Tampilkan postingan dengan label Pemurnian Aqidah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemurnian Aqidah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Februari 2018

Larijani: Perundingan Satu-Satunya Cara Atasi Nuklir Iran, Bukan Sanksi

Tehran, Fans Gus Dur. Negosiator nuklir Iran Ali Larijani, Kamis (21/6), mengatakan kepada kekuatan-kekuatan dunia bahwa satu-satunya cara mengatasi krisis nuklir Iran adalah melalui jalur perundingan dan bukannya penjatuhan sanksi.



Larijani: Perundingan Satu-Satunya Cara Atasi Nuklir Iran, Bukan Sanksi (Sumber Gambar : Nu Online)
Larijani: Perundingan Satu-Satunya Cara Atasi Nuklir Iran, Bukan Sanksi (Sumber Gambar : Nu Online)

Larijani: Perundingan Satu-Satunya Cara Atasi Nuklir Iran, Bukan Sanksi

Namun Amerika Serikat (AS) mengungkapkan, penjatuhan sanksi adalah langkah terbaik bagi Iran untuk menghentikan pengayaan uraniumnya. AS mendesak Iran untuk merubah "ranah kontroversial" nya. AS dan sekutu-sekutunya menuduh program nuklir Iran adalah untuk pembuatan senjatan pemusnah massal.

"Dengan resolusi (DK PBB), mereka tidak dapat menghentikan keinginan Iran, namun mereka bisa mencapai solusi melalui negosiasi-negosiasi," terang Larijani.

Fans Gus Dur

AS sebelumnya mengatakan, pihaknya bersama lima anggota kekuatan dunia lainnya (Inggris, Rusia, Perancis, German, dan China) telah mulai membahas sejumlah sanksi kepada Iran atas program nuklirnya.

Iran berulang kali mengatakan tekanan apapun tidak akan mampu menghentikan program nuklirnya untuk tujuan damai yaitu sebagai pembangkit tenaga listrik.

Fans Gus Dur

"Kata-kata kasar terhadap bangsa Iran akan menuai respon yang lebih kuat...jika mereka berbicara dengan lembut dan logis, ini adalah demi keuntungan mereka sendiri," kata Larijani dalam pidatonya di Tehran beberapa waktu lalu.

Sumber Reuters melaporkan, Larijani dijadwalkan akan bertemu dengan Ketua Badan Pengawas Atom PBB Mohamed ElBaradei di Wina pada Jumat dan Javier Solana di Lisbon, Sabtu.

Pertemuan terakhir antara Larijani dan Solana di Madrd bulan lalu, tidak menghasilkan terobosan atas isu nuklir Iran dan mendesak kekuatan-kekuatan Barat untuk memperingatkan Iran menghadai sanksi keras.

Larijani mengatakan: "Negara-negara yang biasa berpikir bahwa dengan mengeluarkan sejumlah resolusi kepada kita, kita akan mundur. Namun realitasnya adalah bahwa kita sedang memperjuangkan hak-hak kita." (dar)Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Makam, Pemurnian Aqidah Fans Gus Dur

Sabtu, 24 Februari 2018

Ansor Minta Anggotanya Rangkul Eks-HTI

Jakarta, Fans Gus Dur - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyerukan Ansor dan Banser di seluruh Indonesia untuk tidak memusuhi eks-anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) setelah organisasi masyarakat (ormas) tersebut resmi dibubarkan Pemerintah. Bahkan Yaqut meminta anggota eks-HTI dirangkul dan diajak bersama membangun negeri.

"Jangan dimusuhi, nggak boleh. Saya meminta seluruh anggota Ansor dan Banser untuk merangkul mereka, kembali ke Ibu Pertiwi, bersama-sama memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tegak berdiri, membangun negara tercinta ini," tegas Gus Yaqut, sapaan akrab pria yang juga anggota DPR RI ini, Sabtu (22/7).

Ansor Minta Anggotanya Rangkul Eks-HTI (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Minta Anggotanya Rangkul Eks-HTI (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Minta Anggotanya Rangkul Eks-HTI

Menurut Gus Yaqut, para eks-HTI adalah saudara seiman, saudara se-ukhuwah Islamiyah sehingga wajib hukumnya untuk tidak dimusuhi, dikucilkan. "Terhadap yang berbeda keyakinan saja kita menghormati, menjalin silaturahmi yang baik, apalagi ini saudara sesama muslim. Wajib hukumnya," katanya.

Fans Gus Dur

Kendati begitu, terkait langkah pemerintah membubarkan HTI melalui Perppu Nomor 2/2017, Ansor mendukung penuh. Pasalnya, sebagai ormas berbadan hukum gerakan HTI dinilai telah bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, serta mengancam keutuhan NKRI.

"Sejak awal kami memang meminta pemerintah membubarkan HTI karena dengan jelas gerakan mereka membahayakan NKRI, bertentangan dengan dasar negara Pancasila dan UUD 1945. Pancasila dan NKRI sudah final, tidak boleh diganggu gugat," tandasnya.

Fans Gus Dur

Gus Yaqut menginstruksikan seluruh anggota Ansor dan Banser untuk mengawal keputusan pemerintah yang membubarkan HTI.

"Ansor dan Banser harus bersinergi dengan seluruh komponen masyarakat mengawal langkah pemerintah tersebut. Namun, tetap dalam koridor hukum. Serahkan semua kepada yang berwajib, tidak boleh bergerak sendiri. Tetap satu barisan satu komando," kata Gus Yaqut. (Red: Mahbib)Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pemurnian Aqidah, Nusantara, RMI NU Fans Gus Dur

Selasa, 13 Februari 2018

Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Kitab Kifayatul Atqiya

Surabaya, Fans Gus Dur. Setiap Manusia yang belajar satu bab ilmu maka lebih baik dari pada shalat seratus rakaat. Itulah yang dikatakan oleh KH Abdussalam Mujib, Pengasuh Ponpes Al-Khoziny Buduran, Sidoarjo saat menerangkan isi kitab Kifayatul Atqiya di Kantor Ikatan Alumni Al-Khoziny Cabang Surabaya, Selasa (1/8).

Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Kitab Kifayatul Atqiya (Sumber Gambar : Nu Online)
Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Kitab Kifayatul Atqiya (Sumber Gambar : Nu Online)

Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Kitab Kifayatul Atqiya

"Nabi Muhammad SAW bersabda barang siapa berangkat pagi hanya untuk menuntut satu bab ilmu maka lebih baik dari pada sholat 100 rakaat, diriwayatkan oleh Imam Ibn Abdul Barr," kata Kiai Abdussalam Mujib mengutip karya Sayyid Bakri Al-Makki Ibnu Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi.

Imam Syafii mengatakan mencari ilmu itu lebih utama daripada shalat sunnah. "Lebih banyak pahalanya mencari ilmu yang manfaat dari pada shalat sunnah," lanjut Kiai Salam.

Keutamaan lainnya adalah apabila orang yang menuntut ilmu tersebut meninggal dunia maka itu dikatakan mati syahid. Hal itu sesuai dengan yang disabdakan oleh Rasulullah diriwayatkan Ibnu Munir dalam kitab Shahih bukhori. 

"Hadist ini untuk memberi semangat kepada tholabul ilmi dan memberi penyemangat," tutur terang Mustasyar PCNU Sidoarjo ini.

Fans Gus Dur

Imam Malik guru dari Imam Syafii bercerita ada seorang santri (orang yang belajar ilmu) yang ingin belajar kepada Imam Malik. Namanya Yahya, sang Imam pun langsung berkata, kalau menuntut ilmu janganlah tidur terus. 

"Seorang santri harus betah melek malam. Kurangi tidur terutama di waktu malam," terang Kiai Salam.

Fans Gus Dur

Diceritakan ada seorang pemuda yang bermimpi bertemu dengan santri yang meninggal di pondok. Semasa hidupnya dihabiskan di pesantren untuk belajar satu bab Ilmu. Saya melihat Allah SWT mengangkat satu drajat di surga. Lalu Allah berkata kepada malaikatNya agar menambai derajat itu dengan warisan para nabi.

Selain keutamaannya, Kiai Salam juga membacakan kitab di halaman 64, yang diterangkan, barang siapa yang mencari ilmu agar menyaingi atau mau mengalahkan orang lain atau memalingkan wajahnya dari manusia atau ingin punya pengaruh. Maka Allah akan memasukkan ke dalam neraka.

"Manusia itu memiliki dua jatah yaitu di surga atau di neraka. Kalau ada manusia yang seperi ini maka dia mengambil jatahnya di neraka," pungkas Kiai Salam. (Rof Maulana/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pemurnian Aqidah, Cerita Fans Gus Dur

Minggu, 04 Februari 2018

Al-Quran Banyak Berisikan Maulid para Nabi

Karanganyar, Fans Gus Dur. Siapa bilang maulid nabi tidak ada dasarnya? Dalam Al Qur’an terdapat banyak sekali maulid (kisah) para Nabi. Banyak ayat yang menerangkan kisah maulid, diantaranya Nabi Musa, Maulid Nabi Sulaiman, dan Maulid Nabi Zakaria.

Al-Quran Banyak Berisikan Maulid para Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)
Al-Quran Banyak Berisikan Maulid para Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)

Al-Quran Banyak Berisikan Maulid para Nabi

“Kalau diteliti pasti ada. Bukan tidak ada, tapi kalau hanya dilihat teksnya saja tidak akan kelihatan,” terang Rais A’am Jam’iyyah Ahlith Thoriqah Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah (JATMAN), Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, Selasa (2/5) lalu, di Pesantren Al-Inshof Plesungan Karanganyar.

Keterbatasan akal dalam memahami teks Qur’an, menjadi salah satu penyebab kesalahan dalam menafsirkannya. Dijelaskan oleh Habib Luthfi, Al-Quran dapat diibaratkan sebagai lautan yang luas, sedangkan akal manusia seumpama hanya seujung rambut.

Fans Gus Dur

“Jadi akal yang masuk Al-Qur’an, bukan Al-Quran yang dimasukkan ke akal,” tegasnya.

Fans Gus Dur

Mursyid Thariqah itu mencontohkan kisah Nabi Sulaiman as dengan Burung Hud-Hud. Burung Hud-Hud mengabarkan bahwa ia baru terbang dari sebuah tempat, yakni Kerajaan Saba’. Kabar dari seekor burung, yang tak berakal, dipercayai oleh Nabi Sulaiman.

Pun ketika Nabi Sulaiman hendak memindahkan singgasana milik Ratu Kerajaan Saba’, Bilqis. Salah seorang dari pasukannya yang juga seorang waliyullah, Ahsif bin Balya, menyanggupi perintah tersebut hanya dalam hitungan kejapan mata. Dua hal tersebut, apabila dicerna hanya dengan akal, tentu tidak dapat dipercaya.

Selain menerangkan tentang Maulid, seperti biasa Habib juga memberikan wejangan untuk selalu menjaga NKRI dan UUD 1945. Hal tersebut selaras dengan tema yang diusung, “Dengan Maulid Nabi saw, Kita Tingkatkan Karakter Bangsa, Demi Persatuan dan Kesatuan NKRI”.

Pada kesempatan itu, Habib Luthfi menandatangani peresmian Gedung Kanzus Sholawat yang didirikan di kompleks Pesantren Al-Inshof, disaksikan Wakil Bupati dan Kapolres Karanganyar, serta ribuan jamaah yang hadir.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Ajie Najmuddin

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pemurnian Aqidah, Humor Islam, Kajian Islam Fans Gus Dur

Sabtu, 27 Januari 2018

Kick Off LSN Jawa Timur 1 Dimulai 17 September

Trenggalek, Fans Gus Dur. Pembukaan pertandingan Liga Santri Nusantara (LSN) Jawa Timur I di Kabupaten Trenggalek akan dilakukan 17 September 2017 mendatang. Kepastian jadwal kick off itu disepakati dalam rapat teknis antara panitia region, panitia lokal, PCNU, dan Pemkab Trenggalek, Rabu (27/7).

Menurut Koordinator Region Jawa Timur 1, Habib Mustofa, pertimbangan itu diambil mengingat pada bulan Agustus mendatang Kabupaten Trenggalek memiliki agenda besar, yaitu memperingati hari jadinya.

Kick Off LSN Jawa Timur 1 Dimulai 17 September (Sumber Gambar : Nu Online)
Kick Off LSN Jawa Timur 1 Dimulai 17 September (Sumber Gambar : Nu Online)

Kick Off LSN Jawa Timur 1 Dimulai 17 September

?

"Setelah kami kordinasi dengan panlok, PCNU dan pemkab Trenggalek, kami tetapkan 17 September resmi kick off dilaksanakan, karena sampai akhir Agustus Trenggalek memperingati hari jadi, untuk itu LSN dilaksanakan bulan september," kata Gus Toev saat ditemui usai rapat di Pesantren Bumi Hidayah At-Taqwa Trenggalek.

Fans Gus Dur

?

Seperti diketahui, kompetisi sepakbola santri yang diikuti oleh 32 tim pesantren dari Karesidenan Kediri dan Madiun itu akan dirangkaikan dengan Piala Bupati Trenggalek. Pihak Pemkab sendiri menyatakan kesiapannya untuk mensukseskan LSN 2017.

Menpora RI Imam Nahrawi dijadwalkan hadir di Trenggalek untuk membuka Kickoff. Untuk memeriahkan acara pembukaan, panitia akan mempersiapkan berbagai macam hiburan.?

Fans Gus Dur

"Kami akan maksimalkan pembukaan LSN 2017 ini dengan penampilan penampilan khas Trenggalek, misalnya dibuka dengan shalawat Jaljalut Indonesia, penampilan silat Pagar Nusa, barongan, jaranan, dan hiburan lainya, " kata Gus Loch, Ketua PCNU Trenggalek.

"Kami juga akan kerahkan masa dari seluruh banom NU, santri dan warga Tenggalek untuk menyaksikan Kickoff dengan memaksimakan publikasi di seluruh wilayah Trenggalek dan sekitarnya," imbuh Gus Nur, Ketua panitia ? Lokal. Dia memperkiraan pembukaan LSN akan disaksikan oleh 10.000 penonton. (Zaenal Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Nahdlatul Ulama, Pemurnian Aqidah Fans Gus Dur

Kamis, 18 Januari 2018

PCNU Tanggamus Gelar Konferensi Cabang

Tanggamus, Fans Gus Dur. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Tanggamus menggelar perhelatan rutinan 5 tahun sekali yang menjadi permusyawaratan tertinggi ditingkat cabang yakni Konferensi Cabang PCNU Tanggamus ke IV. 

Acara pembukaan diadakan di kantor PCNU Tanggamus dibuka oleh KH Soleh Bajuri, ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Lampung, dan dihadiri Wakil Bupati Tanggamus, Anggota KPU Kabupaten Tanggamus, Anggota KPU Provinsi, Anggota DPRD Tanggamus, Anggota DPRD Prov. Lampung, seluruh Badan Otonom ditingkat cabang, mulai Muslimat NU, Fatayat NU, GP. Ansor, IPNU, IPPNU undangan dari pengasuh pesantren se-kabupaten Tanggamus, tokoh agama dan masyarakat. 

PCNU Tanggamus Gelar Konferensi Cabang (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Tanggamus Gelar Konferensi Cabang (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Tanggamus Gelar Konferensi Cabang

KH Soleh Bajuri, ketua PWNU Lampung dalam sambutannya mengatakan “Diharapkan moment Konferensi Cabang ini menjadi pemersatu dan sekaligus mengembalikan serta menumbuhkan semangat perjuangan menegakkan Islam Ahlussunnah wal Jama’ah an Nahdliyyah.”

Fans Gus Dur

Acara ini digelar selama 2 hari pada 27-28 Desember 2014 dan dikemas secara sistematis sesuai AD/ART NU yakni pembukaan, pleno 1 Sidang Tata Tertib, pleno 2 LPJ PCNU Tanggamus dilanjutkan pandangan umum, sidang-sidang komisi, pleno 3 pengesahan hasil sidang-sidang komisi dilanjutkan pleno 4 pemilihan pengurus PCNU Tanggamus yang sebelumnya didahului demisioner pengurus lama. 

Fans Gus Dur

Sidang pleno pemilihan pengurus baru dipimpin oleh KH Soleh Bajuri Ketua PWNU Lampung dan sekretaris sidang Mislamudin. Dalam sidang pemilihan pengurus baru ini terpilihlah KH Marzuki Amin sebagai Rais Syuriyah PCNU Tanggamus dan H Amirudin Harun, MPd.I sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Tanggamus. (rudi santoso/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur IMNU, Pemurnian Aqidah, Sejarah Fans Gus Dur

Kebaikan dan Keburukan Sekecil Apa Pun Dibalas Allah

Khutbah I

Kebaikan dan Keburukan Sekecil Apa Pun Dibalas Allah (Sumber Gambar : Nu Online)
Kebaikan dan Keburukan Sekecil Apa Pun Dibalas Allah (Sumber Gambar : Nu Online)

Kebaikan dan Keburukan Sekecil Apa Pun Dibalas Allah

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ?

Fans Gus Dur

Fans Gus Dur

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran surah Az-Zalzalah, ayat 7 dan 8 sebagai berikut:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya: "Barangsiapa berbuat kebaikan sebesar zaroh pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan keburukan sebasar zaroh pun, niscaya ia akan melihat (balasan)nya pula."

Zaroh adalah bagian terkecil dari sesuatu, yang di dalam Ilmu Fisika disebut atom. Allah SWT menegaskan bahwa tak satu pun perbuatan manusia, meski sekecil atom, lepas dari perhatian dan pengawasan Allah SWT. Perbuatan baik, betapapun kecilnya, pasti akan mendapat balasan. Demikian juga perbuatan jelek pasti akan mendapat balasan. Balasan bisa diterima di dunia ini, dan bisa pula di akhirat kelak. Bahkan tidak menutup kemungkinan ada balasan yang tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak bisa lepas dari pergaulan sesama manusia. Dalam pergaulan itu, disadari atau tidak, kita sering melakukan sesuatu yang jelek, seperti bicara ceplas ceplos tak terkendali dan menyakiti orang lain. Orang-orang yang memiliki masalah ADHD, misalnya, biasanya berperilaku impulsif

Perilaku impulsif ditandai dengan ketidakmampuan atau kegagalan mengendalikan gejolak hati. Apa kata hati selalu dituruti, padahal dorongan hati tidak selalu baik. Orang-orang impulsif biasanya sangat emosional. Emosinya seringkali mengalahkan pikirannya meskipun mereka mungkin orang-orang yang sangat cerdas. Jika kita termasuk orang seperti ini, kita harus belajar bagaimana mengendalikan ucapan-ucapan yang tidak baik dan menyakiti orang lain. Kita harus bicara yang baik karena segala sesuatu yang baik merupakan sedekah sebagaimana hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah RA sebagai berikut:

 ? ? ? ? 

Artinya: “Setiap kabaikan adalah sedekah.”

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Oleh karena perkataan yang baik termasuk sedekah, maka perkataan itu pasti akan mendapatkan balasan yang baik dari Allah SWT. Untuk itu, orang-orang emosional atau pemarah harus belajar mengendalikan lisannya agar tidak bicara seenaknya yang dapat merusak hubungan antar personal. Orang-orang seperti ini biasanya memiliki konflik dengan orang lain. Di dalam keluarga mereka berkonflik dengan anggota keluarga lainnya, seperti dengan isteri atau suami, dengan anak atau orang tua, dan dengan kakak atau adik. Di lingkungan tetangga, mereka juga sering menjadi masalah. Di tempat bekerja, mereka juga sering cekcok dengan teman-teman sendiri. Di tempat-tempat ibadah, mereka juga sering membuat ketidak nyamanan orang lain. 

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Silaturrahim bisa terganggu disebabkan oleh perkataan-perkataan yang menyakitkan dari orang-orang emosional. Orang-orang yang sering kita sakiti baik dengan sikap maupun ucapan yang emosional pasti mengalami kesulitan untuk bersaksi bahwa kita orang baik. Padahal kita membutuhkan kesaksian seperti itu ketika kita telah meninggal dunia, misalnya pada saat dibacakan mahasinul mayyit kita dalam upacara takziyah atau layatan. Biasanya, kiai atau ustadz menanyakan kepada pelayat apakah si mayit orang baik. Bagaimana mungkin mereka yang sering kita sakiti akan bersaksi tanpa hambatan bahwa kita orang baik kalau setiap hari di masa hidup kita, kita sering melukai hati mereka? Kalau tokh mereka menjawab bahwa kita orang baik, mungkin mereka mengatakan hal itu hanya di lisan saja karena etika memang menuntut demikian. Padahal di dalam hati, mungkin mereka mengatakan yang sebaliknya. 

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Rasulullah SAW bersabda:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” ( HR Muslim)

Jadi bicara yang baik itu sangat perlu dan kita harus bisa. Jika tidak, sebaiknya kita memilih diam. Mengapa demikian? Sebab setiap amal baik, sekecil apa pun, pasti akan di balas Allah SWT. Perkataan yang baik tidak saja mendapat pahala dari Allah SWT, tetapi juga secara sosial menciptakan suasana kondusif yang memungkinkan masyarakat untuk hidup bersama dengan damai dan tentram. Orang-orang tua kita sering berpesan, “podho-podho sing ngomong, mbok ngomongo sing apik.” Artinya, sama-sama mengeluarkan energi, yakni berbicara, bicaralah yang baik. Maka haruslah kita hindari ucapan-ucapan kotor seperti misuh-misuh, ucapan-ucapan kasar seperti menghujat atau menghardik sebab kesemuanya itu bisa menimbulkan ketidak nyamanan bagi orang lain. Ucapan-ucapan seperti itu pasti akan dicatat malaikat dan kita harus mempertanggung jawabkannya kelak. Pasti akan ada balasan, yakni siksa dari Allah SWT, sebagaimana ditegaskan dalam ayat yang di awal telah disampaikan, yakni:

? ? ? ? ? ?

Artinya: “Dan barangsiapa mengerjakan keburukan sebasar zaroh, atau sekecil apa pun, niscaya ia akan melihat (balasan)nya pula.”

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Hidup di dunia ini hanyalah sebentar. Maka hendaknya hidup yang sangat singkat ini kita manfaatkan sebesar-besarnya untuk menyiapkan bekal yang sebanyak-banyaknya untuk hidup abadi di akhirat nanti. Barangsiapa yang bekal akhiratnya sangat banyak, pasti akan hidup bahagia di surga bersama orang-orang saleh yang di ridhai Allah SWT. Barangsiapa yang bekal akhiratnya sedikit atau bahkan kurang, pasti akan sengsara di akhirat. Mereka akan menjadi geladangan yang mondar-mandir kesana kemari meminta pertolongan. Maka sisa hidup ini marilah kita isi dengan amal-amal saleh sekecil apa pun kesalehan itu agar kita selamat di dunia dan akhirat. Amin, amin, ya rabbal alamin.                                              

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? : ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? 

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ?

Khutbah II

? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ! ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Muhammad Ishom, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pesantren, Pemurnian Aqidah Fans Gus Dur

Kamis, 11 Januari 2018

Pakai Seragam Batik, Pelajar NU Ramaikan Gerak Jalan Agustusan

Jombang, Fans Gus Dur - Aktivis Ikatan Pelajar NU dan Ikatan Pelajar Putri NU di Jombang ikut meramaikan gerak jalan dalam rangka peringatan hari Kemerdekaan Ke-71 RI . Mereka memakai seragam batik IPNU- IPPNU.

"Ini salah satu bentuk partisipasi IPNU dan IPPNU Jombang dalam peringatan kemerdekaan. Kita tahu kemerdekaan diperjuangkan para pahlawan dan juga kiai-kiai NU, " ujar Ketua IPNU Jombang Haris di sela acara yang digelar Pemkab Jombang, Sabtu (13/8).

Pakai Seragam Batik, Pelajar NU Ramaikan Gerak Jalan Agustusan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pakai Seragam Batik, Pelajar NU Ramaikan Gerak Jalan Agustusan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pakai Seragam Batik, Pelajar NU Ramaikan Gerak Jalan Agustusan

Partisipasi IPNU dan IPPNU, lanjut Haris, tidak hanya dilakukan di kota, namun juga dilakukan di kecamatan-kecamatan yang menggelar gerak jalan dalam rangka peringatan kemerdekaan.

"Rekan-rekan IPNU dan IPPNU di Kudu, Kesamben, Mojowarno, dan beberapa anak cabang lainnya kita instruksikan untuk berpartisipasi ikut gerak jalan," imbuhnya.

Fans Gus Dur

Untuk gerak jalan yang digelar Pemkab Jombang IPNU dan IPPNU masing-masing mengirimkan satu regu pasukan. "Agar terlihat kiprahnya kita minta memakai atribut NU yakni seragam batik IPNU dan IPPNU," tambah Haris.

Fans Gus Dur

Di samping berpartisipasi dalam peringatan kemerdekaan, banom NU berbasis pelajar ini juga menggelar kegiatan Jumat Bahagia untuk lebih memperkenalkan organisasi IPNU dan IPPNU di kalangan pelajar.

"Pengajian Jumat Bahagia merupakan kegiatan rutin IPNU dan IPPNU keliling ke sekolah-sekolah. Alhamdulillah selalu dihadiri wakil bupatinya Nyai Hj Mundjidah Wahab, yang juga Ketua IPPNU Jombang era tahun 1965," pungkasnya. (Muslim Abdurrahman/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Sholawat, Halaqoh, Pemurnian Aqidah Fans Gus Dur

Selasa, 02 Januari 2018

PBNU Gelar Tahlil 7 Hari dan Sembahyang Ghaib

Jakarta, Fans Gus Dur. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar upacara tahlilan selama 7 hari dan sembahyang ghaib untuk? KH Achmad Warsun Munawwir yang akrab disapa Mbah Warson. Keduanya diadakan di Masjid An-Nahdlah, Gedung PBNU, Kramat Raya nomor 164, Jakarta Pusat.

Sembahyang jenazah ghaib dimulai besok setelah menunaikan sembahyang Jumat. Setelah itu, ucapara tahlilan dan doa bersama digelar selama 7 hari berturut-turut untuk mendiang alm KH Achmad Warson Munawwir, pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawwir, Krapyak, Yogyakarta.

PBNU Gelar Tahlil 7 Hari dan Sembahyang Ghaib (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Gelar Tahlil 7 Hari dan Sembahyang Ghaib (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Gelar Tahlil 7 Hari dan Sembahyang Ghaib

Selain itu, PBNU mengimbau kepada seluruh lembaga, lajnah, dan badan otonom NU untuk menggelar tahlilan dan doa bagi alm Mbah Warson, seorang putra pengasuh pondok pesantren salafiyah tertua di Yogyakarta, KH Munawwir.

Fans Gus Dur

Upacara tahlil 7 hari dan doa bersama merupakan satu bentuk belasungkawa segenap warga NU atas wafatnya Mbah Warson.

Fans Gus Dur

Mbah Warson, penulis Kamus Bahasa Arab-Indonesia terkenal yang berjumlah sedikitnya 1600 halaman, menutup usia di kota Yogyakarta pada pukul 6.00, Kamis (18/4) pagi. Mbah Warson wafat pada usia kurang lebih 79 tahun (1934-2013).?

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pemurnian Aqidah Fans Gus Dur

Sabtu, 30 Desember 2017

Pesantren Kaliopak Gelar Pekan Peringatan 11 Tahun Wayang

Yogyakarta, Fans Gus Dur. Pesantren Kaliopak Bantul akan mengadakan “Pekan Peringatan 11 Tahun Wayang Pusaka Kemanusiaan Dunia (UNESCO 2003-2014)”. Pesantren yang terletak di jalan Wonosari Km 11 Klenggotan Srimulyo Bantul ini akan melangsungkan acara sejak 10 November 2014 hingga 6 Desember 2014.

Wayangpedia.com, Jum’at (7/11), menyebutkan, meskipun wayang merupakan khasanah seni tradisi yang sudah tidak asing lagi di Indonesia, namun fakta menunjukkan bahwa pemahaman dan pengahayatan terhadap wayang di tanah air justru semakin merosot.?

Pesantren Kaliopak Gelar Pekan Peringatan 11 Tahun Wayang (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Kaliopak Gelar Pekan Peringatan 11 Tahun Wayang (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Kaliopak Gelar Pekan Peringatan 11 Tahun Wayang

Berdasarkan pengalaman pesantren Kaliopak yang telah mengadakan dua kali pagelaran wayang 11 lakon, 11 dalang, dan 11 malam pada tahun 2011 dan 2013, banyak kalangan terutama kaum muda masih kesulitan memahami serta mengapresiasi wayang.

Fans Gus Dur

Berangkat dari kenyataan demikian, pesantren Kaliopak berupaya menumbuhkan, mewadahi, serta meningkatkan daya apresiasi anak muda terutama santri terhadap pagelaran wayang.

Kegiatan ini merupakan kerjasama Komunitas Rumah Budaya Nusantara Pesantren Kaliopak dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, serta dukungan Lesbumi, Kedaulatan Rakyat, Fans Gus Dur, JogjaReview.net, serta berbagai lembaga, individu, serta komunitas budaya peduli wayang.

Fans Gus Dur

Pekan Peringatan 11 Tahun Wayang Pusaka Kemanusiaan Dunia mempersembahkan Sarasehan Epos Mahabharata, Lakon-lakon wayang Jawa dan Filsafat Humaniora Barat: Dibaca Berdampingan, Seminar Nasional Wayang dan Krisis Manusia Nusantara, Belajar Bersama Wayang, Pesantren, dan Jati Diri Bangsa, Pameran Bentuk dan dan Komik Wayang, Lomba Mewarnai dan Dongeng Wayang, Wayang Edukatif, dan Pentas ? Seni ? Tradisi dan Modern Tunggal.

Pada 6 Desember 2014, pekan wayang ini ditutup dengan pagelaran wayang kulit. (Dwi Khoirotun Nisa’/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Fragmen, Pemurnian Aqidah, Kajian Islam Fans Gus Dur

Selasa, 26 Desember 2017

Ribuan Santri Probolinggo Meriahkan Festival Hadrah On The Street

Probolinggo, Fans Gus Dur. Ribuan santri di Kabupaten Probolinggo memeriahkan Festival Hadrah On The Street dan Semarak Sholawat Nabi Muhammad SAW yang digelar Pemkab Probolinggo dalam rangka menyemarakkan malam pergantian tahun 2016-2017 sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (31/12) malam.

Ribuan Santri Probolinggo Meriahkan Festival Hadrah On The Street (Sumber Gambar : Nu Online)
Ribuan Santri Probolinggo Meriahkan Festival Hadrah On The Street (Sumber Gambar : Nu Online)

Ribuan Santri Probolinggo Meriahkan Festival Hadrah On The Street

Para santri ini terbagi dalam 3 (tiga) kategori meliputi kategori umum, kategori Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik). Mereka tergabung dalam 100 grup dan masing-masing grup berisi 10 orang santri.

Festival ini dilepas secara resmi oleh Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo H Hasan Aminuddin di depan Kantor Bupati Probolinggo di Kota Kraksaan. Pelepasan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo HM. Nawi dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo serta tokoh agama di Kota Kraksaan.

Dalam kegiatan ini, para peserta atau grup membawa alat hadrah, sound system, genset dan becak. Mereka menabuh secara serempak perangkat hadrahnya sambil membaca sholawat Nabi Muhammad SAW.?

Mereka menempuh rute sejauh 5 kilometer dengan start di depan Kantor Bupati Probolinggo mulai pukul 19.00 WIB dan finish di SMP Hati Bilingual Boarding School (BBS) Kraksaan, Jalan KH Aminuddin, Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan.

Fans Gus Dur

Dari Kantor Bupati Probolinggo, peserta festival bergerak ke arah timur melewati sisi selatan jalan nasional. Kemudian mereka belok ke arah Jl. KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Kelurahan Sidomukti ke arah timur hingga depan RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan finish di SMP Hati BBS Kraksaan.?

Sesampainya di garis finish SMP Hati BBS Kraksaan, mereka dihibur oleh Orkestra Suara Hati dan Tari Saman dan hadrah dari SMP Hati BBS Kraksaan hingga detik-detik pergantian tahun.

Aksi para grup hadrah ini memancing animo masyarakat untuk berduyun-duyun menyaksikan dari dekat dengan memenuhi kanan dan kiri jalan sepanjang rute yang dilaluinya.

Fans Gus Dur

Dalam sambutannya H Hasan Aminuddin mengungkapkan kegiatan ini dilakukan untuk menghindari permasalahan antar anak muda di akhir tahun. Dimana, di pergantian tahun perlu adanya hiburan yang bermanfaat yang dapat mengarahkan anak muda ke hal-hal yang positif.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada anak muda yang banyak berkumpul dan menyaksikan pasukan hadrah dan dapat menikmati hiburan pesta kembang api,” katanya.

Menurut Hasan, pergantian tahun masehi bukan momentum sebagai peringatan tahun barunya bagi umat Islam dan bukan menjadi tradisi bagi masyarakat muslim. Kegiatan ini hanya untuk memeriahkan pergantian tahun yang bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Saya ingin mengajak kepada masyarakat terutama pada anak-anak muda, dengan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW ini jadikan sebagai momentum penting dalam meningkatkan kebersamaan. Semoga dengan ini kita mendapat syafaat dan barokahnya Nabi Muhammad SAW,” tegasnya.

Momentum pergantian ini ditandai dengan penabuhan drum oleh Hasan Aminuddin tepat pada pukul 00.00 WIB dan dilanjutkan dengan pesta kembang api selama 1 (satu) jam.

Dalam kegiatan tersebut diserahkan hadiah kepada pemenang Festival Hadrah On The Street dan Semarak Sholawat Nabi Muhammad SAW oleh Moh. Ikhsan Saini bin Hasan Aminuddin.

Untuk kategori umum, juara 1 diraih Desa Rangkang, juara 2 diraih PP Nurud Dzalam dan juara 3 diraih PP Darul Hadi. Kategori MWCNU, juara 1 diraih MWCNU Kotaanyar, juara 2 diraih MWCNU Besuk dan juara 3 diraih MWCNU Tiris Timur. Sementara kategori Cabdin, juara 1 diraih Cabdin Kraksaan, juara 2 diraih Cabdin Leces dan juara 3 diraih Cabdin Pakuniran. (Syamsul Akbar/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pemurnian Aqidah Fans Gus Dur

Minggu, 24 Desember 2017

Ramadhan Sebagai Momentum Penguat Organisasi

Cirebon, Fans Gus Dur. Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) kecamatan Lemahabang kabupaten Cirebon akan menjadikan bulan Ramadhan sebagai sarana terbaik untuk memperkuat organisasi. 

Demikian disampaikan Mohammad Arifin, ketua panitia saat acara diskusi dan buka bersama di Masjid Besar An-Nur Kecamatan Lemahabang kabupaten Cirebon. Kamis (18/7).

Ramadhan Sebagai Momentum Penguat Organisasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Ramadhan Sebagai Momentum Penguat Organisasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Ramadhan Sebagai Momentum Penguat Organisasi

“Selain untuk ibadah tentunya, kami akan memanfaatkan berkah Ramadhan ini untuk menguatkan program-program organisasi. Kesempatan untuk membahas masa depan organisasi lebih memiliki banyak kesempatan, bisa melalui acara buka bersama seperti ini, sahur bareng, tarawih keliling, tadarus akbar, dan lainnya,” ungkap Arifin.

Fans Gus Dur

Arifin menambahkan, dalam setiap pertemuan yang digelar, PAC IPNU dan IPPNU kecamatan Lemahabang kabupaten Cirebon tidak hanya diisi dengan diskusi dan kajian, namun juga diisi dengan  penyampaian materi pelatihan yang penting untuk penguatan organisasi, antara lain materi kejurnalistikan, riset, serta pengetahuan umum tentang keorganisasian.

“Kami sengaja tidak hanya mengisi pertemuan-pertemuan ini hanya dengan diskusi dan kajian, tetapi juga berbagi pengetahuan yang penting bagi masing-masing individu dalam organisasi ini, semisal saat ini, kami mengundang tim dari Jingga Media, sebuah lembaga analisis data dan pengembangan media komunitas untuk mengajari kami tentang riset dan penelitian,” tambah Arifin.

Fans Gus Dur

Acara diskusi dan buka bersama tersebut dihadiri oleh tiga puluh peserta yang merupakan delegasi dari pimpinan ranting IPNU-IPPNU di wilayah kecamatan Lemahabang kabupaten Cirebon. Peserta tampak antusias dalam menerima materi dan menyambut baik pertemuan rutin selama bulan Ramadhan ini. 



Redaktur   : Mukafi Niam

Kontributor: Sobih Adnan

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Cerita, Pemurnian Aqidah Fans Gus Dur

Senin, 18 Desember 2017

GP Ansor dan Baznas Tangerang Santuni 102 Mualaf

Tangerang, Fans Gus Dur. Gerakan Pemuda Ansor dan Baznas Tangerang menggelar acara Santunan Mualaf yang diselenggarakan di Sekretariat GP Ansor Kabupaten Tangerang pada Ahad (11/6). Kegiatan ini mengambil tema Berbagi di Bulan Suci, Menggapai Ridho Ilahi.

Ketua GP Ansor Kabupaten Tangerang Khoirun Huda menjelaskan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan setiap bulan Ramadhan. "Ini bentuk pangabdian kita terhadap masyarakat sekaligus bukti kepedulian kita terhadap kaum mualaf," ucapnya.

GP Ansor dan Baznas Tangerang Santuni 102 Mualaf (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor dan Baznas Tangerang Santuni 102 Mualaf (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor dan Baznas Tangerang Santuni 102 Mualaf

Menurutnya, para mualaf dan mualafah tersebut datang dari berbagai daerah di Kabupaten Tangerang.?

"Data mualaf tersebut kami peroleh dari jejaring Banser dan Muslimat yang ada di masing-masing wilayah. Ada 102 mualaf yang kami santuni," tambahnya.

Fans Gus Dur

Ketua Baznas Kabupaten Tangerang KH Afif Afifi menjelaskan bahwa pihaknya secara rutin menyalurkan zakat, infaq, sedekah yang terhimpun di Basnas kepada masyarakat yang memang memiliki hak atas ZIS tersebut.?

"Santunan mualaf ini adalah bagian upaya penyaluran dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat yang diserahkan kepada Baznas," tuturnya.

Ia juga berharap ke depan semakin tumbuh kesadaran masyarakat untuk mempercayakan zakat, infak, dan sedekah kepada Baznas.

"jika kesadaran masyarakat untuk membayar zakat ini tinggi maka Baznas sebagai lembaga akan mendapatkan akumulasi dana yang besar sehingga ikhtiar kita untuk selalu ingin membantu sesama juga akan semakin besar dan maksimal."

Fans Gus Dur

Sementara ketua panitia Anwari menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang digagas oleh keluarga besar NU, Basnas dan juga oleh Forum Pemuda Lintas Agama (FPLA).?

"Ini upaya kita membangun kebersamaan antarlembaga melalui program-program nyata bagi masyarakat."

Kegiatan ini juga dirangkai dengan pembagian seribu ? takjil, buka puasa bersama kader-kader Ansor Banser dan FPLA se-Kabupaten Tangerang.

Anwari juga mengatakan kegiatan membagi-bagikan takjil ini dilakukan untuk mempermudah warga dan para pengendara kendaraan motor yang hendak berbuka puasa.

"Kami menyiapkan seribu takjil untuk buka puasa warga yang melintas di depan Sekretariat Ansor." Red: Mukafi Niam?

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Khutbah, Pendidikan, Pemurnian Aqidah Fans Gus Dur

IPNU Bakal Bahas Upaya Tekan Narkoba Pelajar

Jakarta, Fans Gus Dur. Tingginya angka pengguna narkoba di kalangan pelajar di Indonesia mencoreng dunia pendidikan Indonesia. Di Jakarta saja, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut 20 persen dari 500.000 pengguna Narkoba adalah pelajar. Sementara itu, dari 100.000 kasus yang ditangani polisi, 40 persen di antara tersangkanya adalah usia muda.

Melihat hal tersebut, Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2017 yang bakal digelar di Bandung, Sabtu-Senin 18-20 November 2017 akan membahas isu tersebut.

IPNU Bakal Bahas Upaya Tekan Narkoba Pelajar (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Bakal Bahas Upaya Tekan Narkoba Pelajar (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Bakal Bahas Upaya Tekan Narkoba Pelajar

Rencananya, Badan Narkotika Nasional (BNN) akan hadir pada hari pertama Rapimnas, Sabtu (18/11). Bersama Anggota Komisi X DPR RI Dony Ahmad Munir, BNN akan menyampaikan materi dengan tema Merawat Keindonesiaan dari Ancaman Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar dan Pemuda.

Ketua Umum PP IPNU Asep Irfan Mujahid menyampaikan, tingginya kasus narkoba perlu dilakukan upaya preventif guna menekan angka tersebut.

“Kasus Narkoba begitu tinggi sehingga diperlukan upaya preventif pemerintah dengan menggandeng organisasi pelajar dan pemuda guna memahami pentingnya bahaya Narkoba,” katanya di Kantor PBNU Lantai 5, Rabu (15/11).

Fans Gus Dur

Sementara itu, Ketua Pelaksana Rapimnas 2017 PP IPNU Wahyono Annajih mengatakan, bahwa Rapimnas merupakan momen yang tepat bagi BNN untuk melakukan tindakan preventif.

“Rapimnas merupakan momen yang tepat bagi BNN untuk melakukan ikhtiar bersama dalam menjelaskan berbagai hal yang dilakukan BNN selama ini. Selain itu, sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam melaksanakan program pencegahan dengan menggandeng OKP IPNU,” katanya.

Kandidat doktor Universitas Negeri Jakarta itu juga berharap agar kerja sama yang baik itu dapat berkesinambungan dan menyeluruh ke semua tingkatan pimpinan IPNU.

“Ini momen yang tepat karena IPNU sebagai organisasi pelajar terbesar yang menduduki seluruh tingkatan pemerintahan dari ranting atau desa hingga pusat, termasuk di komisariat-komisariat sekolah dan perguruan tinggi. Tentunya melalui koordinasi PP IPNU,” ungkapnya. (Syakirnf/Kendi Setiawan)

Fans Gus Dur

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pemurnian Aqidah, Kiai Fans Gus Dur

Jumat, 15 Desember 2017

Berseragam Maarif NU, Puluhan Pelajar MA Al-Irsyad Gelar Upacara Hari Kartini

Demak, Fans Gus Dur - Pihak Madrasah Aliyah Al-Irsyad Gajah Kabupaten Demak menggelar upacara demi memperingati pahlawan pembebasan perempuan Kartini, Kamis (21/4). Berbeda dari kebanyakan sekolah, pihak madrasah meminta semua pelajarnya untuk mengenakan seraga LP Maarif NU sebagai identitas sekolah yang bernaung di bawah lembaga pendidikan NU ini.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk pertunjukan eksistensi dewan guru di lingkungan Maarif yang selalu mengenang dan menghormati para pahlawan termasuk RA Kartini.

Berseragam Maarif NU, Puluhan Pelajar MA Al-Irsyad Gelar Upacara Hari Kartini (Sumber Gambar : Nu Online)
Berseragam Maarif NU, Puluhan Pelajar MA Al-Irsyad Gelar Upacara Hari Kartini (Sumber Gambar : Nu Online)

Berseragam Maarif NU, Puluhan Pelajar MA Al-Irsyad Gelar Upacara Hari Kartini

Pembina upacara Shulki Astriani dalam amanatnya menyampaikan, dalam memperingati sosok pahlawan kita tidak harus mengenakan pakaian yang dikenakan sang pahlawan karena adat dan eranya berbeda. Yang terpenting adalah menghayati nilai-nilai luhur perjuangan sang pahlawan.

“Kebetulan RA Kartini dilahirkan dan hidup di lingkungan keraton Jawa tetapi pada peringatan Kartini kita tidak harus mengenakan baju adat Jawa. Kita ini di madrasah tidak mungkin bersanggul di kepala. Kita harus berjilbab. Belum lagi peringatan di luar Jawa yang adatnya berbeda,” kata Shulki Astriani.

Fans Gus Dur

Untuk menunjukkan komitmen kepada pahlawan emansipasi wanita ini, Wakil Kepala Kesiswaan MA Al-Irsyad Gajah Nurul Asror mengatakan, kegiatan tanggal 21 April tersebut sepenuhnya diserahkan kepada guru dan murid perempuan sebagai bentuk penghormatan pahlawan emansipasi wanita.

Fans Gus Dur

“Khusus hari ini kita beri penghormatan kepada guru dan murid perempuan. Petugas upacara kali ini adalah ibu-ibu guru,” tutur Asror.

Dalam upacara ini Bank Jateng menyerahkan satu unit sepeda motor VIAR sebagai bantuan operasional lingkungan hidup yang diterima Kepala MA Al-Irsyad Subekan . Pada upacara dewan guru menyerahkan piagam penghargaan kepada siswa berprestasi. (A Shiddiq Sugiarto/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Syariah, Aswaja, Pemurnian Aqidah Fans Gus Dur

Rabu, 13 Desember 2017

Melukis Wajah Kiai sebagai Tanda Bakti dan Penghormatan

Jakarta, Fans Gus Dur?



Pelukis Nabila Dewi Gayatri menjelaskan tentang pameran tunggalnya, lukisan kiai-kiai Nusantara dari Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari hingga KH Said Aqil Siroj, adalah sebagai pelunasan janji, tanda berbakti, dan penghormatan.?

“Sebagai tanda bakti dan penghormatan kepada siapa,” tanyanya yang kemudian dijawabnya sendiri, “kepada abi (ayahnya) dan kepada seluruh ulama Nahdlatul Ulama,” ungkapnya pada pembukaan pameran bertajuk Sang Kekasih di hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Senin (8/5). ?

Melukis Wajah Kiai sebagai Tanda Bakti dan Penghormatan (Sumber Gambar : Nu Online)
Melukis Wajah Kiai sebagai Tanda Bakti dan Penghormatan (Sumber Gambar : Nu Online)

Melukis Wajah Kiai sebagai Tanda Bakti dan Penghormatan

Menurut dia, ketika ayahnya merelakan dirinya menjadi seorang pelukis, ia memberikan satu syarat agar pada suatu saat menyempatkan melukis kiai-kiai NU. Permintaan sang ayah diungkapkan ketika sekitar 2003 ketika Nabila pulang menyelesaikan kuliah S2 jurusan Aqidah Filsafat dari Al-Azhar, Kairo, Mesir.?

Kini ayahnya telah meninggal. Permintaanya, bagi Nabila menjadi sebentuk wasiat yang mau tak mau haris dilakukan.?

Fans Gus Dur

Dimulai sejak tahun 2014, perempuan kelahiran Gresik, Jawa Timur 1969 itu mulai mewujudkannya, melukis satu per satu para kiai dengan segenap cinta dan penghormatan.?

“Lukisan-lukisan itu bukan hanya bukti kesediaan atas janji, tapi juga sebagai tanda bakti untuk abah dan para kiai NU lainnya.”

Fans Gus Dur

Ulama-ulama NU, menurutnya, sejak awal adalah mereka yang di belakang Soekarno ketika membentuk negera ini. Kemudian kiai-kiai NU konsisten melakukannya. Mereka mengajarkan keteladanan dan membumikan agama.?

Bagi Nabila menghadirkan sosok kiai-kiai itu saat ini adalah upaya untuk mengingatkan kepada khalayak tentang keteladanan mereka itu. Hidup mereka yang penuh dengan perjuangan. Segala ucapan dan tindakan mereka tiadak lain demi kemaslahatan umat.?

Hal itu karena mereka mengaji tidak hanya pada kitab kuning, hadits dan Al-Qur’an, tapi mengaji kehidupan. “Ngaji urip, segala yang dihamparkan Allah, itu ayat nyata. Mereka semua murid kehidupan,” tegas alumnus Institut Sepuluh November Surabaya itu. ?

Karena mereka mengaji kehidupan, lanjutnya, tindak-tanduknya santun dan tawadhu. Mereka tidak berbicara jika memang tidak penting untuk berbicara. Mereka menangis ketika melihat orang susah. Mereka memberikan apa yang dipunya.

Pameran Sang Kekasih dibuka ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dengan memukul gong sembilan kali disaksikan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian, Ketua PBNU H. Marsudi Syuhud, AIzuddin Abdurrahman, Robikin Emhas, Ketua Umum Pimpinan Pusat PSNU Pagar Nusa M. Nabil Harun, Ketua Umum PP Fatayat NU, dan tamu undangan lain.?

Pameran yang memajang 50 lukisan itu akan berlangsung hingga 14 Mei. Tiap hari dibuka pukul 09.00 dan tutup 21.00. (Abdullah Alawi)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Cerita, Pemurnian Aqidah, Ubudiyah Fans Gus Dur

Minggu, 10 Desember 2017

Politik NU sebagai Siyasah Aliyah Samiyah

Sebagaimana telah dimaklumi bersama, NU merupakan ? ? ? (organisasi keagamaan yang bersifat sosial). Sebagai organisasi keagamaan Islam, tugas utama NU adalah menjaga, membentengi, mengembangkan dan melestarikan ajaran Islam menurut pemahaman ? ? ? di bumi nusantara pada khususnya dan di seluruh bumi Allah pada umumnya.

Tugas ini tidaklah sederhana, di tengah-tengah era keterbukaan yang memberi peluang masuknya aliran-aliran dan kelompok-kelompok keagamaan yang cenderung memanfaatkan kebebasan untuk mencaci maki dan menyesat-nyesatkan (?), bahkan menkafir-kafirkan (?) terhadap pihak lain yang berbeda pemahaman keagamaan dengan dirinya. Padahal seharusnyalah era keterbukaan dan kebebasan membuat setiap kelompok semakin memantapkan sikap toleran (?­) dalam menyikapi perbedaan.

Alangkah dalamnya makna ungkapan Al-Imam Muhammad bin Idris asy-Syafi’i dalam kaitan ini:

Politik NU sebagai Siyasah Aliyah Samiyah (Sumber Gambar : Nu Online)
Politik NU sebagai Siyasah Aliyah Samiyah (Sumber Gambar : Nu Online)

Politik NU sebagai Siyasah Aliyah Samiyah

? ? ? ?, ? ? ? ? ? ?

(Pendapat saya benar namun mungkin memuat kesalahan, pendapat orang lain salah namun mungkin juga ada benarnya: Red)

Menghadapi kenyataan yang tidak menggembirakan tersebut, menjadi tugas PBNU untuk menggerakkan secara optimal perangkat organisasi yang terkait dengan fungsi menjaga, mengembangkan dan melestarikan ajaran Islam ASWAJA, seperti mendorong optimalisasi peran dan kinerja Lembaga Dakwah NU (LDNU), Lembaga Takmir Masjid NU (LTMNU) dan Lajnatut-Ta’lif wan-Nasyr NU (LTNNU). Dengan pendekatan? dan ? ? dapat dipelihara kelangsungan ajaran ASWAJA, tanpa harus terlibat dalam tindakan-tindakan anarkhis yang sangat merugikan citra paham ASWAJA sebagai representasi ajaran Islam ? ?

Sebagai organisasi sosial (? ?), NU harus mencurahkan perhatiannya secara serius pada bidang sosial, seperti ekonomi, kesehatan, pendidikan, pertanian dan lain-lain yang menjadi problem kehidupan sehari-hari warga, masyarakat dan bangsa.

Fans Gus Dur

Hal ini perlu diingatkan, menjelang tahun 2014 yang merupakan tahun politik bangsa kita, karena dikhawatirkan tidak sedikit pengurus NU di berbagai tingkatan yang memperlakukan NU seakan-akan sebagai sebuah partai politik (? ?), yang bergerak pada tataran politik praktis alias politik kekuasaan.

Fans Gus Dur

Politik kekuasaan yang lazim disebut politik tingkat rendah (low politics/? ?) adalah porsi? partai politik dan warga negara, termasuk warga NU secara perseorangan. Sedangkan NU sebagai lembaga, harus steril dari politik semacam itu. Kepedulian NU terhadap politik diwujudkan dalam peran politik tingkat tinggi (high politics/? ? ? ), yakni politik kebangsaan, kerakyatan dan etika berpolitik.

Politik kebangsaan berarti NU harus ? dan proaktif mempertahankan NKRI sebagai wujud final negara bagi bangsa Indonesia. Politik kerakyatan antara lain bermakna NU harus aktif memberikan penyadaran tentang hak-hak dan kewajiban rakyat, melindungi dan membela mereka dari perlakuan sewenang-wenang dari pihak manapun.

Etika berpolitik harus selalu ditanamkan NU kepada kader dan warganya pada khususnya, dan masyarakat serta bangsa pada umumnya, agar berlangsung kehidupan politik yang santun dan bermoral yang tidak menghalalkan segala cara.

Dengan menjaga NU untuk bergerak pada tataran politik tingkat tinggi inilah, jalinan persaudaraan di lingkungan warga NU (? ?) dapat terpelihara. Sebaliknya,manakala NU secara kelembagaan telah diseret ke pusaran politik praktis, ? ? akan tercabik-cabik, karenanya ? ? ? ?!

Oleh karena itu, sinyalemen adanya Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah di beberapa daerah yang dicalegkan dan lain sebagainya, wajib mendapatkan respons yang sungguh-sungguh dari Rapat Pleno ini, sesuai dengan ketentuan AD/ART tentang larangan rangkap jabatan.

Kiranya inilah pesan dan arahan yang perlu kami sampaikan.

DR. KH. M. A. SAHAL MAHFUDH

Rais ‘Aam PBNU

?

*Sambutan dan Pengarahan Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) disampaikan pada Rapat Pleno PBNU tanggal 6-8 September 2013 di Pondok Pesantren UNSIQ Al-Asy’ariyah Kalibeber, Wonosobo, Jawa Tengah

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pemurnian Aqidah, Warta, Kajian Fans Gus Dur

Sabtu, 09 Desember 2017

Konsep Aurat dan Larangan Berwudhu Telanjang Bulat

Bagi sebagian orang, wudhu merupakan salah satu laku ibadah yang telah merasuk menjadi rutinitas. Setiap kali bersentuhan dengan air, seketika itu pula ia berwudhu. Ini adalah suatu kebaikan, karena berusaha mengkondisikan diri dalam keadaan suci.

Namun demikian perlu diperhatikan bahwasannya berwudhu haruslah dalam keadaan aurat tertutup. Minimal aurat depan (qubul) dan belakang (dubur). Walaupun sebenarnya menutup aurat bukanlah termasuk syarat sah wudhu. Akan tetapi, ini berhubungan dengan tata cara dan hukum menutup aurat ketika sendirian (khalwat) yang batasannya berbeda dengan aurat ketika shalat dan ketika bersosialisasi di depan umum.

Menurut Az-Zarkasyi sebagaimana tercantum dalam Nihayatul Muhtaj, bahwa aurat yang wajib ditutup ketika sendirian (khalwat) adalah dua kemaluan saja bagi laki-laki (qubul dan dubur), dan antara pusar dan lutut bagi perempuan.

Konsep Aurat dan Larangan Berwudhu Telanjang Bulat (Sumber Gambar : Nu Online)
Konsep Aurat dan Larangan Berwudhu Telanjang Bulat (Sumber Gambar : Nu Online)

Konsep Aurat dan Larangan Berwudhu Telanjang Bulat

قال الزركشى: والعورة التى Ù? جب سترها فى الخلوة السوأتاÙ? فقط Ù…Ù? الرجل ومابÙ? Ù? السرة والركبة Ù…Ù? المرأة

Azzarkasyi berkata bahwa aurat yang wajib ditutup ketika khalwat adalah dua kemaluan saja bagi laki-laki (qubul dan dubur), dan antara pusar dan lutut bagi perempuan.

Bahwasannya ? ada dua macam aurat khusus. Pertama aurat ketika sendirian (khalwat) dan kedua aurat ketika di hadapan orang yang boleh memandang kepadanya seperti istri dan budak perempuan (sesuai perkembangan zaman, konsep perbudakan kini sudah tidak ada lagi). Keduanya memiliki tata cara yang berbeda seperti diterangkan dalam kitab Fathul Muin bahwa:

وجاز تكشف له اى للغسل فى خلوة او بحضرة Ù…Ù? Ù? جوز Ù? ظره الى عورته كزوجة او أمة والستر افضل وحرم اÙ? كاÙ? ثم Ù…Ù? Ù? حرم Ù? ظره الÙ? ها كماحرم فى الخلوة بلاحاجة وحل فÙ? ها لأدÙ? Ù‰ عرض كما Ù? أتى

Fans Gus Dur

Boleh membuka aurat (telanjang bulat) ketika mandi karena khalwat (sendirian), atau (boleh juga membuka aurat) di depan orang yang diperbolehkan memandang auratnya seperti istri atau budak perempuannya. Namun menutup aurat lebih afdhal. Dan haram membuka aurat jika di sana ada orang yang terlarang (tidak diperbolehkan) melihatmya. Seperti halnya diharamkan membuka aurat ketika sendirian tanpa ada keperluan apa-apa.

Dari keterangan di atas dapat difahami bahwa seseorang hanya diperbolehkan membuka aurat atau bertelanjang bulat ketika mandi sendirian atau ketika hanya berhadapan hadapan dengan istri. Karena mandi harus meratakan air ke seluruh tubuh, dan ini tidak bisa tercapai tanpa harus membuka semua penutupnya. Maka dibolehkan bertelanjang bulat ketika mandi.

Fans Gus Dur

Ini berbeda dengan kasus wudhu, karena keperluan wudhu dalam meratakan air tidak seperti mandi, maka berwudhu harus dengan menutup auratnya, minimal aurat depan (qubul) dan belakang (dubur). Dengan kata lain, jika mandi memang perlu bertalanjang, sedang wudhu tidak perlu bertelanjang. Maka dilarang berwudhu dengan bertelanjang bulat tanpa menutup aurat walaupun sendirian tanpa sesuatu keperluan apapun.

Oleh Karena itu, ketika seseorang selesai mandi dan ingin mengakhiri mandinya dengan berwudhu, sebaiknya terlebih dahulu menutup auratnya. Walaupun hanya dengan celana dalam ataupun handuk yang melingkar di badan. Wallahu a’lam. Ulil Hadrawy

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Kyai, Pemurnian Aqidah, Khutbah Fans Gus Dur

Kamis, 30 November 2017

Ma’arif NU Lampung Beri Beasiswa Pendidikan kepada Para Penghafal Qur’an

Pringsewu, Fans Gus Dur

Ketua LP Ma’arif NU Provinsi Lampung H Fauzi adalah sosok yang sangat komit dan inten berkiprah dalam dunia pendidikan di Provinsi Lampung. Dengan keuletan dan kegigihannya, Alumni S3 Universitas Gajah Mada ini berhasil mendirikan sejumlah perguruan tinggi di beberapa Kabupaten di Provinsi yang dijuluki Bumi Ruwai Jurai tersebut.

Ma’arif NU Lampung Beri Beasiswa Pendidikan kepada Para Penghafal Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online)
Ma’arif NU Lampung Beri Beasiswa Pendidikan kepada Para Penghafal Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online)

Ma’arif NU Lampung Beri Beasiswa Pendidikan kepada Para Penghafal Qur’an

Perguruan Tinggi yang berhasil didirikannya tersebut tidak semata diikuti oleh para mahasiswa yang hanya mampu dalam hal finansial. Dalam hal agama, Fauzi juga memberikan kesempatan kepada para Penghafal Quran (Hafiz dan Hafizah) untuk dapat mengenyam pendidikan di Peguruan Tinggi miliknya.

Para Hafiz Qur’an tersebut tidak hanya dapat berkuliah dan mendapatkan ilmu sesuai dengan jurusan yang dipilihnya. Namun mereka juga mendapatkan beasiswa kuliah gratis di lima Perguruan Tinggi miliknya yang tersebar di empat Kabupaten di Provinsi Lampung.?

Menurutnya, langkah yang dilakukannya ini adalah dalam rangka memuliakan para hafiz hafizah dengan memberikan kesempatan berkiprah di dunia pendidikan. Selain itu Ia ingin keberkahan selalu menaungi Kampus yang didalamnya terdapat para Hafiz dan Hafizah.

"Saya ingin memberikan fasilitas kepada mereka untuk menekuni dunia pendidikan formal di Kampus sehingganya insyaallah akan membawa manfaat bagi mereka dan membawa keberkahan bagi kami," ujarnya disela kesibukan hariannya sebagai Pegawai Negeri Sipil di Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu, Rabu (26/5).

Fans Gus Dur

Ditemui ditempat terpisah Wakil Ketua Bidang III STIT Pringsewu Abdul Hamid menjelaskan bahwa lima Perguruan Tinggi yang memberikan beasiswa gratis kepada para hafidz yaitu STMIK Pringsewu, STIT Pringsewu, STIT Multazam Lampung Barat, STEBI Tanggamus ataupun STIE Lampung Timur.

Abdul Hamid yang juga Hafiz Quran ini menjelaskan bahwa bagi Alumni SLTA yang sudah menghafal Al Quran dan ingin melanjutkan kuliah bisa langsung mendaftarkan diri pada Tahun Akademik 2016-2017 ini.

"Silahkan hubungi saya atau langsung datang ke kampus untuk melewati rangkaian proses yang salah satunya adalah test kemampuan menghafal Quran," kata Hamid yang juga Pengurus JQHNU Kabupaten Pringsewu.

Fans Gus Dur

Ia mengatakan bahwa program ini ditujukan sebagai apresiasi terhadap para penghafal quran khususnya di Provinsi Lampung. "Mudah mudahan dengan program ini banyak para pelajar yang termotivasi untuk menghafalkan Al-Qur’an. Sehingga Kitab Suci kita tersebut dapat tertanam pada jiwa jiwa generasi penerus kita," pungkasnya. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Pondok Pesantren, Cerita, Pemurnian Aqidah Fans Gus Dur

Rabu, 29 November 2017

Santri Pesantren Zaha Genggong Raih Juara Santri Entrepreneur

Probolinggo, Fans Gus Dur - Santri Pondok Pesantren Zainul Hasan (Zaha) Genggong Kecamatan Pajarakan, Hairul Hakiki sukses meraih juara 1 dalam even Santri Entrepreneur tahun 2017 yang digelar oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo. Dalam lomba ini, Hairul menampilkan produk furniture dari tong bekas.

Juara 2 diraih oleh Ibnu Awal dari Pesantren Darul Mukhlasin Kecamatan Tegalsiwalan dengan produk batik tulis. Juara 3 diraih Icromatul Wardani dari Pesantren Syekh Abdul Qodir Al-Jailani Kecamatan Kraksaan dengan produk benda bekas menjadi benda berharga.

Santri Pesantren Zaha Genggong Raih Juara Santri Entrepreneur (Sumber Gambar : Nu Online)
Santri Pesantren Zaha Genggong Raih Juara Santri Entrepreneur (Sumber Gambar : Nu Online)

Santri Pesantren Zaha Genggong Raih Juara Santri Entrepreneur

Para pemenang ini mendapatkan hadiah berupa trofi, piagam penghargaan dan uang pembinaan yang diserahkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Probolinggo H Asy’ari dalam seminar koperasi di Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan, Kamis (10/8) siang.

Selain dihadiri oleh para pengasuh pesantren dan santri, kegiatan ini juga dihadiri oleh ratusan pelaku gerakan koperasi di Kabupaten Probolinggo. Mereka berkumpul untuk mengikuti seminar yang dihadiri narasumber Penasehat Dekopin Wilayah Jawa Timur Slamet Sutanto.

Fans Gus Dur

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Nanang Trijoko Suhartono mengatakan, kegiatan digelar dalam rangka untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan masyarakat. Kegiatan ini melibatkan para santri dari pesantren di Probolinggo.

Fans Gus Dur

“Kegiatan santri enterpreneur ini merupakan salah satu upaya dalam menunjukkan eksistensi pesantren di Probolinggo, terutama di bidang kewirausahaan (entrepreneurship),” katanya.

Sementara H Asy’ari berharap agar kegiatan santri enterpreneur ini bisa terus meningkatkan semangat generasi muda dalam upaya menumbuhkan inovasi dan prestasi di kalangan pesantren di Probolinggo.

“Kegiatan ini sangat penting dilakukan untuk memberikan bekal keterampilan supaya nantinya santri memiliki jiwa wirausaha. Hal ini dibutuhkan supaya santri tidak hanya bisa akademik saja tetapi juga diajarkan bagaimana berusaha mengembangkan kreativitasnya sehingga setelah keluar dari pesantren memiliki jiwa untuk berusaha,” ungkapnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Fans Gus Dur Kajian Sunnah, Pemurnian Aqidah Fans Gus Dur

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Fans Gus Dur sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Fans Gus Dur. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Fans Gus Dur dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock