hanya milik keluarga, tapi warga masyarakat,” jelasnya.

Lebih dari itu, menurut dia, harus ada komitmen yang disepakati bersama. Ia mencontohkan, di keluarganya ketika ia tidak ada, suami yang mandampingi anak-anak. “Masalah waktu fleksibel, tidak mesti hari Minggu atau malam minggu harus bersama keluarga. Kadang hari-hari kerja kalau ada waktu lowong, kita janjian bertemu, sekadar makan siang mengajak anak-anak,” urainya.

Ia mengaku, aktivitasnya di berbagai organisasi dan sebagai istri wakil gubernur selama ini berjalan dengan baik. “Alhamdulillah bisa berjalan dengan baik dan suami mendukung saya,” pungkasnya. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Jadwal Kajian, AlaSantri, Cerita Fans Gus Dur

Sabtu, 02 September 2017

KH Makruf Amin Ajak Nahdliyin Bersatu Kembali

Jombang, Fans Gus Dur. Wakil Rais Aam KH Makruf Amin mengajak para muktamirin dan seluruh warga NU untuk bersatu kembali setelah sebelumnya, dalam muktamar ke-33 ini penuh dinamika. 

“Kami hanya memohon doa dan dukungan, marilah kita menyatukan kembali. Kami sangat bersyukur sekali, walaupun awalnya ada ketegangan sebagai satu bagian dari dinamika pembahasan, pembicaraan dan perdebatan, tetapi akhirnya biaunillah, kita kembali bersatu dan menyatu dengan kompak,” katanya dalam pidato setelah ditetapkan oleh ahwa sebagai wakil rais aam.

KH Makruf Amin Ajak Nahdliyin Bersatu Kembali (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Makruf Amin Ajak Nahdliyin Bersatu Kembali (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Makruf Amin Ajak Nahdliyin Bersatu Kembali

Ia menyampaikan jabatan wakil rais aam merupakan satu tanggung jawab yang besar, yang sebenarnya terlalu berat, “tapi karena ini permintaan para ulama, dari seluruh cabang dan wilayah di seluruh Indonesia, maka dengan segala kerendahan hati, dengan segala permohonan maaf yang sebenar-besarnya, terpaksa kami menerima tugas ini sebagai rasa hormat kami kepada para ulama,” katanya.

Fans Gus Dur

“Kami menyadari betul tanggung jawab ini besar sekali, tantangan ke depan semakin besar dan kompleks, baik yang menyangkut berbagai aliran, pikiran, akidah, kebathilan dan berbagai tantangan... ini menjadi sesuatu yang sungguh sangat berat.” 

Selanjutnya, ia mengajak seluruh jamiyyah NU dan jamaah NU untuk melakukan kerja yang lebih keras lagi sesuai dengan tantangan yang dihadapi, “ kita kuatkan akidah aswaja, kita hidupkan lagi amaliyah nahdliyah. Kita tingkatkan kegiatan kita dalam rangka melakukan perbaikan halaqah islahiyah, baik yang sifatnya keagamaan diniyah maupun kemaslahatan ijtimaiyah.”

Fans Gus Dur

Ia juga berjanji akan melakukan penguatan kembali kepemimpinan para ulama dalam Nahdlatul Ulama seperti yang digariskan oleh para pendiri NU. (Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Habib, RMI NU, Jadwal Kajian Fans Gus Dur

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock